cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2021)" : 43 Documents clear
PERUBAHAN PARADIGMA DALAM PANDEMI COVID 19 DAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0: Suatu Langkah Pengenalan pada Petani Sindang Jati Curup Dewi Sri; Feby Astrid K.; Maria F. S. Sulistyawati; Romlah Romlah; Anjelina Puspita Sari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.135-139.2021

Abstract

UMKM merupakan pelaku ekonomi yang mendukung perekonomian negara memiliki banyak kendala dalam usaha peningkatan kinerja perekonomiannya. Penghambat bagi mereka umumnya dikarenakan belum optimalnya kemampuan dalam berwirausaha. Dalam pengabdian dosen kali ini target yang ingin dicapai adalah merubah mindset, mengajarkan bagaimana membuat keuangan keluarga terkendali, demikian juga dalam menjaga kesehatan dalam era pandemi Covid 19. Hal yang tidak kalah penting adalah membukakan wawasan mengenai kemungkinan untuk melakukan ekonomi kreatif dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga. Kata kunci: Mindset, Keuangan Keluarga, Kesehatan, Ekonomi Kreatif ABSTRACT SMEs are economic actors that support the coutry’s economy and face many obstacles in effots to improve economic performance. Most of the obstacles for them due to their inadequate entrepreneurial skills. In this training, the target to achieved is to change the mindset, teach how to keep family finance under control, as wel as maintaining health in the era of teh Covid 19 pandemic. It is also important to open up insignts about the possibility of carrying out a creative economy in an effort to improve the family economy. Keywords: Mindset, Family Finances, Health, Creative Economy
PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN LELE BIOFLOK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA PANDAN ARANG, KABUPATEN OGAN ILIR Madyasta Anggana Rarassari; Marini Wijayanti; Sefti Heza Dwinanti; Retno Cahya Mukti; Danang Yonarta
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.75-80.2021

Abstract

Biofloc Technology (BFT) menjadi salah satu teknologi alternatif dalam akuakultur yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas air dan meningkatkan efesiensi pemanfaatan nutrisi. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan memberikan informasi kepada masyarakat dan petani tentang budidaya ikan Lele dengan sistem bioflok. Kegiatan ini dilakukan di Desa Pandan Arang, Kabupaten Ogan Ilir dengan menggunakan metode pemberdayaan partisipati aktif kelompok pembudidaya ikan pada mitra yang diajak kerjasama dengan transfer ilmu dan teknologi, meliput beberapa tahapan yaitu: 1) Persiapan; 2) Penyuluhan pembuatan pakan dan budidaya ikan; 3) Pembuatan demplot dan pendampingan; 4) Evaluasi dan pembuatan laporan hasil kegiatan. Hasil yang didapat bahwa kegiatan budidaya ikan lele dengan menerapkan sistem bioflok memberikan hasil dapat memperbaiki kualitas air pada budidaya ikan lele, terutama dalam menurunkan nilai ammonia dalam media budidaya. Serta memberikan pertumbuhan optimal pada ikan lele dengan bobot mutlak 8,4 gram/ekor dan pertumbuhan panjang mutlak 8,6 cm/ekor. Kata kunci: Biofloc Technology, Ikan Lele, Desa Pandan Arang, Budidaya Ikan ABSTRACT Biofloc Technology (BFT) is an alternative technology in aquaculture that aims to improve water quality and increase the efficiency of nutrient utilization. The purpose of this social dedication are to introduce and provide information to the public and farmers with biofloc system. This activity is carried out in Pandan Arang Village, Ogan Ilir District with an active participatory empowerment method for farmers fish in partners who are invited to collaborate with the transfer of knowledge and technology, covering several stages, 1) preparation; 2) counseling for feed and fish cultivation; creating demonstration plots and assistance; 4) evaluation and making reports on the results of activities. The results showed that catfish culture using the biofloc technology could improve water quality in catfish aquaculture, particularly in reducing the value of ammonia in the culture medium. As well as providing optimal growth in catfish witn an absolute weight of 8,4 gr and absolute length growth of 8,6 cm. Keywords: Biofloc Technology, Catfish, Pandan Arang Village, Aquaculture
IMPLEMENTASI MATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DI INDONESIA MELALUI INTERAKSI LINTAS BUDAYA MAHASISWA Robia Astuti; Nurmitasari Nurmitasari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.67-74.2021

