cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
ANALISA NUANSA WARNABALI PADA PINTU UKIR DI PT. SRAYA BALI STYLE KABUPATEN GIANYAR-BALI Komang Yudistia; Anak Agung Gede Rai Remawa; Tjok Istri Ratna Cora S
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.6816

Abstract

Warna tradisional Bali merupakan warna yang didasarkan pada filosofi ajaran agama Hindu Bali. Warna dalam seni rupa di Bali memiliki fungsi yang istimewa, karena selain memiliki nilai pragmatis untuk memperindah tampilan produk juga memiliki nilai filosofis keagamaan dan budaya di Bali. Warna dalam seni rupa di Bali memiliki fungsi yang istimewa, karena selain memiliki nilai pragmatis untuk memperindah tampilan produk juga memiliki nilai filosofis keagamaan dan budaya di Bali. Penelitian ini akan melakukan analisis komparasi warnabali dengan nuansa warnabali yang digunakan sebagai bahan finishing pintu ukir di Kabupaten Gianyar. Warna berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh A.A Gede Rai Remawa terdiri dari konsep tri datu (tri kono) sampai konsep Nawa Sanggha yang menjadi pertimbangan penempatan warna di Bali yang bersumber pada lontar Kereb Bhuana, Dewa Tatwa ataupun lontar lainnya. Warnabali merupakan warna berbahan dasar mangsi, taum, kencu, deluge, pere, atal dan tulang yang menghasilkan warna yang disebut “Cet Bali” dan terdiri dari 7 (tujuh) warna dasar. Penggunaan Warnabali oleh perajin di PT. Sraya Bali Style saat ini merupakan hasil dari warisan turun temurun oleh tetua, pengalaman estetis dari melihat benda pusaka, dan arca keagamaan. Warna yang mucul dari pemahaman tersebut di istilahkan dengan Nuansa warnabali. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seperti apa kandungan dari nuansa warnabali pada pintu ukir di PT. Sraya Bali Style berdasarkan pembacaan dengan spectrophotometer sinar tampak nix pro 2. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi pengembangan ragam pewarnaan dengan cirikhas Bali untuk Pintu ukir.
PEMANFAATAN DEM-SRTM DAN DEM-NAS SEBAGAI DASAR SIMULASI HUJAN-DEBIT DI DAS KALIWADAS Sukandi Samatan; Heri Suprapto
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7956

Abstract

The accuracy of flow prediction in a watershed for water resource development is highly dependent on various factors such as the transformation model used, the availability and accuracy of hydrological data and watershed characteristics such as topography, drainage networks, land cover and soil texture. Watershed characteristics are considered as the most dominant determinants in various hydrological analyzes, especially with regard to the data used to compile the watershed model, in this case the Digital Elevatian Model (DEM) data. This study aims to develop a watershed model based on National DEM (DEMNAS) data to estimate daily discharge using the HEC-HMS model and design discharge using the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph (SUH) method. The research was conducted in the Kaliwadas watershed, which is located in Kandang Serang District, Pekalongan Regency, Central Java Province. Kaliwadas River is one of the sub-watersheds with a drainage area of approximately 165.78 km2 which has a good enough potential to supply hydro-based electricity. The performance of the DAS model formed with DEMNAS data is compared with the performance of the watershed model formed with the DEM Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) data, where these two DEM data have a resolution of 8 meters and 90 meters, respectively. Performance testing is based on the Root Mean Square Error (RMSE) number of the two predictive flow from the HEC-HMS Model to the observed discharge. The results showed that the estimated discharge of the HEC-HMS Model using the DEMNAS Watershed Model showed slightly better performance than using the SRTM DAS Model, with a RMSE difference of 0.27.
ANALISIS HUJAN RENCANA PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DIGOEL Gita Rakhmawati; Nurina Yasin; Budi Santosa
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7508

Abstract

Banyak kegiatan manusia bergantung pada banyak sedikitnya jumlah curah hujan yang turun ke permukaan bumi termasuk ke dalam Daerah Aliran Sungai (DAS). Curah hujan merupakan jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar curah hujan rencana dimana hasil tersebut banyak digunakan dalam dunia Teknik Sipil seperti melakukan perencanaan bangunan pengendali hujan, perencanaan desain saluran drainase dan lain-lain. Data penelitian yang digunakan merupakan data sekunder yakni data curah hujan maksimum harian yang diambil dari Stasiun Meteorologi Tanah Merah. Jenis distribusi terpilih yang digunakan dalam penelitian ini adalah distribusi probabilitas Gumbel. Hujan rencana periode ulang T tahun metode Gumbel yang digunakan adalah 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun dan 25 tahun. Hasil perhitungan menunjukkan curah hujan rencana pada periode ulang 2 tahun sebesar 119,10 mm, pada 5 tahun sebesar 169,15 mm, pada 10 tahun sebesar 202,29 mm, pada 20 tahun sebesar 233,67 mm dan pada 25 tahun sebesar 244,16 mm.
KAJIAN EFISIENSI DESAIN SIRKULASI PADA FUNGSI PASAR DENGAN STUDI KASUS PASAR SERPONG, TANGERANG SELATAN Maharani Nur Islami; Raziq Hasan; Made Widyatantri Merati
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.8065

