cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL NERS LENTERA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Akibat Hospitalisasi Pada Anak Di Rumah Sakit Islam Lumajang Retno Makhtufir Khamdalah; Suhari Suhari; Yulia Rachmawati; Muhammad Alfarizi
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak hospitalisasi dapat mengakibatkan kecemasan bagi anak dan orang tua. Perasaan cemas, marah, sedih, takut, dan rasa bersalah dapat timbul karena anak mengalami sesuatu yang tidak biasa dialami anak yang menimbulkan perasaan negatif pada orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua akibat hospitalisasi pada anak di Rumah Sakit Islam Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif diskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 orang tua anak yang menjalani perawatan, dan diambil dengan tenik total sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner Caring Behavior Index 24 (CBI-24) dan Self-Rating Anxiety Scale (SAS). Uji analisis penelitian menggunakan uji sperman rho test. Hasil penelitian diperoleh bahwa caring perawat sebagian besar perawat memiliki perilaku caring kategori baik sebanyak 32 responden (80%), sebagian besar responden memiliki tingkat kecemasan kategori tidak cemas sebanyak 29 responden (72,5%). Nilai sig. (2-tailed) diperoleh 0,000<0,05 yang artinya terdapat hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua akibat hospitalisasi pada anak di Rumah Sakit Islam Lumajang. Perilaku caring perawat dapat dilakukan perawat dengan melibatkan orang tua dalam proses perawatan sehingga mengurangi kecemasan orang tua dan dampak hospitalisasi bagi anak.
Studi Kasus Perawatan Luka Pada Pasien Diabetic Foot Ulcer Menggunakan Madu Dwi Yogo Budi Prabowo; Risdiyanto Risdiyanto
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Patients with diabetes mellitus have complications. One complication experienced by the patient was a diabetic food ulcer. One of the preventions that can be done to overcome amputation is to improve wound healing in patients with complications of diabetic food ulcers. Treatment of dressings in healing diabetic food ulcers can be done by using herbal remedies such as honey. This research is a case study of the application of honey in the treatment of DFU wounds. Wound care using a TIME approach (Tissue Management, Infection Control, Moisture Balance and Edge of Wound. The results in this study an increase in tissue integrity after treatment for 3 weeks with an intensity of 3 times a week using honey.
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Diet Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Jagir Surabaya Maria Elvarista Toja; Arief Widya Prasetya; Irine Yunila Prastyawati; Ni Ketut Suadnyani
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga yang baik membuat penderita DM menjadi patuh menjalankan terapi diet.  Fenomena yang terjadi masih ada penderita DM yang tidak patuh menjalankan diet DM, karena tidak ada dukungan keluarga untuk mengingatkan dan memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan diet penderita DM di Puskesmas Jagir Surabaya. Desain penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengumpulan data consecutive sampling. Responden sebanyak 45 penderita DM yang bersedia diteliti dan tinggal bersama keluarga. Variabel bebas pada penelitian ini adalah dukungan keluarga dan variable terikatnya adalah tingkat kepatuhan diet DM. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa 91% responden mendapat dukungan keluarga yang baik dan 89% responden mematuhi diet DM. Uji statistik Rank Spearman menunjukkan p = 0,000 dan koefisien korelasi + 0,883 yang berarti terdapat hubungan positif sangat tinggi antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan diet penderita DM di Puskesmas Jagir Surabaya. Pihak puskesmas dapat melakukan kunjungan rumah dan memberikan pendidikan kesehatan untuk penderita DM bersama keluarganya tentang DM, secara khusus mengenai diet yang harus dilakukan.
Hubungan Efikasi Diri Dengan Tingkat Kepatuhan Vaksin Covid 19 Pada Lansia Arnoldus Septianus Adityan Pale; Widayani Yuliana; Iriene Kusuma Wardhani; Yohanes Kadek
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksin Covid merupakan upaya pencegahan penularan penyakit Covid (Kemenkes, 2022). Sasaran yang rentan pada lansia. Kepatuhan lansia vaksin dapat mempercepat pemutusan penularan yang bisa terjadi. Salah satu factor kepatuhan adalah  self Efficacy (Saputri and Istiqomah 2021).Fenomena yang terjadi masih didapatkan lansia tidak patuh divaksin karena mempersepsikan vaksin menyebabkan kematian dan takut dengan efek yang timbul. Tujuan penelitian adalah menganalisa hubungan efikasi diri dengan tingkat kepatuhan vaksin pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain studi korelasi dengan pendekatan yang digunakan cross sectional. Sampel penelitian adalah lansia di kelompok senam sejiwa yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Jumlah responden sebanyak 42. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner efikasi diri dan lembar observasi kepatuhan vaksin. Penelitian menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian tingkat efikasi diri sebesar 31 (73,8%) responden pada tingkat sedang. Tingkat kepatuhan lebih dari 50% ( 66,7% ) pada tingkat patuh. Hasil hipotesis menunjukan adanya hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan vaksin pada Lansia di kelompok senam sejiwa (ρ=+0,330 p=0,033). Tingkat kepatuhan sangat dipengaruhi oleh efikasi diri, semakin tinggi efikasi diri maka akan semakin patuh vaksin. Untuk meningkatkan efikasi diri perlu dengan memberikan himbauan serta pendampingan pada lansia dan berkolaborasi dengan pihak puskesmas
Hubungan Antara Kepuasan Perawat Terhadap Sistem Pendokumentasian Elektronik Dengan Kualitas Pendokumentasian Josep Welerubun; Sondang Ratnauli Sianturi
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis komputer sangatlah penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Peningkatan kualitas pelayanan pada rumah sakit tergantung pada catatan  dan laporan asuhan keperawatan yang dilakukan, pendokumentasian yang dilakukan seorang perawat, sangat mempengaruhi kualitas dari pelayanan setempat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepuasan perawat terhadap sistem pendokumentasian berbasis elektronik dengan kualitas pendokumentasian di RS X Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dann pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 79 responden dengan teknik non probability yaitu dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Hasil analisis didapatkan sebanyak 4 (11,8%) responden yang kurang puas terhadap kualitas pendokumentasian yang berkualitas, sedangkan yang tidak berkualitas sebanyak 30 (88,2%), responden yang puas terhadap kualitas pendokumentasian yang berkualitas sebanyak 36 (80,0%). Hasil analisa uji chi square didapatkan hasil  Pvalue 0,000 < 0,05 yang artinya menunjukan ada hubungan yang bermakna antara Kepuasan perawat terhadap pendokumentasian dengan Kualitas pendokumentasian di RS X Jakarta
Pemanfaatan Titik Taichong (LR 3)Sebagai Terapi Komplementer : Studi Literatur Arie Lilyana
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: terapi komplementer merupakan terapi sederhana yang mudah diterapkan untuk mengurangi gejala pada gangguan organ tubuh. Metode: studi ini merupakan literature review menggunakan database proquest, science direct dan googlescholar. Kata kunci yang dipergunakan adalah taichong as complementary therapy. Literature review ini menggunakan bantuan Microsoft excel dan dilakukan analisis secara deskriptif, Hasil: titik taichong (Lr3) merupakan meridian liver yang ternyata bermanfaat untuk mengontrol hipertensi, obesitas, menurunkan nyeri operasi, serta sleep disorder saat dikombinasikan dengan meridian organ dalam pengobatan tradisional timur maupun herbal.  Pembahasan: terapi komplementer yang diterapkan mampu mengontrol hipertensi, menurunkan skala nyeri operasi, menurunkan skala depresi serta sleep disorder pada pasien parkinson. Efek tambahan lainnya ternyata berpengaruh cukup signifikan bagi individu yang menerapkannya seperti kondisi tubuh yang lebih bugar dan imunitas yang lebih baik bagi pasien obesitas, activity daily living yang lebih baik bagi pasien parkinson serta mampu mengurangi ambang nyeri pada pasien dengan pos operasi stenosis lumbal dan nyeri tengkuk/kepala pada pasien hipertensi. Kesimpulan: kombinasi antara titik liver 3 (Lr3) dengan terapi komplementer lainnya ternyata memiliki manfaat untuk mengurangi gangguan kesehatan pada individu, meski efek langsung yang diharapkan tak signifikan namun dampak lainnya ternyata dapat dirasakan oleh pengguna terapi komplementer ini.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan (Tahu) Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual (PMS) Natasya Oktavia Adinda Putri; Widayani Yuliana; Cicilia Wahyu Djajanti; Nora Ekawati
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan penyampaian informasi yang digunakan untuk menambah pengetahuan melalui teknik belajar sehingga dapat mengubah perilaku individu, kelompok atau masyarakat. Fenomena yang terjadi di SMA Negeri Umbulsari Jember yakni beberapa remaja tidak dapat menjawab pertanyaan tentang penyakit menular seksual (PMS) saat dilakukan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) remaja tentang penyakit menular seksual di SMA Negeri Umbulsari Jember. Variabel penelitian adalah tingkat pengetahuan. Desain penelitian yang digunakan adalah pra exsperimental design dengan rancangan One Group Pra Test Post Test Design dan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 88 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan  lebih dari 50% (51,14%) responden memiliki tingkat pengetahuan kurang. Tingkat pengetahuan sesudah dilakukan penyuluhan mayoritas 94,32% responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon dengan  tingkat signifikan α = 0,05 didapatkan hasil P = 0,000, harga p < α maka ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan (tahu) remaja tentang PMS. Kegiatan penyuluhan menggunakan media audiovisual dapat mengubah tingkat pengetahuan remaja.
Beban Kerja Dan Perilaku Caring Perawat Rawat Inap di Surabaya Ariani Dwi Artanti; Ni Nyoman Wahyu Lestarina; Yuni Kurniawaty
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya tugas yang tidak sebanding dengan kemampuan baik fisik maupun keahlian dan waktu yang tersedia maka akan menjadi sumber stres yang menyebabkan perilaku caring perawat kurang baik dan kurang memuaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa hubungan beban kerja dengan perilaku caring perawat ruang rawat inap di Surabaya. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan populasi terjangkau 93 dan jumlah sampel 48 perawat di ruang rawat inap RS di Surabaya pada bulan 02 Mei – 08 Juni 2023 yang memenuhi kriteria inklusi dan diambil menggunakan Simple random ampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja, sedangkan variabel dependennya adalah perilaku caring. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner kemudian dianalisa statistik deskriptif proporsi prosentase, untuk beban kerja perawat lebih dari 50% (65%) adalah sedang dan perilaku caring perawat lebih dari 50% (63%) adalah cukup. Terdapat hubungan antara beban kerja dengan perilaku caring perawat dengan kekuatan hubungan sangat kuat. Beban kerja mempengaruhi perilaku caring perawat, oleh karena itu pengaturan beban kerja perawat yang efisien dapat meningkatkan perilaku caring perawat dalam melaksanakan tugasnya.
Hubungan Peran Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Sri Wahyuni; Rizka Yunita; Dodik Hartono; Marfuah Marfuah; Muhammad Alfarizi
JURNAL NERS LENTERA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 (DM tipe 2) menjadi penyabab kematian ketujuh di dunia. Pengobatan seumur hidup yang dijalani pasien membuat pasien jenuh yang berdampak pada proses perawatan serta kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah penderita diabetes mellitus tipe 2 di pelayanan kesehatan primer Kecamatan Senduro sebanyak 35 orang dengan teknik accidental sampling. Analisis korelasi dilakukan dengan SPSS versi 24 dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 45,7% pasien memiliki peran keluarga yang baik, sedangkan terdapat 48,6% pasien memiliki kualitas hidup yang baik. Nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0.05 yang artinya adanya hubungan peran keluarga dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Peran keluarga diperlukan untuk meningkatkan rejimen pengobatan pasien DM tipe 2. Perawat komunitas diharapkan dapat meningkatkan promosi kesehatan dengan pendekatan keluarga di pelayanan kesehatan primer.
Gambaran kepatuhan lansia dalam pencegahan penularan Covid-19: Studi Kualitatif Anindya Arum Cempaka; Maria Theresia Arie Lilyana
JURNAL NERS LENTERA Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Most of the world's population is elderly. Older people are a vulnerable group during the Covid-19 period. An older adult will experience decreased cognitive abilities, physiological functions, physical fitness and body immunity. Older adults with chronic or comorbid illnesses are significantly more susceptible than others. Purpose: This study aims to explore the description of elderly compliance in preventing transmission of Covid-19 so that it brings benefits, especially in the field of nursing, so that it can improve the quality of life of older people in the future. Research method: This qualitative study with Colaizzi data analysis involving 10 participants in Surabaya. Results: In-depth interviews conducted with respondents resulted in 4 themes, namely: 1) Health protocols followed by older adults; 2) Sources of information on how to prevent transmission; 3) Factors supporting transmission prevention measures. Conclusion: Education and training programs regarding disease prevention strategies, the long effects of covid, and how to distinguish between hoaxes and valid information from the internet are highly recommended.Keywords: elderly; prevention of transmission; covid-19