cover
Contact Name
Fathurrahman
Contact Email
fathurphysics@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fathurphysics@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Abdimasa
ISSN : -     EISSN : 26218100     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Pelatihan Pemanfaatan “Scientifik Calculator” dalam mendukung pembelajaran Science, Technology, Enginering, and Mathematics (STEM) bagi Guru Matematika SMA/SMK Se-Kota dan Kabupaten Sorong Papua Barat Sahidi Sahidi; Eko Tavip Maryanto
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.778 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman guru dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan Scientific Calculator Casio FX-991 EX Claswizz di SMA/SMK se-kota dan se-kabupaten Sorong dalam mendukung pembelajaran Science, Technlogy, Engineering and Mathematics (STEM) dan implimentasi dalam pembelajaran matematika di Sekolah menengah atas dan kejuruan, meningkatkan kemampuan guru SMA/SMK dalam membuat Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis STEM dalam pembelajaran matematika dan meningkatkan keterampilan guru SMA/SMK dalam mengimplimentasikan pembelajaran berbasis STEM berdasarkan kurikulum yang berlaku saat ini serta mampu menggunakan kalkulator dalam menyelesaikan berbagai perhitungan sehingga dapat membantu peserta didik dalam pembelajaran matematika. Metode Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini akan dilaksanakan di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Kegiatan memilki tiga tahap yaitu tahap persaipan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah Pemahaman guru-guru SMA/SMK di kota dan kabupaten Sorong tentang penggunaan Scientific Calculator Casio FX-991 EX Classwiz dalam mendukung pembelajaran berbasis STEM mengalami peningkatan pemahaman dan mengalami kemudahan dalam pembelajaran, kemampuan guru-guru SMA/SMK dalam membuat LKPD berbasis STEM sesuai dengan tujuan, indikator pembelajaran sudah berkategori baik.
E-COMERCE MOBILE SEBAGAI SARANA MEMBANGUN JARINGAN WIRAUSAHA UNTUK PEMASARAN PRODUK DI KABUPATEN SORONG Eko Tavip Maryanto; Heny Sri Astutik; Syamsulrizal Syamsulrizal
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.63 KB)

Abstract

Kegiatan pengebdian ini bertujuan untuk mengatasi permaslahan yang di alami oleh masyarakat terkait dengan para wirausahawan pemula dalam mengembangkan bisnisnya melalui teknologi informasi yang berbentuk e-comerce mobile. Kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Sorong yang diikuti oleh seluruh penerima bantuan dana dari Kemenkom dan dan UKM, masyarakat yang belum produktif, komoditas, dan masyarakat yang tidak produktif yang ada di kabupaten sorong. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu Pendidikan, Pelatihan, Penyebarluasan, dan Pendampingan. Kegiatan ini pun mendapatkan respon baik, baik dari peserta dan Pihak dinas Koperasi dan Usaha kecil menengah. Hasil pelaksanaan kegiatan yang didapat setelah mengikuti pelatihan tersebut yaitu peserta pelatihan mempunya sebuah toko kecil di smarphonnya (e-commerce) serta peserta mempunya bekal dan tau cara memeasarkan produk produknya melalui digital smartphone.
Pendampingan Bimbigan Membaca Al-Quran Dasar Metode Tsaqifa Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas Budi Santoso; Jaharudin Jaharudin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.744 KB)

Abstract

Pendampingan bimbigan membaca Al-Quran dasar metode Tsaqifa santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas merupakan upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca al-Qur’an bagi santri. Pengabidan ini dilatarbelakani oleh minimnya keterampilan membaca Al-Qur’an yang dimiliki Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas. Hal tersebut merupakan masalah krusial sebab lembaga tersebut merupakan institusi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman sehingga keterampilan membaca Al-Qur’an merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas. Program penelitian internal ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an bagi santri. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran untuk orang dewasa (Tsaqifa) yang diimplementasikan melalui tiga pendekatan yaitu: metode langsung, implementasi dan evaluasi program. Program pengabdian ini diikuti oleh Santri Panti Putra dan Putri Muhammadiyah Sorong yang berjumlah 20 orang. Program pelatihan akan melibatkan dosen pendidikan agama Islam UNIMUDA Sorong dan pemenang juara lomba khatib dan imam Se-Sorong Raya. Pengabdian ini berlangsung selama 2 (lima) bulan terhitung mulai target januari hingga februari 2019. Target luaran dari kegiatan ini adalah (i) Terjadi peningkatan keterampilan membaca Al-Qur’an dosen yang ditunjukan melalui: (a) peserta dapat membaca Al-Qur’an sesuai dengan makharijul huruf dan tajwid dengan tepat, (b) peserta pelatihan dapat mengajarkan Al-Qur’an dengan menggunakan metode Tsaqifa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN MALASOM BERKEUNGGULAN Nursalim Nursalim; Yusuf Bachtiar
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.747 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam rangka Melakukan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Malasom Berkeunggulan bertujuan untuk meningkatkan keunggulan masyarakat Malasom dalam bidang kesehatan dan pendidikan agar mampu bersaing dengan kelurahan lainnya di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian ini dimulai pada tanggal 19 November hingga 20 Desember 2019 bertempat di Kelurahan Malasom Distrik, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Kegiatan yang telah dilakukan adalah Penyuluhan Pendidikan Kecakapan Hidup Sehat (PKHS), Aksi Donor Darah, Pelatihan Pembuatan Bunga Plastik, Pelatihan Literasi bagi Siswa, Pembersihan sampah dengan pola Bhakti Sosial, Pemberian nama papan jalan. Pengabdian ini memberikan dampak yang positif sehingga kelurahan malasom menjadi berkeunggulan.
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran IPA Berbasis IT Menggunakan Program Lectora pada Guru MTS Kota Sorong Fathurrahman Fathurrahman; Indri Anugrah Ramadhani
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.608 KB)

Abstract

Setelah melakukan survey awal Selama ini masalah yaang timbul dikalangan para guru adalah sulitnya mengembangkan media pembelajaran, sehingga banyak guru pada saat mengajar hanya menggunakan media konfensional, misalnya di MTS Az Zikra Kota Sorong rata-rata guru mengajarkan matapelajaran IPA menggunkan media konfensional padahal semakin banyak media yang diberikan kepada siswa maka minat, prestasi bahkan hasil belajar siswa akan lebih bagus. Banyak guru yang merasa bahwa mengajar dengan menggunakan media itu sangat susah sehingga membuat minat guru untuk belajar juga turun, hal ini juga dipengaruhi oleh usia, karena sebagian guru sudah berusia diatas 40 tahun, akibatnya guru merasa bahwa mempelajari ICT atau mengembangkan media dalam pembelajaran merasa susah. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam proses pengabdian masyarakat adalah metode SDLC (System Development Life Cycle). Setelah itu megkaji masalah yang terjadi sehingga bisa menemukan masalah yang menjadi hambatan pada sekolah mitra tersebut. Selanjutnya menawarkan solusi terhadap sekolah mitra untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi disekolah mitra. Adapun langkah-langkah yang ditawarkan adalah perencanaan, tahap analisah, tahap perancangan dan tahap penerapan. Didalam kegiatan ini ada dua jenis luaran yaitu luaran wajib dan luaran tambahan, luaran wajib dalam pelaksanaan ini adalah (1) melakukan publikasi dimedia lokal (Radar Sorong) dengan terget sudah terbit atau sudah dilaksanakan dalam jangka waktu 1 tahun pertama, (2) melakukan publikasi vidio kegiatan dimedia Televisi lokal yaitu CWM, namun pada saat mau di publikasi di CWM ternyata anggarannya terlalu besar dan tidak relevan dengan anggaran, sehingga Vidionya di unggah di Youtobe LP3M,dengan target sudah dilakakukan dalam jangka waktu 1 tahun pertama sedangkan luaran tambahan adalah melakukan publikasi jurnal di jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat dengan terget sudah dalam bentuk draft dalam jangka waktu 1 tahun pertama
PELATIHAN OLAHRAGA PERMAINAN KECIL UNTUK PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI DI KAMPUNG WEYENGKEDE Hayudi Hayudi; Leo Pratama
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.309 KB)

Abstract

Hasil observasi dan wawancara bersama kepala kampung dan pemuda setempat didapatkan bahwa masyarakat kampung terutama kaum muda belum memiliki kepedulian terhadap pola hidup sehat. Selain itu masyarakat kampung belum memanfaatkan secara maksimal permainan tradisional sebagai modal dasar dalam peningkatan kebugaran jasmani. Permainan kecil merupakan suatu bentuk permainan yang tidak mempunyai peraturan tertentu, baik mengenai peraturan permainannya, alatnya, ukuran lapangan, maupun waktu pelaksanaaannya. Bentuk permainan kecil yang sering digunakan terdiri atas 2 yaitu permainan tanpa alat dan permainan dengan alat. Kegiatan pelatihan olahraga permainan kecil ditujukan pada (1) Peningkatan kebugaran jasmani, (2) Sosialisasi pentingnya kebugaran jasmani dalam menunjang aktivitas sehari-hari, (3) Teridentifikasinya permainan tradisional yang dapat dikembangkan sebagai permainan yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan dalam dua bentuk yaitu (1) Sosialisasi dalam bentuk penyuluhan pentingnya kebugaran jasmani bagi aktivitas keseharian dan identifikasi permainan kecil/tradisional, (2) kegiatan praktek, kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan permainan kecil/tradisional kepada masyarakat khususnya anak-anak dan remaja. Kegiatan pengabdian sangat membantu masyarakat terutama pada anak-anak mereka. Melalui kegiatan ini anak-anak sangat tertarik untuk berolahraga dengan metode yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya, selain itu olahraga permainan kecil/tradisional yang mereka laksanakan adalah olahraga tradisional yang bersal dari budaya lokal sehingga kegiatan ini juga ikut melestarikan budaya lokal dan ikut memperkenalkan sekaligus mencintai budaya lokal.
PELATIHAN PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SING A SONG DAN GAMES BAGI GURU SD/MI MUHAMMADIYAH DI WILAYAH KABUPATEN SORONG Syams Kusumaningrum; Aswendo Dwitantyanov
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.393 KB)

Abstract

Mengingat pentingnya penguasaan Bahasa Inggris, maka pengenalannya sejak dini kepada anak-anak sangatlah penting. Pada pelaksanaannya Bahasa Inggris bukanlah bahasa yang mudah untuk diajarkan kepada siswa Sekolah Dasar. Terdapat tiga alasan utama Bahasa Inggris sulit untuk diajarkan, yang pertama adalah kata maupun kalimat dalam Bahasa Inggris sukar untuk diucapkan karena berbeda antara penulisan dan pelafalannya. Selain itu, kurangnya kemampuan guru dalam hal penguasaan teknik maupun metode mengajar membuat siswa kurang tertarik untuk mempelajari Bahasa Inggris. Pada pelatihan ini para guru di lingkungan SD/MI Muhammadiyah di wilayah Kabupaten Sorong dibekali pengetahuan bagimana mengajarkan Bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan serta mudah untuk diaplikasikan. Pelatihan dibagi dalam tiga sesi yaitu; pengenalan metode sing a song yang dilanjutkan dengan metode games dan diakhiri dengan simulasi praktek mengajar oleh masing-masing guru. Dengan pelatihan ini para peserta dapat memahami apa yang menjadi fokus pengajaran Bahasa Inggris bagi siswa Sekolah Dasar, membuat media pembelajaran yang disesuaikan dengan metode yang diajarkan serta mempraktekkan bagaimana mengajarkan Bahasa Inggris dengan metode tersebut.
MEMPERKUAT PELEMBAGAAN MODEL PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF (PAUD HI) Di KABUPATEN SORONG DAN KABUPATEN RAJA AMPAT Nursalim Nursalim; Surya Putra Raharja
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.35 KB)

Abstract

Masa depan suatu bangsa ditentukan oleh kesiapan generasi penerus sebagai pelaksana pembangunan. Persiapan tersebut harus diupayakan sejak anak masih berusia dini, yaitu sejak anak di kandungan sampai dengan usia 6 tahun. Karena 90% otak manusia berkembang sebelum usia 5 tahun, terutama pada anak usia 4 tahun pertama kehidupan anak. Periode ini merupakan masa paling penting dalam perkembangan otak, kognitif, dan psikososial anak, sehingga kebutuhan kesehatan dasar, gizi dan pengembangan emosi serta intelektual anak harus dipenuhi secara baik untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangannya di kemudian hari. (Data: The Economis, Tecnology and Neuroscience of Human Capbility Formation, PNAS, August, 2007). Pengembangan pendidikan anak usia dini merupakan salahsatu pendekatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan sumber daya manusia yang berkesinambungan. enelitian Prof James Heckman, Peraih Nobel Ekonomi, mengungkapkan bahwa investasi pada pendidikan anak usia dini lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas SDM dibandingan dengan investasi serupa di usia sekolah dan dewasa Dengan dana pendidikan anak usia dini yang relatif terjangkau, negara dapat mengoptimalkan pertumbuhan anak dengan meningkatkan asupan gizi anak dan memastikan anak mendapatkan stimulasi-stimulasi positif yang membantu tumbuh kembangnya. Khususnya investasi bagi anak-anak yang kurang beruntung akan menghasilkan manfaat besar bagi individu dan masyarakat dengan memperoleh pendidikan yang lebihg baik, kesehatan, dampak hasil ekonomi dan sosial, tidak hanya menghemat uang pembayar pajak tetapi juga meningkatkan produktivitas ekonomi bangsa.(Data: The Economis of Child Well-Being. Gabriella Conti James J. Heckman, 2012). UNIMUDA Sorong bermitra dengan UNICEF dalam upaya mendukung pemerintah untuk meningkatkan kualitas PAUD sebagai suatu program prioritas pembangunan pendidikan nasional dalam mengembangkan program PAUD HI di Papua Barat (Sorong dan Raja Ampat) sejak 2017 hingga sekarang. Jumlah PAUD yang selama ini diintervensi sebanyak 26 PAUD. Melalui Program Sekolah Penggerak, UNIMUDA Sorong berharap dapat menambah jumlah intervensi menjadi 125 PAUD di Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Raja Ampat. Tujuan Utama program adalah membantu pemerintah mewujudkan pemenuhan kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini di Papua Barat secara menyeluruh dan terintegrasi sehingga mampu membentuk kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kematangan sosial di tahap berikutnya.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR DESA MARIAT PANTAI Istiqomah Istiqomah; Jaharudin Jaharudin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.91 KB)

Abstract

Pendidikan adalah hak setiap warga Indonesia hal ini tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi “Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan. Akan tetapi faktanya pendidikan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat daerah pedalaman salah satunya daerah Papua. Pendidikan sendiri memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi dunia yang sangat maju. Kegiatan kuliah pengabdian masyarakat diharapkan dapat membantu memecahkan masalah diatas. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan adanya bimbingan belajar yang diberika kepada anak-anak usia SD hingga SMP. Tujuan dari kegiatan kuliah penngabdian ini adalah 1). Peningkatan pemahaman dan kesadaran warga masyarakat desa Mariat Pantai tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan 2). Peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di desa Mariat Pantai. Bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain 1). Melakukan sosialisasi kepada warga tentang kegiatan bimbingan belajar. 2). Melakukan pendampingan kepada anak-anak di desa Mariat Pantai. Kegiatan bimbingan belajar dilakukan pada siang dan sore hari. Anak-anak dikelomkkan berdasarkan tingkat kemampuan. Materi yang diberikan berupa belajar membaca, berhitung hingga mengerjakan soal-soal ujian. Kegiatan pendampingan belajar yang diselenggarakan mendapatkan apresiasi dari kepala lurah, masyarakat dan anak-anak di desa Mariat Pantai.
PEMBINAAN TENIS MEJA PADA TIM BAPORKORPRI KABUPATEN SORONG Jusrianto AS; Hayudi Hayudi; Farcham Mulloh
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.13 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka Melakukan Pelatihan tenis meja pada tim Baporkorpri Kabupaten Sorong Papua Barat bertujuan untuk meningkatkan keunggulan dan prestasi atlet team Kabupaten Sorong dalam persiapan mengikuti event tahunan agar mampu bersaing dengan tim dari Kabupaten lain yang ada di Provinsi Papua Barat serta mampu bersaing dengan 34 Provinsin di tingkat Nasional kedepannya. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah (1) Pemberian pelatihan teknik tenis meja dan penilaian, (2) latihan fisik, latihan mental, latihan tehni, dan latihan taktik. (3) Dialog, Pelatihan langsung, dan Exebisi, (4) Fokus persiapan pertandingan, (5) Membentuk Team siap pertandingan. Alat penunjang kegitan antara lain : meja, net, bola, keranjang, robot, pembatas lapangan, tempat minum, dan untuk bed. Dari pelatihan tersebut sehinggah didalam pengabdian ini sangat memberikan dampak yang positif dan mampu menghasilkan peningkatan yang signifikan kepada atlet Baporkorpri dan mampu lolos dalam mewakili Provinsi Papua Barat tingkat Nasional.

Page 3 of 18 | Total Record : 178