cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
HUBUNGAN INDEKS OHI-S DENGAN KEBIASAAN MEROKOK PADA PENGENDARA OJEK ONLINE DI KELURAHAN SEI PUTIH TENGAH KECAMATAN PETISAH KOTA MEDAN Suci Erawati; Susiani Tarigan; Mery Delvi Irianti Nababan
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.17418

Abstract

Merokok masih menjadi masalah kesehatan dunia. Merokok adalah kebiasaan umum yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan komprehensif di masyarakat. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penumpukan plak gigi. Kebaruan penelitian ini karena peneliti menganalisis korelasi indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pada pengemudi ojek online. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis korelasi indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pada pengemudi ojek online di Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Petisah, Kota Medan. Jenis penelitian ini korelasi deskriptif  Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan sampel pengemudi ojek online yang berada di Kecamatan Sei Putih Tengah, Petisah, Kota Medan, berjumlah 30 orang. Pengumpulan data validasi menggunakan kuesioner untuk mengetahui kebiasaan merokok dan pemeriksaan OHI-S menggunakan indeks dari Green dan Vermillion, yaitu Oral Hygiene Index Simplified.  Data dianalisis menggunakan  uji Chi Square. Hasilnya, indeks OHI-S sampel terbesar adalah 20 orang (55,6%), dan hanya 16 orang (44,4%). Tingkat merokok tertinggi adalah sedang pada 14 orang (38,9%), berat pada 12 orang (33,3%), dan ringan hanya 10 orang (27,8%). Disimpulkan didapat korelasi yang signifikan dari indeks OHI-S dengan kebiasaan merokok pengemudi ojek online di Sei Putih Tengah Kecamatan Petisah.
ANALISIS KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK n-HEKSANA, ETIL ASETAT DAN ETANOLBIJI SALAK (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) Vriezka Mierza; Yessi Febriani; Sumardi Sumardi; Ayu Atikah Ramadhani; Rahma Julita; Florence Devina Telaumbanua; Eva Zuhra
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18914

Abstract

Salak termasuk famili Arecaceae yang merupakan tanaman asli Indonesia, salak dapat diolah menjadi produk makanan seperti keripik salak, kopi biji salak, dan obat tradisional. Berdasarkan penelitian sebelumnya, salak mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, steroid/triterpenoid dan tanin. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis kromatografi lapis tipis dan aktivitas antimikroba ekstra n-heksana, etil asetat dan etanol biji salak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi senyawa antimikroba dan potensi aktivitas antimikroba dari ekstrak hasil maserasi menggunakan pelarut n- Heksana. etil asetat dan etanol pada biji buah salak terhadap jamur Candida albicans, Candida albicans ATCC 14053, bakteri Escherichia coli ATCC 25922, Klebsiella pneumoniae, Proteus mirabilis, Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853, Dermacoccus nishinomiyaensis, Micrococcus luteus, Staphylococcus aureus ATCC 6538 dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini dilakukan meliputi penyiapan bahan tumbuhan uji, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, ekstraksi menggunakan metode maserasi bertingkat dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan etanol, uji aktivitas antimikroba ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol biji buah salak menggunakan metode difusi agar sumur dan analisis golongan senyawa kimia menggunakan kromatografi lapis tipis. Berdasarkan proses ekstraksi 900 g simplisia, diperoleh ekstrak n-heksana sebanyak 3,22g, ekstrak etil asetat sebanyak 7,26g dan ekstrak etanol sebanyak 7,17g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol biji salak memiliki aktivitas antimikroba. Berdasarkan hasil analisis kromatografi lapis tipis menunjukkan bahwa biji salak mengandung senyawa alkaloid, polifenol, steroid dan triterpenoid. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak biji salak mengandung senyawa alkaloid, steroid dan triterpenoid serta memiliki aktivitas antimikroba.   
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. CHANGSHIN REKSA JAYA GARUT Neng Heny Purwanti; Iman Basriman; Sugiarto Sugiarto; Tatan Sukwika
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18928

