cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
EFEKTIVITAS MENGUNYAH BUAH PIR HIJAU (PYRUS COMMUNIS) DAN BUAH PISANG AYAM (MUSA ACUMINATA COLLA) TERHADAP DERAJAT KEASAMAN DAN KAPASITAS BUFFER SALIVA PADA ANAK UMUR 6-12 TAHUN Molek Molek; Shirley Adriana; Roma Ulina Manalu
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18823

Abstract

Kesehatan gigi serta mulut menjadi peran dalam kesehatan tubuh yang ikut menentukan keadaan kesehatan secara keseluruhan. Buah pir hijau (Pyrus communis) mengandung serat juga air yang banyak hingga buah ini bisa membersihkan sisa plak makanan pada gigi dengan alami. Selain buah pir, buah pisang ayam (Musa acuminata Colla) juga memiliki manfaat untuk mengurangi pH Saliva. Kandungan Karbohidrat terfermentasi pada buah pisang ayam bisa mengurangi pH saliva karena menaikkan proses bakteri dalam produksi asam. Kebaruan penelitian ini karena meneliti efektivitas mengunyah buah pir hijau dan buah pisang ayam terhadap nilai pH serta ukuran buffer saliva anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas mengunyah buah pir hijau) dan buah pisang ayam) terhadap nilai pH serta ukuran buffer saliva anak umur 6-12 tahun. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh murid berumur 6-12 tahun berjumlah 95. Jumlah sampel ialah 32 orang dengan menggunakan rumus Federer. Analisis data univariat serta bivariat memakai uji paired t-test. Hasil Rerata derajat keasaman saliva sebelum mengunyah buah pir hijau adalah 6,57±0,22 dan setelah mencapai 6,85±0,20, sedangkan derajat keasaman saliva sebelum mengunyah buah pisang ayam diperoleh rerata sebesar 6,84±0,18 dan setelah menjadi 6,57±0,19. Rerata kapasitas buffer saliva sebelum mengunyah buah pir hijau adalah 5,49±0,16 dan setelah mencapai 5,94±0,15. Sedangkan kapasitas buffer saliva sebelum mengunyah buah pisang ayam diperoleh rerata sebesar 5,41±0,16, dan setelah menjadi 4,91±0,56. Kesimpulan terdapat perbedaan derajat keasaman saliva dan kapasitas buffer sebelum dan setelah mengunyah buah pir hijau dan buah pisang ayam terhadap derajat keasaman dan kapasitas buffer saliva anak.
ANALISIS PENGGUNAAN TELUR YANG BERBEDA PADA TILIAYA TERHADAP TINGKAT PENERIMAAN AHLI GIZI Arifasno Napu; Agustian A. Maridji; Nur Natalia H. Uri; R. Ayu Cahyaning Alam; Yoyanda Bait
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.19288

Abstract

Tiliaya merupakan satu dari sekian ratus makanan tradisional yang disukai di Gorontalo dan terkait dengan budayanya. Terbuat dari telur, gula aren, santan dan biasanya ditambahkan rempah diantaranya kayu manis atau daun pandan atau sereh atau cengkeh. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang penggunaan telur yang berbeda pada Tiliaya terhadap tingkat penerimaan ahli gizi berdasarkan buku menu khas Daerah Gorontalo. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan telur ayam kampung, bebek dan telur ayam ras pada Tiliaya terhadap daya terima ahli gizi. Metode penelitian yaitu eksperimen untuk menganalisis pengaruh pemberian telur ayam kampung, bebek dan ayam ras pada Tiliaya terhadap daya terima ahli gizi. Responden adalah ahli gizi, ditentukan secara purposive dari salah satu institusi pendidikan. Pertanyaan berskala Likert dan dianalisis melalui uji Anova. Hasil penelitian nilai rata-rata uji hedonik Sig.P=0.05 yaitu Suka=0.77, Rasa=0.10, Aroma=0.60, Warna=0.09, Tekstur=0,29. Kesimpulan dalam penelitian bahwa penggunaan telur yang berbeda pada Tiliaya tidak mempengaruhi tingkat penerimaan ahli gizi.
UJI EFEKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK KERING BIJI MAHONI (Swietenia Mahogani Jacq) PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIBERIKAN DIET TINGGI FRUKTOSA Fanni Aquila Sinurat; Andre Budi
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.19130

