Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
622 Documents
MENCIPTA TEKS SYAIR SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMP
Wulandari, Yosi;
Purwanto, Wachid Eko
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.123 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1246
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah upaya menggali dan memunculkan potensi di kalangan guru yang memiliki tugas sebagai pendidik dan pengajar sekaligus contoh bagi peserta didiknya. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan/praktik langsung di lapangan, yaitu praktik menulis teks syair. Â Hasil kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru Bahasa Indonesia tingkat SMP di Kabupaten Bantul dapat meningkatkan kemampuan mencipta karya sastra. Selain itu, memiliki pemahaman terhadap cara pengembangan ide tulisan serta unsur syair. Setelah memiliki pemahaman tersebut, kegiatan pelatihan ini meluncurkan buku kumpulan teks syair karya guru-guru yang berjudul Ken Ratri dan Satria Batu Pualam. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian berupa pelatihan penulisan teks syair ini dapat: (1) memperjelas motivasi dan orientasi bersastra sehingga terbentuk kejelasan sikap berkesenian sastra, (2) merangsang semangat (etos) kreatif para peserta pelatihan khususnya dan masyarakat pada umumnya, (3) memupuk minat dan bakat peserta pelatihan sehingga mereka memiliki kepekaan apresiasi dan kemampuan kritis/ekspresi serta pada giliran berikutnya mereka menjadi manusia yang memiliki kepribadian kreatif.
PELATIHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3), SERVICE EXCELLENT, SERTA PENGELOLAAN SANITASI LINGKUNGAN TEMPAT WISATA DESA CATURHARJO, PANDAK, KABUPATEN BANTUL
mulasari, Surahma asti;
Izza, Annisa Nurul;
Masruddin, Masruddin;
Hidayatullah, Farisa;
P.B.M.A, Franciscus De;
Axmalia, Astry
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.16 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i1.1674
The purpose of empowerment program is to make community ready to as a tourist destinations nature and culture while maintaining the value health , the community be able to apply occupational health and safety ( K3 ) And visitors to theofficers and The community can provide the best services in fulfilling the needs and expectations of tourists. The society such as the target counseling consisting of cadres, youth and Pokdarwis. Counseling and training done by using the method Lectures , the screening of video , follow up of the discussion as well as filling out of the questionnaires pre-post test About public knowledge that deals with tourism activities to be built by caturharjo village. The impact of this activity is to the local community and the village administration who want to embodying a tourist village this is Having knowledge of occupational health and safety In the tourism, So that the community or the management tours can give first aid and education to visitors when the accident on a visitor or a disaster happened.
PELATIHAN PEMBUATAN ES KRIM HERBAL DAN INOVASI KEMASAN PRODUK JAMU DI DUSUN KIRINGAN-JETIS, BANTUL, YOGYAKARTA
Widyowati, Retno;
Ekasari, Wiwied;
Purwitasari, Neny;
Widyawaruyanti, Aty;
Sukardiman, Sukardiman;
Wahyuningsih, Iis
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.661 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i1.1200
Dusun Kiringan-Jetis, Bantul, merupakan desa wisata jamu gendong dengan penduduk mayoritas berprofesi sebagai pengrajin jamu. Jamu yang mereka jual secara turun-temurun terbatas dalam bentuk jadi dan setengah jadi. Perlu adanya peningkatan diversifikasi produk jamu untuk meningkatkan nilai jualnya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan usaha dalam meningkatkan kualitas dan mengembangkan produk jamu yang akan dijual. Untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan dari kegiatan ini maka dilakukan upaya: (1) Edukasi dan pelatihan ketrampilan membuat es krim herbal dan (2) edukasi dan pelatihan ketrampilan membuat inovasi kemasan produk jamu yang aman dan menarik.Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari dosen dan mahasiswa S1 Fakultas Farmasi Universitas Airlangga dan Universitas Ahmad Dahlan. Dari kegiatan tersebut terlihat antusias para peserta pelatihan, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam pembuatan es krim herbal dan inovasi kemasan produk. Hal ini terlihat dari peningkatan skor post-testsetelah dilakukan pelatihan.Besar harapan para peserta kegiatan untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat sehingga dapat meningkatan perekonomian Dusun Kiringan-Jetis, Yogyakarta
PENATAAN ADMINISTRASI KELEMBAGAAN RT 14 DESA BRAJAN, TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL
Mutmainah,, Nur Fitri;
Mahendra, Gerry Katon
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.55 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1253
This community service program is based on the fact that RT 14, Brajan, mostly consists of housing areas whose residents rent the houses. This situation creates difficulties in coordination and participants among the residents in various activities. That condition affects the comfort, discipline, cleanliness, and harmony among them. The method applied in this community service program is in the forms of coordination and deliberation towards the residents of RT 14. There are four activities conducted in this program: 1) strengthening organization by formulating job description to the boards of RT; 2) formulating rules and regulations in RT to motivate the residents’ active participations; 3) formulating resident database of RT 14; 4) creating empowering program for the residents. Hopefully, this community service program affects positive feedback to RT. 14 to be actively included in the development of Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul.
PELATIHAN VERTICAL GARDEN DALAM OPTIMALISASI LORONG SAYUR DI LAHAN SEMPIT KECAMATAN NGAMPILAN YOGYAKARTA
Utami, Inggita;
Elisthatiana, Yeni;
Mustaghfiroh, Zulfa;
Yunita, Vera
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (674.529 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1764
Pembangunan di perkotaan berdampak pada semakin sempitnya lahan pertahan maupun lahan pekarangan, sehingga diperlukan inovasi urban farming untuk bercocok tanam di lahan yang sempit. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan vertical garden kepada warga Kelurahan Notoprajan Kecamatan Ngampilan Yogyakarta untuk mengoptimalkan lorong sayur di lahan sempit. Kegiatan ini diawali dengan pemberian edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) dan perwakilan RW (Rukun Warga) dan diakhiri dengan perlombaan kreasi vertical garden di tingkat kecamatan. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan kader-kader lorong sayur dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang berada di wilayah Kecamatan Ngampilan. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan, keahlian dan partisipasi warga dalam mengolah bahan bekas, seperti botol bekas, helm bekas, pelek sepeda bekas, spanduk bekas menjadi wadah pot yang tersusun vertikal, tertatanya kembali lorong sayur disetiap lahan sempit RT 1 hingga RT 20, serta terpilihnya perwakilan lorong sayur di RW 2 sebagai pemenang juara 1 ditingkat kecamatan. Â
ASPEK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI INSTANSI KESEHATAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN III
rifai, muchamad;
Winanto, Yokas Siswan;
Ma?rifah, Ulil;
Asri, Inaya Larang;
Safitri, Rizqi Nur Anis;
Azmi, Nur
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.378 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i1.2020
Keselamatan dan kesehatan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu upaya perlindungan terhadap tenaga kerja. Pada beberapa instansi kesehatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan III, masih ditemukan beberapa permasalahan seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bekerja yang tidak lengkap serta tidak adanya media promosi keselamatan dan kesehatan kerja. Masih kurangnya pengetahuan tentang pentingnya penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di beberapa instansi kesehatan membuat para pekerja tidak begitu memperhatikan aspek tersebut dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Untuk menanggulangi hal tersebut dilakukan intervensi ke beberapa instansi kesehatan. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pengetahuan pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja. Metode yang digunakan yaitu pemberian media promosi keselamatan dan kesehatan kerja berupa poster dan leaflet, serta penyuluhan yang dilaksanakan dari tanggal 29 Januari sampai 27 Februari 2020. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu pekerja menerima poster untuk dipasang di dinding dan leaflet untuk mereka baca, dan selain itu pekerja memiliki pengetahuan yang belum mereka ketahui sebelumnya tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dampak program ini adalah pekerja telah sadar menggunakan APD dengan lengkap ketika bekerja.
EDUKASI MENOPAUSE DAN ANDROPAUSE GUNA MEWUJUDKAN LANSIA SEHAT DAN PRODUKTIF DI KELURAHAN COKRODININGRATAN KECAMATAN JETIS YOGYAKARTA
Utami, Fitriana Putri;
Udin, Rizaldy;
Pratama, Risqi Fitriyadi Rizal;
Nugroho, Aditya
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.978 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i1.1526
Peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH) diproyeksikan akan terus berlangsung, sehingga mengakibatkan peningkatan jumlah orang lanjut usia (lansia) pada masa mendatang. Masa lanjut usia ditandai dengan adanya menopause pada seorang wanita dan andropause pada pria. Masa ini sering disertai dengan adanya keluhan atau gangguan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Keluhan-keluhan tersebut dapat diatasi dengan adanya persiapan fisik dan psikis menjelang lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai menopause dan andropause bagi lansia dan pra-lansia di RW 03, 04, dan 05 di Kelurahan Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta yang dilaksanakan selama tiga hari pada bulan November 2019, menggunakan metode penyuluhan dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan edukasi ini terlihat peserta kegiatan antusias dalam bertanya tentang materi yang disampaikan dan aktif menceritakan kisah mereka saat awal memasuki masa menopause dan andropause. Reaksi seseorang berupa suka atau tidak suka pada materi yang diterima merupakan faktor yang memegang peranan penting dalam pembentukan sikap akibat adanya kegiatan pendidikan dan pelatihan.
PENINGKATAN KEPEMILIKAN RUMAH SEHAT DI RT 01 DAN 03 DUSUN MODALAN KECAMATAN BANGUNTAPAN BANTUL
suryani, Dyah;
Putri, Shebilla Meiky;
Nahdiyani, Fita;
Ramadini, Encik Suci Dwi;
Rizki, Nadya Trisna Gumelar;
Fadila, Ermila Nur;
Nisa, Dewi Mustika Khoirun
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.051 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1963
A healthy home is a place of shelter, rest, and as a media for family coaching so that all family members can work productively. The condition of a healthy home is important, because an unhealthy home can have an impact on the health of its inhabitants. Indirectly an unhealthy house can increase the risk of occupants experiencing various diseases. The purpose of this activity is to describe healthy house ownership and appropriate intervention methods in RT 01 and 03 of Modalan Hamlet in Bantuntapan, Bantul. The intervention method used was education using leaflet media counseling about healthy homes. Observation results illustrate that the low level of healthy home ownership in RT 01 and 03 Modalan Hamlet. There were only 30 healthy houses out of 108 houses that were observed. The provision of interventions by counseling and giving leaflets about healthy homes cannot be measured simultaneously to see an increase in the number of healthy home ownership. Interventions must be carried out on an ongoing basis with the help of related sector approaches such as the village government, the Puskesmas and the local Health Office.
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI KECAMATAN TELLULIMPOE KABUPATEN BONE
Abdullah, Muh Tang;
Hans, Amril;
Nasution, Adnan;
Yani, Andi Ahmad
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (482.727 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i2.1950
Permasalahan empirik Badan Usaha Milik Desa adalah lemahnya kapasitas kelembagaan, yang meliputi lemahnya manajemen pengelolaan, rendahnya kualitas pengelola, dan lemahnya permodalan dan regulasi yang mendukung. Sehingga membutuhkan bimbingan teknis untuk peningkatan kapasitas kelembagaan. Kegiatan ini dilakukan melalui metode bimbingan teknis di Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Bone. Kegiatan tersebut telah dilakukan pada tanggal 28-29 Agustus 2019 bertempat di Aula Kantor Kecamatan. Bimbingan teknis ini diikuti oleh 35 peserta dari 11 Desa. Hasil yang diperoleh setelah di evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan bagi peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian materi yang disediakan. Tindak lanjut dari kegiatan ini disarankan agar pemerintah desa dan pengelola untuk mengambil kebijakan dan langkah secara teknis untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan dan lebih mengenali potensi bisnis inti Badan Usaha Milik Desa di setiap desa.
EDUKASI PHBS DAN GERMAS SEBAGAI UPAYA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT LEPTOSPIROSIS
Isni, Khoiriyah;
Wardhani, Melati Kusuma;
Ernia, Febri;
Dianty, Shabrina Amalia
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.596 KB)
|
DOI: 10.12928/jp.v4i1.1973
International Leptospirosis Society menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang memiliki insiden leptospirosis tertinggi. Kasus leptospirosis terjadi di daerah Gunungkidul selama lima tahun berturut-turut. Pada awal tahun 2019 terdapat 2 kasus leptospirosis, terdapat satu orang yang mengalami keterlambatan dalam memperoleh tindakan medis yang pada akhirnya meninggal dunia. Penyakit leptospirosis sudah sering terjadi namun masih banyak warga yang kurang memperhatikan gejala dan faktor-faktor resiko terjadinya penyakit ini. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahua dan kesadaran masyarakat terkait dengan upaya pencegahan penyakit leptospirosis, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pemberian edukasi terkait dengan penyakit leptospirosis dan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat), tanya jawab, dan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan dengan melibatkan warga dari tiga dusun di Kelurahan Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Secara umum, dalam kegiatan ini warga sangat berpartisipasi aktif melalui tanya jawab dan studi kasus. Harapannya dari kegiatan ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat mengenai penyakit leptospirosis dan dapat menerapkan PHBS serta GERMAS di kehidupan sehari-hari, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan angka penyakit leptospirosis dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.