cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Penguatan Kelembagaan Pengelolaan Kebun Raya Masenrenpulu Di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang Hadijah, Hadijah; Nuddin, Andi; Sriwahyuningsih, A. Erna
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1140

Abstract

Kebun Raya adalah kawasan konservasi eksitu yang memiliiki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk mencapai tujuan kebun raya. Tujuan Kebun Raya yakni kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan. Untuk mencapai tujuan, pengelolaan kebun raya diselenggarakan melalui sebuah kelembagaan sebagai penanggung jawab atau pelaksana kegiatan. Pengelolaan kebun raya masih terdapat masalah yang harus dibenahi. gagasan perubahan status dan organisasi serta penekanan kegiatan menjadi pusat konservasi tumbuhan, menambah tugas dan fungsi kebun raya. Untuk melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, hal ini menjadi tanggung jawab dari pengelola kebun raya itu sendiri. Namun, dalam perkembangannya tugas dan fungsi kebun raya belum berjalan secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui Lembaga-lembaga apa saja yang seharusnya terlibat dalam pengelolaan Kebun Raya Massenrempulu Enrekang. 2) Untuk mengetahui apa saja Langkah-langkah strategi yang dilakukan untuk mendukung penguatan kelembagaan dalam pengelolaan Kebun Raya Massenrempulu Enrekang. Peneltian ini memiliki 5 sampel responden dengan menggunakan metode sampel purposeve sampeling atau penetapan yang dilakukan secara sengaja dengan ketentuan sampel mewakili tugas dan fungsi masing-masing dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini kemudian diolah menggunakan teknik analisis Interpretative Structural Modeling (ISM). Dari hasil penelitian diperoleh : Lembaga yang paling berperan dalam pengelolaan Kebun Raya Maserempulu dalam hasil penelitian ini adalan Dinas Lingkungan dengan nilai bobot Driver power 1.00 dan nilai bobot Dependent 0.21. Program strategi yang paling disarankan dari hasil uji ISM adalah program strategi pengoptimalan perencanaan pengelolaan KRME dengan nilai bobot Driver Power 1.00 dan nilai bobot Dependent 1.00.
Kecepatan Reaksi Hidrolisis Pati Ubi Jalar Putih Menggunakan Enzim A-Amilase Harum, Hermawati; Laga, Amran
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan reaksi hidrolisis pati ubi jalar putih menggunakan enzim -amilase. Suspensi pati ubi jalar ditambahkan enzim -amilase sebanyak 0,1% b/b dari berat kering pati ubi jalar putih. Selanjutnya dilakukan inkubasi pada suhu 70 0C (suhu gelatinisasi) dengan pengadukan pada kecepatan 200 rpm. Ketika suhu dalam media reaksi mencapai suhu 70 0C, sampel diambil setiap 15 menit sampai 180 menit untuk pengamatan. Dari hasil penelitian didapatkan konstanta kinetika reaksi hidrolisis dan kecepatan maksimum pati ubi jalar putih secara enzimatis berturut-turut Km = 13,2548 g/L Vmax = 0,079058 g/L.menit
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Wawasan/ Pengetahuan Dalam Meningkatkan Produksi Padi di Desa Tellulimpo Kec. Marioriawa Kab. Soppeng Sudarmo, Sudarmo; Irmayani, Irmayani; Yusriadi, Yusriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1142

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji peran penyuluh pertanian terhadap produksi petani padi di Desa Tellu Limpoe Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng. Penelitian ini berlokasi di Desa Tellu Limpoe Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara sedangkan jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini statistik deskriptif dan Skala linker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat terhadap peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan wawasan/pengetahuan dalam meningkatkan produksi petani padi adalah indikator 1) Peran penyuluh sebagai pembimbing petani, 2) Peran penyuluh sebagai teknisi lapangan, 3) Peran penyuluh sebagai penghubung antara lembaga dengan petani, dan 4) Peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan hasil petani padi, semuanya sangat berperan dalam meningkatkan wawasan/pengetahuan dalam meningkatkan produsi petani padi dan juga peran penyuluh sangat penting bagi petani di Desa Tellulimpoe untuk dapat meningkatka produksi padi. The research aims to examine the role of agricultural extension workers in the production of rice farmers in Tellu Limpoe Village, Marioriawa District, Soppeng Regency. This research is located in Tellu Limpoe Village, Marioriawa District, Soppeng Regency. Data collection techniques in this study are observation and interviews while the types and sources of data used are primary and secondary data. Analysis of the data used in this study is descriptive statistics and linker scale. The results showed that the public perception of the role of agricultural extension workers to increase insight / knowledge in increasing the production of rice farmers is an indicator 1) The role of extension workers as farmers’ supervisors, 2) The role of extension workers as field technicians, 3) The role of extension workers as a liaison between institutions and farmers, and 4) The role of agricultural instructors in increasing the yield of rice farmers, all of which play an important role in increasing insight / knowledge in increasing the production of rice farmers and also the role of extension workers is very important for farmers in the village of Tellulimpoe to be able to increase rice production.
Analisis Kelayakan Usaha Pembuatan Gula Merah Di Kelurahan Kassa Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang Syamita, Idham Anggi; Nurhapsah, Nurhapsah; Nurhaedah, Nurhaedah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1143