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme yang berhubungan dengan kerja sekresi insulin. Diabetes memiliki 2 tipe yakni diabetes melitus tipe 1 merupakan hasil dari reaksi autoimun terhadap protein sel pulau pankreas, dan diabetes tipe 2 disebabkan oleh kombinasi faktor genetik yang berhubungan dengan gangguan sekresi insulin, resistensi insulin dan faktor lingkungan. Penggunaan bahan alami yang terdapat di alam dapat dijadikan sebagai alternatif lain dalam pengobatan diabetes. Kebaruan dalam penelitian ini karena menguji efektivitas antidiabetes ekstrak kering biji mahoni (swietenia mahogani jacq) pada tikus wistar jantan yang diberikan diet tinggi fruktosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan ekstrak kering biji mahoni sebagai antidiabetes pada tikus wistar jantan yang diberikan diet tinggi fruktosa. Jenis penelitian  yang  digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan nomor kode etik 032/KEPK/UNPRI/VIII/2022. Penelitian ini menggunakan rancangan randomized post-test control group design. Hasil dalam penelitian ini terdapat Hipotesis H0: tidak ada sepasang kelompok dengan perbedaan penurunan gula darah yang signifikan, Ha: minimal terdapat satu pasang kelompok dengan perbedaan penurunan gula darah yang signifikan tingkat signifikansi  sehingga dilihat dari test statistics, nilai sig. 0,035 0.05 maka Ho diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa pemberian ekstrak kering biji mahoni ( Swietenia mahogani Jacq) efektif dalam menurunkan kadar gula darah pada tikus wistar jantan yang diberikan diet tinggi fruktosa.
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSLUSIF, BERAT BADAN LAHIR RENDAH, DAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN ANGKA KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA Mira Erliandani; Risky Irawan Putra Priono; Siti Ruqayyah; Ananta Fittonia Benvenuto
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.19141

Abstract

Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan kematian tertinggi akibat pneumonia. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tentang hubungan riwayat pemberian ASI ekslusif, BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian Pneumonia pada balita. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan ASI eksklusif, BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian pneumonia pada balita. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional, penelitian ini sudah disetujui dan lolos uji etik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kediri dengan sampel penelitian sebanyak 62 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square dan regresi linier berganda. Batas nilai signifikansi adalah P-value 0,05. Hasil penelitian ini Berdasarkan hasil uji statistik yang dilakukan, terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif, BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan angka kejadian pneumonia pada balita. Koefisien korelasi yang positif (+) berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara variabel bebas dan terikat, serta koefisien korelasi bernilai negatif (-), yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara riwayat pemberian ASI eksklusif, Berat Badan Lahir Rendah, dan kondisi fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat BBLR, dan kondisi fisik rumah dengan pneumonia pada balita
KORELASI AKSES SANITASI DAN AKSES AIR MINUM DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KABUPATEN SERANG TAHUN 2022 Adhika Paramasatya; Ririn Arminsih Wulandari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.19145

