cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,067 Documents
MASYARAKAT TRADISIONAL SAMBORI KECAMATAN LAMBITU KABUPATEN BIMA Nurhasanah Nurhasanah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.609 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.77

Abstract

Masyarakat tradisional Sambori adalah salah satu bagian dari Dou Donggo Ele/orang Donggo timur berada di kecematan lambitu, Dou Donggo El/orang Donggo timur mendiami wilayah sekitar dataran tinggi kaki gunung Lambitu dan sebagian lagi bearad didataran tinggi pegunungan disebelah barat Teluk Bima yang dikenal dengan Dou Donggo Ipa/orang Donggo Seberang dan di masa sekarang baik Dou Donggo Ele/timur maupun Dou Donggo Ipa/ seberang kedua kelompok masyarakat ini mengalami perkembangan kehidupan dalam berbagai sisi kehidupan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah; a. Untuk mengetahui asal mula masyarakat tradisional Sambori; b. Untuk mengetahui alasan masyarakat tradisional Sambori membentuk komunitas Ingge ndai. c. Untuk mengetahui alam kosmologi masyarakat tradisonal Sambori. d. Untuk mengetahui Semboyan Hidup Masyarakat Tradisonal Sambori. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sumber data terdari dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa; a. Asal mula masyarakat tradisional Sambori ada empat kelompok penduduk Tuki, penduduk Sangari me’e, penduduk Mulo, penduduk kakeroi. b. alasan masyarakat tradisional Sambori membentuk komunitas Ingge ndai.  karena persamaan bahasa, uma lengge, seni, tradisi, dan keturunan yang sama, c. Alam kosmologi masyarakat tradisonal Sambori antara lain agama animisme dan dianmisme pada masa Ncuhi, setelah syeh Subuh tiba di Desa Kalodu islam mulai masuk ke desa sambori. d. Untuk mengetahui Semboyan Hidup Masyarakat Tradisonal Sambori ada tiga yaitu: Tuta ma dampa, Ade mada more, Rima ma danti
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Kelas Di SD Negeri 29 Ampenan Ssemester Satu Tahun Pelajaran 2018/2019 Dalam Penyusunan RPP Melalui Pendampingan Berbasis KKG Hj. Sapirah Hj. Sapirah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.694 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.541

Abstract

Latar belakang diadakannya Penelitian ini adalah rendahnya kompetensi guru sasaran Di SD Negeri 29 Ampenan dalam penyusunan Rencana Pelakssanaan Pembelajaran (RPP) yang baik dan benar yang berdampak kurang percaya diri dalam proses pembelajaran. Solusinya diadakan pendampingan baik secara kelompok maupun individu dalam penyusunan RPP yang baik dan benar. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan pendampingan berbasis KKG dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP yang baik dan benar, yang bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme sebagai kepala sekolah dan bagi guru untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas. Hipotesis tindakan: meningkatkan kompetensi guru guru sasaran SD Negeri 29 Ampenan semester satu tahun pelajaran 2018/2019 dalam menyusun RPP yang baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus satu kali pertemuan. Tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi Kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil kerja guru dalam penyusunan RPP mencapai > 85% dengan nilai rata-rata > 80,00. Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,30), observasi guru rata-rata (3,33) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (71,03) dengan prosentase ketercapaian (0%). Pada siklus II observasi Kepala Sekolah rata-rata (4,60), observasi guru rata-rata (4,50) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (85,59) dengan prosentase ketercapaian (100%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II. Kesimpulan; pelaksanaan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru sasaran SD Negeri 29 Ampenan dalam penyusunan RPP berdasarkan KTSP dan Kurikulum 2013. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru mata pelajaran agar mampu menyusun RPP yang baik dan benar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WERA KABUPATEN BIMA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Erwin, S.Pd Erwin, S.Pd
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.77 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.484

Abstract

Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wera Kabupaten Bima, setelah belajar bahasa Inggris belum mampu  juga menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi sekalipun dalam bentuk yang sederhana. Bahkan yang lebih tragis lagi, belakangan ini timbul kecenderungan bagi siswa untuk membenci pelajaran bahasa  Inggris karena  mereka menganggap bahwa pelajaran bahasa Inggris suatu yang membosankan dan menakutkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus 1 ditemukan bahwa adanya peningkatan persentase ketuntasan dalam tes evaluasi pada perbaikan 1 dan tes evaluasi perbaikan 2. Setelah perbaikan siklus 1 persentase ketuntasan ada peningkatan menjadi 69%. Meskipun ada peningkatan penguasaan materi berbicara mata pelajaran bahasa Inggris pada perbaikan 1 masih perlu perbaikan lagi dikarenakan belum mencapai ketuntasan yang diinginkan. Kemudian dilakukan perbaikan siklus 2, nilai ketuntasan belajar mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 99%. Pada siklus 2 ini ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapai sehingga tidak perlu lagi diadakan perbaikan. Suasana pembelajaran yang kondusif sangat membantu siswa dalam belajar sehingga tindakan perbaikan pembelajaran I dan II dapat tercapai. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan pada dua siklus dengan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wera kabupaten Bima dapat disimpulkan bahwa dengan teknik pembelajaran aktif dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII. Hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus ternyata hipotesis yang dirumuskan telah terbukti kebenarannya. Artinya bahwa dengan menerapkan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris ternyata dapat meningkatkan keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 1 WERA Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini ditunjukkan hasil belajar pada akhir siklus II dengan banyaknya siswa yang tuntas mencapai 99 % dan nilai rata-ratanya 90. Sedangkan indikator kinerja penelitian yang peneliti tetapkan adalah sekurang-kurangnya 75 % siswa mendapat nilai hasil belajar bahasa Inggris lebih dari atau sama dengan 60 dan sekurang-kurangnya 90 nilai rata-rata kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian indikator tersebut telah tercapai. Berkaitan dengan hal tersebut di atas penerapan teknik pembelajaran aktif dapat dilaksanakan untuk meningkatkan praktik-praktik pembelajaran bahasa Inggris di kelas VII sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif serta menyenangkan.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Kelas Dalam Proses Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik Semester Satu Tahun Pelajaran 2018/2019 Di SD Negeri 34 Mataram Baiq Farida Noviani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.865 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.532

Abstract

Yang melatar belakangi diadakannya Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini yaitu rendahnya kompetensi pedagogik Guru Kelas dalam proses pembelajaran di kelas. Solusinya yaitu dengan mengefektifkan pelaksanaan supervisi akademik. Permasalahannya apakah pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di kelas semester satu tahun Pelajaran 2018/2019 di SD Negeri 34 Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan supervisi akademik dalam upaya meningkatkan kompetensi pedagogik Guru Kelas dalam pembelajaran di kelas, yang manfaatnya bagi kepala sekolah adalah untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus, masing-masing siklus kegiatannya ada empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil akhir > 85% dari jumlah peserta pendampingan memperoleh nilai rata-rata > 70,00 (kategori baik). Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,50), observasi guru rata-rata (3,50) dan hasil supervisi akademik guru kelas rata-rata nilai (64,51). Pada siklus II observasi kepala Sekolah rata-rata (4,60) dengan prosentase ketercapaian (100%), observasi guru rata-rata (4,50) dengan prosentase ketercapaian (100%) dan hasil supervisi akademik rata-rata nilai (85,96) dengan prosentase ketercapaian (100%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II. Kesimpulan; Hasil penelitian pada siklus ke 2 menunjukkan peningkatan kompetensi Guru dalam proses pembelajaran di kelas senyatanya. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru kelas sejenis agar melakukan proses pembelajaran sesuai dengan skenario yang telah direncanakan dengan baik, tanggung jawab, bersunggung-sungguh demi peningkatan prestasi belajar peserta didik sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR MANAJEMEN KETENAGAAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Agung Deddiliawan Ismail; Adi Slamet Kusumawardana; Anis Farida Jamil; Octavina Rizky Utami Putri
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.808 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.225

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan penyusunan SOP manajemen ketenagaan di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, dan (3) pelaksanaan. Subjek penelitian ini adalah pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Hasil observasi dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa SMK belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk manajemen ketenagaan. Perencanaan pelaksanaan pendampingan penyusunan SOP dilakukan dengan membuat catatan lapangan kegiatan pendampingan dan penyusunan format SOP. Sedangkan pelaksanaan pendampingan penyusunan SOP dilakukan dengan enam tahap yaitu tahap persiapan, pembentukan tim pelaksana, perencanaan, penyusunan, uji coba draf SOP, dan implementasi SOP. SOP yang dibutuhkan untuk mengatur penjaminan mutu pendidik dan tenaga kependidikan
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU-GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) SMA DALAM MENYUSUN DAN MENERAPKAN “RP3-PORTOFOLIO” MELALUI PELATIHAN KERJA BERSAMA DAN PENDAMPINGAN (PKBP) DI SMA NEGERI 1 WOHA KABUPATEN BIMA Mansyur Hasan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.709 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.68

Abstract

Permasalahan yang utama dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah rendahnya kemampuan guru-guru PKn di SMA Negeri 1 Woha dalam menyusun secara mandiri dan menerapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Data awal sebelum PTS, menunjukkan bahwa tingkat kemampuan lima orang/guru-guru PKn SMA Negeri 1 Woha dalam menyusun dan menerapkan RPP diperoleh nilai rata-rata 72 dengan kriteria cukup (72/C), dan respon siswa terhadap guru yang menerapkan pembelajaran, guru tidak mengetahuinya karena guru tidak atau belum pernah memberikan angket/kuesioner kepada siswa yang diajarkannya. Rendahnya kemampuan lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima, salah satunya disebabkan oleh metode atau cara guru-guru PKn membelajarkan siswa dominan menggunakan metode pembelajaran konvensional yang monoton dengan ceramah, menghafal dan mencatat, hal ini mengakibatkan siswa menjadi jenuh, bosan dan tidak termotivasi atau dengan kata lain pembelajaran tidak bermakna bagi siswa. Dengan adanya permasalahan tersebut di atas, maka yang menjadi tujuan khusus dari PTK ini adalah mencarikan alternatif pemecahan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan lima orang/guru PKn di SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima. Pelatihan Kerja Bersama dan pendampingan (PKBP) dalam menyusun dan menerapkan Rencana Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran Berbasis Model Pembelajaran Portofolio (RP3-Portofolio) adalah salah satu alternatif TINDAKAN untuk meningkatkan kemampuan lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima. PTS ini dilaksanakan dalam tiga siklus dimana siklus ketiga adalah merupakan pemantapan atau penyempurnaan hasil pada akhir siklus II. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Perencanaan merangkum seluruh kegiatan yang direncanakan dalam setiap siklus, pelaksanaan merupakan tindakan pelatihan bersama dan pendampingan dalam menyusun dan menerapkan RP3-Portofolio, yang diawali dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pelatihan Kerja Bersama dan Pendampingan (RPKBP) dan menyusun RP3-Portofolio sebagai contoh atau penyusunan RP3-Portofolio bagi peserta pelatihan/guru-guru PKn SMA, PKBP dengan instrumen observasi yang disiapkan oleh peneliti,sedangkan refleksi renungan kembali terhadap hasil perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan atas tindakan yang sudah dilaksanakan dicatat dalam buku/jurnal harian peneliti. Hal ini terlihat dari hasil setiap siklus terus menunjukkan peningkatan, berdasarkan hasil analisis data selama siklus I, II, dan pertemuan pertama siklus III dapat disimpulkan bahwa hasil PTS ini sebagai berikut : Sebelum PTS, kemampuan ke-lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaen Bima diperoleh nilai rata-rata 72 dengan kriteria cukup (C), siklus I diperoleh nilai rata-rata 78,88 dengan kriteria cukup (C) belum mencapai indikator keberhasilan, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,86 dengan kriteria cukup (C), indikator keberhasilan belum terpenuhi atau tercapai, dan pada pertemuan pertama siklus III diperoleh nilai rata-rata sebesar 83,02 dengan kriteria baik (B), Telah terpenuhi indikator keberhasilan. Persentase (%) peningkatan kemampuan lima guru PKn SMA Negeri 1 Woha dalam menyusun RP3-Portofolio sebesar  2,07%. Sebelum PTS, kemampuan lima guru PKn SMA Negeri 1 Woha, diperoleh nilai rata-rata 72 dengan kriteria cukup (C), siklus I diperoleh nilai rata-rata 76,02 dengan kriteria cukup (C) belum mencapai indikator keberhasilan, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 81,82 dengan kriteria baik (B), indikator keberhasilan telah terpenuhi atau tercapai, diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,92 dengan kriteria baik (B), Telah terpenuhi indikator keberhasilan. Sebelum PTS semua guru belum pernah membuat angket untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan setelah selesai tatap muka atau setelah mengajar, namun dengan dilakukannya PKBP atau PTS ini dapat mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru PKn SMA tersebut, hasilnya positif pada akhir siklus I dan menjadi sangat positif pada akir siklus II. Dengan melalui tindakan pelatihan kerja bersama dan pendampingan (PKBP) dalam menyusun dan menerapkan rencana pelaksanaan perbaikan pembelajaran berbasis model pembelajaran portofolio (RP3-Portofolio) dapat meningkatkan kemampuan lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima
PEREKAMAN KARYA MUSIK IRINGAN TARI OLEH MAHASISWA DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATANNYA DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH MUSIK IRINGAN TARI PADA PRODI PENDIDIKAN SENDRATASIK UNU NTB Yuga Anggana S
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.559 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.644

Abstract

Arah penelitian ini ialah pengembangan pembelajaran dalam mata kuliah musik iringan pada Prodi Pendidikan Sendratasik UNU NTB dengan pembuatan dan pemanfaatan karya musik iringan tari oleh mahasiswa sebagai metode stimulasi. Penemuan gambaran yang jelas tingkat efektivitas pemanfaatan karya musik iringan tari oleh mahasiswa sebagai metode stimulasi dalam peningkatan pembelajaran pada Prodi Pendidikan Sendratasik UNU NTB menjadi harapan dari adanya penelitian ini. Khususnya dalam mengawali dan menyelesaikan tugas praktik dengan cepat, melakukan penggarapan dan penyelesaian tugas praktik yang optimal, serta termotivasi dalam meraih hasil yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk: (1) melakukan langkah-langkah pendokumentasian hasil karya musik iringan tari mahasiswa, (2) mengetahui cara pemanfaatan hasil karya musik iringan tari mahasiswa dalam pembelajaran Musik Iringan Tari, (3) menemukan gambaran yang jelas tentang efektivitas pemanfaatan perekaman karya musik iringan tari oleh mahasiswa dalam meningkatkan pembelajaran Musik Iringan Tari. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (in-depth interviewing), angket, dan studi dokumenter. Validitas data dalam penelitian ini diupayakan dengan cara yang disebut triangulasi data. Analisis data mencakup tiga alur kegiatan sebagai suatu sistem, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Ketiga komponen analisis tersebut aktivitasnya dilakukan dalam bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai suatu proses siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan hasil rekaman karya musik iringan tari oleh mahasiswa dalam pembelajaran Mata Kuliah Musik Iringan Tari sangat efektif mengatasi masalah yang dirasakan mahasiswa dan menunjang pembelajaran tersebut. Efektivitas tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu: (1) menambah kejelasan materi program latihan dalam mata kuliah Musik Iringan Tari, (2) memberikan gambaran awal dengan cepat tentang tugas praktik yang diberikan, (3) membantu mahasiswa dalam menemukan dan mengembangkan gagasan dengan cepat tentang tugas praktik yang diberikan sehingga bisa mempercepat dalam menuangkan gagasan, (4) sangat membantu dalam pencapaian target teknis penggarapan dan penyelesaian karya yang diharapkan, (5) sangat membantu dalam memacu dan meningkatkan motivasi bejarar mahasiswa, (6) sangat efektif sebagai cara pengarsipan dan pendokumentasian karya mahasiswa.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS TUGAS DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS VI SDN INPRES SABA KABUPATEN BIMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 H. Anwar
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.248 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana proses implementasi pendekatan pembelajaran kontesktual berbasis tugas dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn di kelas VI SDN Inpres Saba Kabupaten Bima tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Tahap siklus I antara lain:  perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi, sedangkan siklus II yaitu melaksanakan tahapan yang ada pada siklus I dengan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada siklus I. data dalam penelitian ini merupakan data primer dan data skunder. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I tentang prestasi belajar siswa menujukkan nilai rata-rata siswa adalah 69,17 sedangkan ketuntasan belajar siswa adalah 77,78 %. Disamping itu hasil observasi tentang kreativitas siswa selama proses belajar berlangsung diperoleh bahwa kategori kreativitas siswa dalam pembelajaran siklus I tergolong cukup kreatif. Sedangkan hasil observasi aktivitas guru selama proses belajar berlangsung tergolong baik dengan rata-rata skor sebesar 3,83.  Ketuntasan yang diharapkan belum tercapai. Pada siklus II juga belum tercapai ketuntasan yang diharapkan yaitu masih 83,33% belum mencapai batas ketuntasan yang ditetapkan yaitu minimal 85% dari jumlah siswa yang mencapai nilai 65
