Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
622 Documents
PENINGKATAN PERAN KELOMPOK REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN PENYANDANG DISABILITAS
Surwanti, Arni;
Puspitosari, Warih Andan
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (768.248 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1105
Layanan pada penyandang disabilitas berbasis lembaga atau melalui panti membutuhkan pembiayaan tinggi serta layanan pada penyandang disabilitas yang dapat dijangkai sangat terbatas. Oleh karena itu Kementerian Sosial sebagai leading sector penanganan masalah disabilitas telah menggulirkan kebijakan pemberdayaan disabilitas yang menitikberatkan pada partisipasi aktif keluarga dan masyarakat.Desa Panggungharjo salah satu desa di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Yogyakarta telah memiliki Kelompok Berbasis Masyarakat/RBM. Sebagai lembaga di Desa yang masih baru kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat ini masih belum menunjukkan perannya dengan baik dalam memberikan layanan pada penyandang Disabilitas. Hal ini karena pemahaman personil dalam kelompok ini tentang issue disabilitas masih terbatas. Sementara itu di sisi lain pada saat ini, penyandang disabilitas di Desa Panggungharjo masih menghadapi persoalan yang berkenaan dengan kesejahteraan.Program Kemitraan Masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan pertama, melakukan peningkatan kualitas personil kelompok rehabilitasi berbasis masyarakat. Kedua, pendampingan pada Kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatannya. Ketiga, peningkatan kapasitas penyandang disabilitas melalui pemberian pelatihan motivasi, pelatihan ketrampilan & manajemen kewirausahaan pada penyandang disabilitas; pembentukan kelompok usaha serta serta adanya pendampingan usaha yang dijalankan penyandang disabilitas.Guna menjadi keberlanjutan program, diharapkan dapat menggunakan dana anggaran desa, dana anggaran kecamatan dan dana anggaran kabupaten dengan dukungan kelompok rehabilitas berbasis masyarakat.
PARENTING ISLAMI BAGI KAUM IBU-IBU MILENIAL DI DESA TEMUWUH KECAMATAN DLINGO KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA
Sutarman, Sutarman;
Pertiwi, Swastika Tri;
Akbar, M. Ilham;
Aprilianto, Dedy
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (583.594 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.651
Tujuan Program pelatihan ini, adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada ibu-ibu milenial di Dusun Nglampengan, Salam, dan Temuwuh desa Temuwuh Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul tentang bagaimana mendidik anak-anak yang baik secara Islami; bagaimana orang tua memiliki motivasi kuat agar anaknya memiliki semangat belajar tinggi dalam menempuh pendidikan sehingga menjadi generasi yang religius, kuat dan berakater serta memiliki integritas. Metode yang digunakan dalam program pelatihan: ?Parenting Islami untuk Kaum Ibu-ibu Millenial? di desa Temuwuh ini adalah dengan metode ?Cooperatif Learning?, dengan pendekatan FGD (Forum Group Discussion) terhadap masyarakat? serta tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini adalah bahwa mereka paham akan materi yang disampaikan, dan peserta merasa diuntungkan karena mendapat ilmu atau pengetahuan baru yang sebelumnya belum mereka dapatkan yaitu pengetahuan dalam mendidik anak secara baik yang Islami, orangtua termotivasi untuk membimbing pendidikan anak setinggi-tingginya dan adanya kesadaran orang tua dalam menjaga dan merawat keluarga(anak-anaknya) dari perilaku amoral (pergaulan bebas). Dampak dari pelatihan ini, yaitu anak-anak yang mengaji lebih banyak dibandingkan dengan biasanya. Masyarakat juga tertanam semangat untuk menyekolahkan anaknya hingga ke pendidikan pada jengjang yang lebih tinggi. Selain itu masyarakat yang datang di pengajian rutin setiap malam Rabu juga lebih banyak dari biasanya. Serta adanya tranformasi orang tua timbul kesadaran dalam menjaga dan merawat keluarga(anak-anaknya) dari perilaku amoral (pergaulan bebas).
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN HIV AIDS DI DUSUN KEDUNGPOH LOR, NGLIPAR
Sofiana, Liena;
Azhari, Muhammad Atqia;
Sari, Dwi Putri S Retni;
Stefani, Devi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (656.262 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1108
HIV/AIDS is a disease that continues to grow and become a global problem that is sweeping the world. At the end of 2016, it was estimated that 36.7 million people in the world were living with HIV, as many as 1.8 million people were newly infected with HIV. Yogyakarta ranks 14th in the number of HIV/AIDS from 34 provinces in Indonesia in 2015, with 531 HIV cases and 91 AIDS cases. The high cases in some areas can be caused by low knowledge. Based on data analysis activities carried out in the Dusun Kedungpoh Lor, it was found that the people in the Dukuh Kedungpoh Lor had low knowledge of the problem of HIV/AIDS, as many as 72.83% of the people who had low knowledge of HIV/AIDS. Intervention activities carried out using extension methods with the aim of increasing public knowledge about HIV/AIDS prevention and control. This counseling was carried out on February 24, 2019 at the hall in Dusun Kedungpoh Lor with 31 participants. This counseling went smoothly seen in the enthusiasm of residents when attending discussions and questions and answers. The results that there was an increase in knowledge about HIV prevention and control after counseling.
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK
Sakir, Sakir;
Rahmatullah, Azam Syukur;
Sarofah, Riska
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (187.567 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.914
Kegiatan pemberdayaan sosial dilakukan dengan dua kegiatan utama yaitu pembuatan profil desa dan Penguatan Sistem Informasi Desa (SID) di Klaster Temanggung, Jetis Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul. Potensi yang dimiliki oleh dusun harus bisa menjadi identitas perkembangan kemajuan desa. Metode yang digunakan adalah membantu dan melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk langsung terjun ke lapangan dan menyusun profil dusun dan pembuatan situs web serta pelatihan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang handal. Output yang dihasilkan dari layanan masyarakat meliputi Pertama, Temanggung memiliki buku profil dengan edisi terbaru dan dengan penambahan informasi yang diperlukan. Kedua, Temanggung memiliki situs web yang berisi informasi dusun dan desa. Pengembangan yang perlu dilakukan setelah program termasuk memperbarui profil desa dan menggunakan media sosial dalam penyediaan layanan selain situs web yang telah dibuat oleh komunitas pemberdayaan.
SOSIALISASI, PENYULUHAN, PENANAMAN, DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
Rahmawati, Aryani Intan Endah;
Hardiyanto, Dian;
Azhari, Febri;
Suminar, Ari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.511 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.617
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang dimiliki oleh keluarga dan berfungsi sebagai obat-obatan tradisional. Tanaman ini aman, murah, dan mudah didapat, khususnya di Desa Nglegi. Desa ini merupakan salah satu desa yang telah mengenal dan menghasilkan beberapa TOGA, namun pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan sosialisasi, penyuluhan, penanaman, dan pemanfaatan TOGA dirancang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan TOGA. Masyarakat desa diberikan pengetahuan mengenai pengenalan hingga pemanfaatan TOGA untuk kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penanaman TOGA, sehingga dapat dijadikan obat sendiri maupun dijual dalam bentuk lain sebagai sumber ekonomi keluarga.
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYEBARAN FAHAM RADIKALISME DI KALANGAN PELAJAR SMA SE KABUPATEN KARANGANYAR
Danuri, Danuri;
Kintoko, Kintoko
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1261
Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman yang benar tentang faham radikalisme dan memaksimalkan sosialilasi pencegahan, pembinaan dan pedampingan tentang faham radikalisme dikalangn pelajar SMA se kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan pembinaan. Pembinaan dan pembinaan dilaksanakan dengan sistem kelas dengan metode diskusi interaktif menggunakan teknik presentasi. Sosialisasi yang diberikan adalah bentuk pencegahan dan penanggulangan faham radikalisme melalui modul yang telah disusun bersama dengan Polres, Kodim, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat di Karanganyar. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya kesamaan tekad dari seluruh pelajar sekaranganya yang diwakili oleh masing-masing osis bahwa radikalisme penting untung dikaji lebih jauh lagi. Kemudian bersama-sama seluruh elemn masyarakat untuk memberantas adanya terorisme di wilayah Karangnayar. Dampak dari kegiatan ini adalah dalam rangka pencegahan, pembinaan dan pedampingan tentang faham radikalisme sehingga meningkatnya pemahaman yang benar dan dapat menjauhi gerakan radikal dikalangan pelajar SMA se Kabupaten Karanganyar. Kata Kunci: Pencegahan dan Penanggulangan, Radikalisme, Pelajar SMAABSTRACT The purpose of this community service is to provide the proper perceptivity on the ideology of radicalism and maximized the socialization of the prevention, coaching and mentoring about the ideology of radicalism of high school students in Karanganyar District. The method was socialization and coaching. The coaching was carried out in a class based learning which employed interactive discussion using presentation technique. The given socialization was a form of prevention and treatment to encounter radicalism through a module which was collaboratively constructed by district police office (POLRES), military district commander (KODIM), religious leaders, and community leaders in Karanganyar. The result of this dedication was there is a common determination of all students now represented by each student body that radicalism is important to be further studied. In addition, together with all elements of society to eradicate terrorism in Karangnayar. The impact of this activity is in the context of preventing, fostering and assisting in the understanding of radicalism as well as to increase the correct understanding and be able to avoid radical movements among high school students throughout Karanganyar. Keywords: Prevention and the Treatment, Radicalism, High School Student
PENINGKATAN KAPASITAS PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA SMA/SMK/MA MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA
Purwadi, Joko;
Thobirin, Aris
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.103 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.746
Profesionalisme dalam mendidik siswa sangat diperlukan untuk kemajuan suatu bangsa, secara khusus pada mata pelajaran matematika di tingkat SMA/SMK/MA Muhammadiyah. Guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pelatihan, dan mengembangkan profesi dalam bidangnya. Dari sisi kewajiban, guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Salah satu upaya dalam menyetarakan dan menilai kinerja guru dalam hal keprofesionalan, pemerintah menggelar Uji Kompetensi Guru (UKG), yang bertujuan untuk pemetaan kompetensi. Untuk mencapai keprofesionalan guru dan kelulusan, diperlukan pelatihan kepada guru sebelum melakukan UKG. Pelatihan ini diselenggarakan dalam waktu 2 hari dengan materi Kalkulus dan Statistika. Peserta pada kegiatan ini berasal dari 12 Sekolah di lingkungan Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta dan bekerjasama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Yogyakarta.
PELATIHAN PENGAWAS KOPERASI SYARIAH BERSERTIFIKASI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Wahyudi, Rofiul;
Riduwan, Riduwan;
Rifan, Akhmad Arif
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (697.884 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.757
Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang bersertifikasi jabatan pengawas syariah menjadi kebutuhan yang mendesak. Hal ini disebabkan terbatasnya jumlah DPS yang bersertifikasi di lembaga keuangan mikro syariah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan sebagai bekal bagi Dewan Pengawas Syariah di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Metode pelatihan ini menggunakan klasikal dengan menerapkan kombinasi metode: ceramah, diskusi dan role play. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman DPS terhadap aspek kesyariahan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PIJAT BAYI PADA KADER POSYANDU SEBAGAI STIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA
Kusuma, Reni Merta;
Agustina, Silvia Ari;
Susanti, Dwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1168
Permasalahan tumbuh kembang bayi dan balita terjadi di wilayah Tegalrejo. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memecahkan masalah tumbuh kembang bayi di Kelurahan Bener dan Kelurahan Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Masalah yang ditemukan banyaknya anak yang mengalami sulit makan yang merupakan awal masalah terjadinya gizi buruk bagi anak. Masalah gizi buruk dapat diantisipasi sejak masih bayi. Salah satunya dengan memberikan stimulasi dengan terapi sentuhan yaitu pijat bayi. Pijat bayi yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan akan merangsang nervus vagus bayi dan menimbulkan nafsu makan. Agar bayi dapat dipijat secara berkala dan bersinambungan, maka tenaga kesehatan membutuhkan perpanjangan tangan yaitu mengoptimalkan peran kader. Kader dibekali dengan pelatihan dan pendampingan pijat bayi selama 3 bulan. Kemampuan kader dalam melakukan pijat bayi dapat meningkat dari sebelum pelatihan dan pendampingan. Pengetahuan kader posyandu balita juga bertambah sehingga persepsi dan perlakukan terhadap bayi menjadi lebih baik. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini kemampuan kader melakukan pijat semakin meningkat, beberapa bayi yang mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan dapat diketahui lebih awal, bayi semakin sehat, tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat menyambut baik karena ada salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gizi pada balita. Growth problems for infants and toddlers occur in the Tegalrejo region. The purpose of community service is to solve the problem of growth and development of infants in the Village of Bener and Village Kricak, District Tegalrejo, Yogyakarta City. The problem found by many children who have difficulty eating is the beginning of the problem of malnutrition for children.Malnutrition problems can be anticipated since I was a baby. One of them by providing stimulation with touch therapy is baby massage. A regular and ongoing baby massage will stimulate the baby's vagus nerve and cause appetite. So that the baby can be massaged regularly and continuously, then health workers need an extension of the hand that is optimizing the role of cadres.Cadres are equipped with training and assistance for infant massage for 3 months. The ability of cadres to do baby massage can improve from before training and mentoring. The knowledge of posyandu toddlers is also increasing so that the perception and treatment of babies is better.The results of community service have increased the ability of cadres to do massage, some babies who experience growth and development problems can be known earlier, babies are healthier, health workers and community leaders are welcomed because there is one step that can be done to overcome nutritional problems in toddler.
MODEL FLIPPED CLASSROOM MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING
Andriyani, Andriyani;
Suhendri, Suhendri
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.519 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.941
SD Muhammadiyah Kleco merupakan salah satu Sekolah Dasar bagian dari SD Muhammadiyah Kleco terpadu yang berupaya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir HOTS (High Order Thinking Skills). Peningkatan kemampuan siswa ini, diupayakan dengan cara menerapkan model-model pembelajaran inovatif, bukan sekedar pembelajaran transmisif yang menyampaikan konsep-konsep matematika secara langsung kepada siswa. Guru berharap dapat menerapkan suatu model pembelajaran berbasis teknologi informasi yang dapat mengembangkan kemampuan representasi, berkolaborasi, dan menilai proses pembelajaran. Model pembelajaran Flipped classroom adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat pada siswa untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran dengan berbasis IT. Model ini dapat diimplementasikan dengan menggunakan berbagai pendekatan yang bersifat student centered untuk mengaktifkan keterampilan berpikir kritis maupun kreatif siswa sesuai dengan karakteristik pendekatan saintifik yang disarankan dalam penerapan kurikulum 2013. Salah satu pendekatan yang sesuai adalah pendekatan Problem Based Learning. Implementasi pelatihan terkait model pembelajaran matematika berbasis Flipped classroom dengan pendekatan problem based learning ini, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang mengefektifkan model pembelajaran matematika di SD Muhammadiyah Kleco.