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kassa Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang dari bulan Agustus sampai bulan September 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor produksi ( pohon aren, harga gula merah, biaya produksi, jumlah pohon, jumlah produksi). Pada pendapatan pengrajin gulan aren di Kelurahan Kassa Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang. Jenis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini kemudian diolah menggunakan rumus analisis  Pendapatan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada lima yaitu harga gula aren, biaya, volume produksi, tenaga kerja, jumlah pohon. Hasil penelitian menunjukan variabel harga gula aren dan jumlah produksi berpengaruh nyata terhadap pendapatan sedangkan biaya, tenaga kerja dan jumlah pohon tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan pengrajin gula merah. Hasil uji F disimpulkan bahwa variabel bebas sangat berpengaruh terhadap pendapatan pengrajin gula merah. Hasil uji R square menunjukan bahwa 98,9% variabel pendapatan pengrajin gula merah dapat dijelaskan oleh variabel jumlah pohon aren, jumlah produksi, tenaga kerja, dan harga. Sedangkan 1,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di ukur dalam penelitian This research was conducted in Kassa Village, Batulappa District, Pinrang Regency from August to September 2019. This study aims to determine the factors of production (palm trees, brown sugar prices, production costs, number of trees, number of production). On the income of palm sugar craftsmen in Kassa Village, Batulappa District, Pinrang Regency. The type of data used is multiple regression analysis. The results of this study were then processed using the analysis formula income. There are five variables used in this research, namely palm sugar price, cost, production volume, labor, number of trees. The results showed that the variable palm sugar price and the amount of production had a significant effect on income, while the cost, labor and number of trees had no significant effect on the income of the brown sugar craftsmen. The results of the F test concluded that the independent variable greatly influenced the income of the brown sugar craftsmen. The results of the R square test show that 98.9% of the income variable of the brown sugar craftsmen can be explained by the variables of the number of palm trees, the amount of production, the labor, and the price. Meanwhile, 1.1% is influenced by other variables that are not measured in the study.
Fakor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Di Kelurahan Pekkabata Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang Idrus, Muhammad; Nurhapsah, Nurhapsa; Yusriadi, Yusriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah faktor luas lahan, jumlah tenaga kerja ,biaya produkisi dan bibit berpengaruh terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Duampanua Kelurahan Pekkabata dan Untuk mengetahui faktor apa yang paling berpengaruh diantara luas lahan, jumlah tenaga kerja, biaya produkisi dan bibit terhadap pendapatan petani padi di Kelurahan Pekkabata Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode anilisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan jumlah tenaga kerja, biaya produksi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Duampanua Kelurahan Pekkabata. This study aims to find out whether the factors of land area, number of workers, production costs and seeds affect the income of rice farmers in Duampanua District, Pekkabata Village and to find out what factors are the most influential among land area, number of workers, production costs and seeds on the income of rice farmers in Pekkabata Village, Duampanua District, Pinrang Regency.  The data used in this study are primary and secondary data.  The data analysis method used is descriptive method and multiple linear regression method.  The results showed that the variables of land area, number of workers, production costs had a significant influence on the income of rice farmers in Duampanua District, Pekkabata Village.
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Ayam Arab Petelur Di Desa Leppangang Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang Nurwani, Nurwani; Nurhapsah, Nurhapsa; Arman, Arman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1146