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi kegiatan interaksi lintas budaya melalui bingkai pertukaran mahasiswa Nusantara dengan mengungkap adanya implementasi matematika pada kebudayaan lokal yang ada di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 November 2020 melalui webinar nasional yang diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam program PERMATA-SAKTI. Kemajuan teknologi informasi berbasis internet dan robotik yang biasa dikenal dengan nama revolusi industri 4.0 menjadi salah satu ancaman dan tantangan yang harus dihadapi agar keberadaan budaya tetap terjaga. Salah satu cara untuk melestarikan budaya tersebut adalah dengan memperkenalkan budaya pada mahasiswa melalui pembelajaran dengan cara mengintegrasikan budaya pada setiap mata kuliah. Oleh karena itu, melalui interaksi lintas budaya pada program PERMATA SAKTI ini sangat tepat untuk saling mengenalkan antar kebudayaan yang ada di Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pada tahap persiapan yaitu mempelajari masalah tentang kebudayaan, mendata mahasiswa, dan melibatkan mahasiswa untuk bersama-sama menganalisis kebudayaan pada masing-masing daerahnya yang terintegrasi matematika. Kegiatan pada tahap pelaksanaan adalah membimbing mahasiswa memperkenalkan kebudayan daerahnya yang terintegrasi matematika, disajikan dalam bentuk video, dan dipresentasikan melalui webinar. Pada tahap evaluasi, mahasiswa merevisi video berdasarkan saran dosen dan peserta lain saat webinar. Kata kunci: Interaksi Budaya, Matematika, Kebudayaan Indonesia, Webinar, Permata –Sakti ABSTRACT The purpose of this service activity is to facilitate cross-cultural interaction activities through the frame of Nusantara student exchange by revealing the implementation of mathematics in local cultures in Indonesia. This activity was carried out on November 9, 2020 through a national webinar which was attended by students who are members of the PERMATA-SAKTI program. The advancement of internet-based and robotic information technology which is commonly known as the industrial revolution 4.0 is one of the threats and challenges that must be faced so that the existence of culture is maintained. One way to preserve this culture is to introduce culture to students through learning by integrating culture in each subject. Therefore, through cross-cultural interactions in the PERMATA SAKTI program, it is very appropriate to introduce each other between cultures in Indonesia. The method of implementing this activity consists of three stages, namely the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. Activities in the preparation stage are studying problems about culture, registering students, and involving students to jointly analyze the culture in their respective areas which are integrated with mathematics. The activity at the implementation stage is to guide students to introduce regional culture that is integrated with mathematics, presented in video form, and presented through webinars. In the evaluation stage, students revise the video based on suggestions from lecturers and other participants during the webinar. Keywords: Cultural Interaction, Mathematics, Indonesian Cultures, Webinar, Permata –Sakti
EDUKASI PENGETAHUAN SANITASI PADA PRODUKSI KERUPUK IKAN DI UD SUMBER REJEKI SURABAYA Andre Yusuf Trisna Putra; Nove Kartika Erliyanti; Ira Wikartika
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.240-247.2021

