cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
PERSPEKTIF MASYARAKAT TERHADAP POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PUSKESMAS DATUK BANDAR, KOTA TANJUNG BALAI Sirait, Ryda Putri; Wau, Herbert; Samosir, Frans Judea
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.21426

Abstract

Survey yang dilakukan, diketahui bahwa peserta yang mengikuti Posbindu PTM di Puskesmas Datuk Bandar Kota Tanjung Balai belum memenuhi target nasional (70%). Kebaruan dalam penelitian karena meneliti tentang perspektif masyarakat terhadap pos pembinaan terpadu (posbindu) penyakit tidak menular. Adapun penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai Posbindu PTM yang ada di lokasi penelitian. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan populasi yaitu seluruh masyarakat yang mengikuti Posbindu PTM berjumlah 104 jiwa. Sedangkan, informan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 4 jiwa yang dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan oleh peneliti. Wawancara mendalam digunakan untuk mengukur perspektif masyarakat. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan / verifikasi. Hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat yang turut serta mengikuti kegiatan Posbindu PTM dikategorikan masih rendah atau sedikit. Hal ini disebabkan karena sosialisasi yang masih kurang sehingga masyarakat tidak ikut dan tidak tahu mengenai kegiatan ini serta informasi penjadwalan kunjungan ulang peserta posbindu PTM. Kesimpulan bahwa masyarakat yang mengikuti posbindu PTM dikategorikan masih rendah, karena kurangnya sosialisasi dan informasi pemanfaatan dan penjadwalan posbindu kepada masyarakat serta kurangnya pemahaman tentang pelaksanaan posbindu dan kesadaran masyarakat.
ASUPAN GIZI DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI PADA KELOMPOK DEWASA Rahmawati, Rahmawati; Maesarah, Maesarah; Hano, Yanti Hz; PS, Aida
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.24283

Abstract

Masyarakat Indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan konsumsi pangan yang tidak baik khususnya konsumsi makanan yang beresiko. Riset Kesehatan dasar (RKD) 2018 didapatkan secara nasional status gizi penduduk dewasa 18 tahun berdasarkan IMT didapatkan status gizi kurus 5,0% normal 54,6% gemuk 14,6% dan obesitas 25,8%. Pola konsumsi dipengaruhi oleh berbagai faktor berupa usia, jenis kelamin, pendidikan dan ekonomi dan faktor lingkungan. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis asupan gizi dan riwayat penyakit infeksi pada kelompok dewasa. Tujuan penelitian untuk menganalisis determinan status gizi pada kelompok dewasa di Kecamatan Limboto. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi sebanyak 7.484. Sampel adalah 316 orang dan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi-square diperoleh bahwa asupan energi, asupan karbohidrat, riwayat penyakit infeksi (0,05) ada hubungan dengan dengan status gizi pada kelompok dewasa di Kecamatan Limboto. Dan asupan protein, asupan lemak, pengetahuan dan pendapatan keluarga (0,05) tidak ada hubungan dengan status gizi pada kelompok dewasa di Kecamatan Limboto. Kesimpulan terdapat hubungan antara asupan energi, karbohidrat dan Riwayat penyakit infeksi dengan status gizi pada kelompok dewasa.  
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK KULIT NANAS MADU DENGAN PEMANIS DAUN STEVIA TERHADAP Escherichia Coli Tivani, Inur; Kusnadi, Kusnadi
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.22731

Abstract

Escherichia coli merupakan salah satu jenis bakteri yang mengakibatkan penyakit diare. Penanganan diare sering dilakukan dengan mengkonsumsi oralit. Namun, Sebagian besar anak – anak menolak mengkonsumsi minuman ini dikarenakan rasanya yang kurang enak. Alternatif lain yaitu dengan mengganti oralit dengan granul effervescent ekstrak kulit nanas madu dengan pemanis daun stevia. Kebaruan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan limbah kulit nanas madu sebagai zat aktif dalam pembuatan granul effervescent serta penggunaan pemanis alami berupa daun stevia yang aman jika digunakan untuk anak – anak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui formula yang mana dari granul effervescent ekstrak kulit nanas madu dengan pemanis daun stevia yang terbaik dalam menghambat E. coli. Ekstrak kulit nanas madu dibuat ekstraksi dengan metode maserasi. Granul dibuat dengan metode granulasi basah. Granul dibuat dalam 3 formula dengan perbandingan ekstrak kulit nanas 1%, 2% dan 3%, serta daun stevia dengan perbandingan 1,5%, 2,5% dan 4%.  Difusi sumuran dipilih sebagai metode dalam pengujian efektivitas antibakteri. Hasil dari penelitian menunjukan formula 3 granul effervescent dengan kandungan ekstrak kulit nanas madu dan daun stevia yang terbaik dengan diameter daya hambat terbesar yaitu 17,30 mm. Granul effervescent dapat diaplikasikan sebagai substitusi obat diare berdasarkan keefektifannya dalam penghambatan terhadap bakteri E coli. Kesimpulan penelitian bahwa kandungan ekstrak kulit nanas madu 5% serta pemanis daun stevia 4% dalam pembuatan granul effervescent memberikan penghambatan yang paling baik terhadap bakteri E. coli.
UJI EFEKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA FRAKSI AKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) PADA TIKUS Salsabila, Dinda Ayu; Razoki, Razoki; Mutia, Maya Sari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.25985

