cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 16930266     EISSN : 26548666     DOI : -
Jurnal Teknologi merupakan Jurnal yang diterbitkan secara berkala 2 kali setahun oleh Fakultas Teknologi Industri Universitas Jayabaya. Sejak pertamakali dipublikasikan tahun 2010, Jurnal Teknologi telah terbit sebanyak 10 kali. Ruang lingkup dari jurnal teknologi adalah perancangan Alat dan Proses, Pengolahan Air Limbah, Kinetika dan Katalis, Optimasi dan Proses kontrol, Energi, Air, Lingkungan dan Keberlanjutannya, Ergonomi, Material Bahan,Biokimia dan Teknik Bioproses, Teknik Pelumas, Energi Terbarukan, Mekanika Fluida, Teknik Pembakaran,Konversi Energi, Robotika, Instrumentasi Industri, Automasi danSistem Kendali, Internet of Things (IoT).
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Pengaruh Komposisi Limbah Malam Batik dan Biochar Baglog Jamur terhadap Kualitas dan Emisi Biokokas Mahfudhillah, Hamim Thohari; Santika, Siti Azzahra; Islamiah, Adeecha Cinta
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah malam batik dan limbah baglog jamur tiram memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku energi alternatif berbasis biomassa. Limbah malam batik mengandung karbon dengan nilai kalor mencapai ±42 MJ/kg, sedangkan limbah baglog jamur memiliki kandungan lignoselulosa tinggi yang berfungsi sebagai perekat alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi limbah malam batik terhadap kualitas dan emisi biokokas berbasis limbah baglog jamur hasil pirolisis. Limbah baglog jamur dipirolisis pada suhu 350–400°C selama tiga jam, kemudian dicampur dengan limbah malam batik dalam variasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% dengan total massa masing-masing 100 gram. Proses pengepresan dilakukan menggunakan mesin Leybold-Heraeus Compact MDP 10-1 dengan tekanan 2 ton. Karakterisasi biokokas meliputi uji proksimat (kadar air, kadar abu, volatile matter, dan fixed carbon), nilai kalor menggunakan Parr-6400 Calorimeter, serta emisi gas buang menggunakan KOENG KEG-500 Automotive Gas Analyzer. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan komposisi limbah malam batik meningkatkan nilai kalor dari 20,37 MJ/kg (P10) menjadi 27,31 MJ/kg (P50). Kadar abu menurun dari 30,2% menjadi 24,88%, sedangkan volatile matter meningkat dari 16% menjadi 26,5%. Emisi CO dan HC menurun signifikan, mendekati nol pada campuran ≥20%. Dengan demikian, penambahan limbah malam batik mampu meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan emisi polutan, sehingga biokokas hasil pirolisis layak dikembangkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan pengganti kayu bakar untuk sektor industri kecil.   Keywords: alternative energy, bio-coke, batik wax waste, exhaust emissions, mushroom baglog, pyrolysisf
Kemelimpahan Larva Chironomidae sebagai Bioindikator Kesehatan Air Sungai Code Yogyakarta Angeline, Annisa Yuliana; Wardani, Nur Indah; Ardani, Muhamad Sofi; Ningrum, Sari Sekar; Shadiq, Zhilal
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i1.424

