cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa
ISSN : 25491857     EISSN : 25494279     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa is published 2 (two) times a year in February and August with peer-reviewed and open access process. Has p-ISSN: 2549-1857 and e-ISSN: 2549-4279, , published by Study Program Guidance and Counseling STKIP Andi Mattappa Pangkep. JURKAM publishes writings / articles of thought and research results written by experts, educators, scientists, practitioners and reviewers in the disciplines of counseling and counseling, counseling techniques, and educational psychology
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022" : 10 Documents clear
Strategi Koping Pada Ibu Korban Perundungan Risqy Aulia ARivai; Eva Meizara Puspita Dewi; Dian Novita Siswanti
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.1858

Abstract

Tindakan perundungan yang dialami ibu sebagai korban terjadi secara verbal dan terus menerus sehingga menimbulkan dampak negatif. Berdasar pada hal tersebut dibutuhkan strategi koping untuk mengatasinya. Penelitian ini berfokus mengetahui strategi koping ibu sebagai korban perundungan dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Responden penelitian ini berjumlah 4 orang ibu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara kemudian dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku perundungan terhadap ibu adalah orang terdekat. Perundungan ini memberikan dampak negatif terhadap aspek fisiologis, psikologis, dan sosial sehingga untuk mengatasinya responden menggabungkan dua pendekatan, yaitu koping berfokus pada emosi dan masalah. Pemilihan koping didukung atas kemampuan dalam menyelesaikan masalah, dukungan sosial, gender dan kesehatan. Pandangan responden terkait perundungan bahwa pelaku tidak menyadari ucapannya, sehingga menyarankan untuk berhati-hati dalam berucap. Implikasi dalam penelitian ini memberikan gambaran terkait dampak dan strategi koping ibu sebagai korban perundungan.
Pengembangan Aplikasi Alat Ukur Tingkat Penyesuaian Diri Anak Dalam Bidang Layanan Pribadi Akhmad Harum; Muqaffi Muqaffi; Muhammad Anas
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2217

Abstract

Penelitian ini mengembangkan mengenai aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak dengan kajian utama yaitu untuk mengetahui : (1) Gambaran kebutuhan pengembangan Aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak dalam bidang layanan pribadi di SMA Negeri 2 Soppeng. (2) Prototype aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak dalam bidang layanan pribadi di SMA Negeri 2 Soppeng. (3) Tingkat validitas dan kepraktisan aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak dalam bidang layanan pribadi di SMA Negeri 2 Soppeng. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (1) Gambaran kebutuhan pengembangan aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak dirasa sangat membutuhkan aplikasi ini guna membantu guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan proses konsling untuk mendapatkan informasi yang baik mengenai masalah siswa sehingga treatmen yang diberikan cocok dengam permasalahan. (2) Prototype aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak ini yaitu aplikasi yang dirancang terdiri atas tujuh bagian tampilan halaman yakni halaman awal, tujuan, manfaat, instruksi, biodata, isi tes yang terdiri atas 60 pernyataan dengan model skala dan halaman hasil tes. (3) Tingkat validitas dan kepraktisan aplikasi alat ukur tingkat penyesuaian diri anak ini ialah berdasarkan hasil uji ahli yang telah dilakukan disimpulkan bahwa aplikasi ini dinyatakan sangat valid dan layak untuk diberikan di sekolah
Peran Resolusi Konflik Dan Ekspresivitas Emosi Terhadap Kepuasan Pernikahan Pada Masa Awal Pernikahan Ni Kadek Ayu Diah Aryasvini; Jenny Lukito Setiawan
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2020

Abstract

Masa awal menikah sangat identik dengan permasalahan adaptasi yang perlu dihadapi oleh pasangan. Salah satu faktor yang juga berkontribusi pada pernikahan di Indonesia adalah adanya kultur kolektivistik. Kepuasan pernikahan menjadi tolak ukur dalam menentukan seberapa berhasilnya pasangan melakukan adaptasi dalam hubungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari resolusi konflik dan ekspresivitas emosi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan masa awal menikah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain korelasional dengan partisipan berjumlah 102 orang dengan usia pernikahan 3-5 tahun sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resolusi konflik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pernikahan (p= 0.018; F= 5.672) dengan kontribusi sebesar 5.4% (R2= 0.054), sedangkan variabel ekspresivitas emosi tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pernikahan pada masa awal menikah (p> 0.05).
Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Daring Durrotunnisa Durrotunnisa; Gadis Harum Sari
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2098

