cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
ANALISIS PENURUNAN BANGUNAN WATER TANK PADA DEPO CIPINANG Ellysa, Ellysa; Juniarso, Juniarso; Pranata M H, Andi Asnur; Mujahidin, Maulana
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.14369

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penyebab dan besarnya penurunan bangunan water tank yang terletak di Depo Cipinang, Jakarta. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian plesteran dan elemen non-struktural lainnya yang diduga sebagai dampak dari penurunan tanah yang tidak merata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei visual bangunan, investigasi tanah menggunakan handboring dan uji sondir, serta perhitungan daya dukung dan penurunan berdasarkan teori Terzaghi dan konsep konsolidasi tanah. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa tanah di lokasi terdiri dari lapisan lanau kelempungan dengan karakteristik sangat lunak hingga kaku pada kedalaman tertentu. Beban struktur total sebesar 427,89 ton menghasilkan tegangan sebesar 7,78 t/m², masih berada di bawah daya dukung ijin sebesar 13,34 t/m². Penurunan total yang dihitung adalah 9,60 cm, terdiri dari penurunan segera, konsolidasi primer, dan konsolidasi sekunder. Nilai ini masih memenuhi syarat aman menurut standar SNI 8460:2017. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi teknis berupa perbaikan ringan pada bagian non-struktural serta pemantauan kondisi geometri bangunan secara berkala dianggap memadai untuk menjamin keberlanjutan fungsi struktur.
TERITORI PADA PRIVASI RUANG TINDAKAN (STUDI KASUS: POLI GIGI DAN MULUT Kusuma, Nabila Pramesti; Astuti, Susy Budi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.14234

Abstract

Teritorialitas merupakan pola perilaku yang mencerminkan kecenderungan seseorang untuk bersikap egois, yang muncul dari keinginan melindungi diri dari gangguan eksternal atau sebagai upaya menjaga privasi pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana teritori pada privasi ruang tindakan klinik (poli gigi dan mulut), guna menciptakan perlindungan serta batasan suatu ruang dari ancaman eksternal yang tidak sesuai. Penelitian ini dilakukan melalui metode kajian pustaka terkait literatur teori teritorial pada privasi ruang untuk mengidentifikasi elemen – elemen pembentuk teritorial. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan teritorialitas adalah aspek pribadi serta memiliki karakter utama. Penelitian ini menyoroti pentingnya Teritorialitas dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam menjaga batas, menciptakan rasa aman, dan mempertahankan privasi.
ANALISIS BIAYA EMISI GAS BUANG KENDARAAN PADA SIMPANG BERSINYAL DI SIMPANG CIRACAS MENGGUNAKAN APLIKASI VERKEHR IN STÄDTEN - SIMULATIONSMODELL (VISSIM) Bustomi, Bustomi; Nahdalina, Nahdalina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12625

Abstract

Simpang merupakan titik konflik pertemuan suatu kendaraan dari berbagai ruas jalan. Kondisi simpang akan mengalami kemacetan pada saat jam puncak, hal ini menandakan tingginya jumlah emisi gas buang kendaraan yang dihasilkan pada simpang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang dengan pengaturan fase sinyal kondisi eksisting, mengetahui emisi gas buang kendaraan dan biaya emisi yang dikeluarkan serta mengetahui solusi terbaik dari perbaikan simpang. Data primer didapatkan dengan melakukan survei langsung di lapangan yaitu yang berlokasi di Simpang Ciracas. Data primer yang digunakan adalah data arus lalu lintas, data waktu sinyal, data fase sinyal, data geometrik simpang, data panjang antrian dan data waktu tundaan. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan aplikasi Verkehr In Städten - Simulationsmodell (Vissim) yang mengacu pada pedoman MKJI, 1997. Hasil dari permodelan Vissim yang telah dikalibrasi dan uji validasi menggunakan variabel data panjang antrian dengan kinerja yang dilakukan melalui konfigurasi fase sinyal didapatkan bahwa nilai emisi gas buang CO dan NOx mengalami penurunan rata-rata sebesar 12,24%. Sementara biaya emisi yang dihasilkan saat kondisi eksisting untuk emisi CO sebesar Rp. 123.605.508,37 ton/ tahun dan emisi NOx sebesar Rp. 109.569.187,89 per ton/ tahun pada kondisi eksisting.
PEMODELAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI JALAN Surbakti, Simon; Tua Naibaho, Pio Ranap
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12023

Abstract

Industri konstruksi memiliki tingkat kecelakaan kerja yang lebih tinggi dibandingkan sektor industri lainnya. Ketika kecelakaan kerja terjadi dalam proyek konstruksi, hal ini dapat berdampak langsung terhadap pelaksanaan proyek, seperti peningkatan biaya akibat insiden tersebut, penundaan jadwal kerja, serta munculnya kerugian baik dari segi material maupun korban jiwa. Salah satu proyek yang mencerminkan kompleksitas pekerjaan konstruksi adalah pembangunan Jalan Tol Cimanggis–Cibitung Seksi 2 dari Sta. 27+070 hingga Sta. 50+353, yang dilaksanakan oleh PT Waskita Karya. Dalam pelaksanaannya, PT Waskita Karya menggandeng PT Bakrie Metal Industries untuk merancang, memproduksi, dan memasang steel box girder, lead rubber bearings, serta expansion joints pada bentang elevated transyogi P37–P38 dan P38–P39. Tujuan utama dari penulisan ini adalah untuk menyusun pemodelan terhadap sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hasil penelitian yang melibatkan 32 responden menunjukkan bahwa seluruh tahapan dalam penerapan manajemen K3 memiliki pengaruh yang signifikan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, untuk mendukung peningkatan kinerja waktu proyek, manajemen K3 perlu diterapkan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, termasuk pemberlakuan sanksi selama proyek berlangsung.
PERAN NIRMANA TRIMATRA DALAM PROSES STUDI PERANCANGAN DESAIN INTERIOR THE PURPOSE OF NIRMANA TRIMATRA IN INTERIOR DESIGN STUDY PROCESS Merati, Made Widyatantri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12492

Abstract

Design education, especially interior design, as a branch of applied creativity is education with various disciplines which, as time goes by, often experiences changes and challenges phenomenon. Various methods and variation of ‘creating’ techniques are used to produce design works that are innovative, creative, have a ‘noble’ meaning, and are well designed. Nirmana trimatra as basic visual education, is one of the design activities or methods in the design process, in order to produce design work that is full of aesthetics and useful values. This writing aims to discuss the nirmana trimatra study process carried out by interior design students in Depok and the importance of this process in designing interior designs. Through this writing, in essence, nirmana trimatra abilities which are closely related to sensivity to visual design composition and spatial intelligence are very important for the field of interior design, and the development of basic education must always be intensified and improved.
ANALISIS KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KOBI KABUPATEN MALUKU TENGAH Manuhutu, Maria Graciela Victoria; Santosa, Budi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12542

Abstract

Evaluasi terhadap sistem irigasi merupakan bagian penting dalam manajemen irigasi guna mengetahui performa dari setiap elemen pendukungnya. Penilaian kinerja irigasi mengacu pada Peraturan Menteri PUPR No. 12 Tahun 2015 dan dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu prasarana fisik, produktivitas tanam, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Daerah Irigasi Kobi di Kabupaten Maluku Tengah yang telah dibangun sejak tahun 1996 menunjukkan indikasi penurunan kinerja, dipengaruhi oleh usia infrastruktur dan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menghitung indeks kinerja sistem di DI Kobi serta mengevaluasi kondisinya berdasarkan ketentuan regulasi tersebut. Pendekatan yang digunakan meliputi wawancara dan analisis data sekunder untuk memperoleh nilai dari keenam indikator. Hasil akhir menunjukkan bahwa sistem irigasi Kobi berada pada skor kinerja 64,45%, yang dalam kategori “kurang” dan memerlukan tindak lanjut perbaikan menurut Permen PUPR.
PENDOPO SEBAGAI TANDA: KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES TERHADAP REPRESENTASI BUDAYA DI PURO MANGKUNEGARAN Sari, Nayua; Hawari, Firman; Astuti, Susy Budi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.14243

Abstract

Di tengah hiruk pikuk modernitas yang serba canggih dan cepat, warisan budaya sering kali terlupakan dan menjadi bangunan yang terdiam di sudut kota, terlihat tetapi tak lagi dimaknai. Contohnya Pendopo Puro Mangkunegaran, dimana pendopo ini memiliki sejarah dibalik tiang-tiang tinggi dan atap limasannya. Tersimpan bahasa simbolik yang merekam cara hidup, nilai, dan pandangan dunia masyarakat jawa. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk “mendengarkan” kembali bahasa arsitektur melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Dengan melakukan pengamatan langsung dan telaah studi pustaka, kajian ini mencoba menafsirkan Pendopo sebagai tanda. Melalui semiotika Roland Barthes kita tidak hanya melihat apa yang tampak, tetapi juga apa yang dimaknai. Dengan analisis denotasi, konotasi dan mitos, kita dapat menemukan bahwasanya pendopo tidak hanya sekedar ruang fisik, melainkan juga ruang yang memiliki makna. Penelitian ini bukan sekedar tentang bangunan, melainkan tentang kesadaran budaya. Dimana makan budaya mulai tergerus oleh zaman, membaca ulang tentang sejarah pendopo adalah cara kecil untuk tetap m,erawat ingatan dan identuitas budaya tersebut.
PENGARUH DESAIN FASILITAS DRIVE-THRU PADA JOKOPI - MERR TERHADAP PENGALAMAN PENGUNJUNG Rafelina, Sofie Bella; Astuti, Susy Budi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.13470

Abstract

Kebiasaan  minum  kopi  kini telah menjadi fenomena pada masyarakat Indonesia. kebiasaan ini tidak hanya dapat melepas penat dan dahaga, namun juga sebagai pendamping dalam kegiatan sosial seperti rapat,  bisnis,  kencan,  belajar,  dan  sebagainya.  Karena  meningkatnya  konsumen  penikmat  kopi, membuat  adanya  persaingan  bisnis  kedai  kopi dalam menciptakan inovasi. Jokopi - MERR berhasil menghadirkan  inovasi  dan  menjadi  satu-satunya  kedai  kopi  yang  menyediakan  layanan  drive-thru pada  jalan  MERR.  Karena  terletak  pada  jalan  MERR  yang  memiliki  tingkat  kepadatan  tinggi, drive-thru  dapat  menjadi  opsi  tercepat  dalam  mendapatkan  kopi  untuk  dinikmati.  Maka,  Jokopi  - MERR  dipilih  oleh  penulis  sebagai  objek  penelitian. Teknis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah dengan melakukan observasi di lapangan untuk memperoleh data dan membandingkan dengan standar yang telah ada dan menggunakan metode Kuesioner CSAT yang bertujuan untuk mendukung penilaian  observasi.  Observasi  fokus  pada  dua  kategori  yaitu  Customer  experience  dan  durasi  dari kecepatan   drive-thru.   Dari   observasi   tersebut,   penulis   mendapatkan   hasil   bahwa   drive-thru Jokopi-MERR dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung karena sudah sesuai dengan standar
OPTIMASI DIAMETER JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DENGAN METODE PEMROGRAMAN LINEAR (Studi Kasus Sumur Bor Bandarangin di Kecamatan Pagak Kabupaten Malang) A, Yandi; Suprapto, Heri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.12323