Abstract

Sanitasi makanan adalah kegiatan yang dilakukan untuk membebaskan makanan dari kontaminasi makanan sehingga makanan tetap aman selama proses produksi makanan mulai dari penanganan bahan baku sampai distribusi produk kepada konsumen. Pengetahuan sanitasi sangat penting dimiliki oleh para pelaku industri makanan terutama pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pengetahuan sanitasi yang baik akan mendukung terciptanya produk yang bersih, aman bebas dari bahaya kesehatan. Edukasi tentang sanitasi makanan dilakukan kepada UD Sumber Rejeki yang bergerak pada produksi kerupuk ikan di kota Surabaya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama adalah proses koordinasi dengan mitra untuk melaksanakan rangkaian kegiatan. Tahap kedua adalah kegiatan inti yang terdiri dari pre-test, edukasi dan post-test. Materi yang disampaikan antara lain personal hygiene, sanitasi peralatan, dan sanitasi ruangan. Hasil pengamatan setelah kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sanitasi yang ada di UD Sumber Rejeki terjadi peningkatan positif. Pengetahuan tentang sanitasi meningkat dari 62% menjadi 82% dan pada penerapannya meningkat dari 44% menjadi 56%. Dari hasil kegiatan tersebut dapat dikatakan bahwa edukasi dalam bentuk penyuluhan merupakan salah satu cara efektif dalam menyampaikan materi sanitasi pada mitra. Hasil positif yang dicapai yaitu peningkatan pengetahuan sanitasi sebesar 10% dan penerapan program sanitasi sebesar 12%. Kata kunci: Kerupuk Ikan, Sanitasi, UMKM ABSTRACT Food sanitation is the practice of following certain rules and procedures to prevent the contamination of food, keeping it safe to eat during food processing from material handling to distribution. Sanitation knowledge is very important for food industry, especially UMKM (usaha kecil mikro dan menengah). Sanitation supports food products that are clea, safe and free from health hazards. Education was carried out to UD Sumber Rejeki, fish cracker industry in Surabaya. The program is implemented in two stages. The first stage is coordination with partner. The second stage consist of pre-test, counseling, and post-test. The content delivered includes personal hygiene, equipment sanitation and room sanitation. The result of post-activity observation showed that implementation of sanitation in UD Sumber Rejeki had a postif increase. Knowledge of sanitation increased from 62% to 82% and in practice increased from 44% to 56%. From the results of this activities, it can be said that counseling is an effective way to convey to sanitation knowledge to partners. Postif results were achieved for sanitation knowledge by 10%, and implemention of sanitation program by 12%. Keywords: Fish Cracker, Sanitation, UMKM
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Endang Wiyanti; Solihatun Solihatun; Yulian Dinihari
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.7-14.2021

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis android sebagai sarana pembelajaran jarak jauh di SMA Islam Terpadu Ar-Ridwan di wilayah Jati Asih, Bekasi.Mengingat pembelajaran saat ini masih melalui daring Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Adapun metode yang digunakan yaitu metode ceramah, dikombinasikan dengan metode ceramah plus, tanya jawab, dan tugas. Metode ceramah plus diskusi dan praktik pengunduhan software.Khalayak sasaran dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah guru mitra abdimas.Implikasi dari kegiatan ini adalah (1) Dapat membuat media pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, tanpa mengharuskan para guru mempunyai skill atau keterampilan koding; (2) Memungkinkan para guru untuk membuat media pembelajaran yang bersifat interaktif.Hasil kegiatan yakni guru merasa puas karena mempunyai solusi untuk memudahkan mereka dalam mengajar jarak jauh seperti sekarang dan memberikan gambaran pembuatan media untuk pembelajaran mobile atau mobile learning yaitu dengan aplikasi SAC (Smart Apps Creator 3.0). Kata Kunci: Media Pembelajaran berbasis android, Pembelajaran Jarak Jauh, aplikasi SAC (Smart Apps Creator 3.0). ABSTRACT This community service is to provide training in the creation of android-based learning media as a means of distance learning at SMA Islam Terpadu Ar-Ridwan in Jati Asih area, Bekasi. Considering the current learning is still through online Distance Learning (PJJ). The method used is the lecture method, combined with the plus lecture method, q&A, and tasks. Lecture methods plus discussion and software downloading practices. The target audience in the implementation of this activity is the teacher partner abdimas. The implication of this activity is (1) Can make learning media according to needs, without requiring teachers to have coding skills or skills; (2) Enable teachers to create interactive learning media. The result of the activity is that teachers are satisfied because they have a solution to facilitate them in teaching remotely as they are now and provide an overview of the creation of media for mobile learning that is with sac application (Smart Apps Creator 3.0). Keywords: Android-based Learning Media, distance Learning, SAC apps (Smart Apps Creator 3.0)
PENYULUHAN TENTANG DAGUSIBU PADA ANGGOTA PKK DI KECAMATAN SINGARAN PATI KELURAHAN LINGKAR TIMUR, KOTA BENGKULU Dwi Dominica; Reza Pertiwi; Deni Agus Triawan
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.166-172.2021