Abstract

Sebagai salah satu pasar tradisional di kota Tangerang Selatan, Pasar Serpong juga dituntut mampu mempertahankan kualitasnya untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan masyarakat di daerah Serpong, Tangerang Selatan. Penulis mengamati kecenderungan pemanfaatan ruang sirkulasi di pasar tradisional dilatarbelakangi oleh pentingnya kelangsungan operasional pasar itu sendiri. Sedangkan efektifitas ruang sirkulasi di pasar tersebut diperlukan untuk menjamin setiap ruang operasional pasar berjalan optimal. Perhatian penelitian ini dititik-beratkan pada bagaimana ruang sirkulasi Pasar Serpong dimanfaatkan sehingga bisa diterjemahkan menjadi rekomendasi perancangan pasar tradisional khususnya di daerah Tangerang, Banten
ANALISIS DESAIN BUND WALL UNTUK MENAHAN GAYA LONGSOR TIMBUNAN PADA TANAH LUNAK Angelia Mutyaraharjo; Stephanus Alexsander; Fatma Sarie
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7906

Abstract

Pada penambangan terbuka membutuhkan kegiatan galian, material galian dipindahkan dan disimpan di waste dump. Untuk mencegah terjadinya perpindahan material oleh air akibat adanya limpasan dan longsor maka dilakukan upaya untuk menahan perpindahan tanah yang ada di stock pile, salah satunya dengan membangun bund wall pada lereng. Bund wall dikatakan stabil jika nilai safety factor (SF) > 1. Pada kasus ini, terdapat lapisan tanah lunak di lokasi rencana pembangunan bund wall karena dapat mengganggu kestabilan pada bund wall. Tujuan penelitian ini untuk menentukan ketinggian maksimum timbunan, sehingga tidak terjadi longsor (internal stability dan overall stability) agar bund wall dapat bekerja dengan baik.  Metode yang digunakan untuk melakukan analisis kestabilan lereng pada bund wall dengan menggunakan metode φ-c reduction (Based on Finite Element Analysis). Hasil penelitian didapat bahwa desain bund wall dengan tinggi 4,5 meter, lebar bagian atas 12 meter dan kemiringan 1:6 tanpa perkuatan memiliki nilai safety factor (SF) sebesar 1,018 (kritis) dan desain bund wall dengan perkuatan geotekstil memiliki nilai safety factor (SF) sebesar 1,455 (aman).
PENERAPAN ADAPTIVE REUSE PADA BANGUNAN STARBUCKS RESERVE MARGO CITY DEPOK Naufal Herkamuli; Raudina Qisthi Pramantha
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.8510

Abstract

Salah satu solusi pelestarian untuk memanfaatkan bangunan tua tersebut adalah dengan penerapan adaptive reuse. Salah satu bangunan tua di kota depok yang telah di renovasi dan memiliki fungsi baru adalah bangunan Starbucks Reserve Margo City Depok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan adaptive reuse pada bangunan Starbucks Reserve Margo City Depok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui adaptive reuse yang diimplementasikan dengan perubahan fungsi baru dengan tetap mempertahankan fasad bangunan dan beberapa perubahan signifikan pada bagian interior bangunan agar menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna pada saat ini. Perpaduan antara elemen-elemen bangunan rumah tua yang dipertahankan dengan menyisipkan brand identity desain strabucks memberikan karakter unik tersendiri dan menjadi daya tarik bagi pengunjung pada bangunan ini.
Front Matter Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol. 22 No.1, Juni 2023 Editorial Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

POLA TATA TANAM DAERAH IRIGASI TEMEF GUNA MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI PULAU TIMOR Demonsa Bintang Putra Lende; Elia Hunggurami; Denik Sri Krisnayanti
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.6920

