cover
Contact Name
Fathurrahman
Contact Email
fathurphysics@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fathurphysics@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Abdimasa
ISSN : -     EISSN : 26218100     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Penggunaan Internet yang Sehat dan Aman Di Kalangan Masyarakat dan Pelajar Angela Huang
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet merupakan hal yang paling sering digunakan oleh masyarakat tiap harinya. Pengguna internet dominan berasal dari kelompok remaja atau pelajar. Sering kali ditemukan oknum yang menyalahgunakan internet sehingga perlu adanya pengedukasian akan cara berinternet sehat dan aman. Internet Sehat dan Aman (INSAN) adalah suatu program dari pemerintah Indonesia yang dirancangkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemkominfo) dengan tujuan mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat dan aman melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Melalui kegiatan Pancasila Social Experiment Project (PASEPRO) yang merupakan tugas proyek mata kuliah Pancasila dalam bentuk pengabdian masyarakat yang memiliki tujuan untuk mengembangkan pendidikan karakter dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, penulis mengadakan sosialisasi. Kegiatan PASEPRO dilaksanakan dengan tujuan mengedukasi pelajar akan pentingnya berinternet sehat dan aman dan dapat menggunakan internet secara bijak.. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah metode penyuluhan atau sosialisasi dan menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk menganalisis data yang diperoleh. Melalui pelaksanaan proyek ini akan menghasilkan kalangan pelajar yang dapat memaksimalkan dampak positif penggunaan internet dan meminimalkan dampak negatif berinternet sehingga terciptanya kalangan masyarakat yang cerdas dan produktif kedepannya.
PEMBERDAYAAN MELALUI PELATIHAN PEMASARAN PRODUK UMKM OMAH JENANG BLITAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Joan Hesti Gita Purwasih; Kiki Amelia Sari; Luhita Rizkiyana Madhanni; Anugrah Mahirah Al Kharisma; Rita Arsyantie; Bella Fadhilatus Sanah; Munti Kurnia Ningsih
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa UMKM Rejowinangun ialah salah satu desa di Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar yang terdapat berbagai macam usaha mikro kecil dan menengah. Salah satunya adalah Omah Jenang Blitar yang memproduksi berbagai jenis jenang ketan khas Blitar secara mandiri. Namun, semenjak mewabahnya COVID-19 di Indonesia pendapatan mereka mengalami penurunan karena adanya berbagai kebijakan selama pandemi, seperti penerapan PSBB oleh pemerintah setempat yang menyebabkan berkurangnya jumlah pengunjung Omah Jenang Blitar sebagai pusat oleh-oleh dan wisata edukasi. Adanya permasalahan tersebut memerlukan sebuah strategi agar produk UMKM tetap laku di pasaran meskipun terhambat pandemi COVID-19. Sehingga strategi pemasaran produk UMKM perlu digencarkan. Metode yang dilakukan yaitu dengan pemetaan media sosial, sosialisasi, praktik fotografi produk UMKM, evaluasi kegiatan, monitoring dan pemasaran. Program pengabdian bertujuan untuk memberikan solusi mengenai strategi pemasaran yang dapat memulihkan perekonomian masyarakat. Hasilnya UMKM Omah Jenang semakin dikenal masyarakat luas sehingga produk yang ada semakin laku di pasaran.
UPAYA PEMELIHARAAN AIR SUNGAI DI JALAN KARIMUN JAWA GANG 1 KOTA MALANG Joan Hesti Gita Purwasih; Adinda Wiresti Saputri; Haris Fajar; Hebibah Syahrani Gumilar; Moch. Wahyu Pratama; Yenny Syavitri; Zahratul Ilma
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sangat dekat dengan kehidupan sekitar kita, jika kita bisa menjaga dan melindungi lingkungan maka akan berdampak positif, tetapi jika kita tidak bisa menangani dan memperbaiki lingkungan juga akan berdampak negative. Sungai adalah bagian dari lingkungan sekitar kita, masyarakat yang rumahnya dekat dengan sungai dan selalu menggunakan sungai setiap hari untuk mencuci, mandi, ataupun kegiatan lainnya.. Sebagai manusia yang tinggal di sekitar sungai dan lingkungan sekitar lainnya, kita wajib memperdulikan lingkungan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan atau membuang limbah pabrik ke sungai, karena dapat berdampak negative bagi masyarakat sekitar sungai. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi secara langsung. Pengabdian masyarakat melalui kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan sungai dan sekitarnya. Berdasarkan hasil data, masyarakat tidak melakukan kepedulian dengan dibuktikan bahwa masyarakats seringkali tidak membuang sampah di tempat sampah dikarenakan dapat membuang sampah melalui jendela yang langsung menuju sungai, padahal ada tempat sampah di rumah.
LINGKUNGAN WARGA DUSUN TERTEK KABUPATEN KEDIRI BEBAS SAMPAH MELALUI PROGRAM “DESAKU BERSIH” Joan Hesti Gita Purwasih; Adenia Qonitalillah; Dewi Ayu Anggraeni; Evafras Juiyanti Hutasoit; Ika Nurul Aini; Prabu Soko Arya Firdi; Rossita Wijayanti
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi sampah yang kian meningkat ditambah dengan pertumbuhan penduduk yang pesat berpengaruh pada aspek lain dalam kehidupan sehari-hari. Minimnya kesadaran dan perilaku masyarakat dalam melestarikan lingkungan dapat berdampak pada kehidupan mereka. Kondisi tersebut dapat memberikan beberapa dampak negatif terhadap kondisi lingkungan, tak terkecuali kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui dan menerapkan strategi yang lebih tepat dalam mengatasi masalah pembuangan sampah di sungai pada Desa Tertek. Metode penelitian berupa kualitatif deskriptif dan data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan observasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor yang menyebabkan masalah sampah di sungai, sehingga peneliti mengatasi masalah tersebut dengan cara melakukan tindakan sosialisasi mengenai dampak dan bahayanya membuang sampah sembarangan. Selain itu, peneliti memberikan bantuan berupa pengadaan barang berupa gerobak dan alat-alat kebersihan sebagai upaya untuk melakukan peningkatan terhadap motivasi hidup bersih dan sehat masyarakat
Garuda Smart (Gerakan Literasi Menghitung Peserta Didik Sekolah Dasar yang Berdasarkan Solidaritas, Mandiri, Anti Rasisme dan Toleransi) Untuk Papua Syamsulrizal Syamsulrizal; Roni Andri Pramita; Sahidi Sahidi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya Sekolah SD Al-Ma’arif 1 Klabinain dengan tujuan untuk menjamin terlaksananya pendidikan sekolah dasar serta meningkatkan mutu pendidikan bagi suku Kokoda Kampung Maibo Distik Aimas Kabupaten Sorong. Walaupun tujuan serta budi luhur yang baik yang dimiliki dari sekolah akan tetapi, sekolah ini memiliki beberapa permahasalahan yang krusial yaitu rendahnya minat belajar peserta didik, Permasalahan ini sudah sangat mengkhawatirkan, karena pendidikan merupakan ujung tombak untuk memperbaiki dan memajukan bangsa dan negara. Pengusul menawarkan program Garuda Smart (Gerakan Literasi Menghitung Peserta didik Sekolah Dasar berasaskan Solidaritas, Mandiri, Anti Rasisme dan Toleransi) untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dalam penerapannya Garuda Smart dibagi menjadi tiga kegiatan, Garuda Smart bagi peserta didik yakni untuk memotivasi dan mendorong peserta didik untuk menempuh dunia pendidikan, Garuda Smart berhitung yaitu menanamkan kemampuan berhitung dasar bagi peserta didik sekolah dasar, Garuda Smart in Heart yakni memberikan pemahaman kepada guru, peserta didik tentang pentingnya pendidikan yang memiliki jiwa Solidaritas, Mandiri, Anti Rasisme dan Toleransi. Ada banyak kendala yang kami hadapi untuk melaksanakan PKMS ini yang di akibatkan oleh pandemic Covid-19 sehingga membuat pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong mengeluarkan kebijakan dengan meliburkan sekolah sejak 20 Maret 2020. Sehingga program yang kami jalankan mengalami perubahan dengan memperhatikan protokoler covid-19. Semua program yang telah kami rencanakan telah terlaksana dan mendapatkan respon yang baik dari pihak mitra dengan harapan program ini dapat dilanjutkan.
Gerakan Sekolah Maju di SD Muhammadiyah Rawa Sugi Kabupaten Sorong Abdul Hafid; Sholehun Sholehun; Nursalim Nursalim; Isni Irna Jaya; Febrianto Febrianto
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SD Muhammadiyah Rawa Sugi adalah salah satu sekolah yang berada di pelosok Kabupaten Sorong, dengan segala keterbatasannya sekolah ini memiliki eksistensi yang fundamental untuk keberlanjutan pendidikan dan masa depan anak bangsa yang tinggal di Kampung Rawa Sugi Distrik Salawati Kabupaten Sorong. Permasalahan utama di SD Muhammadiyah Rawa Sugi adalah kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, sehingga motivasi siswa ke sekolah masih rendah karena belajar secara tekstual. Kemudian adminstrasi sekolah yang tidak terarsip dengan baik, dan sekolah yang belum terakreditasi, ditambah dengan kondisi Covid-19 yang tidak mengungkin adanya pembelajaran tatap muka. Dalam penerapannya Gerakan Sekolah Maju dibagi menjadi empat kegiatan, pelatihan dan pendampingan pendidikan kecakapan hidup sehat (sekolah sekolah sehat), pelatihan dan pendampingan penulisan surat dan pengarsipan, pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran kontekstual bagi semua guru kelas, serta pelatihan persiapan akreditasi. Selain itu juga pemberian bantuan bagi guru (sembako), serta beberapa sarana kepada sekolah, pemberian bibit pohon, Alquran dan Iqro. Dampak kegiatan dari keterampilan pendidikan kecakapan hidup sehat adalah perubahan paradigrama guru, terkait kecakapan hidup sehat, dan pemanfaatan lahan sekolah. Dampak kegiatan pelatihan dan pendampingan akreditasi sekolah adalah bertambahnya pengetahuan dan wawasan guru tentang akreditasi sekolah, termasuk pemahaman tentang pentingnya akreditasi. Sekolah dapat mengetahui posisi (kekuatan dan kelemahan) sekolah untuk persiapan akreditasi. Dampak dari kegiatan pelatihan dan pembinaan administrasi bagi sekolah mitra adalah, bertambahnya pengetahuan guru tentang penulisan surat dan pengarsipan, sekolah sudah membuat beberapa pengarsipan sekolah. Dampak pemberian bantuan bagi guru meringankan beban guru pada masa Covid-19, dampak bantuan bagi sekolah mempermudah dan mempercepat pelayanan pendidikan di sekolah.
Cintai Diri Sendiri dan Bangun Simpati untuk Mencegah Bullying dan Hate Speech di Kalangan Pemuda Robby Kurniawan; Abdurrakhman Alhakim; Nadiya Nur Arafah; Sherry Sherry; Kevin Angelino; Cristina Tan
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying dan hate speech adalah perilaku yang gemar kali kita dengar atau jumpai, baik itu di berita, sosial media, ataupun berita. Kedua hal ini seringkali didorong oleh rasa benci, kurangnya simpati terhadap orang lain, atau mungkin ketidakpercayaan diri kita yang rendah hingga mendorong kita untuk melakukan hate speech hingga bullying ke orang lain. Oleh karena itu, penting bagi diri kita untuk mencintai diri sendiri dan membangun simpati pada orang lain agar bisa mengurangi rasa benci kita sekaligus mencegah kita untuk melakukan bullying dan hate speech. Karena beberapa alasan diatas, kami melakukan sosialisasi tentang bullying dan hate speech kepada sekolah SMAs Maitreyawira Tanjungpinang karena sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang pernah memiliki kasus bullying di kalangan siswanya. Pelaksanaan sosialisasi menggunakan aplikasi Zoom dengan jumlah partisipan sebanyak 22 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik wawancara dengan salah satu guru SMAs Maitreyawira Tanjungpinang. Hasil implementasi sosialisasi berjalan dengan baik walaupun terdapat beberapa kendala. Namun kami bisa mengatasi hal tersebut sehingga materi dapat disampaikan dengan jelas dan siswa/i dapat menerimanya dengan baik.
MEMBANGUN BUDAYA LITERASI MASYARAKAT DESA SOLOKURO KECAMATAN SOLOKURO KABUPATEN LAMONGAN Imamul Hakim
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Budaya literasi adalah salah satu instrument penting dalam meningkatkan pengetahuan Individu maupun masyarakat. karena itu, kebiasaan masyarakat dalam membaca akan dapat meningkatkan kualistas sebuah bangsa. Namun disisi yang lain, kesadaran terhadap budaya literasi bangsa kita amatlah rendah, sehingga terdapat beberapa pihak yang mengtakan “darurat literasi”. Padahal cerminan kualitas sebuah bangsa dapat dilihat dari budaya baca. Dari sisnilah sehingga perlu melakukan upaya-upaya dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat oleh berbagai pihak dan tidak saling menggantunkan di satu pihak saja terutama pemerintah. Seluruh elemen bangsa harus turut terlibat dalam menciptakan budaya literasi. Usaha meningkatkan budaya literasi masyarakat terutama remaja Desa Solokuro kami laksanakan melalui kerjasama dengan mitra Himpunan Mahasiswa Solokuro Regional Malang. Kegiatan ini akan diawali dengan observasi dan mengelompokan masalah yang kemudian dilakukan melalui analisa-analisa terhadap problematika yang ada untuk dicari solusi pemecahannya. Tahap selanjutnya melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagai solusi permasalahan.kegiatan dilaksanakan dengan mendirikan Rumah Baca (Taman Baca Masyarakat) dengan menyiapkan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Budaya Literasi, Rumah Baca Abstract Cultural literacy is an essential instrument in increasing the knowledge of individuals and communities. Therefore, people's reading habits will improve the quality of a nation. However, on the other hand, awareness of our nation's Cultural literacy is very low, so some parties say "literacy emergency." At the same time, a reflection of a nation's quality can be seen from the reading culture. Therefore, it is necessary to improve the culture of community literacy by various parties and not to depend on one another, especially the government. All elements of the nation must be involved in creating cultural literacy. We carry out efforts to improve the community's cultural literacy, especially youth in Solokuro Village, in collaboration with partners of the Malang Regional Solokuro Student Association. This activity will begin with observing and classifying the problems that are then carried out by analyzing existing problems to find solutions. The next stage is carrying out activities as a solution to the problem. The activities are carried out by establishing a Reading House by preparing facilities and infrastructure. Keywords: Cultural literacy, Reading House
Mengoptimalkan Pemanfaatan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) Dengan Metode Fermentasi Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kampung Tanah Tinggi Kab. Sorong Papua Barat Tika Amanda; Sirojjuddin Sirojjuddin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program mengoptimalkan pemanfaatan buah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) Dengan Metode Fermentasi Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kampung Tanah Tinggi Kab. Sorong Papua Barat bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kampung dengan mengolah hasil pertanian khususnya kelapa menjadi produk kreatif bernilai jual tinggi. Tahapan pelaksanaannya meliputi Sosialisasi Program, Pelatihan Pengolahan VCO, Pemproduksian VCO, Pelatihan Labelling, Pelatihan Marketing, Monitoring dan Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut. Luaran kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah Produk VCO dan Pembentukan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam). Program pengabdian ini telah dilaksanakan sejak bulan Agustus hingga Desember 2020. Mitra Kegiatan ini diantaranya adalah Kampung Tanah Tinggi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), UNIMUDA Sorong, dan Apotik Vincent Pharma.
Berwirausaha On Line Bagi Mahasiswa Di Kampus STAI Jamaiyah Mahmudiyah Tanjung Pura Asmawarna Sinaga; Abdullah Sani Kurdiadinata; Suaib Lubis; Bambang Irwansyah; Ayu Syafitri Sinaga
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memulai sebuah bisnis atau saat berjalannya sebuah usaha dikalangan mahasiswa perlu ditanamkan pada mahasiswa sejak dini berupa motivasi ataupun kreativitas sehingga nantinya mereka tidak merasa bosan, merasa kalah, merasa capek dan tidak sanggup berdiri untuk berwirausaha. Sementara kesuksesan masih jauh didepan mata. Bahkan saat usahanya sudah mencapai kesuksesan, motivasi-motivasi tentang kehidupan sangat diperlukan. Karena kita bukan manusia yang selalu mempunyai jawaban akan setiap permasalahan, baik dalam kehidupan sehari-hari atau bisnis. Khususya pada pengusaha mudah yang pola hidupnya bisa dikatakan masih labil. Kadang semangatnya tinggi, tapi tiba-tiba mundur karena salah satu masalah kecil saja. Untuk menjadi Wirausaha, ada beberapa hal yang harus di perhatiakan dikalangan mahasiswa antara lain pendidikan yang mereka dapatkan waktu belajar di sekolah, perlunya pelatihan- pelatihan agar menambah pengetahuan mereka . Banyak hambatan persepsi memulai usaha, antara lain adanya anggapan merasa terlalu tua atau terlalu muda, tidak berbakat dan tidak punya modal. Hambatan ini harus dihilangkan dengan memberikan tambahan wawasan dikalangan mahasiswa, salah satunya lewat kegiatan pengabdian masyarakat ini

Page 6 of 18 | Total Record : 178