cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 563 Documents
Implementasi Hidden Curriculum Pada Proses Pembelajaran di RA Tunas Literasi Qur’ani betahana khoiriah; Deriwanto Deriwanto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i1.427

Abstract

The problem that often arises in learning is the teacher's lack of understanding about the hidden curriculum so that the teacher does not know the positive impact of the hidden curriculum activity itself, even though in reality hidden curriculum activities are often carried out unintentionally in the learning process. This study aims to describe the strategy for implementing the hidden curriculum in the learning process at RA Tunas Literasi Qur'ani, Rejang Lebong Regency. The method used in this research is descriptive qualitative through data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results showed that the implementation of the hidden curriculum in the learning process at RA Tunas Literasi Qur'ani, Rejang Lebong Regency was good at providing positive habits to students during learning by using expository and inquiry strategies in order to achieve school goals and the school's vision and mission that had been set, namely the formation of an Islamic generation, knowledgeable, noble, and cultured.
Internalisasi Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di MIN 1 Lebong Nurhayani Nurhayani; Deri Wanto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i1.428

Abstract

Moral degradation has occurred and has become a serious threat to world civilization, so it is a challenge that Islamic religious education must be able to solve. One of the efforts being made is strengthening and internalizing character education in the Islamic education curriculum. Character education is an inseparable part of the implementation of Islamic religious education. Thus character education can be internalized in the PAI curriculum and learning. This study aims to determine the efforts made by MIN 1 Lebong to improve the morals of the nation's children by internalizing character education in the PAI curriculum. This study uses a qualitative method with a field research approach. The result of the research is the design of the RPP design that includes the values of the nation's character and in the process always instills character education values such as religious, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, enthusiasm. nationality, love for the homeland, appreciate achievements, friendly/communicative, love peace, love to read, care for the environment, care about social and responsibility. Apart from intra-curricular activities, character education is also applied to co-curricular and extra-curricular activities such as tahsin, khatil and muhadharah as well as PHBI, activities tahfizh and scouts.
Implementasi Kurikulum PAI: Kurikulum Ideal, Aktual dan Kurikulum Tersembunyi di SMKs 6 Pertiwi Curup rasmini rasmini; Deriwanto Deriwanto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i1.429

Abstract

Research Objectives To find out the Implementation of Islamic Education Curriculum: Ideal Curriculum, Actual and Hidden Curriculum (Hidden Curiculum) in Schools. SMKs 6 PERTIWI CUUP Field research (Field Research) conducted by the author, using a descriptive qualitative research method that describes and clearly describes things that happen in the field. The ideal curriculum is clearly visible in its form, such as the Learning Objectives Module and Flow (ATP), the implementation of the PAI curriculum is intended to make the curriculum an important part of the development of students. The actual curriculum is a curriculum that is made in accordance with events in the field, the hidden curriculum plays an important role in instilling the values of patriotism, honesty, courtesy and politeness to students. This curriculum is guided by the PANCASILA profile. 1. have faith and fear God Almighty and have good character, 2. critical reasoning, 3 independent, 4. gotong royong, global diversity and 6. creative. because the students themselves are makers of actions, so that children will remember and understand what they have learned better.
Implikasi Budaya Literasi Pada Pembentukan Kompetensi dan Kualitas Karakter Mahasiswa IAIN Ponorogo Husnul Khotimah; Muh Wasith Achadi; Kharisul Wathoni; Novia Eka Pratiwi
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i1.430

Abstract

Perguruan Tinggi memiliki tugas pokok yang dikenal dengan Tridarma. Guna menciptakan budaya akademik yang puncaknya dapat mewujudkan visi, misi dan tujuan dari perguruan tinggi salah satu tugasnya yakni untuk mewujudkan sebagai manusia yang progresif, kreatif, efektif, kritis, intelek dan bermoral. Hal ini berarti akan lahir calon generasi pendidik yang memiliki tugas besar di masa mendatang tentang cara meningkatkan budaya literasi.Maka perlu adanya persiapan agar menjadi pendidik di masa mendatang yang cakap dalam berkompetensi dan berkarakter. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui implementasi dan implikasi dari budaya literasi pada pembentukan kompetensi dan kualitas karakter mahasiswa IAIN Ponorogo. Adapun Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi Sedangkan teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini yakni : Implementasi gerakan literasi yang dilaksanakan pada Mata Kuliah yang diampu Kaprodi IAIN Ponorogo sesuai dengan model Empowering 8 yang mencangkup unsur literasi melalui 8 tahapan Pada implikasi budaya literasi pada pembentukan kompetensi yakni terbentuknya kompetensi dalam diri mahasiswa 1) kemampuan berpikir kritis, 2) Pengembangkan keterampilan literasi berbasis digital, dan 3) kemampuan public speaking. Sedangkan implikasi budaya literasi pada pembentukan karakter yakni: 1) Percaya diri, 2) Toleransi, 3) Tanggung Jawab, dan 4) Mandiri.
Inovasi Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam SD Negeri 10 Ujan Mas lia oktavia; Deriwanto Deriwanto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i1.440

Abstract

Hakekatnya pengembangan kurikulum bukan hanya pengembangan komponen-komponen yang ada dalam kurikulum saja, namun juga harus mengacu kepada landasan atau yang menjadi kerangka dasar pengembangan kurikulum. SD Negeri 10 Ujan Mas merupakan lembaga pendidikan di Kabupaten Kepahiang yang berkomitmen untuk memberikan bekal kemampuan dasar membaca, menulis dan berhitung, pengetahuan dan keterampilan dasar yang bermanfaat bagi siswa sesuai dengan tingkat perkembangannya, serta mempersiapkan peserta didik yang memiliki sikap spiritual dan pemahaman agama Islam yang baik. Untuk itu, Tentunya kurikulum harus dikembangkan agar kegiatan pembelajaran akan terlaksana dan tujuan pendidikan akan tercapai, terkhusus pada pengembangan kurikulum PAI. Penelitian ini adalah sebagai jenis penelitian kualitatif untuk mengetahui bagaimana inovasi pengembangan kurikulum PAI di SD Negeri 10 Ujan Mas. Berdasarkan hasil observasi langsung dan wawancara mencdalam dapat ditarik kesimpulan bahwa inovasi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam yang dilakukan oleh SD Negeri 10 Ujan Mas ialah memaksimalkan metode dan strategi pembelajaran yang inkonvensional dan kekinian yang bertajuk teknologi pendidikan. Pihak sekolah pun memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kurikulum PAI sehingga mampu menciptakan output peserta didik yang bertakwa, berakhlak mulia dan memiliki keterampilan berbasis keagamaan yang mumpuni serta memiliki daya saing dengan lulusan sekolah dasar lainnya.
MENGAJAR DAN GURU DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Muhartini Muhartini; Munzir Hitami; Kadar Yusuf
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i2.461

Abstract

The educational process expects humans to carry out their obligations as caliphs on this earth well. Education is meant here is a teaching activity. Muslims make al-Qur'an as a guide for life. In a sense, all the problems he faces must be returned to the Qur'an. In this case, not only does al-Qur'an as reading material only, so that the instructions contained in the Qur'an will not be known, nor will the instructions of the Qur'an against education problems. There are four teaching concepts in the perspective of the Qur'an, namely 'allama, rabba, darrasa, and 'addaba. The principle of teaching in the perspective of the Qur'an is also inseparable from the principles of monotheism and divine, besides that there is the principle of compassion which gives birth to other teaching principles, namely sincerity, democracy, gentleness, and tolerance for students. In the context of Islamic education, teachers are all parties who try to improve others Islamically. Duties and Responsibilities of Teachers in the Perspective of the Qur'an, namely the teacher is the person in charge of continuing the duties of the prophets and apostles, the teacher is in charge of delivering students to achieve their life goals, the teacher is tasked with continuing the duties of the scholars as messengers of religion to others. the student, the student's problem solver wisely, enjoins the good, forbids the bad. The responsibilities of a teacher in the perspective of the Qur'an are as murabb?, Mu'allim, Mu'addib, Mudarris, and Mursyid. As a result of this writing, the author suggests to the readers to be able to reproduce more references and not focus only on the material that has been compiled, so that the knowledge we have is even wider.
Pengembangan Kurikulum PAI Di SMP N 22 Rejang Lebong Untuk Membentuk Generasi Qurani Ferti silviana lianvani; Maria Botifar; Deriwanto Deriwanto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i2.462

Abstract

To form a Qur'anic generation, it must be well managed and sustainable through formal and non-formal education. The Qur'anic generation does not just appear but through habituation and education in the family, namely instilling religious education according to the level of development, instilling love and affection in the family and surrounding environment, intensive monitoring of activities carried out by children so that they do not fall into disobedience. The ability to read the Qur'an is the proficiency or ability to recognize hijaiyah letters and be able to read them in a series of verses of the Qur'an in a tartil manner. The ability to read the Qur'an of students in this case includes indicators of the fluency of students' reading in reciting the recitation of the Qur'an. In addition, the indicator that must be achieved is the ability of students to recite readings that are in accordance with the correct tajwid and makhraj.
Integrasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum PAI di SD Negeri 10 Ujan Mas lia oktavia; Maria Botifar; Deri Wanto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i2.463

Abstract

Peserta didik yang duduk dibangku sekolah membutuhkan pendidikan karakter agar dimasa depannya menjadi orang yang tidak hanya cerdas secara intelek tapi juga memiliki karakter. SD Negeri 10 Ujan Mas merupakan lembaga pendidikan di Kabupaten Kepahiang yang berkomitmen untuk mempersiapkan peserta didik yang memiliki karakter dan pemahaman agama Islam yang baik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui bagaimana integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum PAI di SD Negeri 10 Ujan Mas. Nilai karakter diintegrasikan dalam pembelajaran PAI yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, gemar membaca, peduli sosial. Pendidikan karakter juga dilaksanakan di luar kelas, baik dengan melakukan pembiasaan-pembiasaan penanaman nilai-nilai Islam seperti mengucapkan salam dan mencium tangan ketika bertemu guru¸ bertutur kata yang lembut dan sopan, maupun dengan kegiatan-kegiatan seperti gotong royong, sholat dhuha benjama’ah, kultum jum’at, dan jum’at berbagi. Dengan integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum PAI ini diharapkan peserta didik dapat menyerap dan mengamalkan karakter-karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM SUDUT PANDANG KEMAJUAN HUMANISME rasmini rasmini; MARIA BOTIFAR; DERIWANTO DERIWANTO
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i2.464

Abstract

Tulisan ini mengkaji model persekolahan Islam yang maju dalam pandangan Fazlurrahman Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kepustakaan (library research). Humanisme sebagai salah satu aliran dalam cara berpikir instruktif menggarisbawahi siklus mental dan emosional dalam mewujudkan, hipotesis ini menggabungkan kapasitas dan potensi manusia sehingga mereka dapat secara mandiri memilih dan menghadapi hidupnya. Sifat pembelajaran dan pembelajaran yang signifikan dapat dicapai dengan menerapkan standar pembelajaran humanistik, khususnya figuring how to pick up (mempelajari cara belajar), free learning, self-inspiration, dan pelatihan penuh perasaan. Dengan demikian, tujuan pelatihan MBKM yang diharapkan dapat menumbuhkan hard skill dan soft skill, merencanakan Mahasiswa agar lebih siap dan aplikatif dengan kebutuhan zaman, merencanakan lulusan sebagai calon kepala negara yang berkarakter unggul dan berkarakter dapat tercapai secara ideal.
MANAJEMEN PEMANFAATAN APLIKASI MENDELEY DALAM MEMPERBAIKI KEMAMPUAN MENULIS AKADEMIK MAHASISWA MPI PASCASARJANA IAIN CURUP Ahmad Qodri; Sri Kusuma; Jumira Warlizasusi; Sumarto Sumarto
Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v9i2.467

Abstract

Problematika mengenai kesalahan teknik menulis kutipan, footnote, bodynote dan daftar pustaka pada mahasiswa mendorong Prodi MPI Pascasarjana IAIN Curup untuk menerapkan pemanfaatan Aplikasi Mendeley dalam permasalahan yang dialami mahasiswa dalam menulis akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pemanfaatan Aplikasi Mendeley pada lingkungan Prodi MPI Pascasarjana IAIN Curup. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif merupakan pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan. Sehingga data dikumpulkan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Menganalisis data dilaksanakan dengan mereduksi data, mendisplay data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan dilaksanakan untuk menyusun rencana agar pemanfaatan Aplikasi Mendeley dapat optimal, maka direncanakan pembelajaran aplikasi Mendeley dengan adanya penyusunan metode, teknik, waktu serta media-media yang akan dipergunakan. Pengorganisasian dilaksanakan dengan adanya arahan dari Ketua Prodi MPI Pascasarjana yang dilaksanakan dengan perincian tugas, penunjukan dosen yang sesuai kriteria dan pengarahan dari Ketua Prodi. Pelaksanaan pembelajaran dan pemanfaatan Aplikasi Mendeley dilaksanakan dengan adanya perkuliahan Academic Writting, pemanfaatan aplikasi Mendeley dalam penyusunan tugas mata kuliah, pelaksanaan pelatihan Aplikasi Mendeley dengan adanya sistem kolaborasi, dan pemanfaatan aplikasi Mendeley dalam penyusunan Tesis. Serta dalam pengawasan atau pengontrolan, Ketua Prodi MPI Pascasarjana yang melaksanakan pengawasan langsung untuk mengavaluasi pembelajaran serta melihat perkembangan mahasiswa baik dalam perkuliahan maupun dalam penulisan Tesis dengan pemanfaatan aplikasi Mendeley.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue