cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
PENERAPAN PROGRAM SAFETY DRIVING TERHADAP KESELAMATAN BERKENDARA PADA PT. BAKTI PANGERAN NUSANTARA DI BALIKPAPAN Maslina, Maslina; Ghiffari, Muhammad Rayhan; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program safety driving dan pengaruhnya terhadap keselamatan berkendara pada sopir kendaraan operasional PT Bakti Pangeran Nusantara Balikpapan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta penelaahan dokumen keselamatan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program safety driving berperan signifikan dalam membentuk perilaku berkendara aman dan meningkatkan pemahaman sopir mengenai prosedur keselamatan. Meskipun demikian, implementasi di lapangan belum optimal akibat kelelahan sopir, tekanan target waktu, serta minimnya pelatihan praktik dan evaluasi keselamatan. Disimpulkan bahwa program safety driving telah memberikan dampak positif, namun perlu penguatan pada aspek pelatihan, pengawasan, dan pengendalian risiko.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI XYZ BALIKPAPAN Raja, Sayyid Faris; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di XYZ Balikpapan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan risiki kebakaran di lingkungan kerja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi keadaan darurat guna meminimalkan kerugian materi maupun korban jiwa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa XYZ Balikpapan telah memiliki struktur organisasi penanggulangan kebakaran, prosedur pelaporan, serta fasilitas proteksi kebakaran seperti APAR dan hydrant. Namun, terdapat beberapa kekurangan, antara lain kurangnya pelatihan rutin bagi pekerja, pembaruan SOP yang belum menyeluruh, serta pemeliharaan alat yang tidak dilakukan secara rutin. Kesimpulannya, sistem tanggap darurat kebakaran di XYZ Balikpapan sudah diterapkan tetapi belum optimal sehingga perlu dilakukan peningkatan dalam aspek pelatihan, sosialisasi, dan inspeksi peralatan secara terjadwal.
EVALUASI SISTEM PERAWATAN ALAT KESELAMATAN RAKIT PENOLONG PADA KAPAL TUGBOAT DI PT ANUGERAH MEGAH REJEKI Parawanzah, Andi Rahmat; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.872

Abstract

Rakit penolong (Inflatable liferaf) merupakan rakit penolong yang dapat dikembangkan pada saat dilempar kelaut secara automatis rakit jenis ini disebut juga sebagai Inflatable liferaft (ILR). Perangkat rakit penolong ini merupakan perangkat keselamatan yang digunakan dikapal-kapal sehingga kondisi sekoci penolong ini harus maksimal agar siap digunakan jika ada insiden, untuk itu perwatan alat keselamatan sekoci penolong perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi sistem perawatan alat keselamatan sekoci penolong pada kapal tugboat PT Anugrah Megah Rejeki. Metode pendekatan penelitian deskriptif dengan metode deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang memengaruhi tingkat optimalisasi perawatan sekoci pada PT. Anugrah Megah Rejeki. Faktor-faktor tersebut meliputi tidak terlaksananya kegiatan perawatan rutin sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam SOLAS Chapter III, keterbatasan waktu yang tersedia untuk melakukan perawatan, serta belum dilaksanakannya pengujian mesin sekoci secara berkala. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melaksanakan perawatan sesuai ketentuan SOLAS 1974 serta menerapkan Planned Maintenance System (PMS) yang diberlakukan di atas kapal, guna memperoleh hasil perawatan sekoci penolong yang optimal. Penerapan sistem perawatan terencana atau Planned Maintenance System (PMS) sebagaimana diatur dalam sistem manajemen keselamatan juga diharapkan dapat mempermudah proses pelaksanaan perawatan sekoci penolong secara berkelanjutan dan efektif.
ANALISIS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DI GEDUNG ANGGREK HITAM RSUD dr. KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN Solihin, Wahyu Jabar; Hardiyono, Hardiyono; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1221

Abstract

Keselamatan kebakaran di rumah sakit merupakan aspek kritis mengingat kompleksitas bangunan, keberadaan pasien dengan mobilitas terbatas, serta penggunaan peralatan medis dan bahan kimia yang rentan terhadap kebakaran. Permenaker No. 02/MEN/1983 tentang Instalasi Alarm Kebakaran menjadi regulasi utama di Indonesia yang mengatur standar teknis sistem alarm, termasuk persyaratan detektor, suara alarm, dan pemeliharaan. Namun, implementasinya di banyak rumah sakit seringkali menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran, teknologi yang tidak terbaru, dan kurangnya kesadaran sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian instalasi alarm kebakaran di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dengan regulasi tersebut serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan . Data dikumpulkan melalui: Observasi lapangan instalasi alarm di setiap lantai. Wawancara mendalam dengan 3 narasumber (HSE Officer , Staff Engineering, dan Staff administrasi). Tinjauan dokumen (laporan inspeksi, sertifikat alat, dan kebijakan internal RS). Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi dan pembandingan terhadap 5 pasal kunci dalam Permenaker No. 02/MEN/1983, khususnya terkait cakupan alarm (Pasal 2), sumber listrik darurat (Pasal 3), dan frekuensi pemeliharaan (Pasal 5). Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Kalibrasi alarm hanya dilakukan 1 kali/tahun, tidak memenuhi rekomendasi Permenaker (6 bulan sekali).
KEPATUHAN FOOD HANDLER TERHADAP RAMBU K3 DAN LARANGAN ZAT ADITIF SESUAI ISO 7010 DI PT KMBU Tappang, Ibrahim; Susilo, Bowo; Winarto, Felixtianus Eko Wismo
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman, persepsi, dan praktik karyawan food handler di PT Kaltim Multi Boga Utama terkait kepatuhan terhadap rambu K3 kategori mandatory action sesuai standar ISO 7010 serta larangan penggunaan zat aditif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa [masukkan ringkasan hasil di sini, misal: tingkat kepatuhan sudah baik namun terkendala fasilitas]. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya pembaharuan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan evaluasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
IDENTIFIKASI BAHAYA PADA PEKERJAAN PEMASANGAN UNIT POMPA PADA PROYEK PEMBANGUNAN KILANG BALIKPAPAN Wardhani, Achmad Rizky
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi suatu bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (HIRARC). HIRARC merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi suatu bahaya, melakukan penilaian risiko dan melakukan pengendalian risiko. Metode penilaian yang digunakan kualitatif. Objek penelitian ini adalah pekerjaan yang berpotensi bahaya di proyek pembangunan kilang Balikpapan. Hasil yang diketahui bahwa pekerjaan ini memiliki 6 tahapan yang dimana terdapat 2 tahapan yang memiliki potensi risiko tinggi, 3 tahapan yang memiliki potensi risiko rendah dan 1 tahapan yang memiliki potensi risiko rendah. Adapun pengendalian yang diusulkan dengan cara mematuhi SOP yang berlaku pada perusahaan dan seluruh pekerja wajib menggunakan APD mandatory yang diberlakukan oleh perusahaan.
POTENSI RISIKO ALAT ANGKUT LOGISTIK PERALATAN TAMBANG TRANSPORTASI DARAT DI PT INTIPRATAMA SARANA PRIMA KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR Kadir, Yasid Abdul; Susilo, Bowo
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1246

Abstract

Kegiatan pengiriman logistik material tambang merupakan salah satu aktivitas operasional dengan tingkat risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tinggi, terutama akibat penggunaan alat angkut berat, kondisi jalan hauling, serta faktor manusia dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memprioritaskan risiko K3 pada kegiatan pengiriman logistik material tambang di PT Intipratama Sarana Prima. Metode yang digunakan adalah integrasi Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan personel terkait, serta pengisian lembar kerja HAZOP dan FMEA berdasarkan kondisi aktual operasional. Metode HAZOP digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan deviasi proses pada setiap tahapan pengiriman logistik, sedangkan FMEA digunakan untuk menilai tingkat risiko berdasarkan parameter Severity, Occurrence, dan Detection yang dinyatakan dalam nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko dengan nilai RPN tertinggi berasal dari kegagalan sistem pengereman alat angkut (RPN = 108) dan kondisi jalan hauling yang tidak memenuhi standar keselamatan (RPN = 120). Kedua risiko tersebut termasuk dalam kategori risiko tinggi dan memerlukan tindakan pengendalian segera melalui perbaikan teknis, penguatan prosedur kerja, serta peningkatan kompetensi operator. Integrasi metode HAZOP dan FMEA terbukti mampu memberikan analisis risiko K3 yang sistematis dan komprehensif sebagai dasar penentuan prioritas pengendalian risiko pada kegiatan pengiriman logistik material tambang.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA PENGOLAHAN AIR BERSIH DI PERUMDA TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Wijaya, Keyvin; Mappangile, Andi Surayya; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1257

Abstract

Industri pengolahan air bersih memiliki risiko keselamatan kerja yang signifikan, terutama selama proses pembubuhan dan pengenceran di mana bahan kimia berbahaya dan peralatan mekanis digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bahaya, menilai risiko, dan membuat strategi pengendalian risiko untuk keselamatan kerja pada proses pembubuhan dan pengenceran di Instalasi Pengolahan Air PERUMDA Tirta Manuntung Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Wawancara semi-terstruktur dengan karyawan dan pengawas, observasi lapangan, serta analisis dokumen digunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 potensi bahaya dari 8 aktivitas utama proses pembubuhan dan pengenceran, yang terdiri dari bahaya fisik, kimia, dan ergonomis. Sebelum dilakukan pengendalian tambahan, proporsi risiko sedang sebesar 58% dan tinggi 42%. Setelah pengendalian tambahan berdasarkan hirarki pengendalian risiko, proporsi risiko menurun menjadi 72% rendah dan 28% sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode HIRARC yang sistematis dengan pengendalian yang tepat dapat menurunkan tingkat risiko keselamatan kerja secara signifikan.
PENGARUH PENGETAHUAN KESELAMATAN BERKENDARA TERHADAP STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DI PERTAMBANGAN PADA PT KALTIM PRIMA COAL Rusba, Komeyni; Azis, Ahmad Thariq; Nur, Muhammad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1263

Abstract

Industri pertambangan merupakan sektor dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama dalam aktivitas operasional seperti pengangkutan material menggunakan kendaraan berat. Dalam lingkungan pertambangan, pengoperasian kendaraan berat seperti truk dan alat berat lainnya memerlukan pemahaman yang mendalam tentang keselamatan berkendara. Pada kegiatan pertambangan adanya potensi risiko kecelakaan kerja adalah kemungkinan hal yang sering terjadi. Pengetahuan yang memadai dapat meningkatkan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mengurangi risiko kecelakaan. PT Kaltim Prima Coal (KPC) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan. Pekerjaan perusahaan KPC banyak menggunakan alat berat pada kegiatan pertambangan sehingga memiliki potensi kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan keselamatan berkendara terhadap standar operasional prosedur di pertambangan pada PT Kaltim Prima Coal. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan cross sectional study. Populasinya adalah pengemudi Operator Alat Berat di PT. Kaltim Prima Coal sebanyak 32 orang. Pengambilan data karakteristik sampel, pengetahuan keselamatan berkendara terhadap standar operasional prosedur di pertambangan adapun analisis bivariat menggunakan uji chi square, kemudian data yang diperoleh diolah menggunakan software SPSS untuk mengetahui pengaruh pengetahuan keselamatan berkendara terhadap standar operasional prosedur. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada pengaruh antara pengetahuan keselamatan kerja terhadap standar operasional prosedur, berdasarkan penelitian diperoleh nilai Asymp. Sig sebesar 0,027. Karena nilai Asymp. Sig 0,027 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan keselamatan berkendara terhadap standar operasional prosedur di pertambangan pada PT Kaltim Prima Coal.
ANALISIS POTENSI BAHAYA ERGONOMI PADA BAGIAN DISTRIBUSI DI PERUMDA TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Zulfikar, Iwan; Akmal, Muhammad Zulfikar; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1264

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja bagian distribusi di PERUMDA Tirta Manuntung Balikpapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara, kuesioner Nordic Body Map (NBM), dan penilaian postur kerja menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil menunjukkan seluruh pekerja mengalami keluhan MSDs di punggung, pergelangan tangan, dan tangan kanan. Skor REBA mengindikasikan risiko sedang hingga tinggi, dengan 40% pekerja risiko sedang dan 60% risiko tinggi. Disarankan intervensi ergonomi berupa pelatihan postur, alat bantu, dan desain ulang stasiun kerja untuk menurunkan risiko MSDs dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas pekerja.