Abstract

Stunting adalah penggambaran status gizi kurang pada bayi sejak dalam kandungan hingga dilahirkan yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Namun, pada tahun 2022 prevalensi stunting di Kabupaten Serang mencapai 8.96% (11.534 balita menderita stunting). Kebaruan penelitian ini karena meneliti korelasi akses sanitasi dan akses air minum dengan kejadian stunting pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi akses sanitasi dan akses air minum dengan kejadian stunting pada balita di wilayah Kabupaten Serang tahun 2022. Desain studi pada penelitian ini adalah studi ekologi. Analisis korelasi dilakukan terhadap akses sanitasi dan akses air minum dengan angka kejadian stunting pada balita di 326 desa yang ada di Kabupaten Serang. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui gambaran variabel independen dan dependen. Selanjutnya dilakukan analisis bivariat dengan menggunakan Uji Korelasi Spearman. Penelitian dilaksanakan selama bulan Desember 2022 – Februari 2023. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji statistik Spearman didapatkan nilai P = 0,463 (P 0,05) sehingga tidak ada hubungan atau korelasi antara akses sanitasi dengan angka kejadian stunting pada balita di Kabupaten Serang. Sedangkan Hasil Hubungan akses air minum dengan kejadian stunting di Kabupaten Serang menunjukkan korelasi lemah dan memiliki arah negatif hal dapati dilihat dari nilai P = 0,038 (P 0.05) Kesimpulan Tidak ada hubungan atau korelasi antara akses sanitasi dengan angka kejadian stunting pada balita di Kabupaten Serang. Sedangkan hubungan akses air minum dengan kejadian stunting di Kabupaten Serang menunjukkan korelasi yang lemah dan memiliki arah negatif
HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PEDAGANG DALAM MENGGUNAKAN MASKER PADA MASA PERALIHAN PANDEMI COVID-19 DI PASAR ANDALAS Sendra Linti Manto; Irwan Irwan; Zul Fikar Ahmad
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18169

Abstract

Penggunaan masker merupakan salah satu upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19. Masker dapat digunakan dengan baik untuk melindungi orang yang sehat atau untuk mengendalikan sumber penyakit. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis hubungan faktor tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, kepercayaan, sosial ekonomi dan status vaksinasi terhadap tingkat kepatuhan pedagang dalam menggunakan masker pada masa peralihan pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan faktor predisposisi terhadap tingkat kepatuhan pedagang dalam menggunakan masker pada masa peralihan Covid-19 di Pasar Andalas. Metode penelitian menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah pedagang Pasar Andalas yang berjumlah 391 orang dengan jumlah sampel sebanyak 198 yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dan kriteria inklusi yakni pedagang yang bersedia diwawancarai dan berusia 15-64 tahun (usia produktif). Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Sqauare dan untuk analisis multivariate menggunakan Regresi Logistic Berganda. Hasil penelitian ditemukan bahwa untuk faktor tingkat pendidikan nilai P-value=0,208α (0,05), pengetahuan P-value=0,028α (0,05), sikap P-value= 0,000α (0,05), kepercayaan P-value=0,018α (0,05), sosial ekonomi P-value=0,697α (0,05), dan status vaksinasi P-value=0,403α(0,05). Faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan pedagang dalam mengggunakan masker adalah pengetahuan, sikap dan kepercayaan. Hasil analisis multivariat diperoleh dua variabel yang paling dominan berhubungan terhadap tingkat kepatuhan pedagang dalam menggunakan masker yaitu sikap dengan nilai P-value=0,000α (0,05) dengan nilai OR=0,040 dan kepercayaan dengan nilai P-value=0,007α (0,05) dan nilai OR=0,187. Kesimpulan penelitian ini yakni terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan kepercayaan dengan tingkat kepatuhan pedagang dalam mengggunakan masker dan faktor yang paling dominan berhubungan adalah sikap dan kepercayaan.
EFFECTIVENESS OF BUTTERFLY PEA ETHANOL EXTRACT ON DECREASING BLOOD GLUCOSE LEVELS OF MALE MICE Erica Mega Valentine Simangunsong; Yessi Febriani; Muharni Saputri; Dina Arisa; Ghianti Zarqa Afifah
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18789