Abstract

Senyawa flavonoid dan tanin pada daun salam serta protein pada ikan gabus dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Kebaruan  penelitian ini adalah kombinasi komponen alami dari tumbuhan (daun salam) dan hewan (gabus) sebagai agen antihiperglikemik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas fraksi aktif ekstrak etanol daun salam (FAEEDS) dan ekstrak ikan gabus (EIG) dalam menurunkan KGD pada tikus yang diberi glukosa 40% secara oral. Penelitian menggunakan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi enam kelompok perlakuan. Kelompok 1 mendapat akuades, kelompok 2 mendapat FAEEDS 250 mg/kg bb, kelompok 3 mendapat EIG 250 mg/kg bb, dan kelompok 4 mendapat FAEEDS 250 mg/kg bb dan EIG 250 mg/kg bb, kelompok 5 mendapat FAEEDS 500 mg/kg dan EIG 250 mg/kg bb, kelompok 6 mendapat FAEEDS 750 mg/kg bb dan EIG 250 mg/kg bb. Sebelum pengobatan, tikus diberi dosis oral glukosa 40%. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa FAEEDS dan EIG mampu menurunkan kadar gula darah pada tikus. Tingkat persentase pengurangan setelah 120 menit adalah ↑18,81%, ↓68,18%, ↓57,00%, ↓71,07%, ↓71,33%, dan ↓70,14% pada kelompok perlakuan. Dari persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa kelompok 5 merupakan dosis optimal untuk menurunkan KGD pada tikus. 
ANALISIS INOVASI PELAYANAN KESEHATAN LANSIA SUMRINGAH (SEMUA LANSIA MANDIRI, BUGAR, dan BAHAGIA) DI KOTA TANGERANG Arofah, Sari Nur; Andriani, Helen; Rusmawati, Sisca
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i3.22522

Abstract

Program Lansia Sumringah terwujud atas adanya  permasalahan kesehatan lanjut usia pada tahun 2018, antara lain capaian pelayanan kesehatan lansia belum mencapai 100% (86,46%), masih tingginya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) pada lansia yaitu Hipertensi 14,3%, Diabetes Mellitus 30,2%, lansia dengan ketergantungan sedang dan berat (Kemandirian B C) 7%. Kebaruan penelitian ini karena meneliti kaitan inovasi pelayanan kesehatan dengan kesehatan lanjut usia. Tujuan untuk menganalisis pelaksanaan inovasi lansia sumringah di Kota Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif untuk memberikan informasi detail terkait variabel input, proses dan produk dalam analisis pelaksanaan inovasi lansia sumringah di Kota Tangerang tahun 2023. Hasil didapatkan Program Lansia Sumringah dilaksanakan sejak tahun 2018 dan telah dilaksanakan di 37 (tiga puluh tujuh) Puskesmas Santun Lansia di Kota Tangerang melalui kegiatan pemberdayaan lansia, pelayanan kesehatan pada lansia yang sakit, lansia yang membutuhkan perawatan jangka panjang maupun pelayanan kepada lansia terlantar. Kesimpulan inovasi Lansia Sumringah menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan lansia dengan memberikan pelayanan kepada lansia secara komprehensif.
HUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR ANAK OLEH KELUARGA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA Kartikasari, Dwi Ajeng; Rinata, Evi; Widowati, Hesti; Hidayanti, Henny
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.26994

