cover
Contact Name
pramesti
Contact Email
fadesti@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fadesti@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa
ISSN : 20870795     EISSN : 26220652     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
The main focus of this journal is to promote global discussion forums and interdisciplinary exchanges among academics, practitioners and researchers of visual arts and visual culture. Series will encourage practice and research innovation that focuses on visual arts and visual culture, contributing to a better understanding of the highly dynamic development of dynamic theories, practices and discourses of visual art and visual culture.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 1 (2025)" : 10 Documents clear
PATUNG KESEIMBANGAN SEBAGAI REPRESENTASI CITRA KAMPUS II ISI SURAKARTA Prasetya, Laras Shinta; Marwanto, Aries Budi
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna pada Patung Keseimbangan yang menjadi penanda visual bagi Kampus II Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Fenomena banyaknya patung yang hadir untuk menghiasi ruang publik sebagai landmark, merepresentasikan citra dari pada suatu wilayah. Patung Keseimbangan, yang terletak di tengah taman melingkar pada lanskap menuju Gedung Dekanat Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Kampus II ISI Surakarta, merupakan sebuah landmark yang membentuk citra dari kampus tersebut. Pada karya abstrak dari pematung bernama Effy Indratmo menjadi bukti bahwa sebuah patung bukan hanya sekedar menjadi elemen dekoratif ruang publik, melainkan bagian penting dalam membangun identitas dari institusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan perspektif semiotika. Teori semiotika diterapkan untuk membaca tanda dan menganalisis makna, sehingga dapat mengungkap esensi patung tersebut. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa, Patung Keseimbangan memiliki makna simbolis yang selaras dengan nilai-nilai seni, serta sejalan dengan visi di fakultas FSRD ISI Surakarta.
DIALOG TRADISI ISLAM DAN MODERNITAS DALAM KARYA SENI CETAK GRAFIS A. D. PIROUS Kamila, Nisrina Nur
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7083

Abstract

A.D. Pirous memadukan tradisi Islam dengan modernitas melalui medium seni cetak grafis. Latar belakangnya dalam seni rupa dan desain grafis tidak hanya memungkinkan eksplorasi kebebasan ekspresi dalam berkarya, tetapi juga mendorong integrasi prinsip desain yang terstruktur, efisien, dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (literature review) melalui analisis berbagai sumber tertulis, seperti katalog karya, jurnal akademik, dan artikel terkait. Karya seni cetak grafis A.D. Pirous merepresentasikan pertemuan antara nilai spiritual Islam dan pendekatan modern dalam seni cetak grafis. Karya-karyanya membangun dialog antara kaligrafi Islam dan modernitas melalui eksplorasi teknik cetak grafis. Pendekatan inovatifnya dalam mengolah unsur tradisional dengan metode modern menunjukkan bahwa seni Islam bersifat dinamis dan dapat berkembang dalam lanskap seni rupa global. Seni cetak grafis A.D. Pirous merupakan manifestasi modernitas yang tetap mempertahankan nilai spiritual, sekaligus memperluas cakrawala seni Islam melalui pendekatan yang lebih inovatif.
TEKNIK SULAM FANTASI KARYA SENIMAN VERA SHIMUNIA 2017 – 2025 TERHADAP ESTETIKA BENTUK Adawiyah, Saffa’ Rabi’atul; Mariasa, I Nengah; Rahayu, Eko Wahyuni; Trisakti, Trisakti
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karya sulam fantasi Vera Shimunia dengan fokus pada penggunaan teknik sulam modern dan penerapan nilai budaya dalam karya seni tekstil kontemporer. Mengintegrasikan teknik tradisional dengan elemen-elemen kontemporer dalam menciptakan karya yang relevan dengan perkembangan seni saat ini. Konteks masalahnya berkaitan dengan perkembangan seni sulam dalam dunia digital dan media sosial, serta perannya dalam pendidikan budaya dan ekonomi kreatif. Penelitian ini berposisi pada analisis estetika dan sosial dari karya Vera Shimunia, dengan pendekatan kualitatif melalui kajian visual dan wawancara terkait proses kreatif seniman. Pembahasan dilakukan dengan mengidentifikasi teknik sulam yang digunakan, serta mengkaji dampak karya tersebut terhadap penikmat dan kontribusinya terhadap seni tekstil modern. Hasil penelitian ini menunjukkan penggabungan teknik tradisional dengan inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman, menciptakan karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi memberi dampak sosial yang signifikan dalam memperkenalkan budaya dan membuka peluang ekonomi kreatif. Selain itu, penggunaan media sosial sebagai platform untuk memperkenalkan karya-karyanya memberikan kontribusi dalam penyebaran apresiasi terhadap seni tekstil kontemporer.
PENERAPAN POLA BERPIKIR DESAIN DALAM KAMPANYE IDENTITAS VISUAL DISABILITAS DI KLATEN DAN JAKARTA dawami, angga kusuma
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7090

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan Design thinking dalam pembuatan kampanye visual disabilitas, khususnya di Klaten dan Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pola berpikir desainer dalam menciptakan karya desain yang efektif, inklusif, dan dapat diakses oleh penyandang disabilitas. Melalui lima tahapan design thinking—Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test—penelitian ini menganalisis perancangan logo, maskot, animasi, dan poster yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial dan mempromosikan kesetaraan bagi disabilitas. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan wawancara dan studi literatur untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh desainer dalam menghasilkan karya visual yang memenuhi kebutuhan aksesibilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berpikir desain yang terstruktur dan proses interaktif sangat penting dalam menciptakan desain yang mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif.
PENCIPTAAN KOLASE BERBASIS ECO ART DARI PERSPEKTIF ETNOBOTANI PADA SESAJI TRADISI SEDEKAH LAUT Ma ulana, Rizki; Fakhrezi, Ahmad; Nopitasari, Anggi
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7100

Abstract

Tumbuhan sangat berperan penting dalam keseimbangan ekosistem sekaligus menjadi bagian sarana simbolik pada sesaji. Nilai-nilai simbolik yang terdapat pada setiap bagian tumbuhan memiliki keseimbangan makna spiritual. etnobotani dalam seni eco art menjadi medium rekonstruksi kesadaran ekologis, dengan mengubah material sesaji yang sudah terbuang, kemudian dimanfaatkan kembali menjadi material seni berkelanjutan. Proses penciptaan karya kolase ini berdasarkan pemikiran yang diuraikan oleh Hawkins terjemahan Hadi dalam Bendi Yudha secara garis besar proses penciptaan karya seni terdiri dari tiga tahapan yaitu; Tahap Penjelajahan (eksplorasi), Tahap Improvisasi (eksperimen) dan Tahap Pembentukan (forming). Karya kolase dengan menggunakan material kertas daur ulang dengan penambahan tumbuhan sesaji dikomposisikan dalam bentuk spiral pada kanvas bundar. Bentuk spiral yang diangkat dari inspirasi visual hewan laut, tumbuhan laut, dan pusaran air sebagai komposisi utama.
SERAT WULANG PUTRI: REFLEKSI PEREMPUAN JAWA DI ERA MODERN MELALUI KARYA SENI GRAFIS Sabilillah, Bulan Fi
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7104

Abstract

Kesusastraan Jawa kaya akan makna filosofis yang disampaikan melalui metafora dan simbolisme, mencerminkan budaya yang dinamis dan adaptif terhadap perubahan zaman. Salah satu karya penting, Serat Wulang Putri karya Nyi Adisara, menjadi titik tolak dalam memahami pandangan perempuan Jawa masa lalu. Meskipun teks tersebut mengakui subordinasi perempuan, tersirat ajaran tentang ketabahan, kebebasan memilih, dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika kehidupan. Pergeseran paradigma dari nilai-nilai tradisional menuju kesadaran kritis tentang kesetaraan gender semakin tampak dalam konteks perempuan Jawa modern. Dengan mengkaji nilai-nilai dalam Serat Wulang Putri, penciptaan karya seni grafis dilakukan sebagai bentuk refleksi kritis terhadap transformasi peran perempuan. Melalui eksplorasi teknik cetak, material, dan narasi visual, karya seni ini berupaya membangun dialog antara tradisi dan modernitas serta mengartikulasikan dinamika identitas perempuan Jawa modern.
EKSPLORASI PELESTARIAN PIGMEN ALAMI OLEH HONF MELALUI INTEGRASI SENI, SAINS, DAN TEKNOLOGI Widyaningrum, Irene Agrivina; Hutomo, Mohamad Haryo
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7105

Abstract

Selama berabad-abad, pigmen telah memainkan peran penting dalam peradaban manusia, tertanam dalam ritual budaya, ekspresi artistik, dan kehidupan sehari-hari komunitas adat. Dalam banyak masyarakat tradisional, pigmen tidak hanya memiliki daya tarik visual, tetapi juga mengandung makna budaya yang mendalam, simbolisme, serta hubungan yang intim dengan alam. The Fifth Element, sebuah proyek riset artistik oleh HONF (House of Natural Fiber), mencoba memahami signifikansi budaya dari pigmen alami dengan mengintegrasikan seni, sains, dan teknologi, khususnya dalam kerangka adat, serta menelaah pelestarian pigmen sebagai aspek penting dalam menjaga warisan budaya. Penelitian ini mengkaji ulang metode tradisional dalam mencari, mempersiapkan, dan mengaplikasikan pigmen ke dalam bentuk modern untuk menciptakan pengalaman imersif melalui imaji auditori. Upaya ini bertujuan mengungkap bagaimana praktik para leluhur berkontribusi dalam melestarikan pengetahuan budaya dan hubungan ekologis. Dengan mengeksplorasi pendekatan budaya dan ilmiah terhadap pelestarian pigmen serta menyajikannya dalam bentuk audio, HONF menunjukkan potensi pigmen sebagai jembatan antara warisan budaya dan konservasi kontemporer, memperkaya pemahaman kita tentang warisan warna alami dalam sejarah manusia.  
BATIK JAWA TIMUR: PERPADUAN TRADISI DAN UNGKAPAN IKONIK SETYAWAN, ONY; Irawan, Andi
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7122

Abstract

Perkembangan kreasi motif batik di wilayah Jawa Timur dapat menjadi kajian menarik ketika dihubungkan dengan peta persebaran antara tradisi dan ikonik. Penelitian ini berbasis studi pustaka yang melihat konteks apropriasi sebagai domain gagasan yang dapat digunakan untuk mengungkap gaya kreasi dalam penciptaan berbagai motif batik di Jawa Timur. Temuan dalam praktik penciptaan motif mejadi bahan kajian penting yang melatarbelakangi terjadinya perubahan nilai dari objek yang telah diapropriasi. Apropriasi dapat dipandang sebagai istilah yang digunakan untuk membaca berbagai pengambil-alihan obyek-obyek kebudayaan lain yang dijadikan milik oleh pihak-pihak tertentu. Fenomena ini memiliki efek tersendiri dalam masyarakat dalam memaknai sebuah produk budayanya. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif, menggunakan berbagai sumber dari dokumen, karya batik, dan foto pendukung. Terdapat beberapa persamaan antara kerajinan batik di suatu daerah dengan daerah yang lainnya. Hal ini dapat digunakan dalam mengelompokkan perkembangan batik berbasis tradisi dan ikonik. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting dilakukan karena akan menelisik asal-muasal praktik pencipataan karya motif daerah tersebut, sekaligus akibat yang terjadi dari adanya apropriasi yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini dapat dimaanfaatkan untuk menambah khazanah kajian tentang perkembangan batik di Jawa Timur ataupun sebagai bahan ajar dalam analisis dasar persebaran gaya khas motif Jawatimuran.
DIALOG ANTARA TRADISI DAN MODERNITAS: PERSPEKTIF TERHADAP TEKNIK PHOTOLITHOGRAPHY Mahendra Putra, Rizky Dewa
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7127

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi interaksi antara nilai tradisional dalam seni cetak grafis dan inovasi teknologi melalui teknik photolithography. Berangkat dari perubahan paradigma seni akibat kemajuan digital, studi ini menyoroti bagaimana teknologi dapat berpadu dengan esensi otentik teknik cetak tradisional. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus dan analisis wacana visual, data dikumpulkan melalui literatur, observasi proses produksi, dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa photolithography bukan sekadar jalan pintas teknis, melainkan medium potensial untuk menyatukan tradisi dan efisiensi teknologi. Penelitian ini menekankan pentingnya dialog konstruktif antara keduanya guna menciptakan karya seni grafis yang autentik, bermakna, dan relevan di era modern.
PARODI GENDER SEBAGAI MEDIA KRITIK SOSIAL: STEREOTIPIKAL SIKAP PEREMPUAN DALAM KONTEN SOSIAL MEDIA Primadewi, Nerfita; Waryanti, Dessy Rachma; Abdullah, Varatisha Anjani
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i1.7171

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi fenomena konten kreator media sosial laki-laki yang memerankan karakter perempuan dalam perspektif etika utilitarianisme. Dalam era digital, media sosial telah menjadi platform utama untuk ekspresi dan interaksi sosial, di mana konten kreator memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk opini publik dan norma budaya. Tulisan ini berfokus pada tiga konten kreator terkenal di Indonesia: Ibu Hajat, Karmalogy, dan Meifang_sby, yang menggunakan karakter perempuan untuk memparodikan kebiasaan sehari-hari wanita. Melalui analisis kritis terhadap konten mereka, artikel ini menilai dampak positif dan negatif dari tindakan mereka berdasarkan prinsip-prinsip utilitarianisme yang dikembangkan oleh John Stuart Mill. Artikel ini juga membahas bagaimana identitas yang dibentuk di media sosial adalah hasil dari proses kurasi yang kompleks, serta pentingnya tanggung jawab etis bagi konten kreator dalam produksi konten yang menghibur dan mendidik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10