Articles
237 Documents
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Dismenore pada Mahasiswi A 2012 Fakultas Keperawatan Unand
Israd Akbar;
Dewi Eka Putri;
Esi Afriyanti
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.451 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.10.1.1-13.2014
Dismenorea merupakan nyeri yang dirasakan ketika mestruasi, terutama terjadi pada perut bagianbawah menyebar sampai pinggang serta paha yang terasa seperti kram. Nyeri yang dirasakan bersifat subjektif.Pada keadaan berat dapat disertai mual dan muntah. 60-70% penderita dismenorea ini adalah perempuan mudaatau remaja, yang mengakibatkan rasa ketidaknyamanan serta berdampak terhadap gangguan aktivitas seharihari,akademis dan sosial. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangidismenorea ini adalah relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah relaksasi ototprogresif berpengaruh dalam mengatasi nyeri dismenorea. Subjek penelitian adalah mahasiswi A 2012 diFakultas Keperawatan UNAND. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi-eksperiment tanpa kelompok kontroldengan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan37 orang. Analisa data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh yang signifikansebelum dan sesudah diberikan relaksasi otot progresif terhadap nyeri dismenorea pada mahasiswi A 2012Fakultas Keperawatan UNAND dengan p = 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukan bahwa relaksasi otot progresifdapat menurunkan nyeri dismenorea pada mahasiswi A 2012 Fakultas Keperawatan UNAND. Disarankan untukremaja putri agar dapat menerapkan relaksasi otot progresif dalam mengatasi dismenorea
Pengaruh Konsumsi Pisang Ambon (Musa Paradisiaca S) Pada Lansia Penderita Hipertensi Sedang Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin
Dini Tryastuti;
Emil Huriani;
Yonrizal Nurdin
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/njk.8.1.32-40.2012
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh lansia. Penatalaksanaan hipertensi secara non farmakologi berupa terapi nutrisi contohnya adalah terapi tinggi kalium. Terapi tinggi kalium menggunakan pisang diperkirakan mampu meningkatkan eksresi natrium dalam urin sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi 2 buah pisang perhari selama 1 minggu terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi sedang di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2011. Rancangan penelitian adalah Quasi Eksperimen one Group pretest posttest design terhadap 20 orang lansia penderita hipertensi sedang. Tekanan darah diukur secara langsung dengan tensimeter digital. Uji statistik yang digunakan adalah uji t berpasangan. Hasil menunjukkan terdapat penurunan yang bermakna pada tekanan darah lansia penderita hipertensi sedang setelah intervensi (p = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada institusi Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih memberikan 2 buah pisang ambon perhari sebagai terapi nutrisi untuk penanganan hipertensi lansia penderita hipertensi sedang
KARAKTERISTIK PERAWAT DAN PERILAKU KESELAMATAN KERJA PERAWAT DI RSUD DEPOK
Zifriyanthi Minanda Putri;
Hanny Handiyani;
Efy Afifah
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (378.56 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.12.1.67-75.2016
Abstract Hospital as a health care facility can be a dangerous place and a high risk to safety. Nursing personel who work continuously provide nursing care in hospital continuously for 24 hours every day at risk of illness and accidents. This study aims to identify the characteristics of the relationship of nurses with nurses work safety behavior. This study was a descriptive cross sectional approach. The results showed no association between nurse characteristics include age, gender, education, employment, and training with the nurses work safety behavior. The hospital is expected to provide wider opportunities for nurses to continue their education to a higher level, and organizes regular socialization and training related to safety of nurses in improving the safety behavior of nurses. Keywords : Characteristics, Nurses, Work safety behavior Abstrak Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dapat menjadi tempat yang berbahaya dan berisiko tinggi untuk keselamatan kerja. Tenaga keperawatan yang bekerja secara berkesinambungan memberikan pelayanan keperawatan di rumah sakit secara terus menerus selama 24 jam setiap hari berisiko mengalami penyakit dan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan karakteristik perawat dengan perilaku keselamatan kerja perawat. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara karakteristik perawat meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, dan pelatihan dengan perilaku keselamatan kerja perawat. Rumah sakit diharapkan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada perawat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan secara berkala terkait keselamatan kerja perawat dalam upaya meningkatkan perilaku keselamatan kerja perawat. Kata Kunci : Karakteristik, Perawat., Perilaku keselamatan kerja
PENENTUAN DURASI PEMBERIAN LOW-MOLECULAR-WEIGHT HEPARIN SECARA SUBKUTAN PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT UNTUK MENGURANGI KEJADIAN DAN LUAS
Emil Huraini;
Dwi Novrianda
Ners Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/njk.11.1.14-21.2015
: Penggunaan Low-Molecular-WeightHeparin(LMWH) secara subkutan telah direkomendasikan pada penatalaksanaan Sindroma Koroner Akut. Namun efek samping pemberian LMWH berupa memar terlihat pada 20,6 % sampai 88,9 % (de Campos, da Silva, Beck, Secoli & de Melo Lima, 2013). Perlu diketahui durasi terbaik penyuntikan LMWH secara subkutan yang dapat diaplikasikan dengan kejadian dan luas memar yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan kejadian dan luas memar setelah 48 jam pada lokasi penyuntikan LMWHsecara subkutan pada pemberian dengan durasi 10 detik dengan durasi 20 detik. Penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan posttest only Equivalen control group design ini dilakukan di Pusat Jantung Regional RS Dr M Djamil Padang. Sampel adalah 35 orang penderita Sindroma Koroner Akut yang mendapat terapi LMWH. Variabel independen adalah penyuntikan LMWH secara subkutan dengan durasi 10 detik dan dengan durasi 20 detik sedangkan variabel dependen adalah kejadian dan luas memar pada area penyuntikan LMWH secara subkutan setelah 48 jam. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan dengan menggunakan uji Mann-Whithney. Derajat kemaknaan secara statistic ditetapkan pada nilai p=0,05.Hasil penelitian menunjukkan 54,29% responden dengan durasi penyuntikan 10 detik mengalami memar (2,86% mengalami memar besar) dibandingkan dengan 28,57% responden dengan penyuntikan 20 detik mengalami memar (2,86% mengalami memar besar). Terdapat perbedaan bermakna kejadian dan luas memar pada kedua kelompok (p=0,013). Durasi injeksi 20 detik dapat mengurangi kejadian dan luas memar pada penyuntikan LMWH secara subkutan
Perawatan Bayi Baru Lahir dengan Pendekatan Model Mother-Baby Care (M-BC) Sebagai Inovasi dalam Upaya Memandirikan Ibu Postpartum
Vetty Pricilia
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.202 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.9.1.39-44.2013
Perawatan bayi baru lahir sangat penting dilakukan setelah bayi lahir dan sangat bermanfaat baik untuk ibu maupun bayi seperti cepatnya pemulihan organ tubuh ibu yang mengalami perubahan pada saat kehamilan serta terbinanya hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini untuk memandirikan ibu postpartum dalam perawatan bayi baru lahir dengan mengunakan pendekatan model Mother-Baby Care (M-BC). Penelitian ini mengunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Sampel penelitian ini adalah ibu postpartum yang berjumlah 10 orang di RSUP Dr MJamil Padang. Hasil penelitian adanya inovasi model Mother Babyi Care (M-BC) dalam perawatan bayi baru lahir yang bertujuan untuk memandirikan ibu postpartum. Disarankan terutama kepada petugas kesehatan untuk mengunakan model ini sebagai salah satu inovasi dalam melakukan perawatan bayi baru lahir
Pengaruh Latihan Kognitif terhadap Perubahan Skor Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Dimensia Ringan di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin
Ihda Al Adawiyah;
Heppi Sasmita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/njk.8.2.161-168.2012
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh latihan kognitif terhadap perubahan skor fungsi kognitif pada lansia dengan dimensia ringan di PSTW Sabai Nan Aluih SicincinTahun 2012. Desain penelitian ini quasi-eksperimen dengan two group pretest-postest design yaitu tediri dari dua kelompok, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin dari bulan Januari sampai bulan Maret 2012. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling terdiri dari 34 orang, 17 orang kelompok eksperimen dan 17 orang kelompok kontrol. Pengukuran fungsi kognitif dilakukan dengan menggunakan MMSE (Mini Mental State Examination). Analisa statistik dengan komputerisasi menggunakan Uji Paired t-test. Hasil penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara latihan kognitif dengan perubahan skor fungsi kognitif pada lansia dengan dimensia ringan di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2012 yaitu pada kelompok eksperimen terjadi peningkatan skor fungsi kognitif dengan rata-rata perubahan skor fungsi kognitif 4,23 dan terjadi penurunan skor fungsi kognitif pada kelompok kontrol dengan rata-rata -1,53. Dari hasil uji Paired t-test didapat p value sebesar 0,019 (ρ < 0,05). Dari hasil penelitian ini diharapkan Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin dapat menerapkan latihan kognitif (senam otak) pada lansia di panti dan dapat menjadi salah satu alternatif program kegiatan di panti untuk meningkatkan kesejahteraan lansia
APLIKASI MODERN WOUND CARE PADA PERAWATAN LUKA INFEKSI DI RS PEMERINTAH KOTA PADANG
Rika fatmadona;
Elvi Oktarina
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.662 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.12.2.159-165.2016
Abstract Using modern wound care dressings began to flourish in Indonesia. The change can be seen from the previous majority of caregivers believe the best make up wound healing environment remains dry wound began to turn into wound care with moisture balance method. This activity aims to share knowledge with the nurses in Surgical department Dr. M. Djamil Hospital Padang on the basis of modern wound care and everyday applications. This activity lasted for one day in the form of seminars and workshops attended by 60 people a surgical nurse. Materials provided not only on the basis of modern wound care, but also about the hospital regulation and health insurance (BPJS) regulations governing the use of the dressing method. Discussion and demontsrasi method used, so that nurses can better understand about modern wound care applications. In the future, need to be arranged procedural clear and an agreement from the medical and hospital pharmacy to use this method in treating injured patients, so the quality of service can be better. Keywords : Wound care, Modern, Nursing Abstrak Perawatan luka dengan menggunakan modern dressing mulai berkembang di Indonesia. Perubahan tersebut dapat dilihat dari sebelumnya sebagian besar perawat percaya penyembuhan luka yang terbaik membuat lingkungan luka tetap kering mulai berubah menjadi perawatan luka dengan metode moisture balance. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dengan peawat bedah RSUP Dr. M. Djamil Padang tentang dasar perawatan luka modern dan aplikasinya sehari-hari. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari berupa seminar dan workshop yang dihadiri oleh 60 orang perawat bedah. Materi yang diberikan tidak hanya tentang dasar perawatan luka modern, namun juga tentang regulasi RS dan BPJS yang mengatur penggunaan dressing metode tersebut. Metode diskusi dan demontsrasi dipergunakan, agar perawat bisa lebih memahami aplikasi perawatan luka modern. Kedepannya, perlu disusun procedural yang jelas dan kesepakatan dari pihak medis dan farmasi RS untuk penggunaan metode ini dalam merawat luka pasien, sehingga kualitas layanan dapat lebih baik. Kata kunci : Luka, Modern, Perawatan
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSIDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS PADANG TAHUN 2014
Basnelly -;
Emil Huraini
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.763 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.10.2.166-175.2014
Hipertensi merupakan salah satu faktor penyebab kematian yang terbesar di Sumatera Barat yang jumlahnya terus meningkat, penyakit hipertensi penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung, dimana salah satu faktor risikonya adalah stress. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara tingkat stress dengan derajat hipertensi pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang tahun 2014. Rancangan penelitian korelasi dengan desaincross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 64 orang pasien hipertensi diambil dengan metode accidental sampling. Waktu penelitian dari tanggal 18 Januari sampai 11 Juli 2014.Pengambilan data dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang dengan menggunakan Depression Anxiety and Stres Scale (DASS). Data dianalisa univariat dengan distribusi nilai rata-rata tingkat stress 20,69, nilai minimum 15 dan nilai maksimum 32. Distribusi frekuensi derajat hipertensi 1 (65,6%) dan derajat hipertensi 2 (34,4%). Analisa bivariat dengan uji spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan derajat hipertensi pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang Tahun 2014. Hasil uji korelasi didapatkan nilai korelasi (r) tingkat stres dengan derajat hipertensi 0,486 dengan kekuatan sedang, nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan arah positif artinya semakin tinggi tingkat stress maka akan semakin tinggi derajat hipertensi. Berdasarkan hal tersebut disarankan kepada responden untuk dapat mengontrol stress dengan teknik relaksasi dan manajemen stress. kepada perawat disarankan agar dapat memberikan intervensi mengenai teknik-teknik yang dapat mengurangi stress pasien hipertensi.
Gambaran Pelaksanaan Mobilisasi dengan Pola Eliminasi Fekal Pasien Paska Laparatomi
Leni Merdawati;
Emil Huraini
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.074 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.9.2.190-196.2013
Pasien paska laparatomi hanya berbaring saja di tempat tidur dan takut untuk begerak karena merasa nyeri pada luka bekas operasi. Angka kejadian konstipasi meningkat sebesar 17-15% pada pasien yang mengalami penurunan fisik karena tirah baring yang lama akibat dari pembedahan. Dianjurkan 6-10 jam paska operasi pasien harus melakukan mobilisasi untuk mempercepat pemulihan organ-organ dalam pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi terhadap pola eliminasi fekal pada pasien paska laparatomi di Irna B (Bedah) RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian menggunakan pre- exsperiment design dengan menggunakan post test only design dengan jumlah responden sebanyak 13 orang, diambil dengan cara quota sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi. Analisa yang dilakukan analisa univariat. Hasil menunjukkan terdapat 92 % responden mengalami pola eliminasi fekal normal. Diharapkan bagi profesi keperawatan, institusi RSUP Dr. M. Djamil padang disarankan bahwa mobilisasi penting dilakukan terhadap pasien paska laparatomi untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan eliminasi pasien serta merevisi SOP mobilisasi paska pembedahan dan mensosialisasikanya kepada pasien.
Pengalaman Emosional Anak Usia Sekolah Melalui Menggambar Di Bangsal Anak Rs Dr. M. Djamil Padang
Dwi Novrianda
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.223 KB)
|
DOI: 10.25077/njk.7.2.148-155.2011
Hospitalisasi seringkali menimbulkan stres bagi anak dan kadangkala tidak mampu diungkapkan secara verbal. Menggambar merupakan teknik komunikasi non verbal yang dapat digunakan untuk mengeskplorasi pengalaman emosional anak yang dihospitalisasi dengan cara yang tidak mengancam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman emosional anak usia sekolah melalui menggambar di bangsal anak RS Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian didapatkan tiga tema utama yaitu (1) berbagai alasan partisipan mengenai gambar yang dibuat, (2) respon partisipan terhadap pengalaman yang menyenangkan, dan (3) respon partisipan terhadap pengalaman yang menyedihkan dan menyakitkan. Dapat disimpulkan bahwa ungkapan pengalaman emosional anak usia sekolah yang dihospitalisasi melalui menggambar dapat menyalurkan pikiran dan perasaan mereka dan respon anak terhadap pengalaman emosinal di rumah sakit adalah sesuatu yang tidak menyenangkan.