Abstract

Jaringan pipa air bersih memiliki peran penting untuk memenuhi permintaan air bersih masyarakat setempat. Apabila debit dan kehilangan tinggi tekanan dalam jaringan pipa cukup besar, air tidak akan terdistribusi dengan baik. Oleh sebab itu, salah satu cara untuk menanganinya ialah dengan memperhatikan ukuran diameter pipa yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan optimasi jaringan pipa distribusi air dengan mengoptimalkan diameter pipa. Penelitian ini menggunakan metode pemrograman linear dengan bantuan fitur Solver pada Microsoft Excel untuk menyelesaikan masalah optimasi dengan cara mengubah masalah menjadi bentuk persamaan matematika. Berdasarkan jaringan pipa distribusi air bersih di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, terdapat 115 elemen pipa yang perlu dioptimasi. Hasil menunjukkan bahwa ada 13 pipa yang dapat dioptimasi, yakni pipa 3 dari diameter 3 inci menjadi 2,5 inci dengan persentase optimasi 25,445%, pipa 4 dari diameter 2 inci menjadi 1,5 inci dengan persentase optimasi 6,557%, pipa 5 dari diameter 2 inci menjadi 1,25 inci dengan persentase optimasi 23,578%, pipa 6 dan pipa 7 dari diameter 3 inci menjadi 2,5 inci dengan persentase optimasi 25,445%, pipa 11 dan pipa 16 dari diameter 3 inci menjadi 2 inci dengan persentase optimasi 42,1675%, pipa 18 dan pipa 22 dari diameter 3 inci menjadi 2,5 inci dengan persentase optimasi 25,445%, pipa 24, pipa 31, pipa 33, pipa 37, dan pipa 39 dari diameter 1,5 inci menjadi 1,25 inci dengan persentase optimasi 18,216%. Optimasi diameter pipa tersebut pun mampu meminimalisasi biaya dari Rp811.916.496,36 menjadi Rp763.589.044,08. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses optimasi berjalan dengan baik karena penurunan ukuran diameter pada beberapa elemen pipa membuat anggaran biaya pada elemen-elemen pipa tertentu akan ikut menurun.
BOOK CAFÉ SEBAGAI RUANG EMOSIONAL DAN SOSIAL: ANALISIS KUALITATIF ‘THE ROOM 19’ Szi, Febianszini Al; Sakya, Kharista Astrini
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 24, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2025.v24i1.14474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain lingkungan fisik terhadap pengalaman psikologis pengunjung dalam ruang publik semi-formal, dengan studi kasus pada book café ‘The Room 19’. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur terhadap tiga pengunjung dengan latar belakang dan motivasi yang berbeda. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengacu pada kerangka teori PAD (Pleasure-Arousal-Dominance) dari Mehrabian dan Russell, pendekatan assemblage thinking dari Dovey dan Pafka, serta konsep third place dari Oldenburg yang diperluas dalam konteks budaya digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen desain seperti pencahayaan hangat, penggunaan material alami, tata letak fleksibel, dan atmosfer akustik yang mendukung, memunculkan pengalaman psikologis positif berupa kenyamanan emosional (pleasure), stimulasi kognitif yang seimbang (arousal), serta rasa kontrol atas ruang (dominance). Ruang ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat baca atau kerja, tetapi membentuk assemblage dinamis yang memungkinkan beragam aktivitas berlangsung secara simultan. Selain itu, ‘The Room 19’ memenuhi karakteristik third place yang inklusif dan reflektif, serta memperluas fungsinya melalui kehadiran digital yang memperkuat konektivitas sosial dan identitas komunitas. Temuan ini menegaskan bahwa desain ruang publik yang mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial secara holistik mampu menciptakan pengalaman ruang yang bermakna dan berdaya pulih. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana desain berbasis afeksi, serta membuka ruang pengembangan lebih lanjut terhadap prinsip desain human-centered dalam konteks ruang publik urban kontemporer.