Abstract

Dampak dari kesalahan pengelolaan obat yang tidak tepat saat membuang obat akan menyebabkan Pencemaran lingkungan sehingga terganggunya keseimbangan ekosistem di sekitar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah DAGUSIBU. Cara ini menjelaskan tata cara pengelolaan obat dari awal mereka dapatkan hingga saat obat sudah tidak dikonsumsi lagi dan akhirnya dibuang. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain : Untuk meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pada anggota PKK di kecamatan singaran pati kelurahan Lingkar Timur kota Bengkulu agar tidak keliru dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode pendekatan melalui: Ceramah dan Tanya jawab, yang dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat apabila ada yang belum dipahamai untuk mengevaluasi keberhasilan penyuluhan. Dari hasil evaluasi kegiatan dan berdasarkan hasil pretest dan post tes yang dilakukan selama kegiatan menunjukkan hasil yang positif dimana terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dirumah. Kata kunci: Penyuluhan, Sosialisasi, DAGUSIBU, Anggota PKK, Singgaran Pati Kota Bengkulu ABSTRACT The impact of mismanagement of drugs that are not appropriate when disposing of drugs will cause environmental pollution so that the balance of the surrounding ecosystem is disrupted. One way of managing drugs that is good and correct is DAGUSIBU. This method describes the procedures for managing drugs from the beginning they were obtained until the time the drug was no longer consumed and finally discarded. The objectives of this community service activity include: To increase understanding and increase public awareness, especially for PKK members in Singaran pati sub-district, Bengkulu City so that they are not mistaken in obtaining, using, storing and disposing of drugs. The method used in this activity is the approach method through: Lecture and Question and Answer, which is carried out to provide opportunities for the community if there is something that is not understood yet to evaluate the success of counseling. From the results of the evaluation of the activities and based on the results of the pretest and posttests carried out during the activity, it shows positive results where there is an increase in people's knowledge in using, storing and disposing of medicines at home. Keywords: Counseling, Sosialization, DAGUSIBU, PKK Members, Singgaran Pati at Bengkulu city
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (Hermetia Illucens) Sri Mutiar; Ruri Wijayanti; Malse Anggia; Lisa Yusmita; Dewi Arziyah; Ariyeti Ariyeti; Anwar Kasim; Yulhendri Yulhendri
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.110-114.2021

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada kelompok masyarakat untuk mampu mengolah sampah organic. Pengolahan dilakukan dengan memanfaatkan Larva Black Soldier Fly (BSF) sehingga menghasilkan larva BSF dan pupuk kompos. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Jawi-Jawi II, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaannya adalah pelatihan ketrampilan untuk pengolahan sampah organic dengan menggunakan larva BSF. Untuk meningkatkan produktifitas kelompok masyarakat dalam pengolahan dilakukan analisis dari kandungan gizi larva BSF dan kandungan kimia pupuk kompos. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah kelompok masyarakat di Kelurahan Jawi-jawi II mampu menghasilkan dua produk dari pengolahan sampah organic yaitu berupa (1) larva BSF dalam bentuk pupa yang dapat digunakan sebagai pakan dan (2) residu hasil penguraian oleh larva BSF sebagai kompos. Hasil uji dari larva BSF mengandung nutrient berupa protein, lemak dan mineral yang dapat dijadikan sebagai pakan ternak. Pupuk kompos yang dihasilkan dari residu penguraian larva BSF memiliki kandungan N : 1,04% , P :2,25%, K : 1,55 dan C/N 14,14%. Pupuk kompos yang dihasilkan dari kegiatan ini memenuhi standar SNI 19-7030-2004. Kata Kunci: Pelatihan, Pendampingan, Larva Black Soldier Fly ABSTRACT The purpose of this community service is to provide knowledge and skills to community groups to be able to process organic waste. Processing is carried out by utilizing Black Soldier Fly (BSF) larvae to produce BSF larvae and compost. This activity was carried out in Jawi-Jawi II villages in the district Pariaman, Pariaman City of West Sumatra. The method used in its implementation is skills training for organic waste processing using BSF larvae. To increase the productivity of community groups in processing, an analysis of the nutritional content of BSF larvae and the chemical content of compost was carried out. The output of this service activity is that the community groups in Jawi-jawi II Villages are able to produce two products from organic waste processing, (1) BSF larvae in the form of pupae which can be used as feed and (2) residue from the decomposition of BSF larvae as compost. The test results of BSF larvae contain nutrients in the form of protein, fat and minerals which can be used as animal feed. The compost produced from the residual decomposition of BSF larvae contains N: 1.04%, P: 2.25%, K: 1.55 and C / N 14.14%. The compost produced from this activity meets standards the SNI 19-7030-2004. Keywords: Training, Mentoring, Black Soldier Fly Larvae
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN IKAN BAGI PEMUDA DAN PEMBUDIDAYA IKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN ALOR Yulianto Tell; Zakarias Adrianto Mautuka; Mando Kolimon; Dina Lande
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.272-279.2021