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyesuaian diri dengan minat belajar siswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan menggunakan teknik korelasi product moment pada signifikansi 95% (ɑ= 0,05%). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 310 orang, yang diambil secara Proportionate Stratified Random Sampling menggunakan rumus Slovin. Instrumen yang digunakan adalah angket. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat penyesuaian diri siswa pada kategori sangat tinggi 10,97%, tinggi 80i, rendah 9,03% dan perolehan rata-rata penyesuaian diri siswa 69,73% selanjutnya tingkat minat belajar siswa sangat tinggi 28,70%, tinggi 61,61%, rendah 9,35% dan 0,32% siswa memiliki minat belajar sangat rendah serta perolehan rata-rata minat belajar siswa 73,61%. Hasil analisis inferensial menunjukkan terdapat hubungan positif antara penyesuaian diri dan minat belajar siswa pada pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 di SMAN 2 Palu.
Pengaruh Self Efficacy Dan Perilaku Asertif Remaja Dalam Menghadapi Kasus Bullying Frinda Dewi Pertiwi; Ahmad Fauzi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2087

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh tidaknya self efficacy terhadap kasus bullying, untuk mengetahui ada pengaruh tidaknya perilaku asertif remaja terhadap bullying, untuk mengetahui ada pengaruh tidaknya self efficacy dan perilaku asertif remaja terhadap kasus bullying di Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan pengambilan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan menyebarkan angket. Penyebaran angket menggunakan skala likert dan pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah 90 responden. Selain itu, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni regresi linier berganda. Adapun hasil yang diperoleh adalah H1: adanya pengaruh self efficacy terhadap bullying dengan nilai Sig 0.00> 0.05, H2: adanya pengaruh perilaku asertif terhadap bullying dengan nilai Sig 0.00>0.05, dan H3: terdapat pengaruh self efficacy dan perilaku asertif dalam menghadapi kasus bullying, pengujian statistik dengan hasil angka Sig 0.00>0.05.
Peran Resolusi Konflik dan Pemaafan Terhadap Kepuasan Pernikahan Pasangan Menikah Periode Awal Natasha Ginartha; Jenny Lukito Setiawan
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran resolusi konflik dan pemaafan terhadap kepuasan pernikahan periode awal dan dimensi pemaafan yang lebih berpengaruh terhadap kepuasan pernikahan pasangan periode awal. Penelitian ini melibatkan 140 responden (76 suami dan 64 istri) dengan usia pernikahan di bawah 10 tahun, berdasarkan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemaafan terhadap kepuasan pernikahan (F= 7.028 ; p < 0.05) dengan kontribusi sebesar 13% (R² = 0.130%), sedangkan resolusi konflik tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pernikahan (p > 0.05). Dimensi pemaafan yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap kepuasan pernikahan adalah kebaikan
Efektifitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling Dalam Meningkatkan Kemampuan Etika Bergaul Remaja Mawardi Siregar; Marimbun Marimbun; Fitri Yuliani
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.1837

Abstract

Kajian ini didasarkan pada argumen bahwa etika bergaul remaja dapat meningkat melalui pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling. Menggunakan metode kuantitatif quasi eksperimen, penelitian ini menetapkan 20 orang remaja yang dijadikan sebagai subjek penelitian. Sebanyak 10 remaja dijadikan kelompok eksperimen, dan 10 orang lainnya dijadikan kelompok kontrol. Angket kemampuan etika bergaul yang disusun berdasarkan skala likert, digunakan sebagai instrumen pengumpulan data yang selanjutnya dianalisis dengan uji wilcoxon signed ranks test. Kajian ini mengungkap terjadinya peningkatan kemampuan etika bergaul pada kelompok. eksperimen yang ditunjukkan dari terjadinya peningkatan skor sebelum perlakuan rata-rata skor pre testnya  sebesar 54,7 dan skor post test 65.4. Demikian juga pada kelompok kontrol terjadi peningkatan yang dilihat dari skor rata-rata pre testnya sebesar 53,8 dan skor post-test 54,4. Kajian ini menguatkan argumen bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling sangat efektif meningkatkan etika pergaulan remaja.
Program Konseling Sebaya Sebagai Model Bantuan Masalah Psikologis Pada Masa Pandemi Covid-19 Abdullah Pandang; Muhammad Danial; Hardi Hamzah
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah program konseling sebaya antar siswa SMA sederajat yang dapat digunakan secara efektif setelah memenuhi tahapan penilaian produk yang dibutuhkan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan. Kegiatan pengembangan terutama didasarkan pada alur kerja dan tahapan yang dipakai dalam pengembangan teknologi pendidikan dikombinasi dengan  beberapa pendekatan dan jenis penelitian dan evaluasi. Tahapan umum pengembangan menggunakan langkah-langkah dalam model Courseware Development Process (model CDP). Dalam rangka implementasi kegiatan penelitian, keenam fase pengembangan yang ada dalam Model CDP dikelompokkan ke dalam tiga tahapan kegiatan utama, analisis kebutuhan, perancangan dan penyusunan prototipe, serta validasi model. Subjek dalam penelitian ini meliputi pihak-pihak yang diharapkan memberikan informasi penilaian produk yang meliputi: (1) informan analisis kebutuhan lapangan yang meliputi siswa dan guru Bimbingan Konseling (BK) (2) ahli dalam bidang konseling (expert judge) (3) subjek target pengguna yang meliputi siswa SMA, dan (4) target calon penerima manfaat yaitu siswa pada satuan pendidikan yang sesuai dengan level produk. Setelah produk dikembangkan dilakukan penilaian kualitas produk dengan analisis pakar yang dihasilkan kategori tinggi nilai (85,83) untuk aspek isi, nilai kategori tinggi (88,75) untuk Aspek Bahasa dan Tampilan, serta kriteria tinggi (88,75) untuk aspek utilitas dan kelayakan. Dengan data tersebut maka model KOSAS yang dikembangkan untuk mengakomodir konseling sebaya siswa SMA sederajat layak dimanfaatkan oleh satuan Pendidikan.
Intervensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Rumah dan Sekolah Novita Maulidya Jalal; Eka Damayanti; Amirah Aminanty Agussalim; Eva Meizara Puspita Dewi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.1864

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian informasi tentang intervensi ABKdi rumah dan di sekolah. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 70 subjek. Penelitian ini menggunakan intervensi berupa pemberian informasi tentang intervensi ABK di rumah dan di sekolah dengan desain eksperimen quasi yang berupa One Group Pre test-Post test Design. Instrumen pengukuran berupa kuisioner yang diberikan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) pemberian iperlakuan berupa pemberian informasi intervensi ABK. Data yang diperoleh dari penelitian ini kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan teknik analisis persentase. Hasil pengukuran dari data pengabdian ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada subjek setelah mengikuti pemberian pengetahuan tentang intervensi ABK di rumah dan di sekolah yakni pengetahuan subjek sebelum materi webinar disampaikan, 44% subjek paham tentang intervensi ABK, kemudian meningkat menjadi 71% subjek menyatakan paham tentang intervensi ABK setelah memperoleh informasi terkait intervensi ABK di rumah dan di sekolah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian informasi terhadap pengetahuan intervensi subjek mengenai Intervensi ABK di rumah dan di sekolah.
Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Pada Siswa Eka Aryani; Palasara Brahmani Laras
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2142

Abstract

The research is based on the social skills of the X grade students of SMA Insan Cendekia which are quite low. This study aims to improve the social skills of class X students of SMA Insan Cendekia through sociodrama techniques. This research uses the type of action research (action research). The type of action taken is a sociodrama technique. Data collection methods used are scale and observation. The research instrument used a social skills scale and observation guidelines. The data analysis used in this research is quantitative and qualitative data analysi. The results showed that sociodrama could improve the social skills of class X students of SMA Insan Cendekia. The pre-action was carried out by spreading the scale, the data obtained, the students' social skills were still low with an average pre-test score of 116.38. In the first sociodrama, the average score of post-test I of students increased to 135.18 in the medium category. In the second sociodrama, the average post-test II score of students increased to 161.68 in the high category but had not yet reached the target. In the third sociodrama, the average post-test III score of students increased to 174.28 in the high category and had reached the target. These results were also strengthened by observations of subjects who showed increased social skills from the pre-test which was indicated by students being able to express opinions aloud, able to manage emotions well, able to get along with all friends, and be able to behave assertively.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10