Abstract

Penggunaan lahan yang berbeda pada daerah sekitar Sungai Code tentu akan berdampak pada masukan bahan organik yang masuk ke dalam aliran Sungai Code. Jumlah masukan bahan organik akan mempengaruhi kualitas dari air Sungai Code. Pemetaan kualitas air sungai Code dapat menggunakan bioindikator berupa larva Chironomidae. Penelitian dilakukan pada Bulan Oktober tahun 2022 pada lima stasiun penelitian yang menginterpretasikan daerah sebelum perkotaan, daerah perkotaan, dan setelah perkotaan. Sampel larva Chironomidae cuplik dengan menggunakan alat surber sampler 30x30 cm2 dan dilakukan analisis korelasi Pearson untuk melihat korelasi kemelimpahan larva Chironomidae dan faktor fisik dan kimia sungai Code.  Pada periode penelitian ditemukan dua genus larva Chironomidae yaitu Chironomus dan Cricotopus. Dari keseluruhan stasiun penelitian larva genus Chironomus memiliki populasi tertinggi yaitu 88 individu. Dan berdasarkan penggunaan lahan, stasiun ke IV (daerah perkotaan) memiliki kemelimpahan larva Chironomidae tertinggi yaitu 192,59 ind/m2. Hasil uji korelasi Pearson pada taraf kepercayaan 0,05 menunjukkan bahwa kemelimpahan larva Chironomidae memiliki korelasi positif dengan parameter lingkungan yaitu TDS dengan nilai kontribusi 86,77%. Keywords: Bioindicator, Chironomus, Cricotopus, Stream, TDS
PENGARUH WAKTU TERHADAP HASIL ANTIOKSIDAN DAN VITAMIN C DARI EKSTRAK BUAH PEDADA (Sonneratia Caseolaris) SEBAGAI BAHAN BAKU SEDIAAN LOTION Prametha, Novika Mila; Fauziana, Noer Aza; Angeline, Annisa Yuliana; Ardani, Muhamad Sofi; Ningrum, Sari Sekar
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, khususnya di Cigimbal Park, Cilacap, memiliki ekosistem mangrove yang beragam terutama pedada (Sonneratia Caseolaris). Meskipun memiliki potensi, pemanfaatan buah pedada masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan antioksidan dan vitamin C secara kuantitatif dalam buah pedada sebagai dasar ilmiah pemanfaatannya sebagai bahan baku sediaan lotion. Penelitian ini diawali dengan mengubah buah pedada menjadi tepung buah pedada kemudian dimaserasi selama 2x24 jam, 3x24 jam dan 4x24 jam menggunakan pelarut metanol 96% dengan perbandingan rasio 1:8 pada suhu ± 27 °C disertai dengan pengadukan setelah itu difiltrasi sebanyak dua kali pengulangan dan dievaporasi pada suhu 40-50°C untuk memperoleh ekstrak buah pedada. Hasil penelitian menunjukan bahwa buah pedada memiliki kadar air 10,84%, abu 5,87%, lemak 8,10%, protein 0,61%, karbohidrat 59,09%. Kandungan antioksidan dan vitamin C tertinggi didapatkan pada perlakuan T2 dengan waktu maserasi selama 3x24 jam yang memiliki aktivitas antioksidan sebesar 72,5574% dan kandungan vitamin C sebesar 1648,8458 mg/100gr. Semakin lama waktu maserasi maka akan menurunkan kandungan antioksidan dan vitamin C pada eksrak buah pedada. Ekstrak buah pedada dapat berpotensi sebagai sediaan lotion karena mengandung antioksidan dan vitamin C yang tinggi.   Keywords: antioksidan, buah pedada, maserasi, sediaan lotion, vitamin C
Pemodelan dan Optimasi Konsentrasi Hidrogen Sulfida (H₂S) Berdasarkan Data Peak Reading iNet pada Rig WK Rokan Menggunakan MATLAB Sitanggang, Kurniawan; Ariatmi N, Ratri; Purnawan , Irfan
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i1.432

Abstract

Hidrogen sulfida (H₂S) adalah gas beracun, korosif, dan mudah terbakar yang umum ditemukan dalam kegiatan pengeboran minyak dan gas. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengoptimasi konsentrasi H₂S berdasarkan data pembacaan puncak (peak reading) dari aplikasi iNet pada Rig di area WK Rokan periode Januari–Maret 2025. Variabel yang dianalisis meliputi konsentrasi H₂S, lokasi rig, waktu kejadian, dan jenis pekerjaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier multivariat dan optimasi numerik berbasis MATLAB. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model matematis yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengendalian risiko paparan H₂S. Hasil ini mendukung implementasi standar Pertamina, ACGIH, OSHA, API RP 49, dan ANSI Z37. 2-1972, sekaligus meningkatkan efektivitas mitigasi bahaya H₂S pada operasi pengeboran di WK Rokan. Optimasi dilakukan untuk mengetahui kondisi variabel yang menghasilkan konsentrasi H₂S terendah (minimum) dan tertinggi (maksimum) pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan MATLAB, diperoleh: Konsentrasi Minimum = 15,6 ppm,Bulan: Maret 2025,Jenis pekerjaan: TOH Plunger,Lokasi: DSF,Jarak: 2 m,Durasi: 20 menit,Konsentrasi Maksimum = 92,4 ppm,Bulan: Februari 2025,Jenis pekerjaan: Released Tubing Hanger,Lokasi: DSF,Jarak: 2 m,Durasi: 25 menit. Keywords: Hydrogen sulphide(H₂S),MATLAB,optimization,modelling,Peak reading
Eliminasi Bottleneck pada Stasiun Cutting melalui Perbaikan Metode Kerja dan Perancangan Jig pada Simulasi Lini Perakitan Moh. Ainul Fais; Dedy Kunhadi; Silvana Mohamad; Novid Hidayat; Djaffar Sodiq
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i2.439

Abstract

Proses pemotongan panel kayu secara manual pada simulasi lini perakitan menunjukkan waktu siklus yang tinggi dan tidak stabil sehingga stasiun cutting menjadi pembatas aliran produksi. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh jig sederhana terhadap perbaikan metode kerja melalui pengurangan aktivitas tidak bernilai tambah dan penstabilan posisi material sebelum pemotongan. Data dikumpulkan melalui studi waktu menggunakan stopwatch, masing-masing lima pengamatan pada kondisi tanpa jig dan lima pengamatan menggunakan jig. Analisis mencakup waktu normal, waktu standar, output standar, peta proses operasi, peta aliran proses, dan pengujian statistik. Hasil menunjukkan waktu standar turun dari 55,37 detik menjadi 34,74 detik, sedangkan output standar meningkat dari 65,02 menjadi 103,63 unit/jam. Simpangan baku sampel turun dari 1,03 detik menjadi 0,11 detik, dan empat aktivitas tidak bernilai tambah yang menjadi target perbaikan berhasil dihilangkan. Uji Welch menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kondisi (t = 37,74; df = 4,10; p < 0,01). Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan jig efektif mengurangi bottleneck yang diamati dan meningkatkan kestabilan proses pada simulasi laboratorium.  Keywords: Assembly Line, Bottleneck Elimination, Jig Design, Work Measurement, Work Method Improvement
Antimicrobial Activity of Hibiscus tiliaceus Flower Extract Against Salmonella sp.: Effect of Extraction Time and Antioxidant Properties Ria Iswandari; Sri Dharma Cyntya Atmaka; Kurniawan Shidiq S
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i2.440

Abstract

Kekayaan hayati memiliki banyak manfaat dengan berbagai kandungan senyawa aktif yang dimiliki, salahsatunya sebagai sumber antimikroba alami. Bunga waru  mengandung zat kimia seperti fenol, saponin, dan flavonoid yang termasuk senyawa antioksidan. Senyawa aktif tersebut akan optimal dengan metode ekstraksi yang tepat. Metode ekstraksi maserasi lebih tepat digunakan dalam mengekstrak senyawa aktif karena tidak menggunakan panas yang dapat merusak kandungan senyawa aktif pada bahan. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi bunga waru menggunakan metode maserasi dengan lama waktu 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil diameter zona hambat terbaik yang terbentuk terhadap bakteri uji yaitu Salmonella sp. 15,42 mm Keywords : Antimicrobial, Waru flower,active compund.
Optimization of Propylene Glycol and Gum Arabic in the Formulation of Marker Ink from Oil Palm Leaves Using Response Surface Methodology Muhammad Khoirul Muslimin; Lestari Hetalesi Saputri; Prety Yohana Simanjuntak; Ningsih Setia Armada; Suzi Nelviza; Candra Andika Saputra; Salman Alfaruq
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i2.443

Abstract

Penggunaan tinta spidol berbasis xylene menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan akibat kandungan senyawa volatil (VOC). Penelitian ini bertujuan mengembangkan tinta spidol papan tulis ramah lingkungan berbasis klorofil dari daun kelapa sawit serta mengoptimalkan formulasinya menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Klorofil diekstraksi melalui maserasi dengan etanol dan dikarakterisasi menggunakan FTIR. Formulasi tinta divariasikan dengan volume propilen glikol (50–100 mL) sebagai agen pelepas dan massa gum arab (4–6 g) sebagai pengikat, dengan parameter uji meliputi viskositas, densitas, dan daya lekat sesuai SNI 06-1567-1999. Desain Central Composite Design digunakan untuk memodelkan dan mengoptimalkan kedua variabel. Kondisi optimum diperoleh pada 71,34 mL propilen glikol dan 6,0 g gum arab dengan composite desirability 0,7879. Nilai prediksi viskositas 3,10 cP, densitas 0,9782 g/cm³, dan daya lekat 50,21% mendekati target standar. Uji stabilitas selama satu minggu menunjukkan perubahan warna dari hijau cerah menjadi hijau kekuningan akibat degradasi klorofil. Dibandingkan tinta komersial, kesenjangan utama terletak pada viskositas dan waktu pengeringan, sementara densitas telah mendekati target SNI. Penelitian ini menunjukkan potensi daun kelapa sawit sebagai sumber pigmen berkelanjutan untuk tinta spidol bebas xylene.. Keywords: chlorophyll extraction; gum arabic; oil palm leaves; propylene glycol; response surface methodology
Deteksi Misinformasi dan Analisis Sentimen Konflik Israel–Iran pada Komentar YouTube Menggunakan Machine Learning dan Natural Language Processing Wresti Andriani; Gunawan Gunawan; Naella Nabila Putri Wahyuning N
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i2.445

Abstract

Konflik Iran–Israel memunculkan diskusi publik di media sosial, termasuk komentar Youtube yang berpotensi mengandung misinformasi dan sentimen emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis deteksi misinformasi dan sentimen pada komentar Youtube terkait konflik Iran–Israel menggunakan pendekatan Machine Learning dan Natural Language Processing. Dataset penelitian terdiri atas 124 komentar publik Youtube berbahasa Indonesia yang dikumpulkan dari 12 video relevan. Data diproses melalui pembersihan, anonimisasi, dan pelabelan manual untuk dua tugas, yaitu deteksi misinformasi dan analisis sentimen. Representasi fitur menggunakan TF-IDF, sedangkan model klasifikasi yang dibandingkan meliputi Logistic Regression, Linear Support Vector Machine, dan Random Forest. Evaluasi dilakukan menggunakan accuracy, precision, recall, dan F1-score dengan stratified 5-fold cross-validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Linear SVM memperoleh performa terbaik pada deteksi misinformasi dengan accuracy 0.7581 dan F1-score 0.2500. Pada analisis sentimen, Logistic Regression memperoleh performa terbaik dengan accuracy 0.7742 dan macro F1-score 0.4965. Namun, hasil masih dipengaruhi keterbatasan dataset dan ketidakseimbangan label, terutama dominasi kelas negative dan minimnya kelas neutral. Dengan demikian, penelitian ini merupakan baseline eksploratif awal dan belum dapat digeneralisasi secara luas terhadap seluruh opini publik digital pada isu konflik geopolitik serupa, sehingga perlu perluasan data dan model kontekstual lanjutan Keywords: konflik Iran–Israel, misinformation detection, machine learning, YouTube comments
Klasifikasi Warna Sabun Batang Berbasis Citra Menggunakan Convolutional Neural Network Yurixa Putri; Nurdina Widanti; Helpfin Cristine Sinaga; Rizka Lailiyatul Mulayyinah; M. Abdul Fathah
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i2.446