Abstract

Butterfly pea flower (Clitoria Ternatea L.) contains flavonoids, tannins, and triterpenoids, which contain flavonoid compounds that have the potential as antioxidants. Antioxidants can suppress beta cell apoptosis without changing the proliferation of pancreatic beta cells. Antioxidants can bind free radicals so that they can reduce insulin resistance. The novelty of this study was that it examined the effectiveness of ethanol extract from butterfly pea flowers on reducing alloxan-induced male mice blood glucose levels. This study aimed to determine the effectiveness of the ethanol extract of butterfly pea flowers in reducing alloxan-induced blood glucose levels. The study used an experimental method with 5 treatments on 25 mice, beginning with purposive collection and processing of sample plants, preparation of Simplicia powder, preparation of ethanol extract of butterfly pea flowers, characteristic testing, determination of total ash content, determination of acid insoluble ash content, determination of extract content. Soluble in water, determination of ethanol soluble extract content, determination of water content, phytochemical screening, testing of antidiabetic activity of butterfly pea flower extract induced by alloxan. The examination results contained a total ash content of 5.20%, an acid-insoluble ash content of 1.16%, a water-soluble essence content of 47.94%, and a water content of 3.29%. The results of the compounds in the ethanol extract of butterfly pea flowers are alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The results of testing blood glucose levels of ethanol extract of butterfly pea flower (EEBT) at a dose of 200mg/kg bb were known to be effective in reducing blood glucose after being induced by alloxan 150mg/kg bb with glucose levels of 319mg/dL dropping to 104.93mg/dL. The conclusion of the ethanol extract of the butterfly pea flower shows that the butterfly pea flower is efficacious as a blood glucose lowering agent in alloxan-induced mice (Mus musculus).
PENGARUH PRENATAL MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III Lidia Widia; Evy Kasanova; Ivana Devitasari; Rena Oki Alestari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.19015

Abstract

Kolesterol merupakan senyawa lemak berlilin yang diproduksi oleh tubuh organ hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Namun, bila berlebihan akan menimbulkan risiko penyakit, seperti diabetes mellitus, stroke, aterosklerosis, dan penyakit jantung koroner. Kadar kolesterol total dapat dikategorikan menjadi normal di bawah 200 mg/dl, batas tinggi 200-239 mg/dl. Kolesterol banyak diderita oleh orang lanjut usia karena faktor usia yang semakin lama tubuh akan semakin malas untuk bergerak. Studi pendahuluan menunjukkan data terdapat 156 lansia yang terkena kolesterol. Terapi non farmakologi dengan pemberian jus buah alpukat dipercaya dapat menurunkan kolesterol. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang pengaruh prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jus alpukat terhadap penurunan kolesterol. Pemberian jus alpukat dengan takaran 1 buah alpukat ukuran sedang (300 gr) ditambah air 100 cc dan jus diberikan kepada lansia yang tidak mengkomunikasi obat penurunan kolesterol diberikan 1 kali/hari setelah makan pagi  selama 7 hari berturut-turut kemudian di observasi pengamatan kolesterol pre-test dan kolesterol post-test. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pre and posttest without control pada jumlah sampel sebanyak 20 orang yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dan sudah mendapatkan persetujuan etik No.218.04.A/X-19/STIKES-DA.Hasil penelitian uji wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan nilai pretest kadar kolesterol ≥200 mg/dl sebanyak 20 lansia (100%) dan nilai posttest 17 orang (85%) mengalami penurunan kadar kolesterol, P-value 0,001 (0,05). Kesimpulan bahwa ada pengaruh jus alpukat terhadap penurunan kadar kolesterol pada lansia.
ANALISIS TREN PENYEBAB KEMATIAN MATERNAL DI KOTA TANGERANG BERDASARKAN HASIL AUDIT MATERNAL PERINATAL TAHUN 2016 – 2021 Sisca Rusmawati; Kemal Nazaruddin Siregar
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i3.19282

Abstract

Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih cukup tinggi, sebesar 189/100.000 kelahiran hidup. Meskipun relative lebih baik dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten akan tetapi Kota Tangerang belum mampu menurunkan tingkat kematian ke angka zero death. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tren penyebab kematian maternal berdasarkan hasil audit maternal perinatal. Tujuan penelitian untuk menganalissi tren dan penyebab kematian maternal di Kota Tangerang tahun 2016-2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, pendekatan studi dokumentasi Audit Maternal Perinatal (AMP) di Kota Tangerang tahun 2016-2021 sebanyak 49 kasus. Kematian ibu di Kota Tangerang tahun 2016-2021 sebanyak 49, penyebab kematian terbanyak karena preeklampsia (51,1%), berdasarkan karakteristik ibu kematian pada rentang usia 20−35 tahun (65,3%); paritas 2−4 (49,0%), jarak kelahiran 2 tahun (89,8%); tanpa penyakit penyerta (79,6%), kunjungan ANC ≥ 4 kali (81,6%); pendidikan SMA (69,4%); periode kematian masa nifas (69,4%) dan tempat kematian di rumah sakit (93,9%); berdasarkan proses rujukan, jarak tempuh ke fasilitas kesehatan  ≤ 5 km (98,0%); ketersediaan transportasi (100%); memiliki jaminan kesehatan (73,5%), memanfaatkan sistem komunikasi rujukan (57,1%); (89,8%) kematian maternal seharusnya dapat dicegah, berdasarkan faktor penyebab yang dapat dicegah (68,5%) dari faktor penyedia layanan, berdasarkan rekomendasi AMP 39,1% terbanyak untuk fasilitas kesehatan, berdasarkan kemampuan dalam melakukan tindak lanjut atas rekomendasi AMP Kota Tangerang dikategorikan “menengah” karena tindak lanjut atas rekomendasi sebanyak (59,4%). Kesimpulan bahwa tren kematian maternal di Kota Tangerang tahun 2016-2021 cenderung stagnan,  penyebab terbesar kasus kematian maternal karena preeklampsia dan perdarahan.
UNVEILING THE NEXUS BETWEEN PREECLAMPSIA AND NUTRITION: A COMPREHENSIVE LITERATURE REVIEW ON MATERNAL HEALTH Alvian Mohamad Yapanto; Khairani Ayu Lestari; Halin Aliyyu; Eldita Luthfia Tumeko; Shella Setiani; Sandhia Aidhitya; Rika Ferlianti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i3.19470

Abstract

Preeclampsia, a pregnancy-related syndrome impacting multiple organ systems, is a leading cause of maternal mortality, bleeding, and infection. The World Health Organization estimates that preeclampsia contributes to 70,000 maternal and 500,000 infant deaths annually worldwide. Recent research highlights the importance of optimal nutrition from preconception through childhood and adolescence. The novelty of this research is that it examines the relationship between preeclampsia and food: a comprehensive literature review of maternal health. This literature review collected and analyzed articles from online databases to explore the role of micronutrient supplementation in preventing preeclampsia. Findings emphasize the potential benefits of micronutrient supplementation, including L-arginine, vitamin D, and folic acid. Recommendations include daily vitamin D supplementation of 10-25 µg for pregnant women, oral administration of 3g per day of L-arginine for 3 weeks, and high-dose folic acid (4 mg/day) during the first trimester of pregnancy along with multivitamin supplementation. Micronutrient supplements and consuming nutrient-rich foods during pregnancy have been proposed to reduce the likelihood of developing preeclampsia. These approaches can potentially impact the formation of the placenta, oxidative stress levels, and the expression of angiogenic factors. This review underscores the importance of optimal nutrition throughout preconception, pregnancy, birth, and beyond for maternal and infant health. It highlights the need for further research and policy attention in this area. Implementing recommended micronutrient supplementation strategies during pregnancy may contribute to improved maternal and infant outcomes and should be considered as part of a comprehensive prenatal care program.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue