cover
Contact Name
faisal
Contact Email
jkesislam@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkesislam@unisma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
ISSN : 2303022X     EISSN : 26158345     DOI : -
Jurnal Riset Kedokteran Islam berisi informasi tentang hasil kegiatan penelitian, pemikiran konseptual dan kajian bidang ilmu kedokteran dan kedokteran. Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Jurnal ini diterbitkan dengan frekuensi 2 kali setahun, yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
Efek Kombinasi Fraksi Alkaloid Imperata Cylindrica L. Dengan Amoksisilin Atau Kloramfenikol Terhadap Daya Hambat Staphylococcus Aureus alma nur; arif yahya; rio risandiansyah
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v8i2.8887

Abstract

Alkaloid merupakan senyawa yang terkandung dalam Imperata cylindrica L. (alang – alang). Ekstrak metanolik I. cylindrica L. diketahui berinteraksi dengan beberapa jenis antibiotik. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa alkaloid dari I.cylindrica L. dapat meningkatkan kinerja antibiotik.Penelitian ini mengisolasi senyawa alkaloid dan melihat pengaruh penambannya terhadap zona hambat amoksisilin dan kloramfenikol terhadap Staphylococcus aureus.Metode: Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan kloroform dan soxhletasi menggunakan methanol. Fraksinasi dengan pelarut, yaitu aquadest, methanol dan etil asetat. Uji fitokimia secara kualitatif dengan melihat perubahan warna. Uji Zone of Inhibition (ZOI) dilakukan untuk mengetahui efek dari kombinasi fraksi alkaloid I.cylindrica L. dengan antibiotik terhadap S.aureus dengan metode Kirby-Bauer. Diameter zona bening diukur menggunakan jangka sorong, dan interpretasi hasil berdasarkan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test (AZDAST).Hasil : Fraksi – fraksi alkaloid I.cylindrica L. tunggal tidak membentuk zona bening terhadap S.aureus. Kombinasi fraksi alkaloid dengan kloramfenikol (F1C dan F2C) memiliki ZOI dengan rerata diameter 30.73 ± 0.9 mm dan 30.53 ± 0.55 mm, yang lebih besar dari ZOI kloramfenikol tunggal yaitu 28.6 ± 0.95 mm dan fraksi tunggal 0 ± 0 mm. Pada uji fitokimia ditemukan bahwa senyawa yang terkandung adalah alkaloid.Simpulan: Alkaloid merupakan senyawa aktif dari I.cylindrica L.. Fraksi alkaloid I.cylindrica L. bersifat potensiasi dengan antibiotik kloramfenikol terhadap S.aureus karena mampu meningkatkan kinerja antibiotik tersebut.
Kombinasi Pulse Oxymetri, Auskultasi, dan Dismorfik Feature untuk skrining Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi Baru Lahir di Malang Dyahris Koentartiwi; Linda Oktaviana SC; Nur Hidayati Azhar
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v10i1.11201

Abstract

Latar Belakang. Pulse oksimetri (POX) banyak digunakan se­bagai deteksi PJB pada anak. Namun, akurasi pulse oxymetri sebagai pa­ra­meter tunggal kurang memuaskan. Oleh karena itu kombinasi peng­gunaan pulse oxymetri, auksultasi dan klinis dismorfisme fasial di­perkirakan dapat meningkatkan akurasi dan sensitivitas dalam deteksi PJB pada bayi baru lahir. Tujuan dari studi ini adalah untuk menilai sensitivitas, spesifisitas, nilai prediski positif, dan nilai prediksi negative dari kombinasi pulse oxymetri, auskultasi dan dismorfik feature.Metode. Studi potong lintang dilakukan di RSUD Dr Saiful Anwar Malang mulai Februari 2019 hingga Februari 2020. Pasien usia kurang dari 1 bulan yang dirujuk dari berbagai faskes di Malang Raya ke Departemen Anak RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dengan curiga PJB. Subyek diukur saturasi oksigen, auksultasi, dan dismorfik feature kemudian dilakukan ekokardiografi untuk melihat adanya kelainan struktural jantung. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan dianalisa menggunakan software SPSS 22. Sensitivitas, spesifitas serta predictive value masing-masing dan kombinasi dihitung.Hasil. Subyek yang memenuhi kriteria penelitian ini berjumlah 274. Tiga belas subyek tidak didapatkan kelainan struktural jantung. Kelainan paling banyak ditemui adalah ASD diikuti dengan VSD. Empat puluh dua subyek memiliki saturasi kurang dari 90%. Murmur didapatkan pada 42 subyek. Dismorfik feature ditemukan pada 6 subyek. sensitivitas dan spesifiktas masing-masing parameter adalah 15,33% dan 84,64% untuk pulse oksimetri, 16,09% dan 100% untuk auskultasi, 2,3% dan 100% untuk dismorfik feature. Kombinasi ketiga metode meningkatkan sensitivitas menjadi 29,12% dan spesifitas menjadi 84,62% dengan PPV 97,44% LR+ sebesar 1,89.Kesimpulan. Penggunaan kombinasi pulse oxymetri, auskultasi dan dismorfik feature dapat meningkatkan sensitivitas diagnosis PJB pada bayi baru lahir di Malang
Hubungan Persepsi Penderita Kanker Serviks Terhada Pemahaman Tentang Pemanfaatan Jus Ikan Gabus (Ophiocephalus Striatus) Sri Herlina; Dewi Martha Indria
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v8i1.8860

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan penyakit kanker setiap tahun terus meningkat. Tercatat sekitar 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Penggunaan ikan Gabus sebagai alternatif pengobatan bersumber dari protein hewani penting diinformasikan untuk meningkatkan asupan nutrisi bagi penderita kanker karena tinggi kandungan albumin, asam amino esensial serta nutrisi yang baik untuk imunitas atau daya tahan tubuh.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan persepsi penderita kanker serviks terhadap pemahaman pemanfaatan jus ikan gabus (ophiocephalus striatus) Metode: Desain penelitian cross sectional study dilakukan pada 8 penderita kanker serviks dengan teknik skrining dari catatan rekam medik pasien di Puskesmas M,D,P diKota Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan non-probability sampling berupa purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Fisher exact test.Hasil: Karakteristik penelitian menunjukkan bahwa responden terbanyak berusia 41-50 tahun dengan pendidikan SMA 50%. Hasil distrbusi frekuensi persepsi tentang kanker dipahami dengan baik sebesar 87,5%, sedangkan pemahaman tentang pemanfaatan jus ikan gabus sebagai nutrisi bagi penderita kanker masih rendah yaitu sebesar 12,5%.Kesimpulan: berdasarkan hasil uji analisis data disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara persepsi penderita kanker terhadap pemanfaatan jus ikan gabus (p>0,05). Pemanfaatan ikan gabus sebagai terapi nutrisi suportif dapat mempercepat proses penyembuhan para penderita kanker yang menjalani perawatan paliatifnya sebagai upaya peningkatan kualitas hidup pasien.
Potency Of Vigna Angularis Against Erα Through In Silico Studies dini damayanti
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v9i2.8871

Abstract

Vigna angularis, from the legume family, contains phytoestrogens. Phytoestrogens can activate estrogen receptors and are safer than estrogen. The study aims to analyze the potential of Vigna angularis as an activator of estrogen receptor-α (ERα) through in silico studies. The analysis of molecular docking used SAR (Structure Activity Relationship). A previous study has shown that Vigna angularis contains isoflavones such as Genestein (0.5%), daidzein (14.9%), glycitein (25.8%), formononetin (13%), and biochanin A (45.5%). The results of molecular docking to ERα show that genestein has a free energy binding value of -9.3 and the same amino acid structure, with a control level over estrogen of 66%. In conclusion, in silico studies have shown that genestein from Vigna angularis is the main component that activates the ERα. 
Gambaran Karakteristik Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sumenep Tahun 2018-2019 Luluk Rofiatul Mafluhah; Nour Athiroh Aboes Sjakoer; Ratna Djuniwati Lisminingsih
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v10i1.9350

Abstract

HIV/AIDS cases have high rates in various countries. The reason is, HIV/AID cases are like an iceberg phenomenon, cases that are not seen and not recorded are more than cases that have been recorded. This study aims to describe the characteristics of HIV/AIDS sufferers in Sumenep District. This study used a descriptive qualitative method with a cross-sectional research design. There were 202 HIV/AIDS sufferers in Sumenep District, while the sample taken was 44 people from 3 Public Health Center. The results showed that based on gender the most were male (57.95%), while the age range was 25-49 years (75.25%), and the area with the most sufferers was Kalianget Sub-District (10.4%) of a total 202 sufferers. Referring to 44 patients who were sampled in this study, there were 39 patients (88.6%) who were married, the most transmission was sex (90.9%), most opportunistic infections were pulmonary tuberculosis (20.4%). Stage I (63.6%) is the most common clinical-stage suffered, and most HIV/AIDS sufferers have been infected for 1-2 years (93.2%). To break the chain of HIV/AIDS transmission, the public needs to be educated, from the mode of transmission to treatment, this also aims to eliminate the negative stigma against people with HIV/AIDS.
Bina Masyarakat Kelurahan Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Hidup Melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Untuk Deteksi Hipertensi doti wahyuningsih; sri herlina
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v7i2.8913

Abstract

Latar Belakang Hipertensi adalah penyakit berbahaya namun demikian timbulnya penyakit dan akibat buruknya bisa dicegah. Penyakit ini sering ada tanpa memberikan gejala yang didasari penderita. ”Menjaga kesehatan lebih baik dari pada mengobati” merupakan anjuran yang belum dilaksanakan sepenuhnya oleh individu maupun masyarakat. Menjadi tugas tenaga kesehatan untuk terus memberi dan mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan hal tersebut. Salah satu sarana untuk melaksanakan hal tersebut adalah melalui program pemeriksaan kesehatan rutin dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di slah satu kelurahan di Kabupaten Malang. Tujuan Program ini yaitu untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dengan masyarakat dan mendeteksi penyakit-2 utamanya hipertensi. Metode Pelaksanaan kegiatan di lakukan di Balai Kelurahan, salah satu keluharan di Kabupaten Malang. Peserta berjumlah 150 warga dari 11 RW yang tersebar diwilayah ini. Peralatan yang digunakan adalah: Sphygmomanometer, stetoscope, Timbang badan, alat ukur tinggi badan, kit pemeriksaan kimia darah (pemeriksaan gula darah sewaktu, lemak darah, asam urat), Media cetak (brosur) tentang anjuran hidup bersih dan menjaga kesehatan lebih baik dari mengobati. Hasil Sebanyak 106 (70,7%) peserta berusia lebih dari tahun. Sebanyak 48 peserta (32%) berusia 51-60 tahun. Sejumlah 48 peserta (32%) adalah penderita prehipertensi (Standar JNC 7). Hipertensi tahap 1 ditemukan pada 20 peserta (13,3%), hipertensi tahap 2 terdapat pada 57 peserta (38%). Empat peserta (2,7%) terdiagnosa Diabetes melitus. Kesimpulan. 70,7% (106) peserta berumur lebih dari 50 tahun. 82, 60% (124) peserta terdeteksi memiliki hipertensi dan prehipertensi. Kegiatan ini direspon baik oleh masyarakat ditandai dengan kehadiran 150 peserta. 
Efek Ekstrak Etanol Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot (l.) medik) Terhadap Persentase Interleukin-10 (Il-10) dan Sel T Sitotoksik (Cd8+) Tikus Model Diabetes Tipe II Nur Kamilah; Reza Hakim; Yudi Purnomo
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v8i1.8866

Abstract

Pendahuluan: Inflamasi  akibat kerusakan oksidatif yang dipicu hiperglikemia berperan terhadap progresivitas diabetes melitus (DM). Interleukin-10 (IL-10) dan CD8+ berpengaruh terhadap proses inflamasi. Abelmoschus manihot (L.) Medik memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang diharapkan dapat menurunkan inflamasi pada patofisiologi DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol Abelmoschus manihot (L.) Medik terhadap persentase IL-10 dan CD8+ tikus model DM.Metode: Tikus Sprague Dawley jantan, 4-6 minggu dikelompokkan menjadi kelompok kontrol normal (KN), kelompok kontrol diabetes melitus (KDM), kelompok ekstrak etanol daun gedi merah (EEDGM) 200 mg/kgBB, EEDGM 400 mg/kgBB dan EEDGM 800 mg/kgBB (n=5). Hewan coba diinduksi diet tinggi lemak-fruktosa (DTLF) selama 10 minggu dan Streptozotocin (STZ) dosis rendah 25 mg/kgBB intraperitoneal dosis ganda pada minggu ke 4. EEDGM 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 800 mg/kgBB diberikan selama 4 minggu. Pengukuran persentase CD8+ dan IL-10 menggunakan flowcytometry. Analisa data menggunakan One Way Anova dilanjutkan dengan uji LSD (p<0,05).Hasil: Induksi DTLF dan STZ pada kelompok KDM menurunkan persentase IL-10 dan meningkatkan persentase CD8+ dibandingkan KN (p<0.05). Pemberian EEDGM dosis 400 mg/kgBB dan 800 mg/kgBB signifikan meningkatkan persentase IL-10 berturut-turut sekitar ½  dan ¾ dibandingkan kelompok KDM (p<0,05). Pemberian EEDGM dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 800 mg/kgBB menurunkan persentase CD8+ berturut-turut 1/5, 1/3 dan 1/10 dibandingkan kelompok KDM (p<0,05).Kesimpulan: Pemberian EEDGM meningkatkan persentase IL-10 dan menurunkan persentase CD8+ tikus model diabetes
Efek Ekstrak Etanol Daun Gedi Merah (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) Terhadap Kadar Superoxide Dismutase Dan Malondialdehyde Jaringan Ginjal Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2 ahmad fuadi; yoyon arif; yudi purnomo
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v8i2.8889

Abstract

Hiperglikemia pada Diabetes Melitus (DM) meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) dan berperan terhadap risiko komplikasi nefropati diabetik. Daun gedi merah (Abelmoschus manihot (L.) Medik) berkhasiat sebagai antidiabetik dan antioksidan tetapi penelitian ekstrak etanol daun gedi merah (EEDGM) untuk mencegah nefropati diabetik belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek EEDGM terhadap kadar SOD dan MDA ginjal tikus model DM.Metode: Tikus Sprague dawley jantan usia 4-6 minggu dikelompokan menjadi 2 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan (n=25 ekor). Tikus DM dibuat dengan diet tinggi lemak-fruktosa (DTLF) dan streptozotocin (STZ) 25 mg/kgBB i.p multiple dose. Ekstrak etanol daun gedi merah (EEDGM) diberikan per oral selama 4 minggu. Kadar SOD dan MDA ginjal diukur menggunakan SOD rat kit dan MDA rat kit. Hasil dianalisa dengan One Way Anova dilanjutkan dengan uji BNT (p<0,05).Hasil: Pemberian EEDGM dosis 800 mg/kgBB menghambat penurunan kadar SOD jaringan ginjal dengan persentase sekitar 60% dibandingkan KDM (p<0,05). Pemberian EEDGM dosis 400 mg/kgBB menghambat peningkatan kadar MDA jaringan ginjal dengan persentase sekitar 20% dibandingkan KDM (p<0,05). Induksi DTLF dan STZ menurunkan kadar SOD jaringan ginjal dengan persentase sekitar 40% dan meningkatkan kadar MDA jaringan ginjal dengan persentase sekitar 30%.Kesimpulan: Pemberian EEDGM dapat menghambat penurunan kadar SOD dan peningkatan kadar MDA jaringan ginjal tikus model DM.
Efek Ekstrak Air Kombinasi Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia lamk.), Kemuning (Murraya paniculata (l.) Jack), Murbei (Morus alba l.), dan Rimpang Bangle (Zingiber purpureum roxb.) terhadap Derajat Perlemakan Hepar Tikus dengan Diet Tinggi Lemak Krisnawati, Dyah Ika
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v10i1.12522

Abstract

Fatty liver is an accumulation of lipid drops exceeding 5% of the total amount of liver, which can increase the risk of nonalcoholic fatty liver disease (NAFLD). NAFLD is associated with dyslipidemia, which the treatments for both condition are in common. Jati Belanda leaves, Kemuning leaves, Murbei leaves and Bangle rhizome (JKMB) are often used alone or in combination to improve dyslipidemia, but their effect on the liver is unknown. This study used an experimental post test control group method where 25 rats were acclimatized for 2 weeks. After that, the rats were divided into 5 groups including KN : normal feed, KP : DTLM feed, D1 : DTLM+ JKMB extract dose 189 mg/200gbb, D2 : DTLM+ JKMB extract dose 378 mg/200gbb, D3 : DTLM+ JKMB extract dose 756 mg /200gbb and treated for 12 weeks. JKMB extract was obtained in a ratio of 8: 3: 3: 7. After that, the rats were sacrificed and the liver tissue was stained with Hematoxylin-Eosin staining. HE preparations were performed to calculate the percentage of liver fat at 400x magnification with 5 fields of view per slide. The results of the normality (0.200> 0.05) and homogeneity test (0.558> 0.05) were found to be normal. The ANOVA test was found to be significantly different (0.000< 0.05). The Post Hoc test found that the negative control was significantly different from the positive control (0.000 < 0.05). Positive control did not differ significantly with treatment doses D1 (0.094>0.05), D2 (0.186>0.05) and D3 (0.734>0.05). From the results of the research above, it can be concluded that the combination of extracts of Jati Belanda leaves, Kemuning leaves, Murbei leaves and Bangle rhizome extracts could not reduce the percentage of fatty liver.
Gambaran Kompetensi Kognitif Mahasiswa Profesi Dokter di Rumah Sakit Pendidikan FK UNISMA Dewi AR; Anisa R
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v8i1.8859

Abstract

Latar Belakang. Kompetensi kognitif mahasiswa profesi dokter di Indonesia dievaluasi melalui Uji Kompetensi Mahasiswa Program studi Profesi Dokter (UKMPPD) secara nasional yang merupakan exit exam dalam pendidikan kedokteran Indonesia.Tujuan. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi kognitif mahasiswa program studi profesi dokter FK UNISMA sebagai persiapan untuk menghadapi UKMPPD melalui progress test.Metode. Jenis penelitian deskriptif dengan menampilkan data hasil progress test berdasarkan laboratorium yaitu ilmu penyakit dalam (IPD), bedah, neurologi dan mata dari empat rumah sakit pendidikan yang berbeda. Data ditampilkan dalam mean±SD skor progress test.Hasil. Hasil progress test untuk soal IPD, mahasiswa yang menempuh kepaniteraannya di RS Syamrabu Bangkalan, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Kanjuruhan Kepanjen, dan di RS Blambangan Banyuwangi yaitu 57,47±9,31; 53,26±7,77; 50,21±7,85; dan 57,38±6,74. Untuk soal Ilmu Bedah, mahasiswa yang menempuh kepaniteraannya di RS Syamrabu Bangkalan, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Kanjuruhan Kepanjen, dan di RS Blambangan Banyuwangi mendapatkan nilai 35,71±11,53; 54,48±8,39; 42,91±8,27; dan 49,63±7,88. Untuk soal Ilmu Neurologi, mahasiswa yang menempuh kepaniteraannya di RS Syamrabu Bangkalan, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Kanjuruhan Kepanjen, dan di RS Blambangan Banyuwangi mendapatkan nilai 54,82±8,03; 52,71±9,73; 45,29±7,54; dan 54,51±8,28. Untuk soal Ilmu Kesehatan Mata, mahasiswa yang menempuh kepaniteraannya di RS Syamrabu Bangkalan, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Kanjuruhan Kepanjen, dan di RS Blambangan Banyuwangi mendapatkan nilai 52,38±4,76 ; 53,17±11,32 ; 48,72±10,10 dan 57,90±10,79. Rata-rata nilai progress test dari keempat bidang tersebut (IPD, Bedah, Neurologi, dan Mata) di RS Syamrabu Bangkalan, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Kanjuruhan Kepanjen, dan di RS Blambangan Banyuwangi didapatkan 50,10 ; 53,41 ; 46,78 ; dan 54,86. Kesimpulan. Hasil progress test mahasiswa program studi profesi dokter FK UNISMA semester gasal. TA 2018-19 untuk soal bidang ilmu penyakit dalam, ilmu bedah, ilmu neurologi dan ilmu kesehatan mata masih belum mencapai nilai batas lulus UKMPPD

Page 4 of 12 | Total Record : 113