cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
ANALISIS NERACA AIR PADA DAERAH IRIGASI RAWA GAMBUT DI DESA TALIO HULU Ferensia Dina Vania; Nomeritae Nomeritae; I Made Kamiana
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2022.v21i2.7087

Abstract

Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, kebutuhan akan pangan juga meningkat. Terlebih lagi dengan munculnya pandemi Covid-19 yang berdampak di berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk potensi munculnya krisis pangan. Pemerintah Indonesia merespon potensi krisis pangan ini dengan berbagai kebijakan termasuk diantaranya menggali potensi lahan untuk pertanian di Indonesia, diantaranya potensi pengembangan lahan gambut untuk pertanian yang ada di Kalimantan Tengah melalui Program Food Estate (FE). Air pada lahan gambut perlu dikelola dengan baik diantaranya dengan melakukan analisis neraca air, sebelum melakukan pencetakan sawah. Salah satu lokasi FE adalah Daerah Irigasi Rawa Talio di Desa Talio Hulu yang berada pada areal gambut dan dipengaruhi oleh pasang surut. Dalam tahapan analisis penelitian ini menggunakan metode yang ada di Kriteria Perencanaan 01 (KP-01) dan aplikasi Cropwat. Data primer diperoleh dari pengukuran debit saluran sekunder. Data sekunder diperoleh dari data meteorologi berupa suhu udara, kelembaban udara, lama penyinaran matahari, kecepatan angin, data curah hujan harian 10 tahun terakhir (2012-2021), data luas potensial tanam dan data pasang surut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi maksimum pada KP-01 sebesar 1,81 lt/dt/ha sedangkan kebutuhan air irigasi maksimum pada Cropwat sebesar 2,18 lt/dt/ha. Perhitungan dengan metode KP-01 menghasilkan kebutuhan air yang lebih kecil dibandingkan metode Cropwat. Perbedaan hasil perhitungan dikarenakan faktor parameter yang mempengaruhi yaitu hujan efektif, evapotranspirasi tanaman, adanya pemberian air irigasi setiap setengah bulanan yang mencakup kebutuhan konsumtif tanaman serta perkolasi. Perhitungan ketersediaan air menggunakan metode Nreca dan metode pengukuran lapangan debit pasang surut pada saluran sekunder menunjukkan bahwa terjadi surplus atau berlimpah air.
ANALISIS PELAYANAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI KOTA DEPOK BERDASARKAN RPJMD KOTA DEPOK TAHUN 2016-2021 Nurhidayah Tinia Lestari; Heri Suprapto
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2022.v21i2.5969

Abstract

Berdasarkan PP No. 16 Th. 2006, pembangunan tata air menjadi tanggung jawab pemerintah daerah oleh BUMD. Pelayanan PDAM Depok tahun 2017 sebesar 16,38% dan target tahun 2021 sebesar 30,10%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi ketersediaan air bersih Kota Depok tahun 2021 berdasarkan strategi RPJMD Kota Depok 2016-2021 untuk mencapai target PDAM Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan proyeksi jumlah penduduk, proyeksi kebutuhan air serta analisis potensi ketersediaan air berdasarkan RPJMD Kota Depok 2016-2021. Hasil analisis, potensi ketersediaan air Kota Depok tahun 2021 berdasarkan RPJMD Kota Depok 2016-2021 masih di bawah target PDAM Depok sebesar 28,80%.
ANALISIS PENERAPAN MATERIAL LOKAL ELEMEN INTERIOR HOMESTAY PERAJA COFFEE & BUNGALOW DI DESA LOYOK, LOMBOK TIMUR Rio Setia Monata; Muhammad Farhan Yazid; Vine Carolina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2022.v21i2.7329

Abstract

Konsep penerapan material berkelanjutan (sustainability) mulai banyak di berlakukan baik pada arsitektur maupun interior. Konsep ini mengangkat permasalahan lingkungan, dimana penggunaan material dengan bahan dasar dari alam atau lingkungan sekitar lebih aman dibandingkan dengan material industri. Material interior yang dipakai di Indonesia banyak ragamnya, mulai dari kayu, batu bata, semen, bambu, alang-alang, triplek, keramik, beton, besi, baja dan lain sebagainya. Pemilihan material yang baik pada perancangan interior dapat menciptakan suasana/citra ruang menjadi lebih hidup dan nyaman. Penggunaan material pada interior homestay sebagai akomodasi penginapan dapat menghadirkan suasana ruang yang berbeda, dikarenakan setiap material memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. Jenis material yang selalu menjadi kesukaan masyarakat ketika digunakan adalah material alam/material lokal. Material lokal adalah material alam sekitar yang bisa didapatkan dengan mudah oleh masyarakat. Material lokal sering dijumpai pada bangunan akomodasi seperti penginapan berupa homestay, seperti pada homestay Peraja Coffee & Bungalow. Homestay Peraja Coffee & Bungalow diperlihatkan sebagai penginapan yang menerapkan material lokal sebagai material utamanya. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) Untuk mengetahui apa saja material lokal yang digunakan pada Homestay Peraja Coffee & Bungalow. 2) Untuk mengetahui elemen apa saja yang menggunakan material lokal. 3) Untuk mengetahui berapa besar persentase penerapan material lokal pada Homestay Peraja Coffee & Bungalow. Metode kualitatif atau pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) studi literatur, 2) studi pustaka, 3) mengumpulkan dokumentasi, 4) observasi / pengamatan, 5) melakukan wawancara kepada pemilik homestay.
PENERAPAN LAST PLANNER SYSTEM PADA PROYEK PENATAAN KAWASAN MASJID DI KOTA SEMARANG Vena Rusdiana; Farrel Rayhan Ardra; Agung Bhakti Utama; Eko Kusumo Friatmojo
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2022.v21i2.7166

Abstract

Dalam sebuah proyek konstruksi, ketidakefisienan penggunaan sumber daya akan menimbulkan pemborosan (waste). Waste tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat diminimalisir dengan menerapkan konsep lean construction atau konstruksi ramping. Dalam konsep lean construction terdapat metode manajemen untuk mengurangi waste dengan menghasilkan perencanaan yang jelas dan sistematis yaitu dengan metode last planner system. Konsep last planner system digunakan untuk merencanakan dan mengendalikan proyek pada salah satu proyek penataan kawasan masjid di Kota Semarang. Artikel ini mendemonstrasikan penerapan last planner system yang terdiri dari penafsiran master schedule, pembuatan phase schedule, lookahead planning, constraint analysis, weekly work plan, perhitungan percent plan complete, dan identifikasi reason non completion selama 6 minggu dari minggu ke 31 sampai 36 menggunakan media Microsoft Project. Nilai progres yang didapat dari last planner system mencapai 92,00% dengan perbedaan sebesar -1,25% terhadap realisasi kurva S. Faktor yang menyebabkan perbedaan yaitu metode perhitungan yang berbeda. Pada kurva S memperhitungkan bobot pekerjaan sedangkan pada last planner system tidak.
KONSEP BIOPHILIA DALAM PERANCANGAN INTERIOR KAMAR RAWAT INAP STUDI KASUS PUSKESMAS PASAR REBO Vira Amalia; Raziq Hasan; Made Widyatantri Merati
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.8341

Abstract

Health building design often prioritizes physical healing, but ignores the psychological aspect, such as one of them is the design of the inpatient room at the health center. The design of the puskesmas inpatient room generally makes patients feel uneasy and uncomfortable. The impression arising from the atmosphere of the health center, especially in the inpatient room, affects the psychological and physical condition of patients, especially during the healing period. Basically, humans have a tendency to always relate to nature which can have a positive impact on human physical and psychological conditions. This has led to the emergence of the biophilia design approach. Nature In The Space is one of the three categories of biophilia design principles that are considered to be appropriate if applied to the interior design of the puskesmas inpatient room, namely by integrating natural elements into the inpatient room building. With the application of this theme, it is hoped that the patient's anxiety about the health center can be reduced and can accelerate the patient's healing period from a psychological and physical perspective.
ANALISIS PENURUNAN TINGKAT KINERJA JALAN AKIBAT KEGIATAN PARKIR DI BADAN JALAN DI KOTA KUPANG Andi Kumalawati; Tiara Fritalota Neno; Dolly W. Karels
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7565

Abstract

Sebagai salah satu kelurahan di Kota Kupang, kelurahan Oesapa mengalami pembangunan yang sangat pesat dari tahun ke tahun. Hal ini mengakibatkan semakin padatnya arus lalu lintas di kelurahan Oesapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung derajat kejenuhan serta tingkat pelayanan jalan dan menghitung besar penurunan tingkat kinerja jalan akibat kegiatan parkir di badan jalan. Pelaksanaan survei volume lalu lintas (traffic counting) selama satu minggu (7 hari) pada pukul 07.00 – 22.00 WITA. Data yang telah diperoleh diolah dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Dari hasil analisis diperoleh nilai derajat kejenuhan rata-rata 0,82 serta tingkat pelayanan jalan mencapai level D untuk kondisi parkir di badan jalan, derajat kejenuhan rata-rata 0,62 dengan tingkat pelayanan jalan level C untuk kondisi normal. Sedangkan untuk penurunan kinerja jalan terbesar terjadi pada hari Rabu pukul 18.00-19.00 sebesar 0.19, sehingga kegiatan parkir pada badan jalan sangat mempengaruhi kinerja ruas jalan, terutama pada ruas jalan Timor Raya Oesapa Kilometer 9.
PENGARUH STABILISASI MENGGUNAKAN POLYPROPYLENE FIBER TERHADAP TANAH LEMPUNG EKSPANSIF Dianita Dianita; Sri Wulandari
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.6482

Abstract

Expansive clay soil is a land having the nature plasticity high when things are changing the system of ground water levels. The expansive loam if there is an increase in the moisture content of soil will spread abroad accompanied by the increase of water pressure the pressure development and emergence. An effort to improving fisis mechanical parameters and land to land stabilization will use of stabilization. This research to test the land of the clay done stabilization used polypropylene fiber to analyze the effect of the density of the stabilized soil and analyze the variation of the most optimal polypropylene fiber content used. Polypropylene is one of the kind of plastic that most often used as a fiber and have sifat-sifat can dissolve in organic compounds, stand the heat, has a tenuous, high are not poisonous, resistant to chemicals. The soil samples taken from the Hambalang village, west java. Testing done on land with a mixture of polypropylene fiber % 0,25, % 0,5, 0,75 % and 1 % with waiting time 7 day and 14 day. Optimum use of polypropylene fiber as a mixture of occurring at the level of the index 0,5% is 19,69% of plasticity the soil shear strength is 1,098 kg/cm2, primary settlement is 1,47 mm and maximum dry weight is 1,453 g/cm3 .
IDENTIFIKASI KRITERIA DESAIN TAMAN BUDAYA DI KALIMANTAN TENGAH (STUDI KASUS: UPT TAMAN BUDAYA KALIMANTAN TENGAH) Yufri Andika; Herwin Sutrisno
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7614

Abstract

Taman Budaya Kalimantan Tengah merupakan perangkat pelaksana teknis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah yang berperan dalam melestarikan seni dan budaya serta memajukan kemajuan budaya di kalangan masyarakat Kalimantan Tengah. Koentjaraningrat (1982) kebudayaan dapat berupa pranata keagamaan dan ritual, bahasa, kesenian dan pranata sosial masyarakat, memungkinkan kebudayaan untuk mengekspresikan karakter suatu daerah atau negara. Kalimantan Tengah memiliki banyak budaya, sehingga taman budaya harus mampu menampung semua kegiatan budaya tersebut. Teknik pengambilan data yang dipergunakan yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara yang dilakukan Bersama Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah. Analisa data memakai metode kualitatif, yaitu mereduksi data, menyajikan data, serta penarikan kesimpulan. Fasilitas yang tersedia pada Taman Budaya Kalimantan Tengah yaitu gedung pameran, teater terbuka, kantor pengelola, mushola, rumah generator, garasi, gudang, bangunan terbuka. Kriteria desain taman budaya yang perlu diperhatikan yaitu lokasi, landmark, sirkulasi dan aksebilitas, zoning, ruang pertunjukan, ruang pendukung, dan ruang bebas. 
EFEKTIVITAS DETACHED BREAKWATER DAN GROIN TERHADAP PERUBAHAN MORFOLOGI PANTAI PASIR PANJANG SINGKAWANG Nikodemus Nikodemus; Khusnul Setia Wardani; Handika Setya Wijaya; Dian Noorvy Khaerudin
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7926

Abstract

Pantai Pasir Panjang merupakan destinasi wisata di Provinsi Kalimantan Barat yang sedang berkembang dicirikan oleh proses erosi dan sedimentasi pantai. Untuk melindungi pantai dari permasalahan tersebut telah dibangun struktur pelindung pantai. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendapatkan karakteristik gelombang signifikan, pasang surut, dan arus; mendapatkan laju erosi dan sedimentasi; dan mengetahui efektivitas bangunan pantai eksisting terhadap erosi dan sedimentasi. Penelitian ini diawali dengan survei identifikasi kondisi bangunan pantai selanjutnya dilakukan model numerik Delft3D dengan coupling modul flow-morphology dan wave dengan mempertimbangkan dua musim, yaitu muson barat dan muson timur; kondisi tidak ada struktur dan adanya struktur; dan waktu simulasi dari tanggal 17 September hingga 1 Oktober 2022. Berdasarkan hasil simulasi numerik dalam waktu yang relatif singkat, perbedaan perubahan topografi setelah mengerahkan gelombang muson barat deposisi sedimen terjadi di belakang detached breakwater karena transpor sedimen menuju laut terhambat oleh bangunan detached breakwater, sementara itu penumpukan sedimen di sekitaran Groin tidak terlalu signifikan. Sedimen bergerak sepanjang pantai ke arah Barat Daya pada masing-masing struktur tergantung pada perubahan musim arah gelombang lepas pantai. Struktur detached breakwater dan groin terlihat efektif pada saat mengerahkan gelombang muson timur dengan cenderung terjadi keseimbangan pada pantai. Sedangkan setelah mengerahkan gelombang muson barat struktur groin terlihat kurang efektif cenderung terjadi erosi pada pantai dan sedimentasi terjadi di belakang struktur detached breakwater.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK TANAH DAERAH KARANGREJO UNTUK SUBGRADE JALAN RAYA Akbar Wahyu Priyo Hariadi; Andri Dwi Cahyono; Nur Addin Fatkunada; Yossy Murdianto Eka Saputra; Muhammad Rafiq Susanto
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.8272

Abstract

Tanah merupakan material konstruksi dengan susunan agregat yang kompleks, heterogen, dan tidak pasti. Tanah subgrade merupakan permukaan tanah asli, galian, atau timbunan yang digunakan sebagai dasar perkerasan. Penentuan daya dukung tanah dilakukan dengan mengukur nilai CBR (California Bearing Ratio). CBR merupakan perbandingan kekuatan tanah dasar dengan kekuatan bahan agregat standar. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel langsung dari lapangan untuk mendapatkan data fisik yang diperlukan. Uji CBR dilakukan di laboratorium dengan menggunakan tiga sampel uji, masing-masing mengalami 56, 25, dan 10 tumbukan. Metode yang digunakan adalah SNI 1742:2008 dengan kadar air optimum sebesar 14% yang ditentukan melalui uji proctor test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai CBR design yang diperoleh adalah 4%. Analisis ini membutuhkan data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa nilai CBR tanah dasar di Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, tergolong buruk. Oleh karena itu, perlu dilakukan stabilisasi tanah agar dapat digunakan sebagai subgrade lapis perkerasan jalan. Dengan stabilisasi yang tepat, tanah dapat diaplikasikan secara efektif dalam pembangunan infrastruktur jalan.