Abstract

Tingginya harga pakan ikan di pasaran mengakibatkan banyak pembudidaya ikan di kabupaten Alor tidak dapat menyediakan pakan ikan secara berkesinambungan. Kebutuhan pakan ikan selama ini hanya mengandalkan pasokan dari luar melalui bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor. Ketika terjadi pembatasan akses akibat pandemi Covid-19 di kabupaten Alor, telah mengakibatkan terhentinya rantai pasokan pakan ikan dari luar. Pada sisi lain, para pembudidaya ikan di kabupaten Alor tidak memiliki pemahaman dan keterampilan dalam memproduksi pakan ikan secara mandiri. Dalam kondisi demikian maka kegiatan pengabdian masyarakat perlu dilaksanakan khususnya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pembudidaya ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yakni pelatihan formulasi pakan ikan melalui FGD dan praktek pembuatan pakan ikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan adalah 58,43% meningkat menjadi 79,76% setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa perpaduan metode pelatihan dalam bentuk FGD dan praktek kerja memiliki dampak positif dalam peningkatan pemahaman peserta. Secara umum kegiatan pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman peserta dengan peningkatan pemahaman sebesar 21,33%. Kata kunci: FGD, Covid-19, Pakan Ikan, Formulasi ABSTRACT The high price of fish feed in the market has resulted in many fish farmers in the Alor district being unable to provide fish feed sustainably. The need for fish feed has so far only relied on supplies from outside through the assistance of the Alor Regency Marine and Fisheries Service. When there was a restriction on access due to the Covid-19 pandemic in the Alor district, it had resulted in the interruption of the supply chain for fish food from outside. On the other hand, fish cultivators in the Alor district do not have the understanding and skills in producing fish feed independently. In such conditions, community service activities need to be carried out in particular to improve the understanding and skills of fish cultivators. The method used in the community service was training in fish feed formulation through FGD and practice of making fish feed. The analysis showed that the participant’s level of understanding before attending the training was 58.43%, increasing to 79.76% after attending the training. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the combination of training methods in the form of FGDs and practical work has a positive impact on increasing participant’s understanding. In general, this training activity has increased participant’s understanding by increasing understanding by 21.33%. Keywords: FGD, covid-19, Fish Feed, Formulation
PEDULI DAN TANGGAP ANAK JALANAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PEKANBARU Hotmauli Hotmauli; Imelda Fitri; Yusmaharani Yusmaharani; Fenny Anita
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.42-47.2021

