cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL NERS LENTERA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
Pengaruh Psychological Empowerment terhadap Task Performance Pelaksana Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Nia Novita Sari
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya capaian indikator program P2PTM sebagai evaluasi kinerja P2PTM di wilayah Dinas Kesehatan Kota Surabaya sejak tahun 2015-2017 belum mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psychological empowerment terhadap task performance Pelaksana Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Metode: Penelitian ni adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2020 di Puskesmas Kota Surabaya. Sampel penelitian adalah 35 Pelaksana Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Metode pengambilan sampel dengan total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Analisis data dengan regresi linier. Hasil: Sebagian besar responden adalah perempuan (65,7%), usia 36-45 tahun (60%),  pendidikan terakhir adalah D3 (77%). Psychological empowerment keseluruhannya tinggi (100%) dan task performance pelaksana P2PTM sebagian besar cukup baik (82,8%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa psychological empowerment memiliki pengaruh terhadap task performance (p=0,001). Kesimpulan: psychological empowerment dapat mempengaruhi task performance.
Hubungan Perilaku Hidup Bersih Sehat dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Penyakit Scabies Irgi Dimas Boraa; Anna Mariance Taeteti; Muslimah Anugerah
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scabies is an itchy disease caused by mites or lice that cause rashes and redness on the skin and it affects communities that lack hygiene. Conducting PHBS at home is an effort to empower household members to know, be able and willing to practice clean and healthy life behaviors. Environmental sanitation is a public health effort to maintain and monitor environmental factors that can affect health status.  This study is to determine the relationship between clean and healthy life behavior (PHBS) and environmental sanitation with the incidence of scabies disease in the Pariti Community Health Center Working Area, Sulamu Subdistrict, Kupang Regency. This study used quantitative method by using a cross sectional research design. The number of samples was 58 respondents using sampling techniques, analysis using Rank Spearman. The Spearman Rank correlation test showed that the PHBS and environmental sanitation factors were associated with scabies where the significant value (p) was 0.000>α=0.05. There was a relationship between Clean and Healthy Life Behavior and Environmental Sanitation with the Incidence of Scabies Disease in the Pariti Community Health Center Working Area, Sulamu Subdistrict, Kupang.
Faktor-Faktor Karakteristik Demografi Yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Primigravida Trimester III Linda Juwita; Nia Novita Sari; Yeni Pangestika
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah kejadian fisiologis bagi seorang perempuan, Perasaan cemas seringkali menyertai pada masa kehamilan dan akan mencapai puncaknya pada saat persalinan. Beberapa faktor dari data demografi ibu Hamil dapat menjadi penyebab kecemasan ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia, pendidikan, pekerjaan dengan tingkat kecemasan primigravida trimester III. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan pendekatan observasional dengan alat bantu kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil trimester ketiga. Dilaksanakan di Pukesmas Pacarkeling dan Pukesmas Rangkah Surabaya. Pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebesar 25 ibu hamil. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Uji statistic variabel usia dan kecemasan adalah  p (0.205)>0.05 yang menunjukan usia ibu hamil tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kecemasan.hasil uji statistik pendidikan dan kecemasan dengan  p (0.04)<0.05 berarti pendidikan ibu memiliki hubungan dengan tingkat kecemasan dan uji statistik pekerjaan dan kecemasan p (0.484)>0.05 yang berarti tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kecemasan dengan.  pendidikan tinggi akan membantu mendapatkan informasi sehingga akan megurangi kejadian kecemasan pada ibu hamil.
Hubungan Stres Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Kristina Pae; Maria Manungkalit; Paulina Nona Reni
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Age-related increases in blood pressure are normal, but persistently high blood pressure can harm the heart, blood vessels, and other organs. Stress triggers hypertension by activating the sympathetic nervous system, causing blood pressure to increase erratically. Correlational analytic with cross sectional approach was used as the design of this research. The independent variable of this study is stress while the dependent variable is blood pressure. The population in this study were all the elderly at Griya Wherda Jambangan Surabaya. The sampling technique used was purposive sampling so that 30 elderly people were selected as respondents. The stress measuring tool used the Perceived Stress Scale (PSS-10) and the respondent's blood pressure measurement used sphygmomanometer. The results of the Pearson correlation test between stress and systolic blood pressure in the elderly obtained a value of r = 0.036, p = 0.851 while stress and diastolic blood pressure in the elderly obtained a value of r = 0.131, p = 0.489. These results prove that there is no relationship between stress and blood pressure in the elderly. Increased blood pressure is not only caused by stress but there are other factors that also affect both internal and external factors of the elderly.
Tingkat Stres Akademik Dengan Kepercayaan Diri Mahasiswa Ignasius Made Selwyn Novin Ananda; Yustina Kristianingsih; Ni Luh Agustini Purnama; Sri Winarni
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik wajib diperhatikan oleh mahasiswa untuk mencegah terjadinya masalah yang ditimbulkan jika tidak dikelola dengan baik salah satunya yaitu berdampak pada kepercayaan diri. Fenomena dijumpai di STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya mahasiswa mengalami stres akademik merasa kepercayaan dirinya berkurang mengakibatkan tidak berminat mengerjakan tugas serta merasa takut presentasi di depan kelas. Tujuan penelitian mengidentifikasi hubungan tingkat stres akademik dengan kepercayaan diri pada mahasiswa semester 2 di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya. Desain penelitian studi korelasi. Variabel penelitian adalah tingkat stres akademik dan kepercayaan diri mahasiswa. Populasi penelitian mahasiswa semester 2, jumlah sampel 84 responden diambil menggunakan proportional random sampling. Tingkat stres akademik diukur menggunakan The Educational Stress Scale for Adolescents dan kepercayaan diri kuesioner Personal Evaluation Inventor. Sebanyak 65.5% responden mengalami tingkat stres sedang dan 73.8% responden memiliki kepercayaan diri sedang. Hubungan kedua variabel dinilai menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan nilai p = 0,0001 artinya ada hubugan antara tingkat stres akademik dengan kepercayaan diri mahasiswa dan koefisien korelasi – 496 yaitu kekuatan hubungan sedang dengan arah negatif, semakin meningkat tingkat stres akademik diikuti dengan menurunnya kepercayaan diri mahasiswa. Penting bagi bagian kemahasiswaan menyusun serta mengadakan program manajemen stres akademik bagi mahasiswa dan secara aktif ikut memantau kegiatan mahasiswa dalam berorganisasi (UKM).
Gambaran Terjadinya Hipertensi Pada Lanjut Usia Di Komunitas Ninda Ayu Prabasari; Ermalynda Sukmawati; Sylvia Ardhanawati
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem tubuh yang ikut menurun fungsinya sejalan dengan bertambahnya usia individu, membuat seseorang rentan terjadi peningkatan tekanan darah. Faktor risiko dan kondisi penyakit lain yang sanling memliki keterkaitan dapat menyebabkan komplikasi pada lanjut usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi pada lansia di komunitas. Metode penelitian yaitu deskriptif. Populasi pada penelitian ini sejumlah 57 responden berusia > 60 tahun yang melakukan pemeriksaan ke Puskesmas jagir pada peiode 1-10 Mei 2023. Sampel penelitian sejumlah 33 Responden yang memenuhi kriteria inklusi dna ekslusi dan menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan data mayoritas lanjut usia berjenis kelamin laki – laki sebesar 55%, usia mayoritas 60-74 tahun sebesar 82%, Pendidikan mayoritas SD sebesar 46%, mayoritas memiliki riwayat merokok dan konsumsi kopi sebesar 56%, >70% tidak diet dan mengkonsumsi makanan tinggi kolesterol. Hipetensi memiliki faktor risiko yang dapat dirubah dan tidak dapat dirubah, selain gaya hidup yang baik, faktor lain yang saling memiliki keterkaitan juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah
Pengaruh Aktivitas Fisik Latihan Jalan Kaki Terhadap Tekanan Darah Bagi Lansia Hipertensi Abigael Grace Prasetiani; Ni Putu Wulan Purnamasari; Yohana Maria Septiasih Sat
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan umum yang dialami oleh lansia akibat dari proses penuaan. Hipertensi pada lansia dapat mengakibatkan penyakit tidak menular lainnya seperti infark miokard, gagal jantung, stroke, dan kematian. Perlu adanya upaya untuk menurunkan tekanan darah bagi lansia dengan hipertensi, salah satunya dengan aktivitas fisik latihan jalan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktivitas fisik latihan jalan kaki terhadap tekanan darah bagi lansia hipertensi.  Metode: penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan besar sampel sebanyak 26 lansia. Intervensi dilakukan selama satu minggu dengan dua kali latihan, waktu latihan 15 menit, dan jeda istirahat 10 menit. Sebelum dan sesudah diberikan intervensi lansia akan diukur tekanan darah. Hasil: Hasil dalam penelitian ini terjadi penurunan tekanan darah sistolik pre dan post intervensi sebesar 2,205, sedangkan rata-rata penurunan tekanan darah diastolik pre dan post intervensi sebesar 2,182. Pembahasan: Latihan jalan kaki dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan efektif pada individu dengan gaya hidup sedentari atau inaktivitas fisik. Latihan jalan kaki juga meningkatkan fungsi jantung dan peredaran darah dapat berjalan dengan baik. Kesimpulan: Latihan jalan kaki dapat membantu menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan mengurangi dampak atau komplikasi hipertensi.
Tingkat Stres Family Caregiver Pasien Kanker Made Indra Ayu Astarini; Ni Putu Wulan Purnama Sari; Lidya Costansa Wihelmina Oraplawal
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan Perawatan pasien kanker dirumah dibantu oleh anggota keluarga. Kondisi pasien kanker yang cenderung menurun dan kebutuhan biaya perawatan dapat menimbulkan stress bagi family caregiver. Metode Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik. Variabel penelitian yaitu tingkat stress family caregiver. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh family caregiver pasien kanker di wilayah kerja Puskesmas Pacarkeling, Pucang Sewu, dan Kedungdoro. Besar sampel yaitu 32 orang responden yang didapatkan dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perceived Stress Scale yang sudah valid dan reliable.  Analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil Mayoritas responden mengalami stress sedang yaitu sebanyak 17 orang (53%). Pembahasan Stres yang dialami oleh family caregiver dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu lama merawat pasien, kondisi pasien, dan kebutuhan biaya perawatan.  Kata kunci: family caregiver, kanker, stres ABSTRACTIntroduction Treatment of cancer patients at home is assisted by family members. The condition of cancer patients tends to decline and the need for treatment costs can cause stress for family caregivers. Method The design of this research was descriptive analytic. The research variable was the stress level of the family caregiver. The population in this study were all family caregivers of cancer patients in the working areas of the Pakerkeling, Pucang Sewu, and Kedungdoro Health Centers. The sample size is 32 respondents obtained by using purposive sampling technique. The instrument used in this research was the Perceived Stress Scale which was valid and reliable. Analysis using descriptive analysis. Results The majority of respondents experienced moderate stress, namely as many as 17 people (53%). Discussion The stress experienced by family caregivers can be caused by several factors, namely the length of time caring for a patient, the patient's condition, and the need for care costs. 
Gambaran Suhu Dan Lama Proses Penyembuhan Luka Diabetes Di Rumah Luka Surabaya Ermalynda Sukmawati; Agustina Chriswinda Bura Mare
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetic ulcers are one of the causes that occur due to patients suffering from diabetes due to increasing age, overweight, and lifestyle. Physiologically, the body can repair damage that occurs in skin tissue which is called wound healing. The process of cell repair in wound healing is very dependent on the depth of the wound that occurs in the skin. One way to find out the healing process of diabetic wounds is to check the temperature and duration of the wound. Purpose: This study aims to determine the effect of temperature and wound duration on the wound healing process in diabetic wounds at the Wound Hospital in Surabaya. Research Method: This research uses descriptive research. The population used in this study were wound care patients at Surabaya Wound Hospital in June 2023. The sampling technique used was accidental sampling with a total sample of 36 respondents. The study conducted interviews and measured wound temperature using a thermo gun. Results: Most of the respondents were male, namely 19 people (52.8%) and the final elderly respondents, namely 13 people (36.1%). The average wound temperature is 34.58°C. The mean wound length was 8.06 months. Conclusion: Skin that has been injured or injured can affect wound temperature and wound healing time in diabetic wounds, especially in respondents who have diabetic wounds with complications.
Literatur Review: Intervensi Keperawatan Untuk Meningkatkan Kebahagiaan Lansia Agustina Chriswinda Bura Mare; Ira Ayu Maryuti; Ermalynda Sukmawati
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Happiness includes positive feelings and positive activities. Unhappiness that occurs in the elderly can affect the health, welfare and quality of life of the elderly. The aim of this research is to determine nursing interventions that can increase the happiness of the elderly. Literature searches used electronic databases, namely EBSCO-host, science direct, and google scholar. The literature search was limited to articles published in the last 10 years (2014-2024), in English, with full text access, and the type of article was review and research article. The keywords used in the literature search were nursing intervention and elder happiness. The results of the literature search found 4 articles that met the inclusion and exclusion criteria. There are four nursing interventions that can be carried out to increase the happiness of the elderly, namely national music activities, painting therapy, narrative reminiscence therapy, and humour therapy. Nurses are expected to be able to carry out the above interventions to increase the happiness of the elderly.