cover
Contact Name
Fathurrahman
Contact Email
fathurphysics@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fathurphysics@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Abdimasa
ISSN : -     EISSN : 26218100     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
MEMPERKUAT PERAN SEKTOR PENDIDIKAN UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN HIDUP REMAJA DI KABUPATEN SORONG Nursalim Nursalim; Febrian Andi Hidayat
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.626 KB)

Abstract

Program dan intervensi yang dimaksudkan selaras dengan prinsip-prinsip dalam mempromosikan gender, kesetaraan dan keberlanjutan. Misalnya, konten LSE yang memiliki topik spesifik yang mencakup isu-isu sensitif gender termasuk, kesehatan dan hak-hak seksual / reproduksi, kekerasan berbasis gender dan pemahaman yang lebih baik tentang kesetaraandan kesetaraan gender. Di bawah program ini, guru menerima pelatihan LSE dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas guru tentang topik-topik terkait LSE, serta untuk menyadarkan guru tentang masalah gender. Guru yang mendapat manfaat dari program ini akan mengajarkan pendidikan kecakapan hidup kepada anak laki-laki dan perempuan di sekolah dan juga memfasilitasi sesi gender yang telah dimasukkan dalam sesi LSE. Sejalan dengan kepala sekolah ekuitas, program ini telah memiliki fokus khusus pada penyediaan pengetahuan dan keterampilan kepada guru yang akan ditempatkan di sekolah dan mengajar di daerah pedesaan, terpencil dan sulit dijangkau di Tanah Papua. Oleh karena itu, remaja yang kurang beruntung di sekolah terpencil akan mendapat manfaat dari program ini. Diperkirakan 60% peserta pelatihan guru yang akan menerima pelatihan pendidikan kecakapan hidup di bawah program ini adalah orang Papua setempat dan 65% adalah perempuan. Dalam hal keberlanjutan, berinvestasi dalam pelatihan guru pra-jabatan adalah salah satu strategi inti untuk memastikan keberlanjutan guru terampil untuk memberikan program pendidikan keterampilan hidup. Diakui bahwa dasar kelembagaan untuk program pelatihan guru memberikan kesinambungan dan keberlanjutan. Pelatihan dalam layanan, pada gilirannya, sering disampaikan sebagai lokakarya satu kali atau serangkaian lokakarya singkat, dengan sedikit dukungan lanjutan, pengawasan atau evaluasi. Melalui kegiatan ini, dosen akan mengamati peserta pelatihan guru menggunakan alat pengamatan yang memungkinkan untuk mengkonfirmasi kepercayaan diri ketika memberikan sesi LSE, menilai pengetahuan konten dan pendekatan pedagogis masing-masing.
Sepeda Pintar (Sekolah Peduli Kokoda Pintar): Pemberantasan Buta Aksara Siswa Sekolah Alam Natikorae Usili Aimas Kabupaten Sorong Abdul Hafid; Firman Firman
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.01 KB)

Abstract

Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak usia sekolah dasar mampu membaca dan menulis permulaan. Program ini dilaksanakan di Sekolah Alam Natikorae Usili Aimas Kabupaten Sorong. Tahapan pelaksanan program meliputi: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan dan publikasi. Hasil dari program ini adalah siswa yang belum memasuki usia sekolah sama sekali belum bisa menulis dan membaca. Siswa yang sebelumnya belum bisa menulis, mulai bisa menulis. Siswa yang sebelumnya bisa menulis namun masih ada kesalahan, setelah program ini diadakan kesalahan sudah sangat berkurang. Siswa yang sebelumnya tidak mengenal abjad sama sekali, mulai mengenal abjad. Siswa yang secara artikulasi belum bisa menyebut abjad dengan benar, sudah banyak bisa menyebut abjad dengan benar. Siswa yang sebelumnya belum bisa menggabungkan huruf, sudah bisa menggabungkan huruf menjadi suku kata. Siswa yang sebelumnya belum bisa menggabungkan suku kata menjadi kata, setelah program ini sudah banyak bisa menggabungkan suku kata.
PENDAMPINGAN LITERASI MELALUI PROGRAM PENGUATAN BACA TULIS KELAS AWAL WILAYAH PINGGIRAN DAN TERPENCIL Sirojjuddin Sirojjuddin; Abdul Hafid; Mursalim Mursalim
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.34 KB)