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DENGAN METODE ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JEREWEH KECAMATAN JEREWEH KABUPATEN SUMBAWA BARAT TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Hermansyah Hermansyah; Supriadin Supriadin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.785 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Jereweh Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang di dalamnya terbentuk dari rangkaian siklus kegiatan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara melakukan observasi dan tes hasil belajar siswa.  Teknik analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil  belajar sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa tidak secara klasikal adalah 59,1% siswa tuntas dan 40,9 % tidak tuntas. Dengan memperhatikan hasil evaluasi pada siklus I yaitu jumlah siswa tuntas 13 orang (59,1%) dan tidak tuntas 8 orang (40,9%). Hal ini menunjukan bahwa hasil tersebut yaitu 59,1%% tuntas. Berdasrkan hasil evaluasi pada siklus pertama jumlah siswa yang tidak tuntas 40,9%. Oleh karena itu, maka peneliti harus melanjutkan tindakan pada siklus II agar mencapai ketuntasan klasikal yang menjadi target penelitian yaitu 85%. Berdasarkan hasil analisis siklus II, dapat diambil jumlah evaluasi yaitu hasil  belajar sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa tidak secara klasikal adalah 95,45 % siswa tuntas dan 4,55 % tidak tuntas. Dengan memperhatikan hasil evaluasi pada sikllus II yaitu jumlah siswa tuntas = 21 orang (95,45%) dan tidak tuntas 1 orang (4,55%). Hal ini menunjukan bahwa hasil tersebut yaitu 95,45% tuntas
Hubungan Kelentukan Dan Keseimbangan Tubuh Dengan Ketepatan Sasaran Service Atas Dalam Permainan Sepak Takraw Pada Klub Jewel Star Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016 Nurdin Nurdin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.037 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.648

Abstract

Kelentukan dan Keseimbangan Tubuh merupakan suatu faktor penunjang ketepatan sasaran service atas dalam permainan sepak takraw pada atlet. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Kurangnya Ketepatan sasaran service atas dalam permainan sepak takraw Klub Jewel Star Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah ada hubungan kelentukan dan keseimbangan tubuh dengan ketepatan sasaran service atas  dalam permainan sepak takraw pada Klub Jewel Star Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelentukan dan keseimbangan tubuh dengan ketepatan sasaran service atas  dalam permainan sepak takraw pada Klub Jewel Star Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016.”Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan korelasi pearson product moment. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Klub Jewel Star Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016. yang mempunyai jadwal latihan sepak takraw yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes perbuatan dan dokumentasi. Teknik analisis data meggunakan statistik korelasi linier berganda. Dari hasil analisis korelasi ganda (R) diperoleh nilai = 0,544 lebih kecil dari nilai r tabel  dengan taraf signifikan 5% yakni 0,576. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kelentukan dan keseimbangan tubuh dengan ketepatan sasaran service atas dalam permainan sepak takraw Klub Jewel Star Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2016

Page 9 of 107 | Total Record : 1067