cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 425 Documents
READINESS IN FACING DISASTERS ON INDONESIAN PEOPLE Rinaldi Rinaldi
Jurnal Psikologi Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is located in The Pasific Ring of Fire or in the circle of active fire mountains in the earth. As a result, the volcanic activity and its underground eruption cause a lot of earthquakes which is followed by tsunami. Earthquake and tsunami caused thousand people die and a lot of people lost their wealth. Unfortunately, Indonesian people are still weak in case of preparation from disaster. In other words, disaster preparation in this discussion refers to the ability and awareness of Indonesian people to save their lives when disaster comes. However, preparation itself can be devided into simulation, survival training and guidance in order to avoid building’s crash. As a result, it increasing the ability of residents to survive from disaster. Furthermore, the characteristics of disaster contains of rescue preparation, the competence to struggle, plaining and recovering. Meanwhile, dimension of survival can also be differ into: (1) rescue information, (2) synchronize coordinate management, (3) formal and informal organinization, (4) Rescue team whose prepared to run their duty during emergency time, (5) survival recovering, (6) wealth recovering, (7) main function during emergency and recovering times and (8) recovering activity. Finally, the preparation gives awareness and belief among communities to rescue from disaster. Moreover, it help to minimize sufferer and its psychological impact.Keywords ; preparation from disaster
PENGATASAN KESEPIAN PADA WARAKAWURI DI USIA LANJUT Rifa Rahmawati; Ira Puspitawati
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia seringkali merasakan kesepian dalam hidupnya dikarenakan banyak hal. Kesepian dirasakan karena ketiadaan figur kasih sayang yang intim dari anak dan ketiadaan figur kasih sayang yang intim dari suami setelah suami subjek meninggal. Kesepian yang dirasakan seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari penderita. Untuk itulah dibutuhkan pengatasan yang berguna dalam mengatasi kesepian yang sedang dirasakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengatasan kesepian yang dilakukan oleh warakawuri di masa usia lanjut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sejumlah tiga orang warakawuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian emosi, kesepian sementara, dan kesepian situasional adalah jenis kesepian yang biasa dirasakan oleh ketiga subjek penelitian. Adapun pengatasan kesepian yang biasa dilakukan oleh ketiga subjek penelitian adalah kesedihan pasif, pengingkaran, aktif isolasi, jaringan dukungan sosial, dan pengatasan mental. Pengatasan kesepian yang dilakukan ketiga subjek penelitian ternyata cukup dapat membantu mereka menghadapi kesepian yang tengah mereka rasakan.
KECERDASAN EMOSI, STRES KERJA DAN KINERJA KARYAWAN Reni Hidayati; Yadi Purwanto; Susatyo Yuwono
Jurnal Psikologi Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kecerdasan emosi dan stres kerja pada kinerja karyawan. Hipotesis penelitian ini adalah adanya korelasi antara kecerdasan emosi dan stres kerja pada kinerja karyawan. Subjek penelitian adalah karyawan PT. BRI Kebumen dengan usia minimum 22 tahun, berpendidikan minimal SMA, dan memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan metode pusposive sampling. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa korelasi yang signifikan antara kecerdasan emosi dan stres kerja (R = 0.580 dan Fregresi = 11.909, p < .01) serta dapat digunakan sebagai prediktor kinerja karyawan. Ketika diuji secara terpisah, muncul pula korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan kinerja karyawan (r = 0.527, p < .01), dan korelasi negatif yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja karyawan (r = -0.391, p < .01).
GAMBARAN AGRESIVITAS APARAT KEPOLISIAN YANG MENANGANI DEMONSTRASI Agus Sapari; Ni Made Taganing Kurniati
Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GAMBARAN AGRESIVITAS APARAT KEPOLISIANYANG MENANGANI DEMONSTRASIAgus Sapari1Ni Made Taganing Kurniati21,2Fakultas Psikologi Universitas GundaramaJl. Margonda Raya No. 100 Depok 16424, Jawa Barat2taganing@yahoo.comAbstrakSudah lama era reformasi berlangsung di Indonesia, yang ditandai dengan adanya keterbukaan dan kebebasan dalam segala hal, termasuk penyampaian pendapat di depan umum. Dalam pelaksanaannya demostrasi dapat dilakukan secara tertib dan damai tetapi dapat pula demonstrasi berkembang menjadi gerakan yang cenderung agresif dan anarkis bahkan terkesan brutal. Ketika berlangsungnya aksi demonstrasi tidak jarang terjadi tindakan pemaksaan, penembakan, pemukulan dan bahkan sampai pada pengerusakan fasilitas umum, yang dilakukan oleh polisi maupun mahasiswa. Di mata masyarakat, kekerasan yang dilakukan polisi dalam aksi demonstrasi terbilang ironis karena keberadaan polisi pada dasarnya adalah untuk melindungi rakyat. Peneliti ingin mengetahui bagaimana gambaran agresivitas aparat kepolisian pada saat mengamankan aksi demonstrasi dan mengapa terjadi tindakan agresif oleh aparat kepolisian terhadap para demonstran. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah aparat kepolisian yang pernah melakukan tindakan agresif terhadap para demonstran pada saat mengamankan demonstrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan menggunakan alat tes psikologi yaitu EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) dan DAP (Draw A Person) Test, dalam penelitian ini tidak dimungkinkan untuk dilakukan observasi. Hasil penelitian menunjukan aparat kepolisian melakukan tindakan agresi terhadap para demonstran sebagai tindakan balasan terhadap tindakan agresi para demonstran sebelumnya seperti memaki, melempar atau memukul.
ANIMASI 2D DAN 3D DALAM PEMBELAJARAN SISTEM MEKANISME Dian Kemala Putri; Jean- Michel Boucheix
Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari animasi 2D dan 3D serta memahami persepsidan penerimaan subjek dalam memahami sistem mekanisme kompleks dengan menggunakaneye tracking. Sistem mekanisme yang digunakan adalah sistem mekanisme piano. Di dalampenelitian ini, pergerakan mata direkam dengan menggunakan eye tracking selamaditampilkannya animasi 2D dan 3D. Terdapat tiga tingkat indikator dalam system yaitukonfigurasi, lokal kinematik, dan fungsional mental model. Analisis data berdasarkan eyetracking menunjukkan bahwa subjek terlihat lebih fokus pada animasi 3D dibandingkandengan animasi 2D.  This experiment aimed to compare 2D and 3D animation for understanding the mechanicalcomplex system of an upright piano mechanism by using the eye tracking. Eye movements arecaptured during the presentation of 2D and 3D animation and three indicators level of thesystem integration were defined such as configuration, local kinematics and functionalmental model. The eye tracking data indicated that the learners were more focus on 3D than2D animation.Abstract
TERAPI PERILAKU UNTUK FOBIA LIFT Nanik Nanik; Vensi Anita Ria Gunawinata
Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin melihat peran terapi perilaku dalam mengatasi kecemasan penderitafobia lift. Pendekatan terapi yang digunakan multi-modal behavior therapy, meliputibibliotherapy, terapi kognitif behavioral, relaksasi, dan desensitisasi sistematis. Subjekpenelitian (N=1) adalah penderita fobia lift sejak remaja. Teknik pengambilan data atassubjek penelitian ini menggunakan incendental dan purposive sampling. Desain penelitian initergolong quasi experiment dengan single case subject design. Pengumpulan data dilakukandengan multi-assessment, meliputi observasi dan wawancara, angket kecemasan dan angketproses kognitif pada sebelum, selama, dan sesudah terapi diberikan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa terapi perilaku dapat diandalkan perannya dalam mengatasi kecemasanpenderita fobia lift.AbstractThis research wanted to see the role of behavior therapy in reducing anxiety experienced bysubject with lift phobia. Therapy approach used in this research was multi-modal behaviortherapy, including bibliotherapy, cognitive-behavioral therapy, relaxation, and systematicdesensitization. Subject (N=1) was lift phobic since adolescence. Sampling technique in thisresearch was accidental and purposive sampling. Research design was classified as quasiexperiment with single-case subject design. Data collection was performed with a multiassessment,including observation and interviews, anxiety questionnaires and cognitiveprocesses before, during, and after therapy is given. Results indicated that behavioral therapycan be relied upon their role in overcoming anxiety lift phobics.
THE CONTRIBUTION OF ADVERSITY QUOTIENT ON HIGH SCHOOL ACCELERATION LEARNING STUDENT AT JAKARTA Anik Budi Utami; Lydia Freyani Hawadi
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is know how far AQ has a contribution to academic achievement in accelerationclass students. This study is using a non-experimental design research and multiple regression. Thisstudy is using ARP’s Stotlz and already modified for students for acceleration class. The participants are73 acceleration class students. The results shows that there is no kontribution of the dimensions of AQ toacademic achievement in MIPA dan Bahasa.Key words: Adversity quotion, academic achievement, class acceleration
PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA PENDERITA LEUKEMIA Ulfa Rizkiana; Retnaningsih Retnaningsih
Jurnal Psikologi Vol 2, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leukemia merupakan jenis kanker darah yang paling banyak dijumpai pada usia di bawah 15tahun. Dengan adanya penyakit seperti leukemia pada remaja maka akan mempengaruhisemua aktivitas dan kepribadian pada remaja penderita leukemia. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui bagaimana gambaran dari penerimaan diri remaja penderitaleukemia dan faktor-faktor yang berperan dalam penerimaan diri pada remaja penderitaleukemia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berupa studi kasus dengan satusubjek yaitu penderita leukemia jenis ALL stadium satu selama satu tahun. Subjek saatpenelitian dilakukan berusia 14 tahun. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa subjekpenelitian mampu menerima dirinya dengan baik. Hal tersebut ditunjukan dengan adanyapemahaman tentang diri sendiri dan mengenali apa yang menjadi kekurangan dankelebihannya serta adanya harapan yang realistis terhadap keadaan diri dan tidak merasarendah diri dengan adanya penyakit yang dialami subjek. Selain itu subjek memiliki keluargayang sangat mendukung harapan subjek dan teman-teman serta lingkungan yang bersikapbaik sehingga subjek mempunyai penerimaan diri yang baik sebagai remaja penderitaleukemia.AbstractLeukemia is a cancer commonly suffered in adolescent below 15 years old. This disease willaffect adolescent’s daily activities and personality. The aim of this study is to analyze selfacceptancein adolescent with leukemia and factors influencing it. Research approach isqualitative research with case study. The participant of this study is a 14 years oldadolescence with leukemia type ALL first stadium. Result shows that she can accept the realityand had good self-acceptance. It can be described from her understanding of her ill. Sheknows and receives her limitations and excesses. She also feels confidence for her condition.She admitted the support from her family as well as friends and neighbors. The support offamily, friends, and neighbors help her to have good self-acceptance as adolescent withleukemia.
ADVANTAGES ON MEDITATION AND ALTERED STATED OF CONSCIOUSNESS EXPERIENCES Hendro Prabowo
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meditation comes from religion ritual basically, and then it goes to science domain, especially in psychology transpersonal. Meditation has a root from religion tradition from India, Japan, China, and Java. Nowadays, meditation is growing up faster in West and empirically using for the holistic human development. Meditation gives many advantages physically, psychologically, and socially. There are some studies support this findings, in traditional meditation and also modern meditation that using music in its processes. Some experiments are developed by meditation exercises as independent variable and some personality aspects for dependent variables. On the other hand,still, only few studies about the altered state of consciousness. Because of that this writing tries to enhancing the knowledge about the use of traditional meditation and also qualitative research related to altered state of consciousness in meditation with music. Key words: meditation, meditation with music, altered state of consciousness
HAW: TRANSFORMING THE NATURE OF FILIAL SONS ON NUCLEAR HABERSAHER CROSSBREED CHINESE FAMILY IN PONDOK CINA, DEPOK, INDONESIA Aski Marissa; Hendro Prabowo; Farouk Ibnu Ishaaq
Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Haw teachings is one of the Confucianism. This study examines the nature of devotion(haw) in young male offspring of the haberdasher crossbreed Chinese nuclear families inPondok Cina, Depok, Indonesia. Results indicate a shift of cultural values embraced China.The reason is the status categorized as crossbreed Chinese, who generally have a patternof behavior and a different life with full-blooded Chinese.Key Words: Haw, Chinese family, Indonesia