Abstract

Perkembangan teknologi pengolahan citra dan kecerdasan buatan mendorong penerapan metode otomatis dalam proses klasifikasi berbasis visual, termasuk pada identifikasi warna objek. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi warna sabun batang berbasis citra menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) serta mengevaluasi kinerjanya pada kondisi pengujian terkontrol. Dataset yang digunakan berjumlah 1.150 citra yang terdiri dari 860 data pelatihan, 215 data validasi, dan 75 data pengujian dengan dua kelas warna, yaitu merah dan hijau. Tahap preprocessing dilakukan melalui proses resize citra menjadi 64×64 piksel dan normalisasi nilai piksel ke rentang 0–1 untuk meningkatkan kualitas input model. Arsitektur CNN yang digunakan terdiri dari dua lapisan Conv2D, dua lapisan MaxPooling2D, Flatten, Dense, dan Dropout. Proses pelatihan model dilakukan menggunakan optimizer Adam dan fungsi loss binary crossentropy selama 50 epoch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memperoleh akurasi validasi sebesar 99,8–100% dan akurasi pengujian sebesar 98,67% dengan satu kesalahan klasifikasi dari 75 data uji. Evaluasi menggunakan confusion matrix menghasilkan nilai precision, recall, dan F1-score yang tinggi pada kedua kelas. Meskipun demikian, tingginya performa model menunjukkan bahwa dataset masih memiliki kompleksitas rendah dan kondisi citra yang relatif terkontrol. Keywords: bar soap, convolutional neural network, color classification, image classification
Pengaruh Mixing Sampel Pada Proses Fusion Terhadap Hasil Analisa Sampel Nikel Ore Dengan Wavelength Dispersive X-Ray Fluororescence (WD-XRF) Dody Guntama; Alfredo Yosep; Ayu Lintang Cahyani; Mubarokah Nuriaini Dewi; Lukman Nulhakim
Jurnal Teknologi Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v13i2.447

Abstract

Indonesia merupakan negara kaya akan sumber daya mineral, salah satunya adalah nikel laterit yang tersebar di berbagai wilayah. Tercatat bahwa 52% jumlah nikel di dunia terdapat di Indonesia sebesar 139.419.000 ton nikel. Hal ini menjadikan Indonesia menjadi penghasil nikel terbesar di dunia. Nickel memiliki peran sangat besar bagi industri. Kegunaan nikel salah satunya sebagai bahan baku pada industry elektronik, baja, dan batu baterai. Salah satu fungsi utama nikel adalah sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik untuk menunjang penurunan emisi gas karbon. Sehingga perlu adanya sebuah metode preparasi untuk memastikan kualitas nikel salah satunya dengan metode fushion. Metode fushion dilakukan dengan mencampurkan sampel dengan flux yang dimixing. Pada penelitian ini digunkan variabel bebas kondisi preparasi antara mixing speed 3000 rpm dengan non mixing. Sampel diuji menggunakan Wavelength Dispersive X-Ray Fluororescence (WD-XRF). Berdasarkan proses tersebut didapatkan hasil %RSD sebesar 0,17% dan %Recovery sebesar 99,95% menunjukkan bahwa metode mixing speed 3000 rpm dapat diandalkan dalam preparasi analisa kadar Nikel. Nilai kadar nikel yang diproses menggunakan metode mixing 3000 rpm lebih homogen dan stabil, ditandai dengan bead tidak menunjukkan bayangan atau butiran partikel, serta menghasilkan data analisa dari alat WD-XRF yang presisi dan akurat dibandingkan dengan nilai kadar nikel tanpa mixing. Keywords : Akurasi, Fushion, Nikel, Presisi, WD-XRF

Page 12 of 13 | Total Record : 123