Abstract

Pemenuhan kebutuhan dasar anak usia 1-5 tahun memiliki peranan penting dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. Angka gangguan/keterlambatan terhadap balita mungkin disebabkan oleh ketidakmampuan keluarga (Ibu) dalam memenuhi kebutuhan dasar anak. Keluarga (ibu) dapat melakukan pemantauan perkembangan dan pertumbuhan anak lewat buku KIA. Namun pemanfaatan buku KIA di Indonesia masih belum optimal. Kebaruan dalam penelitian ini karena menganalisis hubungan antara dasar anak oleh keluarga terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana tumbuh kembang anak usia satu hingga lima tahun berhubungan dengan kebutuhan dasar oleh keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional, jenis penelitian kuantitatif, dan desain penelitian observasional. Sampel dalam penelitian berjumlah 80 sampel di Desa Plumbungan, semuanya memenuhi syarat penelitian. Simple random sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel. Alat penelitiannya antara lain KMS dan KPSP serta kuesioner. Uji statistik menggunakan Spearman rank yaitu kebutuhan dasar Asuh mempunyai nilai pertumbuhan P=0,000, P=0,001 untuk Asih, dan P=0,000 untuk Asah. Kebutuhan pokok Asuh mempunyai nilai perkembangan P=0,000 untuk Asih, P=0,000 untuk Asah, dan P=0,000 untuk Asuh. Hasil dari penelitian mengenai pemenuhan kebutuhan dasar keluarga (ibu), menunjukkan adanya hubungan antara tumbuh kembang balita karena P-value ≤ 0,05. Kesimpulan penelitian bahwa adanya hubungan antara pemenuhan kebutuhan dasar oleh ibu terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Kategori sedang/cukup mewakili nilai koefisien korelasi antara pola asuh orang tua dengan perkembangan dan balita.
KEJADIAN STUNTING BALITA USIA 24-59 BULAN PADA KELUARGA BURUH TANI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG 1 Aprilia, Sukma Dwi; Budiono, Irwan
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i1.21254

Abstract

Angka kejadian stunting di Kabupaten Banyumas tahun 2021 mencapai 21,6%. Pada 2022 angka stunting di Puskesmas Sumbang 1 sebesar 16% dimana tahun 2023 memiliki target untuk menurunkan angka stunting menjadi 14%. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang memiliki hubungan dengan kejadian stunting. Kebaharuan penelitian ini untuk memberikan masukan dan data terbaru terkait stunting pada instansi terkait serta penggabungan beberapa variabel dalam penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain case control. Jumlah total sampel yang digunakan sebanyak 30 responden pada masing-masing kelompok dengan menerapkan purposive sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan keluarga buruh tani di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1 yaitu, tingkat kecukupan energi p=0,004 OR=5,67 (1,84-17,5), riwayat pemberian ASI eksklusif p=0,002 OR 6,90 (2,16-22,0), riwayat pemberian makanan pendamping air susu ibu p=0,001 OR=8 (2,47-25,8),  pendidikan ibu p=0,11 OR=5,68 (1,59-20,3), pendapatan keluarga p=0,006 OR=6,5 (1,82-23,2), jumlah anggota keluarga p=0,018 OR=4,2 (1,41-13,0), riwayat penyakit infeksi p=0,002 OR=6,9 (2,16-2,0), dan status ketahanan pangan keluarga p=0,039 OR=3,45 (1,195-9,9). Hasil analisis multivariat menyatakan bahwa pendapatan keluarga p=0,006 OR=8,511 (1,676-43,212) menjadi faktor yang paling memiliki interaksi paling kuat terhadap kejadian stunting. Kesimpulannya bahwa pendapatan keluarga adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan pada keluarga buruh tani di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbang 1.
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT PELAKSANA TERHADAP PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN Nani, Hasni; Handayani, Fitriya; Hasriana, Hasriana; Hidaya, Nurman; Alfianur, Alfianur; Ose, Maria Imaculata
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.19266

Abstract

Ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan perawat masih sering terjadi, dan mutu pelayanan rumah sakit bergantung pada kinerja pelayanan perawat. Kinerja yang tidak memadai akan merugikan kualitas pelayanan yang diberikan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan ketidakpuasan pasien. Beban kerja yang berlebihan berdampak negatif terhadap efisiensi pekerjaan perawat. Tuntutan beban kerja perawat terlihat pada sebagian besar waktunya, sekitar 80%, didedikasikan untuk aktivitas produktif. Kegiatan ini mencakup pekerjaan di luar lingkup keperawatan, seperti tugas administratif dan tanggung jawab non-klinis. Kebaruan penelitian ini  karena melihat hubungan kerja perawat pelaksana terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah pekerjaan dengan kinerja perawat, khususnya dalam konteks pencatatan asuhan keperawatan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, secara eksplisit menggunakan desain cross-sectional. Sebanyak 96 peserta dilibatkan dalam penelitian ini, dipilih dengan teknik seleksi acak bertingkat, dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Analisis data menggunakan uji Chi-Square yang secara khusus berfokus pada nilai yang diperoleh melalui Fisher's Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sekitar 51% (setara dengan 49 perawat) memiliki beban kerja yang sederhana, sedangkan sekitar 94,8% (setara dengan 91 perawat) menunjukkan dokumentasi asuhan keperawatan yang baik. Analisis bivariat menunjukkan nilai P-value sebesar 0,025, lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara beban kerja dan dokumentasi asuhan keperawatan.
PENGGUNAAN MOBILE HEALTH UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Andriani, Rika; Pertiwi, Julia; Johar, Syefira Ayudia
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.25960

Abstract

Pemantauan pertumbuhan anak merupakan salah satu upaya pencegahan stunting. Aplikasi berbasis mobile health dapat dimanfaatkan untuk pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Pengguna mengeluhkan kendala teknis seperti tidak dapat menghubungkan ke akun lama saat update versi terbaru dan aplikasi mengalami restart saat digunakan. Hal tersebut dapat menyebabkan pengguna enggan menggunakan aplikasi. Kebaruan penelitian ini yaitu mengeksplorasi sudut pandang pengguna mobile health untuk pencegahan stunting menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang dimodifikasi. Penelitian bertujuan mengeksplorasi determinan penggunaan aplikasi mobile health untuk pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 91 pengguna aplikasi mobile health di Kabupaten Sukoharjo yang terpilih dengan incidental sampling. Pengumpulan data menggunakan metode survey secara daring. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukan determinan yang mempengaruhi penggunaan aplikasi mobile health yaitu social influence dan trust berpengaruh terhadap behaviour intention; facilitating condition berpengaruh terhadap satisfaction; facilitating condition dan behavioural intention berpengaruh terhadap use behaviour. Performance expectancy, effort expectancy, dan satisfaction tidak berpengaruh terhadap behavioural intention. Effort expectancy), performance expectancy, social influence, dan trust  tidak berpengaruh terhadap satisfaction. Kesimpulan penelitian bahwa mobile health dapat digunakan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting, tetapi diperlukan dukungan teknis berupa penambahan fitur FAQ pada aplikasi dan regulasi terkait keamanan data penggunaan mobile health.
HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DAN ASUPAN ZAT GIZI DENGAN HIPERTENSI PADA WANITA Pratiwi, Rizka; Sudiarti, Trini; Mizan, Syaiful
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i1.21760

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita dari semua penyakit tidak menular (PTM), yaitu 76,5% menurut Data Profil Kesehatan Jawa Tengah tahun 2021. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis hubungan obesitas sentral dan asupan zat gizi terhadap hipertensi pada wanita. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan obesitas sentral dan asupan zat gizi dengan hipertensi pada wanita di Posbindu PTM Sekarwangi wilayah Puskesmas Sokaraja II, Banyumas. Metode penelitian adalah cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Penentuan sampel menggunakan Purposive Sampling melibatkan sebanyak 50 orang. Asupan zat gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, natrium, kalium) dihitung melalui metode'Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ), sementara obesitas sentral menggunakan lingkar perut. Data dianalisis melalui  pendekatan univariat'dan bivariat menggunakan uji Chi-Square'dengan tingkat signifikansi 95%. Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa proporsi hipertensi pada wanita di posbindu PTM Sekarwangi sebesar 52%. Hasil bivariat ada hubungan yang signifikan antara obesitas sentral (P-value=0,020), asupan protein (P-value=0,024), lemak (P-value=0,013) dan natrium (P-value=0,017) dengan kejadian hipertensi.  Hasil lainnya tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia (P-value=0,563), asupan energi (P-value=0,087), karbohidrat (P-value=0,501) dan kalium (P-value=0,602) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan yang didapatkan yaitu terdapat hubungan antara obesitas sentral, asupan protein, lemak dan natrium dengan kejadian hipertensi. 

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue