cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
ANALISIS KETERSEDIAAN PENGGUNA JASA DALAM MEMBAYAR TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN (STUDI KASUS : KOPAJA P20 JURUSAN SENEN – LEBAK BULUS) Lestari, Nincy Ayu; Nahdalina, Nahdalina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta menyediakan sebuah pilihan baru untuk mengurangi permasalahan kemacetan di Jakarta Pusat dengan mengintegrasikan dua transportasi massal yakni Kopaja P20 dan Transjakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengguna jasa bersedia membayar lebih jika dimensi dari kualitas servis dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pengguna jasa ditingkatkan. Terdapat 5 faktor yang memiliki pengaruh penting dari kepuasan pengguna jasa, faktor-faktornya adalah bukti wujud, keandalan, keresponsifan, jaminan dan empati. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner di Kopaja P20 dimana perubahan dilakukan.  Data kemudian diuji dengan menggunakan perhitungan statistik dan berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner didapat faktor-faktor yang paling berpengaruh adalah faktor keresponsifan, bukti wujud dan jaminan, dengan nilai kecenderungan (odds ratio) yang dapat diketahui bahwa pengguna jasa untuk bersedia membayar karena faktor keresponsifan sebesar 3,7, faktor bukti wujud sebesar 4,3 dan faktor jaminan sebesar 3,0.  Kata Kunci: Willingness To Pay, Integrasi Transjakarta Kopaja, Busway
PERSEPSI TINGKAT KENYAMANAN PENGUNJUNG TERHADAP DESAIN PENCAHAYAAN ALAMI PADA JACOB KOFFIE HUIS DEPOK Rettob, Silfester
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2018.v17i2.1947

Abstract

Pemilihan tema dan gaya sangat berpengaruh pada suasana interior kafe yang berdampak pada psikologis pengunjung yang datang. Teknik Pencahayaan adalah faktor yang cukup penting untuk perancangan desain interior kafe. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi tingkat kenyamanan pengunjung terhadap desain pencahayaan alami pada Jacob Koffie Huis Depok. Dari hasil penilaian banyak hal yang ditetapkan guna memanfaatkan cahaya alami sebagai elemen pokok pada interior kafe yang ada, hal ini dimulai dari pemanfaatan cahaya alami sampai dengan cahaya buatan. Pada pencahayaan alami pada dasarnya didukung dari tempat kafe tersebut, dan juga pencahayaan buatan dilihat dari kemampuan perancang dalam merekayasa cahaya buatan sehingga tidak hanya bernilai estetika lebih yang dapat ditonjolkan tetapi juga bernilai fungsi pada kegiatan yang terjadi pada kafe tersebut.
ANALISIS ANTRIAN DAN TUNDAAN AKIBAT LAMPU LALU LINTAS DAN PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API MENGGUNAKAN METODE ANTRIAN DETERMINISTIK (STUDI KASUS: PERLINTASAN KERETA API TANJUNG BARAT JAKARTA SELATAN) Winarsih, Neneng; Nahdalina, Nahdalina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besar antrian dan tundaan akibat lampu lalu lintas dan penutupan pintu perlintasan kereta api di Tanjung Barat Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode antrian deterministik. Hasil pengamatandi lokasi, menunjukkan akibat adanya penutupan pintu perlintasan kereta api, dapat mengurangi nilai kapasitas pada jam sibuk pagi sebesar 28,4% dan pada jam sibuk sore sebesar 13,8 %. Berdasarkan perhitungan derajat kejenuhan, diketahui lokasi tersebut dalam kondisi Oversaturated. Besarnya rata-rata antrian selama 2 jam sibuk pagi jika terjadi penutupan pintu perlintasan sebesar 309 smp/lajur dan jika tidak ada penutupan pintu perlintasan kereta sebesar 131 smp/lajur. Besarnya peningkatan antrian karena adanya penutupan pintu perlintasan kereta api pada jam sibuk pagi sebesar 136 %.Besarnya rata-rata tundaan selama 2 jam sibuk pagi jika terjadi penutupan sebesar 39,98 menit/smp. Rata-rata tundaan jika tidak ada penutupan pintu 14,22 menit/smp.Besarnya rata-rata antrian selama 2 jam sibuk sore jika terjadi penutupan pintu perlintasan sebesar 238 smp/lajur. Besarnya rata-rata antrian jika tidak ada penutupan pintu perlintasan kereta sebesar 136 smp/lajur. Besarnya peningkatan antrian karena adanya penutupan pintu perlintasan kereta api pada jam sibuk sore sebesar 75%. Rata-rata tundaan selama 2 jam sibuk sore, jika terjadi penutupan pintu perlintasan kereta api sebesar 6,69 menit/smp, sedangkan jika tidak ada penutupan pintu perlintasan sebessar 3,82 menit/smp.  Kata kunci: Antrian, Arus Jenuh, Kapasitas, Perlintasan Kereta Api, Tundaan.
PENGARUH TATA RUANG KOTA TERHADAP PUSAT PERBELANJAAN DI KAWASAN PLAZA JABABEKA Astuti, Dewi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2018.v17i1.1924

Abstract

Pusat perbelanjaan sebagai salah satu bangunan yang merupakan produk arsitektur adalah wadah yang menampung segala bentuk perdagangan baik barang maupun jasa, dan merupakan suatu kelompok pertokoan yang dikelola secara profesional dan membentuk satu kesatuan. Pusat perbelanjaan di Indonesia rata-rata memiliki konsep mal yang menggabungkan aspek belanja dengan unsur rekreasi. Sementara itu pada salah satu pusat perbelanjaan yang terdapat di kawasan Jababeka yaitu Plaza Jababeka mengalami situasi yang tidak menguntungkan yakni sepi pengunjung yang menyebabkan kawasan perbelanjaan tersebut menjadi terhenti, adapun tujuan dari penelitian untuk menganalisis mengenai faktor-faktor tata ruang kota apa saja yang mempengaruhi situasi ini. Pada penelitian akan digunakan metode penelitian kualitatif  di mana penelitian dengan metode ini adalah penelitian dengan cara mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data daripada penelitian yang dihasilkan. Penelitian kualitatif juga dapat digunakan untuk memahami interaksi sosial, misalnya dengan wawancara mendalam sehingga akan ditemukan pola-pola yang jelas dan tidak adanya uji hipotesis.
PERAN RUANG TERBUKA HIJAU DALAM CITRA KOTA Studi Kasus: Taman Suropati, Jakarta Ayu, Ardianti Permata
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2019.v18i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana sebuah Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam tata ruang kota. Peran yang akan diteliti tidak hanya sebagai vegetasi untuk menyeimbangkan lingkungan saja, melainkan juga memiliki peran dalam citra sebuah kota, khususnya kota Jakarta sebagai kota urban, dengan studi kasus Taman Suropati Jakarta.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat peran taman kota dan kaitannya dengan sebuah citra kota. Metodologi yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggabungkan pendekatan kajian tata ruang kota dengan kajian budaya secara historis-diakronis. Temuan yang didapatkan yaitu bahwa Ruang Terbuka Hijau memiliki peran penting dalam citra sebuah kota antara lain sebagai landmark, ‘penyambung lidah rakyat’, tempat interaksi masyarakat, tempat yang dapat menampung aspirasi rakyat, serta memiliki nilai tersendiri secara kesejarahan.
PUSAT SENI RUPA MODERN DI BANDUNG Iskandar, Alfajri Suryadi; Nugraha, Yudi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat seni rupa merupakan wadah yang menampung aktivitas kesenian, terutama seni rupa dalam mewujudkan dan menggelar karya para seniman sehingga ada komunikasi antara seniman dan penikmat/pengamat seni. Dengan adanya Pusat seni rupa sebagai sarana dan prasarana seni ini  diharapkan dapat menjadi pemicu perkembangan dunia seni rupa di Indonesia terutama di kota Bandung. Selain itu juga sebagai tempat hiburan yang edukatif, serta dapat menjadi pilihan wisata baru bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Pusat seni rupa dapat juga diwakilkan oleh kata pameran atau gallery yang dalam kamus besar bahasa indonesia artinya adalah ruangan atau gedung tempat memamerkan benda atau karya seni dan sebagainya dan juga dimana suatu hasil karya seni rupa tersebut dapat menjadi nilai jual tersendiri bagi pengunjung atau peminatnya. Kata kunci : Abstract Expresionism, Modern, Seni Rupa
TINJAUAN TINGKAT KENYAMANAN DAN KEAMANAN PEJALAN KAKI PADA DESAIN TROTOAR JALAN MARGONDA RAYA DEPOK DENGAN JALAN PADJAJARAN BOGOR Syoufa, Ade
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trotoar atau jalur pedestrian menjadi hal penting untuk meningkatkan keefektifan mobilitas warga di perkotaan. Keberadaan trotoar pada jalur sirkulasi di perkotaan seringkali disalahgunakan oleh masyarakat untuk kegiatan perdagangan dan lahan parkir. Kondisi ini terjadi di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya adalah Kota Depok dan Kota Bogor. Jalur pedestrian di Kota Depok masih banyak memiliki kekurangan, jika dilihat dari peraturan dan pedoman mengenai pedestrian berdasarkan Pekerjaan Umum. Berdasarkan hasil survey, ada beberapa hal yang menjadi tidak berfungsinya sarana pejalan kaki yang dilakukan di Kota Depok dan Bogor, yaitu : kondisi fisik yang kurang baik, terserobotnya lahan untuk fungsi lain, beralih fungsi. Penelitian ini akan menjabarkan dan membandingkan beberapa aspek (kenyamanan dan keamanan) trotoar pada Jalan Margonda Raya dan Jalan Raya Padjajaran dikaitkan dengan peraturan pemerintah dan pedoman standarisasi desain pedestrian, kemudian menganalisis kekurangan dan kelebihan trotoar dari masing – masing jalan tersebut untuk mengetahui trotoar yang lebih baik diantara kedua jalan raya tersebut.  Kata kunci: kenyamanan, keamanan, trotoar
ANALISIS PERBANDINGAN RESIKO SISTEM KONTRAK LUMPSUM DAN SISTEM KONTRAK UNIT PRICE PADA PROYEK KONSTRUKSI Wulandari, Ayuni; Tenriajeng, Andi Tenrisuki
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2018.v17i2.1953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis jenis kontrak jasa konstruksi yang digunakan untuk menghindari atau mengurangi risiko pengadaan kontrak sehingga dapat dicapai hasil yang efektif. Analisis dilakukan dengan membandingkan risiko biaya, waktu dan mutu konstruksi kontrak lumpsum dengan kontrak unit price dari perspektif kontraktor selaku penyedia jasa. Metode yang digunakan adalah Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Proses analisis dimulai dengan mendefinisikan masalah, dan membuat struktur hierarki. Hierarki ini terdiri dari 3 (tiga) level yaitu tujuan (level I), kriteria (level II), dan alternatif (level III). Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diperoleh perbandingan risiko untuk proyek gedung, yaitu dapat mengefisiensi biaya pada kontrak unit price lebih tinggi dibandingkan dengan kontrak lumsum dengan perbandingan 68%:32%. Risiko efisiensi waktu kontrak unit price lebih lebih efisien waktu daripada lumsum dengan perbandingan 62,1%:37,9%. Sedangkan kualitas yang dihasilkan antara kontrak unit price dan lumsum diperoleh perbandingan 60,4%:39,6%. Sedangkan untuk perbandingan risiko proyek jalan, yaitu dapat mengefisiensi biaya pada kontrak lumsum lebih tinggi dibandingkan dengan kontrak unit price dengan perbandingan 73,1%:26,9%. Risiko efisiensi waktu kontrak lumsum lebih lebih efisien waktu daripada unit price dengan perbandingan 73,8%:26,3%. Sedangkan kualitas yang dihasilkan antara kontrak lumsum dan unit price diperoleh perbandingan 73,3%:26,7%.
PUSAT BATIK SURAKARTA HADININGRAT DI LAWEYAN, SURAKARTA Anisah, Sari Saraswati; Tohjiwa, Agus Dharma
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang dikenal sebagai kota budaya dan sejarah bahkan mendapat predikat “Spirit of Java”. Salah satunya yaitu kawasan kampung Laweyan yang menjadi kampung industri batik pertama di Indonesia yang memiliki unsur-unsur etnik pada penataan kampungnya sebagai peninggalan sejarah. Namun, yang terjadi sekarang adalah bangunan di Kampung Laweyan yang mencirikan Kampung Batik pada zaman dahulu telah luntur, tergusur oleh bangunan baru bergaya modern yang saling tumpang tindih tidak terkontrol. Eksistensi kampung Laweyan sebagai kampung industri batik sekaligus sebagai destinasi wisata pun terganggu. Untuk itu, perancangan Pusat Batik Surakarta Hadiningrat di Laweyan Surakarta ini bertujuan sebagai upaya peningkatan kembali eksistensi kampung Laweyan sebagai kampung industri batik dan kampung wisata. Pada perancangan Pusat Batik ini dibuat wadah kegiatan seperti pusat edukasi batik, pusat produksi dan produk jual batik dan dilengkapi dengan pusat pagelaran untuk lebih menarik pengunjung serta membangkitkan lagi suasana yang khas di Laweyan Kata Kunci : Kampung batik, Pusat batik, Wisata Surakarta.
MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA INFRASTRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT Yuliani, Uppit
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong tinggi. Data mengenai kecelakaan kerja di Indonesia  masih terbatas. Pada  penelitian  ini  akan  diteliti mengenai  identifikasi  risiko K3 , penilaian risiko K3 serta bagaimana tindakan pengendalian terhadap risiko K3 pada kegiatan proyek pembangunan infrastruktur gedung. Metode penilaian menggunakan matriks penilaian  risiko yang bersumber dari AS/NZS 4360 : 2004 Risk Management Standard dan AS/NZS 1SO 31000 : 2009. Dari penelitian ini diperoleh risiko tertinggi pada pekerjaan tanah adalah lifting material dengan service crane dengan variabel yaitu pekerja dan fasilitas tertimpa material dengan indeks risiko sebesar 5,88, pada pekerjaan pondasi pemasangan kerangka baja tulangan dengan variabel pekerja jatuh sebesar 5,35, pekerjaan struktur atas yaitu lifitng material dengan tower crane dengan variabel material terjatuh dari ketinggian dan menimpa pekerja sebesar 6,63, pekerjaan atap yaitu pemasangan plafon dengan risiko pekerja terjatuh dari ketinggian sebesar 5,02, pekerjaan dinding dan keramik dengan risiko tersengat listrik sebesar 5,24, pekerjaan plumbing yaitu instalasi plumbing dengan risiko pekerja terjatuh dari ketinggian sebesar 5,27. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), AS/NZS 4360:2004 dan AS/NZS ISO 31000:2009 Risk Management Standart

Page 2 of 32 | Total Record : 320