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui besar biaya dan pendapatan rata-rata peternak dalam usaha ternak ayam arab petelur di Desa Leppanggang Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. 2) untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha ternak ayam arab petelur ditinjau dari aspek finansial. 3) untuk menentukan tingkat kelayakan usaha ternak ayam arab petelur ditinjau dari aspek nonfiansial : aspek pemasaran, manajemen, teknis, hukum, sosial dan lingkungan. Jenis data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data kualitatif dan data kuntitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, kuesioner, dan wawancara serta sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Statsitik deksriptif dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bawah pendapatan rata-rata peternak ayam arab petelur  senilai Rp. 9.200.644/ bulan, Tingkat kelayakan usaha beternak ayam arab petelur ditinjau  dari analisis penerimaan atas biaya ( R/C Rasio) diperoleh sebesar 2,7 hal tersebut manandakan bahwa usaha tersebut termasuk kedalam kategori Layak karena hasil R/C Ratio >1, sehingga dapat dikatakan usaha tersebut Layak untuk di kembangka dan Layak secara Finansial, Sedangkan berdasarkan hasil analisis tingkat  kelayakan usaha ternak ayam arab petelur ditinjau dari aspek pemasaran, manajemen, teknis, hukum, sosial dan lingkungan, maka hasil penelitian menunjukkan secara kualitatif, hasil yang diperoleh rata-rata menunjukkan pada kategori Setuju sehingga secara kualitatif masuk kedalam kategori Layak secara Nonfinansial. This study aims 1) To determine the cost and average income of farmers in the laying hens business in Leppanggang Village, Patampanua District, Pinrang Regency. 2) To determine the level of feasibility of laying hens in terms of financial aspects. 3) To determine the feasibility level of laying hens in terms of non-financial aspects: marketing, management, technical, legal, social and environmental aspects. There are 2 types of data in this study, namely qualitative data and quantitative data and the data collection techniques used are observation, questionnaire, and interview methods and the data sources used are primary and secondary data sources. Analysis of the data used in this study is descriptive statistics and Likert scale. The results showed that the average income of laying arab chicken breeders was Rp. 9,200,644/month, the feasibility level of raising laying hens in terms of revenue analysis on costs (R/C Ratio) is 2.7, which indicates that the business is included in the Eligible category because the results of the R/C Ratio are >1, so it can be said that the business is feasible to be developed and financially feasible, while based on the results of the analysis of the feasibility level of laying arab chickens in terms of marketing, management, technical, legal, social and environmental aspects, the results of the study show qualitatively, the results obtained are average. The average indicates the Agree category so that qualitatively it is included in the Non-financially Eligible category.
Persepsi Petani Terhadap Metode Tanam Dan Tingkat Keberhasilan Usaha Tani Padi Di Desa Rajang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Paramita, Cici; Nurhapsa, Nurhapsa; Yusriadi, Yusriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui bagaimana  persepsi petani terhadap metode tanam di Desa Rajang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang  2) Untuk mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan usahatani padi di Desa Rajang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang penelitian ini dilaksanakan pada bulan september sampai oktober. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah statistik des Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, wawancara dan kuisioner dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah statsitik deskriptif dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap metode tanam  jajar legowo dan tingkat keberhasilan usahatani padi  diperoleh nilai 1.172 berada pada kategori (sangat tinggi) dikarenakan  indikator pertanyaan yang diajukan yaitu meningkatkan hasil produktivitas mendapatkan respon yang sangat baik/ sangat setuju, sedangkan persepsi petani terhadap metode tanam tradisional memperoleh nilai 885 berada pada kategori ( tinggi) hal ini menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap metode tanam tradisional   tergolong tidak cukup baik dibandingkan dengan metode tanam jajar legowo yang di anggap memberikan banyak keuntungan dan meningkatkan hasil produksi. This study aims 1) To find out how farmers perception of planting methods in the village of Rajang Lembang District Pinrang 2) To know how the success rate of rice farming in the village of Rajang Lembang District Pinrang this research was conducted in September to October. Data collection techniques used in this study are statistics des Methods used in this study, namely observation techniques, interviews and questionnaires and data sources used i.e. primary data and secondary data. The data analysis used in this study is descriptive statistics and the Likert scale. The results showed that farmers' perception of legowo row planting method and the success rate of rice farming obtained a value of 1,172 is in the category (very high) because the indicators of the question asked are improving productivity results get a very good response / strongly agree, while the perception of farmers to traditional planting methods obtained a value of 885 is in the category ( high) this indicates that the perception of farmers to traditional planting methods is not good enough compared to the method of planting legowo row which is considered to provide a lot of advantages and increase the yield of production.
Pembangunan Wilayah Pertanian Berbasis Pengembangan Komoditi Tanaman Pangan Dan Perkebunan Kawasan Andalan Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan Indrajaya, Indrajaya; Rusida, Rusida
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis komoditi unggulan pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang menjadi basis produksi pada kawasan andalan Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, data yang dianalisis adalah data sekunder. Data dikumpulkan dari beberapa sumber seperti; Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bone, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bone. Metode analisis regional yang digunakan adalah Metode Analisis LQ, Hasil analisis menunjukkan bahwa di Kabupaten Bone terdapat : (i) Dua Puluh wilayah yang sangat unggul untuk pertanian tanaman pangan komoditi padi, Enam wilayah untuk komoditi jagung dan Sembilan wilayah untuk komoditi kacang kedelai, (ii) Dua Puluh Tiga wilayah sangat unggul untuk tanaman perkebunan komoditi kelapa, Delapan wilayah sangat unggul untuk komoditi kopi, Dua Puluh Tiga wilayah sangat unggul untuk komoditi kakao, Tiga wilayah sangat unggul untuk komoditi tembakau dan Tiga wilayah sangat unggul untuk komoditi tembakau.
Pengaruh Supervisi Pendidikan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Pada SMA Negeri 1 Makassar Rahmaniah, Rahmaniah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1151

Abstract

Kinerja guru dalam menjalankan tugasnya dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu Supervisi Pendidikan oleh kepala sekolah dan motivasi dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Supervisi Pendidikan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru SMA Negeri 1 Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian ex post facto dan bersifat kuantitatif. Jumlah sampel penelitian adalah seluruh populasi guru yang ada di SMA Negeri 1 Makassar yang berjumlah 64 guru. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan kegiatan Supervisi Pendidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan  Motivasi Kerja Guru berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru baik secara terpisah maupun secara simultan. Teacher performance in carrying out their duties is influenced by several factors including teacher’s work motivationandprincipal’s education supervision. This research was conducted to determine the effect of education supervision and work motivation on Teacher Performance at SMA Negeri 1 Makassar. The research is categorized into ex post facto research and is quantitative in nature. The number of research samples is the entire population of 64 teachers in SMA Negeri 1 Makassar. Data collection techniques in this study using a questionnaire. The collected data is then analyzed quantitatively. The results show that principal’s education supervision and the teacher's work motivation have a positive and significant impact on teacher performance, both separately and simultaneously.
Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru Sekolah Dasar Basri, Syamsurijal; Nurochmah, Andi; Syamsu, K
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1245

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) Gambaran Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru Sekolah Dasar (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi guru Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi guru Sekolah Dasar melalui proses perencanaan program sepenuhnya dilaksanakan melalui forum Kelompok Kerja Guru. Pelaksanaan program dilakukan dengan keikutsertaan para guru dalam berbagai pelatihan, diimplementasikan ke dalam karya inovatif seperti media pembelajaran dan pembuatan video pembelajaran. Evaluasi program dilakukan dengan pembuatan evaluasi diri guru dan laporan yang terkait dengan program. (2) Faktor pendukung pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah kemudahan sumber informasi yang diperoleh dari berbagai pihak yang terpusat pada forum Kelompok Kerja Guru dan sikap antusiasme guru yang tinggi mengikuti program, dukungan kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambat adalah belum adanya anggaran khusus yang disiapkan dalam pelaksanaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan , waktu guru yang terkadang bertabrakan dengan kegiatan lain, dan keterbatasan jaringan internet yang dimiliki untuk melaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. The purposes of the study are to discover: (1) an overview of the Implementation of Continuous Professional Development (PKB) for primary School Teachers (2) Supporting and inhibiting factors in the Implementation of Continuous Professional Development (PKB) for primary School Teachers. This type of research is qualitative research using descriptive methods. The results of the study reveal that (1) an Overview of the Implementation of Continuous Professional Development (PKB) for primary school teachers of planning the program PKB fully implemented through the forum of the KKG. The implementation of the program PKB carried out with the participation of teachers in various training then implemented into the innovative work as a medium of learning and the making of the video learning. Program evaluation of PKB is also done with the manufacture of self-evaluation and teacher reports. (2) the supporting Factors in the implementation of PKB among them is the ease of the source of the information obtained from the various parties centralized on the forum of KKG and the attitude of the enthusiasm teachers is high when received information associated with the PKB, especially the support provided by head master of the school. While the inhibiting factors are not yet available funds, time teacher sometimes located in other activities, and the limitations of the internet network for PKB activities.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue