cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
DAMPAK PSIKOLOGIS PADA WANITA YANG MENGALAMI Intaglia Harsanti
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus spontan seringkali terjadi pada wanita yang sedang mengandung dan membawadampak psikologis yang mendalam seperti trauma, depresi, hingga kecenderungan perilakubunuh diri. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dampak psikologis pada wanita yangmengalami abortus spontan. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang wanita berusia26 tahun yang pernah mengalami abortus spontan. Penelitian ini dilakukan denganmenggunakan pendekatan studi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampakpsikologis pasca abortus spontan yang dialami subjek adalah munculnya perasaan kecewa,sedih, bersalah, serta krisis kepercayaan diri. Dampak negatif yang lebih jauh bisa teratasikarena dukungan sosial dari keluarga subjek.   Spontaneous abortion usually occurs in pregnant women and brings psychological effectssuch as trauma, depression, and suicidal behavior. The aim of this study is to know aboutpsychological effect in woman with spontaneous abortion. The participant of this study is a26-years-old married woman with spontaneous abortion. This research is using qualitativemethod. The results shows that the psychological effects felt by the participant are the feelingof disappointment, sad, guilty of being losing the unborn child, and also the self-confidencecrisis. Family social support behind her is effectively support her from the worstpsychological effects.
EFEKTIVITAS INTERVENSI PELATIHAN GOAL SETTING PADA WARGA BINAAN SOSIAL (WBS) DI PANTI SOSIAL BINA KARYA (PSBK) PANGUDI LUHUR BEKASI Zeni Afrilya; Nilam Widyarini
Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan rancangan intervensi untuk menetapkan tujuan (goal setting) warga binaan sosial setelah keluar dari Panti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang digunakan adalah jenis one group pre-test post-test design. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang. Subjek pertama AI, jenis kelamin laki-laki usia 31 tahun. Subjek kedua W, jenis kelamin laki-laki usia 27 tahun. Subjek ketiga IS, jenis kelamin laki-laki usia 23 tahun. Pada penelitian ini, subjek penelitian diberikan intervensi dengan memberikan pelatihan penetapan tujuan (goal setting) yang dilakukan dalam empat kali pertemuan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dari ketiga subjek menunjukan terdapat perbedaan hasil yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi goal setting yang diberikan secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan warga binaan sosial dalam merencanakan tujuan yang spesifik, measurable, attainable, realistis, serta mampu menetapkan waktu (timely) dalam pencapaian tujuan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang sangat signifikan pada tingkat kemampuan goal setting warga binaan sosial di Panti Sosial Bina Karya sesudah mengikuti pelatihan goal setting.  Kata Kunci : Pelatihan, goal setting, warga binaan sosial 
INDONESIAN VERSION OF THE EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE: CROSS-CULTURAL ADAPTATION AND VALIDATION Indah S. Hutauruk
Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective Postpartum depression is a condition that may occur in women soon afterchildbirth. Considering the impact arising from this disorder, intervention and early treatmentis necessary to prevent the sufferer’s condition getting worse and afflicting those around.Therefore, a valid instrument to screen postpartum mothers is needed. The EdinburghPostnatal Depression Scale is a questionnaire developed to screen the depression of postnatalmothers. The validity of EPDS has been widely documented. To be used with differentlanguage groups and in different countries, questionnaires must be translated and adapted tonew cultural characteristics, and then validated by a widely accepted process to evaluatereliability and validity. The aim of the study was to perform the cross-cultural adaptation andto assess the reliability and validity of the Indonesian version of the Edinburgh PostnatalDepression Scale (EPDS). A cross-cultural adaptation using qualitative analysis techniquewith cultural adaptation theory by Manson and Flaherty were used. Construct validity wereassessed in 359-probability samples of mothers in Jakarta, and the reliability was analyzed bysingle test reliability. Results: The EPDS showed satisfactory construct validity in relationwith HSCL-25 (Hopkins Symptom Checklist-25) with correlation coefficient 0.51 (los < 0.01).Single test reliability was acceptable (Coefficient α = 0.652). It shows that The EPDS is avalid and reliable instrument to be used as a screening instrument for postnatal depression inIndonesia.
HARGA DIRI DAN PRESTASI BELAJAR PADA REMAJA YANG OBESITAS Adinda Rizkiany Sutjijoso; Miranda D. Zarfiel
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tubuh yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat dapat berpengaruh pada hargadiri dan prestasi belajar mereka. Harga diri dan prestasi belajar saling berhubungan,dimana harga diri mempengaruhi prestasi belajar dan prestasi belajar mempengaruhiharga diri. Remaja yang menderita obesitas sering diasosiasikan dengan memilikiharga diri yang rendah. Lebih lanjut, obesitas juga berpengaruh pada prestasi belajar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan harga diri dan prestasibelajar tersebut pada remaja obesitas. Subyek berjumlah 31 orang, terdiri dari 18 lakilakidan 13 perempuan, berusia antara 14 tahun hingga 18 tahun. Seluruh subyekmerupakan siswa SMA dari 3 sekolah di Jakarta. Skala harga diri disusun berdasarkanCoopersmith Self-Esteem Inventory (1967) dan prestasi belajar dilihat berdasarkannilai rata-rata ulangan harian. Korelasi Pearson menunjukkan bahwa tidak terdapathubungan yang signifikan antara harga diri dengan prestasi belajar pada remaja yangobesitas. Hasil ini dapat disebabkan adanya faktor lain yang terkait dengan harga diridan prestasi belajar serta kemampuan lain yang dimiliki subyek.AbstractObesity is overweight condition which is impinged quite many of adolescens. As amatter of fact, body shapes that do not conform with society expectations can affect selfesteemand academic achievement of adolescene. Self-esteem and academicachievement are related, in which self-esteem could affects academic achievement andthe reverse, academic achievement could affects self-esteem. Obesity in teenagers areoften associated with low self-esteem. Furthermore, obesity also has an effect onacademic achievement. The purpose of this study is to examine the relationship betweenself-esteem and academic achievement at the youth obesity. It’s succeeded to recruit 31subjects, comprising 18 male and 13 female, aged between 14 years to 18 years. Thewhole subject is high school students from three schools in Jakarta. Self-esteem scalebased on Coopersmith Self-Esteem Inventory (1967) and academic achievement basedon the average value of daily tests. Pearson correlation showed that there is nosignificant relationship between self-esteem with academic achievement in this kind ofadolescent. This result can be caused by other factors associated with self-esteem andacademic achievement and other skills possessed by subject.
DIFFERENCES OF COPING STRESS ON MALE AND FEMALE NURSES Prety Lestarianita; M. Fakhrurrozi M. Fakhrurrozi
Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to know the differences of coping stress on the male dan female nurses. The participant of this study are 50 male nurses and 50 female nurses with the age range from 25 – 36 years old and already work as a nurse in 6 mounths. The result done by the T-test shows that there are no differences of coping stress(problem-focused coping, emotion-focused coping and religion-focused coping stress) on the male and female nurses.Key words: coping stress, nurse
KEBERMAKNAAN HIDUP, KONSEP DIRI DAN MOTIVASI PADA ABDI DALEM DI KERATON YOGYAKARTA Andik Matulessy
Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini mengkaji tentang kebermaknaan hidup, konsep diri dan motivasi abdi dalem yang bekerja di Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Terdapat lima orang abdi dalem sebagai subjek penelitian yang berusia minimal 40 tahun, laki-laki dan sudah menjadi abdi dalem minimal 15 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan berbagai fenomena menarik tentang abdi dalem antara lain seperti (1) kebermaknaan hidup yang dimiliki oleh abdi dalem tidak tersirat dalam bentuk hidup bersenang-senang dan bahagia secara jasmani, melainkan kehidupan yang sehat, sederhana, dan menerima kondisi diri apa adanya termasuk dalam keadaan penderitaan, kesusahan, suram dan penuh dengan sedih dan rasa sakit, (2) konsep diri yang positif lebih banyak dipengaruhi perasaan kekaguman pada pribadi Sultan sebagai orang yang diabdi, memungkinkan individu untuk mengadopsi perilaku tertentu dari Sultan menjadi bentuk perilaku hidupnya setiap hari, dan (3) motivasi utama seorang abdi dalem adalah cita-cita dan ketertarikan (kecintaan, kekaguman, kebanggaan, kepatuhan) terhadap Sultan. Selain itu adanya pandangan bahwa dengan cara menjalani hidup sebagai abdi dalem, individu berharap dapat mencapai kebahagiaan hidup, ketenteraman batin, ketenangan jiwa, serta memperoleh berkah berlimpah dan rejeki bagi diri dan keluarganya.Kata Kunci: Kebermaknaan hidup, Konsep diri, Motivasi, Abdi dalem
KNOWING ABOUT HUMAN AND COMPUTER INTERACTION Dewi Agushinta Rahayu; Dyah Pratiwi
Jurnal Psikologi Vol 13, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human computer interaction is a study learning about human computer interaction and its task. Its principle is how about human and computer interactively done the task effectively. HCI is a mix study form technique and art and its involving principles, clues and methods for making evaluation from interactive system. Key words: psychology, computer science, HCI, interface
FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS MUNCULNYA KEKERASAN DALAM DEMONSTRASI MAHASISWA Zainal Abidin
Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya aksi-aksi demonstrasi anarkis dewasa ini mengundang sejumlah pertanyaan mengenai faktor-faktor yang mendorong mereka melakukan aksi-aksi tersebut. Sejumlah jawaban yang bersifat hipotetis pernah dikemukakan oleh sejumlah ahli di media massa nasional. Mereka berpendapat bahwa ada motif politik dari sejumlah pimpinan partai yang mendanai dan mendorong sejumlah mahasiswa untuk melakukan demonstrasi-demonstrasi melalui kekerasan; keinginan para demonstran mencari popularitas karena media massa meliput aksi-aksi mereka dan ditayangkan di televisi nasional maupun daerah; dan lain-lain. Namun, jawaban psikologi sosial mengenai masalah ini belum diajukan oleh para psikolog sosial. Alasannya barangkali karena belum diketahui baik secara empirik, hipotetis, maupun teoritis mengenai motif-motif psikososial apa saja yang mendorong para demonstran melakukan demonstrasi seperti itu. Penelitian ini merupakan kajian psikologi sosial untuk mendalami secara kualitatif penelitian yang pernah dilakukan tahun 2010 tentang demonstrasi anarkis di Jakarta dan Makassar (Abidin, Purboningsih, dan Ninin, 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik motif psikologis, dukungan eksternal, maupun kondisi situasional pada saat berlangsungnya demonstrasi dapat menimbulkan kekerasan dalam demonstrasi. Berdasarkan pada hasil penelitian itu peneliti kembali mengkajinya melalui metode kualitatif di 2 universitas di Jakarta pada tahun 2010-2011. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi praktis kepada para pengambil kebijakan (rektorat, pemerintah dan aparat penegak hukum) dalam menangani anarkisme mahasiswa pada saaat melakukan demonstrasi. Penelitian ini pun diharapkan dapat memberi kontribusi teoritis untuk pengembangan penelitian dan teori mengenai kekerasan dan gerakan mahasiswa di Indonesia.Kata kunci: kekerasan, demonstrasi anarkis, motif-motif psikososial, metode kualitatif
KEKUATAN KARAKTER DAN KEBAHAGIAAN PADA SUKU JAWA Herlani Wijayanti; Fivi Nurwianti
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan karakter dan kebahagiaan pada suku Jawa, khususnya tentang bagaimana sumbangan kekuatan karakter terhadap kebahagiaan. Kekuatan karakter tergolong menjadi 24, yaitu: kreativitas, keingintahuan, keterbukaan pemikiran, kecintaan belajar, persfektif, kecerdasan, kegigihan, integritas, vitalitas, kasih, kebaikan, kecerdasan bermasyarakat, kependudukan, keadilan, kepemimpinan, pengampunan, kerendahan hati, kebijaksanaan, pengaturan diri, pengagum keindahan, berterima kasih, harapan, humor, dan keagamaan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah orang Jawa berusia 18-55 tahun yang berdomisili di Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekuatan karakter dan kebahagiaan pada suku Jawa. Tingkat kebahagiaan orang Jawa, mayoritas berada pada tingkat tinggi. Kekuatan karakter secara bersamaan memberikan sumbangan yang signifikan terhadap kebahagiaan sebesar 48.6%, sedangkan 7 kekuatan yang paling menyumbang terhadap kebahagiaan, yaitu kegigihan, kreativitas, perspektif, keadilan, vitalitas, keingintahuan, dan pengampunan. Lima kekuatan karakter yang paling menonjol adalah berterima kasih, kebaikan, kependudukan, keadilan, dan integritas.
STRES IBU TUNGGAL YANG MEMILIKI ANAK AUTIS Astri Nur Kusumastuti
Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of research to assess the stress overview single mothers who have children with autism and to determine the factors that cause stress on single mothers who have children with autism. This research was conducted using qualitative methods in the form of case studies. Source of data which is the subject of research are single mothers who have children with autism, subject is one person. Data collection techniques using non-participant observation and in-depth interviews. The results showed that the picture of a single mother who has a child with autism can cause stress in a single parent because the burden of responsibility in caring for children who are usually held by married couples to be borne alone by a single parent is the mother. The factors that cause stress single mothers can also be caused by the condition of children who have special needs, the needs of the economy and their shame with the condition themselves. Key words: Stress, Single mothers, Children with autism