Abstract

Kondisi lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan bahaya menjadikan lingkungan tidak aman dan menghambat produktivitas pekerja manufaktur. Rekaman catatan tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih menemukan adanya kejadian keluhan penyakit akibat kerja. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini memfokuskan pada analisis secara parsial dan simultan pengaruh lingkungan kerja dan K3 terhadap kinerja karyawan. Desain penelitian deskriptif diadopsi untuk penelitian ini. Populasi penelitian berjumlah 11.035 orang karyawan di PT. Changshin Reksa Jaya Garut yang dipilih secara Probability Sampling. Sesuai perhitungan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% diperoleh 100 orang karyawan menjadi responden utama. Data dikumpulkan dari responden melalui metode wawancara personal dengan bantuan kuesioner. Regresi berganda dipakai untuk pengujiannya. Hasil penelitian ditemukan bahwa lingkungan kerja dan K3 berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Changshin Reksa Jaya Garut, ditunjukkan dengan nilai Fhitung Ftabel (218,013,09) dan nilai sig. (0.000) 0,05. Artinya, membaiknya kondisi lingkungan kerja dan K3 berdampak juga pada membaiknya kondisi kinerja karyawan, begitu juga jika sebaliknya. Hasil perhitungan nilai koefisien determinasi diperoleh 0,867 yang artinya besar pengaruh lingkungan kerja dan K3 terhadap kinerja karyawan sebesar 86,7%. Kesimpulannya kualitas lingkungan kerja yang baik akan mendorong karyawan menunjukkan kinerja baik serta penerapan kebijakan K3 yang konsisten akan menciptakan rasa aman pada karyawan dan akhirnya kualitas kinerja karyawan semakin baik.
ANALISIS FISHBONE UNTUK MENGUKUR HAMBATAN MIGRASI DATA DARI APLIKASI IKSENGA KE PISPK 2.0 PADA DINAS KABUPATEN NGAWI TAHUN 2022 Letisia Letisia; Savitri Citra Budi; Muhadi Nanang Sucipto; Siti Asiah
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18455

Abstract

Persentase entri data Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK) di Kabupaten Ngawi pada aplikasi PIS PK 2.0 sebelum dilaksanakannya migrasi data adalah sebesar 8,8% dari 303.338 KK. Base coding antara aplikasi IKSENGA dengan aplikasi PIS PK 2.0 tidak dapat dilakukan bridging. Beberapa hambatan menjadi faktor dalam proses migrasi data sehingga perlu adanya analisis prioritas masalah untuk optimalisasi capaian entri data PIS PK. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tentang hambatan migrasi data dari aplikasi IKASENGA ke PIS PK 2.0. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis permasalahan prioritas kendala dalam migrasi data dari aplikasi IKSENGA ke aplikasi PIS PK 2.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Petugas koordinator PIS PK di 24 puskesmas dalam lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi merupakan informan pada penelitian ini terdiri dari programmer setiap 12 indikator, kader desa, dan bidan desa. Metode keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Analisis data berdasarkan nilai modus dan teknik analisis fishbone. Hasil analisis fishbone menunjukkan bahwa prioritas masalah yang menjadi hambatan migrasi data adalah keterbatasan sumber daya manusia dalam tim penginput data PIS PK (Manpower), keterbatasan pemahaman tim PIS PK untuk mengoperasikan aplikasi PIS PK 2.0, keterbatasan sarana laptop, dan ketidakstabilan jaringan internet dengan nilai modus “Ya” masing-masing sebesar 100%, 75%, dan 62,5%. Kesimpulan bahwa hambatan berupa faktor manpower (keterbatasan sumber daya manusia yang berperan sebagai petugas entri data PIS PK dan keterbatasan pemahaman tim PIS PK dalam pengentrian data PIS PK) dan faktor material (keterbatasan sarana berupa laptop).Kata Kunci: Aplikasi IKSENGA; Hambatan; Migrasi data; PIS PK 2.0.
PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR PADA PENYAKIT ANEMIA DI KAMPUNG YOKA Lina Ba’ka; Inriyanti Assa; Asriati Asriati; Dolfinus Yufu Bouway; Katarina L. Tuturop; Natalia Paskawati Adimuntja
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18640

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari normal. Anemia memiliki berbagai faktor yang mempengaruhi termasuk faktor gizi, genetik, dan penyakit menular. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis pengetahuan dan sikap wanita usia subur pada penyakit anemia di kampung Yoka. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) pada Penyakit Anemia di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam penelitian, sedangkan pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian dengan cara mengukur indikator-indikator variabel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah 679 Kepala Keluarga yang berdomisili di wilayah Kampung Yoka. Sampel pada penelitian ini adalah 85 orang wanita usia subur dari 679 KK di Kampung Yoka dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis univariat, dari 85 Wanita Usia Subur, diketahui 41 (48,2%) yang Tidak Anemia dan 44 (51,8%) yang Anemia dengan kategori Anemia Ringan sebanyak 17 (38,6%) responden, dan anemia sedang sebanyak 27 (61,4%) responden, terdapat 14 (16,5%) dengan pengetahuan baik, 31 (36,5%) dengan pengetahuan cukup, 40 (47,0%) dengan pengetahuan kurang, 51 (60,0%) dengan sikap positif, dan 34 (40,0%) dengan sikap negatif.  Simpulan dari penelitian ini adalah mayoritas wanita usia subur yang mengalami anemia, mayoritas memiliki pengetahuan yang kurang dan mayoritas memiliki sikap yang baik. 
PENGARUH MUTU PELAYANAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS SEMULA JADI KOTA TANJUNG BALAI TAHUN 2021 Beatrecia Flaviana; Ulina Karo-Karo; Eva Ellya Sigabariang
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18633

Abstract

Kepuasan pasien merupakan tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja yang dirasakan dibanding dengan harapannya. Kepuasan pasien akan terpenuhi apabila proses penyampaian jasa dari pemberi jasa kepada pasien sesuai dengan apa yang diharapkan. Ketidakpuasan pasien terjadi apabila hasil yang diterimanya tidak sesuai dengan harapan pasien. Kebaruan penelitian karena menganalisis pengaruh mutu pelayanan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh mutu pelayanan SDM terhadap kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Semula Jadi Kota Tanjung Balai. Metode penelitian ini yakni deskriptif kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dan yang menjadi sampel sejumlah 45 orang yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Analisis data bivariate menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bukti fisik (tangible) dengan kepuasan pasien dengan nilai P-value 0,000 α 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepedulian (empathy) dengan kepuasan pasien dengan P-value 0,000 α 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan keandalan (reliability) dengan kepuasan pasien dengan P-value 0,000 α 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara daya tanggap (responsiveness) dengan kepuasan pasien dengan P-value 0,000 α 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara jaminan (assurance) dengan kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Semula Jadi dengan P-value 0,001 α 0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara bukti fisik (tangible), kepedulian (empathy), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), dan jaminan (assurance) dengan kepuasan pasien.
PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN DAN UJI KANDUNGAN GIZI Rismaulina Simanjuntak
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18624

Abstract

Kabupaten Toba merupakan salah satu daerah penghasil dali terbesar di Provinsi Sumatera Utara. Stunting di Kabupaten Toba masih terbilang tinggi, yaitu 24,8 %. Perlu dilakukan penanggulangan stunting di Kabupaten Toba salah satunya dengan menyediakan makanan tambahan bagi balita stunting. Dali adalah salah satu jenis makanan tradisional masyarakat batak yang diolah dari susu kerbau yang kaya akan zat gizi. Selain Dali, ikan nila juga sangat banyak ditemukan di daerah Toba. Kebaruan penelitian ini karena peneliti memanfaatkan pangan lokal sebagai makanan tambahan mencegah stunting. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis uji kandungan gizi nugget pada  sebagai makanan tambahan pangan lokal untuk mencegah stunting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan dua perlakuan, yaitu Nugget Dalila F1 dan F2. Hasil uji kandungan gizi Nugget Dalila F1 diketahui kadar air 54,1%, kadar abu 1,22%, protein 11,3%, lemak 5,18%, karbohidrat 28,2%, kalsium 58,6 mg, besi 1,43 mg, seng 1,76 mg, fosfor 119 mg, Vitamin A 0,50 IU, Vitamin E 0,01 IU. Sedangkan, hasil uji kandungan gizi Nugget Dalila F2 diketahui kadar air 53,3%, kadar abu 1,69%, protein 9,58%, lemak 5,93%, karbohidrat 29,5%, kalsium 99,3 mg, besi 1,12 mg, seng 1,57 mg, fosfor 128 mg, Vitamin A 0,50 IU, Vitamin E 0,01 IU. Dapat disimpulkan bahwa kandungan gizi kadar air, protein, besi dan seng dari Nugget Dalila F1 lebih tinggi dibandingkan Nugget Dalila F2. Kemudian, kandungan gizi kadar abu, lemak, karbohidrat, kalsium dan fosfor dari Nugget Dalila F1 lebih rendah dibandingkan Nugget Dalila F2.
SIRUP BUCIN: MINUMAN HERBAL KOMBINASI SARI BUNI, SEREH DAN JAHE SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN KESEHATAN Elin Sulfiani; Delsa Mawarti R. Aswadi; Siti Rahmi Tapelo; Lidyawati Yusuf; Nangsih Sulastri Slamet
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.16665

Abstract

Minuman herbal merupakan jenis minuman fungsional kesehatan yang bersumber dari bahan alam yang termasuk didalamnya adalah buah Buni (Antidesma bunius L.,) atau Malahengo (Anggur Gorontalo), Sereh (Cymbopogon citratus), Jahe (Zingiber officinale). Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang sirup bucin dengan mengkombinasikan sari buni, sereh, dan jahe sebagai alternatif minuman kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu memformulasi produk minuman herbal “Sirup Bucin” sebagai minuman kesehatan dan melakukan analisis kelayakan pengembangan produk. Metode yaitu dilakukan formulasi pembuatan produk kombinasi buah buni dengan jahe dan sereh F1 (15:5:5), F2 (30:5:5) dan F3 (45:5:5) serta uji organoleptik dan studi kelayakan pada sirup yang dihasilkan. Penelitian ini telah mendapatkan Persetujuan Komisi Etik dengan Nomor DP.01.01/KEPK/108/2023. Hasil menunjukkan bahwa sari buah buni, sereh dan jahe dapat diformulasi menjadi sediaan sirup dengan hasil uji organoleptik pada panelis semi terlatih menunjukkan tingkat penerimaan rata-rata pada warna, rasa, aroma dan kekentalan pada skala 3,73 yaitu sangat disukai pada F2. Hasil studi kelayakan berdasarkan penjualan yang dilakukan dalam waktu sebulan dengan 4 kali produksi menghasilkan 40 botol sirup dan 80 cup siap minum berhasil mendapat keuntungan sebesar Rp. 720.500,-.yang artinya produk “Sirup Bucin” ini layak untuk dikembangkan dan dapat bersaing dengan produk minuman lain yang ada dipasaran. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa formula minuman herbal “Sirup Bucin” dengan mengkombinasikan buah buni, jahe dan sereh yang paling disukai yaitu formula F2 dan dari studi kelayakan, layak untuk dikembangkangkan.
ASUPAN GIZI DAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-23 BULAN DI KABUPATEN MAROS Novi Puspita Sari; Akmal Novrian Syahruddin; Irmawati Irmawati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.18617

Abstract

Masalah gizi kurang di Indonesia masih cukup tinggi. Rendahnya asupan zat gizi makro dan mikro menjadi faktor risiko kekurangan gizi. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tentang asupan gizi dan status gizi anak usia 6-23 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh asupan gizi terhadap status gizi anak usia 6-23 bulan di kecamatan Simbang, kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional study yang dilaksanakan di wiilayah kerja Puskesmas Simbang, Kabupaten Maros. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2022.  Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling dengan besar sampel sebanyak 110 anak. Data diperoleh dengan metode wawancara menggunakan formulir food recall 2x24 jam dan penimbangan berat badan untuk menetukan status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U). Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji rank spearman dengan kemaknaan 95%. Hasil penelitian menujukkan bahwa sebanyak 15.4% anak usia 6-23 bulan dengan kategori status gizi kurang. Terdapat pengaruh asupan protein, zinc, besi, vitamin C dan kalsium terhadap indeks BB/U (0.05), sementara asupan energi, lemak dan karbohidrat tidak terdapat pengaruh terhadap indeks BB/U anak usia 6-23 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah asupan protein, zinc, besi, vitamin C dan kalsium berpengaruh terhadap status gizi anak usia 6-23 bulan.
VALIDITAS SKALA UKUR NYERI VISUAL ANALOG AND NUMERIK RANTING SCALES (VANRS) TERHADAP PENILAIAN NYERI Linda Andreyani; Wida Kuswida Bhakti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.19140

Abstract

Visual Analog and Numerik Ranting Scale (VANRS) adalah Skala nyeri yang dikebangkan oleh peneliti dengan mengabungkan Visual Analog Scale (VAS)  dan Numerik Ranting Scale (NRS). Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang validitas skala ukur nyeri Visual Analog and Numerik Ranting Scale (VANRS) terhadap penilaian nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah saat melakukan anamnesa pada pasien sehingga data subjektif dan objektif didapatkan untuk menentukan kasus yang terjadi apakah emergency atau tidak, dapat dipergunakan pada berbagai macam kasus atau diagnosis baik itu bayi atau pediatrik, anak, dewasa dan geriatri dalam keadaan sadar maupun yang mengalami penurunan kesadaran. Metode penelitian yaitu dengan menggunakan Stiker Emoticon Skala Nyeri yang diberi rentang nilai dengan warna dan angka kemudian stiker tersebut di tempelkan ke spuit 10 cc kemudian dilakukan uji coba secara langsung terhadap 45 partisipan dengan mengidentifikasi secara langsung respon nyeri partisipan dengan menggunakan alat yang di dikembangkan oleh peneliti yaitu VANRS kemudian dilakukan olah data dengan menggunakan SPSS 25 untuk validasi data. Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan Komite Etik dan Hukum dengan Nomor : 400.7.4.2/0249/RSUD-B. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara VAS dan NRS nyeri dengan uji korelasi Spearmans (rho=0,937 P0,001). Kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tool nyeri dalam subkelompok yaitu antara VAS dan NRS sehingga tool nyeri yang dibuat bisa dipergunakan sebagai media untuk melakukan pengkajian.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue