Articles
414 Documents
Hubungan Dukungan Sosial Ibu dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Sindrom Premenstruasi Pada Remaja Putri
Fatkhiyah, Natiqotul;
Fauziah, Hafidha;
Masturoh, Masturoh
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.428
Dalam fase kehidupan masa remaja akan mengalami fase perkembangan yang dinamis, masa ini ditandai dengan percepatan perkembangan fisik, mental, emosional dan sosial yang merupakan masa transisi dari masa anak ke dewasa. Remaja yang mengalami kecemasan dalam menghadapi sindrom premenstruasi dibutuhkan adanya dukungan dari lingkungan, selain dari lingkungan juga ada dukungan sosial karena dukungan sosial adalah suatu kesenangan, penghargaan, perhatian, ataupun bantuan yang dirasakan dari orang lain maupun kelompok. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi dukungan sosial ibu dengan tingkat kecemasan dalam menghadaapi sindrom premenstruasi pada remaja putri. Jenis penelitian yaitu studi korelasi dengan analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi dukungan sosial ibu dengan tingkat kecemasan remaja putri dalam mengjadapi dengan nilai α = 0,001 (<0,005), dengan angka koefisien korelasi adalah 0,853, artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan sangat kuat dengan nilai 0,853.
Karakteristik Kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang Pada Bulan April 2021
Pitriyanti, Luh;
Martias, Indra;
Rahmat, Rahmat
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.458
Pandemi COVID-19 hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan global yang belum dapat diatasi. WHO telah mendeklarasikan COVID-19 sebagai pandemik global pada 12 Maret 2020. Sejak ditetapkan sebagai pandemi global angka kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan di seluruh dunia termasuk Indonesia khususnya di Provinsi Kepulauan Riau. Pada tanggal 30 April 2021 total di Kota Tanjungpinang yang merupakan ibu kota provinsi mencatat jumlah total kasus terkonfirmasi mencapai 2.100 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kasus COVID-19 yang terjadi di Kota Tanjungpinang pada tanggal 1 sampai 30 April 2021. Metode penelitian ini ada penelitian deskriptif dengan mengolah data sekunder dari pers rilis Walikota Tanjungpinang tentang penambahan warga Tanjungpinang yang terkonfirmasi COVID-19 di akun Instagram @covid19tanjungpinang. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah kasus COVID-19 lebih banyak pada jenis kelamin laki-laki (51,27%), berada pada kelompok umur dewasa awal (26 – 35 tahun) sebanyak 25,47%. Trend kasus menunjukkan bahwa waktu terkonfirmasi kasus sangat fluktuatif, paling banyak terjadi pada 24 April 2021. Kasus COVID-19 paling banyak terjadi di Kelurahan Tanjungpinang Timur yaitu sebanyak 62,34%. Sebagian besar kasus yang tidak memiliki gejala dan memiliki gejala ringan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kepulauan Riau. Sebagian besar kasus COVID-19 memiliki riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi (70,41%). Kesimpulan : Kasus COVID-19 paling banyak terjadi pada jenis kelamin laki-laki dengan usia produktif (dewasa awal). Kasus COVID-19 paling banyak terjadi Kecamatan Tanjungpinang Timur dan memiliki Riwayat kontak dengan kasus terkonfirmasi.
Hubungan Kepadatan Penduduk dengan Sebaran Kasus Covid-19 di Sumatera Barat
Ulva, Fadillah;
Yuliza, Wilda Tri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.438
Covid-19 telah menyebar di seluruh provinsi di Indonesia sejak Maret 2020, termasuk di Sumatera barat. Seluruh wilayah di Sumatera Barat telah terkonfirmasi kasus positif Covid-19 dengan kateogri risiko rendah, sedang, dan risiko tinggi. Kepadatan penduduk dinilai sebagai salah satu faktor penyebab penyebaran kasus covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dengan sebaran kasus covid-19 di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan yaitu data sekunder yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Badan Pusat Statistik Sumatera Barat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kabupaten/kota dengan kasus covid-19 terbanyak di Sumatera Barat yaitu Kota Padang (50%). Sedangkan kabupaten/kota dengan kepadatan penduduk paling tinggi yaitu Kota Bukittinggi (4759.09 jiwa/km2). Berdasarkan analisis statistic diketahui bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kepadatan penduduk dengan sebaran kasus Covid-19 di Sumatera Barat (p-value : 0.720). Pembatasan kegiatan masyarakat serta penerapan protokol kesehatan harus selalu diperhatikan guna mencegah terjadinya penyebaran kasus Covid-19 di Sumatera Barat.
Pneumonia pada Balita Tidak Diberikan ASI Eksklusif dan Imunisasi DPT-HB-HIB
Riyanto, Agus;
Megasari, Mona
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.420
Pneumonia menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berkontribusi terhadap tingginya angka kematian balita. Banyak balita menderita pneumonia di Puskesmas Padasuka Kota Cimahi tidak diberikan ASI eksklusif dan tidak diberikan imunisasi DPT˗HB˗HIB lengkap. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi DPT˗HB˗HIB dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Padasuka Kota Cimahi. Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol, sampel sebanyak 126 balita terdiri dari 63 kasus yaitu balita menderita pneumonia dan 63 kontrol yaitu tetangga kasus tetapi tidak menderita gangguan pernapasan memiliki jenis kelamin dan umur sama dengan kasus. Teknik pengumpulan data pemberian ASI eksklusif yaitu wawancara terhadap ibu balita menggunakan kuesioner, data status imuniasi yaitu Melihat Buku Kartu Menuju Sehat (KMS) atau Buku Kartu Ibu dan Anak (KIA), dan kejadian pneumonia melihat data rekam medis di Puskesmas. Analisis statistik menggunakan uji kai˗kuadrat dan mengkaji besarnya risiko menggunakan Odd Ratio (OR: 95% CI). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna pemberian ASI eksklusif dengan pneumonia pada balita (p
Pengaruh Media Leaflet dan Kelas Ibu Hamil Virtual Terhadap Perilaku Pencegehan Resiko Tinggi Kehamilan
Hasriani, St.;
Nurjanna, Nurjanna
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.399
Pemanfaatan program kelas ibu hamil masih sudah cukup tinggi namun jumlah keikutsertaannya masih kurang, hal ini dikarenakan informasi yang disampaikan terkait pelaksanaan kelas ibu hamil yang tidak merata ditambah lagi pada masa pandemik covid-19 yang membatasi kontak langsung dengan tenaga kesehatan. Untuk itu diperlukan beberapa metode agar KIH tetap berjalan, salah satunya adalah metode leaflet dan KIH virtual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media leaflet dan KIH Virtual terhadap Perilaku pencegehan Resiko Tinggi Kehamilan. Metode digunakan yaitu Quasi Experimet menggunakan rancangan penelitian the pretest-posttest two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 30 sampel seasuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis penelitian dengan menggunakan uji independent sampel t-test. Hasil analisis rerata selisih pada kelompok intervensi setelah dilakukan KIH media leaflat + KIH virtual 0.800, rerata selisih 0.667 pada kelompok kontrol setelah dilakukan KIH virtual, sehingga KIH media leaflat+KIH virtual berpengaruh lebih besar terhadap perubahan perilaku ibu hamil dibandingkan dengan KIH virtual. Sedangkan hasil uji statistik dengan uji independent samples test nilai p=0,702 (ρ>0,05) menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara perubahan perilaku ibu hamil pada kelompok KIH media leaflat dan kelompok KIH virtual.
Musik Klasik Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Keperawatan
Olgrid Algarini Allo;
Sugiyanto Sugiyanto;
Agustina Palamba
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.455
Musik klasik merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Musik Klasik Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa STIKES Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan Desain Quasi Eksperimen Design dengan rancangan randomized pretest-posttest control group design, jumlah sampel 29 kelompok intervensi dan 29 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Test Army Alpha. Analisa data menggunakan uji statistik Uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil Uji Wilcoxon pada kelompok intervensi didapatkan nilai p value = 0.000 atau p < α=0.05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna tingkat konsentrasi pre-test dan post-test setelah diberikan musik klasik. Sedangkan hasil perbedaan tingkat konsentrasi belajar kelompok intervensi musik klasik dan kelompok kontrol dengan menggunakan Uji Mann Whitney didapatkan hasil nilai p=0.168 atau nilai p > α=0.05 artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara post test pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan: terdapat perbedaan tingkat konsentrasi pada kelompok intervensi setelah diberikan intervensi musik klasik, tetapi tidak ada Pengaruh Musik Klasik Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa STIKES Tana Toraja.
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi pada Tenaga Kesehatan Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19: Sebuah Kajian Literasi
Catherine Dwi Augusthi Putri;
Najmah Najmah;
Rizma Adlia Syakurah
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.429
Sejak teridentifikasi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) pada Desember 2019 sudah banyak laporan infeksi pada tenaga kesehatan. Penularan infeksi yang sering terjadi di lingkungan pelayanan kesehatan, sangat beresiko terpapar ke tenaga kesehatan, maka dari itu agar para tenaga kesehatan dapat terus melakukan pelayanan kesehatan serta tetap terlindungi dan terjamin keselamatannya, perlu adanya upaya-upaya untuk pencegahan dan pengendalian infeksi Covid-19 di pelayanan kesehatan. Tujuan artikel ini yaitu mengkajikan literatur terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada tenaga kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data hasil penelitian berupa artikel ilmiah dan studi perpustakaan. Metode analisa data tema-tema dari literature analisa tematik. Ada lima tema utama dari hasil studi literasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alat Pelindung Diri, Kebersihan Tangan/ Hand Hygiene, Pengetahuan, Beban Kerja, dan Struktur Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi dapat diterapkan sebagai pencegahan dan pengendalian infeksi terhadap tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal ini dapat menyebabkan tenaga kesehatan lebih banyak bekerja dan mengurangi waktu istirahat. Pentingnya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi pada masa pandemi Covid-19 memberikan peluang nyata bagi tenaga kesehatan agar meminimalisir terpapar virus Covid-19 serta dukungan manajemen PPI membantu memperkuat kegiatan pencegahan infeksi dengan merancang mekanisme pengendalian dan mengambil tindakan korektif terkait tenaga kesehatan yang tidak patuh.
Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
Wisnatul Izzati;
Dewi Kurniawati;
Tiovynna Oktavia Dewi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.436
Hipertensi sering disebut silent killer, karena hipertensi sering kali tidak disadari dan membuat beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut, diperlukan penanganan salah satunya terapi nonfarmakologis yaitu Slow Deep Breathing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan One Group Pretest Post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan ditentukan sesuai kriteria inklusi dengan jumlah sampel sebanyak 14 orang berusia 45-59 tahun Pengukuran tekanan darah menggunakan sphigmomanometer. Dari hasil analisa data dengan menggunakan paired t-test didapatkan p-value 0,000 (p <0.05), dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian Slow Deep Breathing terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan penggunaan Slow Deep Breathing sebagai salah satu terapi nonfarmakologis untuk hipertensi.
Tingkat Kecemasan dan Kualitas Tidur Petugas Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19
Monarisa Monarisa;
Silfina Indriani;
Helmanis Suci
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.439
Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh corona virus (SARS-CoV-2), telah menyebabkan dampak yang besar bagi kehidupan petugas kesehatan, salah satunya adalah kesehatan mental. Pengaruh pandemi covid-19 dalam bidang kesehatan mental yaitu tingkat kesehatan petugas kesehatan menurun karena banyak yang terpapar covid-19 dan mengalami kecemasan pada saat bertugas karena khawatir dan takut tertular virus corona. Peningkatan kecemasan dapat mempengaruhi kualitas tidur perawat. Kurang tidur memiliki efek yang merugikan pada respon imun dan dapat menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur petugas kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan data dilakukan secara online menggunakan Zoho. Responden penelitian adalah petugas kesehatan di RSUP Dr.M.Djamil Padang dan RSUD dr.Rasidin Padang sebanyak 70 orang. Data dianalisis menggunakan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan 62,68% petugas kesehatan mempunyai kualitas tidur yang buruk dan 25,71% mengalami tingkat kecemasan ringan. Hasil korelasi menunjukkan nilai r=0,675 dengan p-value (0,0001), artinya ada korelasi antara tingkat kecemasan dan kulitas tidur menunjukkan hubungan yang kuat dan arahnya positif dan terdapat hubungan yang bermakna tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. Dibutuhkan perhatian khusus bagi petugas kesehatan terkait perlindungan dan keamanan selama bertugas pada masa pandemi, sehingga kecemasan petugas dapat ditangani dan mendapatkan kualitas tidur yang baik.
Pemberdayaan Telenursing Untuk Edukasi Pertolongan Pertama Pada Keracunan
Nurul Fatwati Fitriana
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33757/jik.v5i2.424
Paparan terhadap racun dapat terjadi ketika bekerja, karena lingkungan, berekreasi. Keracunan dapat terjadi melalui beberapa jalur, yaitu pernafasan, pencernaan, suntikan atau gigitan , dan kontak dengan kulit. Pengetahuan dalam penanganan keracunan sangat penting untuk mencegah keparahan yang disebabkan karena racun. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan adalah dengan edukasi menggunakan aplikasi Whatsapp. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan penanganan keracunan menggunakan aplikasi Whatsapp pada warga desa Puspa Asri Karang Rau. Dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang, diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa rerata tingkat pengetahuan responden terhadap keracunan adalah 7,1, sedangkan rerata nilai post test adalah 8,6. Uji statistik menggunakan Wilcoxon menunjukan hasil p=0.007. Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi penanganan keracunan menggunakan aplikasi Whatsapp.