Abstract

Daerah Irigasi Temef terletak di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang merupakan daerah penyangga pangan khususnya untuk masyarakat di Pulau Timor. Pembangunan Bendungan Temef di Kabupaten TTS juga bertujuan untuk melayani daerah irigasi potensial seluas 4500 ha dan supply air baku 0,131 m3/detik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar ketersediaan air irigasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Temef, mengetahui besar kebutuhan air irigasi dan mengetahui pola tata tanam pada Daerah Irigasi Temef sebesar 1.018 Ha. Data sekunder berupa data curah hujan dari 3 (tiga) pos stasiun hujan yaitu Stasiun Nifukani, Batinifukoko, dan Noelnoni, serta data Klimatologi dengan panjang data dari tahun 2001-2020. Metode yang digunakan untuk menghitung evapotranspirasi yaitu Metode Penman Modifikasi sedangkan untuk menghitung debit andalan digunakan Metode F.J Mock. Ketersediaan air irigasi setengah bulanan untuk DAS Temef memperoleh nilai maksimum pada bagian pertama (I) bulan Januari sebesar 21,45 m3/detik dan nilai minimum terjadi pada bagian pertama (I) bulan November sebesar 0,47 m3/detik. Sedangkan rerata ketersediaan air irigasi tahunan untuk DAS Temef sebesar 234,43 m3/detik. Rekomendasi pola tanam yang sesuai dengan kondisi di Daerah Irigasi Temef adalah Pola tanam padi-palawija-palawija simulasi 4 dengan kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 2,69 m3/detik sedangkan kebutuhan air irigasi minimum sebesar 0,41 m3/detik. Keseimbangan air yang terjadi antara ketersediaan air irigasi dan kebutuhan air irigasi untuk simulasi 4 pada musim hujan (Desember-Maret) diperoleh nilai maksimum sebesar 27,11 m3/dt dan nilai minimum sebesar 14,20 m3/dt sedangkan pada musim kemarau (April-November) diperoleh nilai maksimum sebesar 10,77 m3/dt dan nilai minimum sebesar -0,90 m3/dt.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN ANALOGI KAFE SEBAGAI PENUNJANG DESAIN PERPUSTAKAAN YANG INOVATIF DAN KREATIF DI KOTA BANDUNG Tiara Balqis; Doddy Friestya Asharsinyo; Ully Irma Maulina Hanafiah
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i2.9278

Abstract

Perpustakaan merupakan suatu tempat yang menyimpan koleksi buku-buku pustaka untuk menunjang kebutuhan informasi masyarakat, perpustakaan tidak hanya memiliki fungsi edukasi tetapi juga memiliki fungsi rekreasi. Namun sangat disayangkan, saat ini minat masyarakat terutama Generasi Z dalam berkunjung ke perpustakaan semakin berkurang karena masyarakat sudah dapat mengakses informasi dengan lebih mudah dan cepat melalui internet, maka dari itu perpustakaan harus berupaya untuk membangun citra sebagai pusat kegiatan dan informasi yang modern dan menyenangkan. Dengan adanya budaya “nongkrong” di kafe yang sangat melekat dalam masyarakat Indonesia terutama bagi Gen Z dapat menjadi sebuah inovasi yang dapat dilakukan oleh Perpustakaan Umum Kota Bandung dengan menerapkan pendekatan analogi kafe atau konsep Library Café untuk memberikan kesan baru pada perpustakaan berupa tempat yang menarik, nyaman dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan survei dan wawancara pada 3 bangunan perpustakaan untuk menganalisa permasalahan dan kebutuhan perpustakaan saat ini. Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain perpustakaan yang dapat mengubah perspektif masyarakat terkait perpustakaan merupakan tempat yang kaku, formal, dan membosankan menjadi tempat pusat kegiatan yang santai dan menyenangkan dengan menerapkan konsep Library Café pada desain interiornya. Implementasi konsep Library Café dalam desain sebuah perpustakaan dapat dilakukan dengan menciptakan suasana ruang yang cozy dan santai serta menggunakan furniture yang nyaman dan biasa digunakan pada sebuah café seperti bench, kursi yang empuk, dan beanbag. Dengan itu diharapkan hal ini dapat menarik minat Gen Z untuk berkunjung ke perpustakaan dan merasakan kenyamanan seperti di cafe saat beraktivitas di perpustakaan.
TINJAUAN DAN REKOMENDASI STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA QUANTITY SURVEYOR (SKKNI QS) Seng Hansen; Susy Fatena Rostiyanti; Al Fajra
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i2.9044

Abstract

Seiring dengan perkembangan industri konstruksi di Indonesia, peran profesi quantity surveyor (QS) juga mengalami perkembangan yang signifikan. Dalam rangka memastikan kompetensi QS, diperlukan peraturan yang mengatur standar kompetensi sebagai acuan dalam menentukan keterampilan yang diperlukan oleh QS. Di Indonesia, kompetensi QS diatur dalam standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) berdasarkan keputusan menteri ketenagakerjaan Nomor KEP.06/MEN/I/2011. SKKNI QS ini diperlukan sebagai dasar pemetaan kompetensi yang harus dimiliki dan sekaligus dasar penyusunan program pelatihan bagi QS di Indonesia. Namun sejak diterbitkan pertama kali pada 2011, SKKNI QS belum mengalami pembaruan guna menjaga kualitas dan relevansi tenaga kerja QS dalam menghadapi persaingan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memberikan rekomendasi terhadap SKKNI QS melalui pendekatan desktop study dan meta-analysis. Dengan demikian, penelitian ini berusaha mengidentifikasi pembaruan unit kompetensi apa yang perlu dilakukan pada SKKNI QS agar profesi QS Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing secara global. Hasil analisis merekomendasikan tiga belas unit kompetensi tambahan yang perlu dimasukkan ke dalam SKKNI QS baru. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan profesi QS di Indonesia melalui pembaruan SKKNI sebagai instrumen krusial dalam menjaga kualifikasi dan kompetensi QS di Indonesia.