Abstract

Pendampingan Litarsi Program Penguatan Baca Tulis Kelas Awal Wilayah Pinggiran Dan Terpencil Kabupaten Sorong Papua Barat bertujuan untuk melatih dan mendampingi guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sorong dalam program literasi dengan harapan meningkatkan kemampuan baca tulis siswa kelas awal di wilayah tersebut. Hal ini perlu kita laksanakan karena mayoritas penduduk asli Kab. Sorong berada di daerah pinggiran dan dan hampir 50% belum/tidak bisa membaca. Program ini bekerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sorong dan dari 8 bulan di-rencanakan, program ini. Kegiatan ini telah berjalan sesuai dengan yang direncanakan dengan beberapa luaran berhasil dicapai diantaranya Pelatihan Literai bagi Guru Kelas Awal, Pelatihan MBS, Pelatihan LKT dan Monitoring Tahap I, Penguatan dan Pendampingan Literasi oleh Mentor, Pelatihan & Pendampingan perpustakaan ramah anak, Pelatihan & Pendampingan startegi membaca, Monitoring dan Evaluasi II
SEPEDA PINTAR (SEKOLAH PEDULI KOKODA PINTAR): PEMBERANTASAN BUTA AKSARA SISWA SEKOLAH ALAM NATIKORAE USILI AIMAS KABUPATEN SORONG Abdul Hafid; Firman Firman; Fransiska Hae; Nurlinda Auliah
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.023 KB)

Abstract

Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak usia sekolah dasar mampu membaca dan menulis permulaan. Program ini dilaksanakan di Sekolah Alam Natikorae Usili Aimas Kabupaten Sorong. Tahapan pelaksanan program meliputi: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan dan publikasi. Hasil dari program ini adalah siswa yang belum memasuki usia sekolah sama sekali belum bisa menulis dan membaca. Siswa yang sebelumnya belum bisa menulis, mulai bisa menulis. Siswa yang sebelumnya bisa menulis namun masih ada kesalahan, setelah program ini diadakan kesalahan sudah sangat berkurang. Siswa yang sebelumnya tidak mengenal abjad sama sekali, mulai mengenal abjad. Siswa yang secara artikulasi belum bisa menyebut abjad dengan benar, sudah banyak bisa menyebut abjad dengan benar. Siswa yang sebelumnya belum bisa menggabungkan huruf, sudah bisa menggabungkan huruf menjadi suku kata. Siswa yang sebelumnya belum bisa menggabungkan suku kata menjadi kata, setelah program ini sudah banyak bisa menggabungkan suku kata.
HIDRO BROKOLI (Program Pendampingan Budidaya Brokoli (Brassica oleracea L) untuk Meningkatkan Gizi Masyarakat Kampung Arar) Jaharudin Jaharudin; Budi Santoso
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.692 KB)

Abstract

Hidroponik Brokoli merupakan program pendampingan budidaya Brokoli (Brassica oleracea L) untuk meningkatkan gizi masyarakat di kampung Arar. Latar belakang pemilihan media tanam hidroponik adalah lokasi pulau Arar pesisir pantai sehingga tekstur tanahnya kurang cocok apabila ditanami sayur-sayuran. Program PKMS ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) meningkatkan keterampilan masyarakat kampung Arar tentang bercocok-tanam menggunakan media hidroponik; (2) peningkatan keterampilan pengolahan tanaman hidroponik dari pembibitan sampai panen; Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah metode ceramah, demonstrasi dan penugasan. Dalam pelaksanaan program kegiatan akan dilakukan pendampingan (monitoring). Program pengabdian ini akan diikuti oleh warga kampung yang berjumlah 20 orang. Program pelatihan akan dibimbing langsung oleh dosen pendidikan Biologi STKIP Muhammadiyah Sorong. Pengabdian ini berlangsung selama 6 (enam) bulan terhitung mulai target Juni hingga November 2019. Target luaran dari kegiatan ini adalah (i) satu artikel ilmiah yang di publikasikan melalui jurnal ISSN (ii) satu artikel pada media massa cetak (iii) video kegiatan (iv) Terjadi peningkatan keterampilan bercocok-tanam hidroponik yang ditandai dengan a) masyarakat dapat bercocok-tanam menggunakan media tanam hidroponik b) masyarakat dapat menyemai bibit hidroponik.
PENDAMPINGAN PROGRAM HYDROPONIC GARDEN SEBAGAI SOLUSI PEMENUHAN KEBUTUHAN SAYURAN BAGI MASYARAKAT PESISIR PANTAI KAMPUNG FAFANLAP DISTRIK MISOOL SELATAN KABUPATEN RAJA AMPAT Febrian Andi Hidayat; Indri Anugrah Ramadhani; Ihsan Ihsan
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.855 KB)

Abstract

Kampung Fafanlap merupakan salah satu kampung yang terdapat di distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat. Untuk mencapai kampung lainnya, masyarakat kampung Fafanlap harus menempuh perjalanan laut selama kurang lebih setengah jam perjalanan. Seperti halnya kampung-kampung yang berada di distrik Misool, kampung Fafanlap berada di daerah pesisir pantai dengan sebagian besar masyarakat bekerja sebagai nelayan. Masyarakat tidak mempunyai lahan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan sayur maupun buah, sehingga diperlukan adanya pemahaman terhadap masyarakat tentang penggunaan media lain selain tanah guna mengatasi permasalahan masyarakat tersebut. Salah satu teknik budidaya tanaman sayuran yang dapat dilakukan pada lahan sempit dan tanpa menggunakan tanah yaitu teknik hidroponik atau lebih lengkapnya kebun hidroponik (Hydroponic Gardern). Teknik menanam secara hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya, akan tetapi menggunakan air dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman tersebut. Hydroponic Garden yang telah dilakukan memberikan pemahaman tersendiri bagi masyarakat kampung Fafanlap, warga merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan dan pendampingan penanaman sayuran dengan cara hidroponik sederhana. Berdasarkan tahap akhir yaitu evaluasi, didapatkan hasil bahwa tingkat pertumbuhan sayuran dengan cara hidroponik sederhana mencapai 85%.
PENULISAN JURNAL ILMIAH PADA GURU DI KABUPATEN SORONG MELALUI WORKSHOP TERPADU Siti Fatihaturrahmah Al. Jumroh; Haryati Haryati
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.143 KB)

Abstract

Saat ini, banyak guru yang mengalami kendala dalam mengurus kenaikan pangkat yang disebabkan oleh adanya pemberlakuan peraturan baru yakni Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) Nomor 16 Tahun 2009 yang mengatur tentang jabatan fungsional guru dan angka kredit bahwa setiap guru yang ingin mengurus kenaikan pangkat harus memiliki karya ilmiah yang diterbitkan. Diberlakukannya peraturan tersebut membuat guru mau tidak mau harus mampu membuat karya ilmiah atau memahami penyusunan karya ilmiah baik itu yang berbentuk penelitian maupun penulisan. Akan tetapi peraturan baru tersebut dianggap telah menjadi batu sandungan bagi guru, karena sebagian besar guru di Sorong belum paham membuat karya ilmiah. Hal tersebut diperkuat dengan adanya survei terhadap pengelola jurnal yang ada di kabupaten Sorong diketahui masih banyak karya ilmiah yang belum sesuai dengan aturan kepenulisan karya ilmiah. Selain itu, bahkan tidak sedikit guru yang meminta bantuan pihak pengelola jurnal untuk memperbaiki karya ilmiah mereka. Peraturan yang menetapkan harus adanya karya ilmiah yang diterbitkan merupakan momok yang sangat menakutkan bagi guru. Padahal alasan dibalik pemberlakuan peraturan tersebut mengharapkan perbaikan kinerja dan menjadikan guru-guru sebagai pendidik yang handal dan profesional. Sehingga, efek yang dihasilkan adalah akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Berdasarkan penjelasan permasalahan yang terdapat pada guru di kabupaten Sorong berkaitan dengan penulisan karya ilmiah, pengabdi menawarkan suatu kegiatan perubahan pembinaan sekaligus pelatihan penulisan jurnal ilmiah bagi guru yang dikemas dalam bentuk workshop terpadu yang dalam kegiatannya bersifat serius, santai, dan menyenangkan. Dengan adanya kegiatan pembinaan dan pelatihan tersebut memberikan perubahan dan membantu guru untuk memecahkan permasalahan dan kesulitannya dalam menulis karya ilmiah. Terbukti ada beberapa guru yang sudah dapat menerbitkan jurnalnya. Kegiatan dilakukan di sekolah mitra yang telah ditentukan sebelumnya melalui kesepakatan antara tim pengusul dan sekolah mitra. Luaran yang akan dihasilkan dalam program pengabdian ini adalah publikasi ilmiah dan layanan jasa pelatihan yang bisa diterapkan di sekolah-sekolah lain yang memiliki guru-guru dengan permasalahan yang sama.
PENERAPAN GAYA LITERASI READ AND WRITING BAGI SISWA DI SD LABSCHOOL STKIP MUHAMMADIYAH SORONG WARMON KOKODA KABUPATEN SORONG Nouval Rumaf; Asih Wahyuningsih
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.378 KB)

Abstract

Kondisi pendidikan yang ada di suku Warmon Kokoda sangatlah tragis dan memprihatinkan. Warmon Kokoda adalah salah satu suku dari banyak suku di daerah Papua yang memiliki masalah pendidikan yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak pemerintah. Salah satu permasalahan pendidikan yang ada yaitu kurangnya kemampuan membaca dan menulis bagi masyarakat yang terdapat di suku Warmon Kokoda. Saat ini, telah digalakkan segencar-gencarnya gerakan literasi untuk membantu meminimalisir permasalahan yang ada. sehingga, masalah ketertinggalan di bidang pendidikan dalam hal ini adalah membaca dan menulis yang terjadi di suku Warmon Kokoda merupakan masalah yang serius. Bahkan terdapat ungkapan yang mengatakan Bangsa yang literasi masyarakatnya masih rendah akan mengalami peradaban yang suram. peradaban yang suram tersebut dapat terlihat dengan adanya penyimpangan yang diakibatkan oleh rendahnya kemampuan baca tulis tersebut dapat terlihat seperti, Anak-anak SMA belum bisa baca tulis dan memiliki ijazah itu dianggap hal yang wajar. Sekali lagi, hal tersebut bukan diakibatkan oleh kurangnya minat baca tulis namun lebih disebabkan oleh ketiadaan guru yang berkeinginan mengabdi dan mengajar di sekolah-sekolah pinggiran atau terpencil khususnya di suku Warmon Kokoda salah satunya. Faktor lainnya, adalah minimnya kemampuan baca tulis siswa karena kurangnya akses siswa mendapatkan buku pelajaran sebagai sumber infomasi pengetahuan. Oleh karena itu, pengusul mencoba menawarkan solusi terhadap permasalahan yang terjadi di suku Warmon Kokoda. Solusi yang ditawarkan adalah berupa kegiatan pembinaan baca tulis dengan penerapan gaya literasi bagi siswa di SD Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong Warmon Kokoda. Dalam kegiatannya siswa dibina untuk membaca dan menulis gaya literasi yang berpaduan dengan background alam. Dengan demikian, siswa akan lebih gampang memahami dalam belajar membaca dan menulis, karena siswa lebih merasa rileks. Sebagaimana diketahui, anak papua lebih dekat dan lebih bersahabat dengan alam. Luaran yang akan dihasilkan dalam program pengabdian ini adalah Publikasi artikel pada media masa cetak (Lokal) sebagai luaran wajib sehingga dengan adanya publikasi artikel ini diharapkan permasalahan yang terjadi mengenai pendidikan di suku Warmon Kokoda diketahui oleh khalayak dan pemerintah pada khususnya sehingga, mendapatkan perhatian yang lebih serius. Selain itu, luaran yang dihasilkan adalah menghasilkan anak-anak suku Warmon Kokoda khususnya siswa SD Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong menjadi siswa yang sudah mengalami peningkatan dalam kemampuan membaca dan menulis.
PELATIHAN TEKNIK PASSING BAWAH BOLA VOLI PADA SISWA SMP LABSCHOOL PULAU ARAR hayudi hayudi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.113 KB)

Abstract

Permainan bola voli adalah permainan beregu yang dimainkan dengan cara memvolly bola dengan tujuan agar bola tidak terjatuh dilantai. Selain itu tujuan permainan bola voli adalah berusaha menyeberangkan bola ke daerah permainan lawan dengan maksud untuk mendapatkan point sebanyak-banyaknya. Penguasaan teknik dasar bola voli adalah faktor utama dalam mempelajari atau melakukan permainan ini. Karena tanpa penguasaan keterampilan teknik dasar bisa dipastikan seseorang tidak bisa melakukan permainan bola voli. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan teknik dasar passing bawah secara langsung kepada para siswa SMP Labschool STKIP Muhammadiyah Sorong. Selain dalam bentuk praktek, pada kegiatan ini juga dijelaskan konsep teknik dasar permainan bola voli. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendapat apresiasi yang sangat baik dari peserta pelatihan teknik dasar passing bawah bola voli. Hasil kegiatan pelatihan ini berdampak pada keterampilan siswa dalam melakukan passing bawah meningkat. Hal ini bisa dilihat ketika siswa melakukan passing bawah yang dulunya mengalami kesulitan pada saat melakukan passing bawah dengan indikator satu atau dua kali pantulan bola sudah mati, setelah pelatihan siswa sudah terampil melakukan passing bawah bola voli dengan banyak sentuhan.
Optimalisasi Kemampuan Guru Matapelajaran Matematika SMP/MTs Muhammadiyah SeKabupaten Sorong Dalam Menyusun Lembar Kegiatan Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013 Syamsulrizal Syamsulrizal; Sahidi Sahidi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.369 KB)

Abstract

Penerapan kurikulum 2013 oleh pemerintah diyakini telah menemui hasil yang baik berdasarkan evaluasi implementasi kurikulum 2013, sehingga membuat Pemerintah mengambil kebijakan dengan mengeluarkan peraturan melalui Permendikbud untuk menerapkan kurikulum 2013 di seluruh jenjang satuan pendidikan (SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA) (Subandi, 2014). Adanya peraturan tersebut membuat seluruh sekolah di indonesia harus menjalankan peraturan tersebut baik dalam keadaan siap atupun tidak siap. Adanya implementasi kurikulum 2013 bagi beberapa sekolah yang di jadikan model dan beberapa sekolah yang telah memulai menerapkan kurikulum tersebut merasakan kesiapan untuk menghadapinya dan tidak menjadikan sebgai masalah yang besar akan tetapi berbeda bagi sekolah yang masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan langsung menerapkan kurikulum baru. Akibat banyak pihak sekolah terutama guru masih banyak kebingungan untuk menyesuaikan diri dengan kurikulum tersebut, ditambah lagi kurangya pengetahuan dan sosialisasi yang di lakukan oleh pemerintah terkait. Beberapa sekolah yang mersakan hal demikaian di antaranya SMP Muhammadiyah 1 Aimas dan MTs Muhammadiyah Aimas lebih khususnya guru matapelajaran matematika. Permasalahan tersebut harus segera di carikan solusinya yaitu dengan cara mengoptimalakan kemampuan guru untuk menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013. Tindakan ini perlu dilakukan untuk mengatasi dan se-segera mungkin untuk bisa beradaptasi dengan peraturan pemerintah tersebut melalui Permendikbud.

Page 2 of 18 | Total Record : 178