Abstract

Jumlah anak jalan di Indonesia menunjukkan angka yang memperihatinkan mencapai 135.983 jiwa dan Provinsi Riau tergolong tinggi mencapai 256 orang anak terlantar.Komunitas Bahu Jalanan (KBJ) merupakan salah satu komunitas sosial peduli anak jalanan yang ada di kota pekanbaru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak jalanan tentang menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak untuk memutus mata rantai penularan penyakit corona.Program ini dilaksanakan selama 2 kali tanggal 24 Januari dan 29 April 2020 dalam bentuk penyuluhan kesehatan kepada anak jalanan dan KBJ dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang diakhiri dengan Tanya jawab.Tim pengabdi mengharapkan partisipasi KBJ dalam melakukan pendampingan kepada anak jalanan untuk tetap disiplin menjaga kesehatan terutama selama pandemic covid-19. Kata Kunci: Peduli, Tanggap, Anak Jalanan, Covid-19 ABSTRACT The number of street children in Indonesia show an alarming number reaching 135.983 people and Riau Province is classified as high, reaching 256 neglected. Komunitas Bahu Jalanan (KBJ) is a social community that cares for street children in the city of Pekanbaru. This community service activity aims ti increase the knowledge and awareness of street children about using masks, washing hands, maintaining distance to break the chain of transmission of the corona disease. This program was implemented 2 time on January 24 th and April 29 th 2020 in the form of health education to street children and KBJ with a total of 20 participants ending with a question and answer. The service team hopes that KBJ’s participation in providing assistance to street children to remain disciplined in maintaining health, especially during the covid-19 pandemic. Keywords: Care giving, Responsive, Street Children, Covid-19
PERBAIKAN USAHA PETERNAKAN MELALUI INTRODUKSI INOVASI DAN PENINGKATAN MOTIVASI DI KELOMPOK TARUKO SAIYO, KECAMATAN PAUH PADANG Ediset Ediset; Jaswandi Jaswandi; Rusmana Rusmana; Amrizal Anas; Edwin Heriyanto
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.1.81-87.2021

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada usaha peternakan sapi potong di kelompok Taruko Saiyo, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh Kota Padang. Permasalahan dikelompok sasaran adalah adopsi inovasi oleh peternakan rendah karena kurang mendapat penyuluhan dan motivasi usaha anggota kelompok menurun. Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) Introduksi inovasi peternakan dan 2) Meningkatkan motivasi angota kelompok Taruko Saiyo dalam menjalankan usaha peternakan sapi Potong. Transfer pengetahuan pada kelompok sasaran di lakukan dengan menggunakan metode penyuluhan melalui pendekatan ceramah dan sosialisasi. Hasil dari kegiatan adalah terjadi perubahan perilaku sasaran terutama pada aspek koqnitif, yaitu perubahan pengetahuan anggota kelompok Taruko Saiyo dari tidak mengetahui jenis jenis inovasi peternakan menjadi tahu, baik itu inovasi pada aspek pakan, aspek reproduksi maupun inovasi dalam bentuk program dan kebijakan pemerintah. Terjadi peningkatan motivasi anggota kelompok sasaran yang tergambar dari bergabungnya kembali anggota kelompok yang sebelumnya sudah tidak aktif dari keanggotaan dan terpilihnya kepengurusan baru di kelompok Taruko Saiyo. Kata Kunci: Introduksi Inovasi, Inovasi Peternakan, Motivasi Usaha, Perbaikan Usaha, Usaha Peternakan ABSTRACT This community service activity is carried out in the beef cattle business in the Taruko Saiyo group, Cupak Tangah Village, Pauh District, Padang City. The problem in the target group is the low adoption of innovation by farms due to lack of counseling and decreased business motivation of group members. The objectives of this activity are 1) Introducing livestock innovations and 2) Increasing the motivation of the Taruko Saiyo group members in running a beef cattle business. Transfer of knowledge to target groups is carried out using extension methods through lecture and socialization approaches. The result of the activity is that there is a change in target behavior, especially in the competitive aspect, namely a change in the knowledge of the Taruko Saiyo group members from not knowing the types of livestock innovations to knowing, both innovations in the aspects of feed, aspects of reproduction and innovation in the form of government programs and policies. There was an increase in the motivation of target group members as reflected in the rejoining of group members who had previously been inactive from membership and the election of new management in the Taruko Saiyo group. Keywords: Introduction of Innovations, Livestock Innovation, Business Motivation, Business Improvement, Livestock Business