cover
Contact Name
Zaky Farid Luthfi
Contact Email
zaky.farid@fis.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Civic Education
ISSN : -     EISSN : 2622237X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JCE mengundang para sarjana, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mengirimkan artikel ilmiah mereka yang berasal dari penelitian, studi, dan ulasan buku di bidang pendidikan kewarganegaraan, pendidikan moral, studi interdisipliner dalam bidang politik, hukum, sosiologi, sejarah, dan budaya yang memengaruhi pendidikan kewarganegaraan dan moral di seluruh dunia.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Peranan Program Parenting dalam Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di SMA Negeri 1 Junjung Sirih Rega Angrea Putri; Hasrul Hasrul
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.779 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.281

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang maksimalnya peran orang tua dalam membentuk karakter siswa di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan program yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Junjung Sirih. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknis purposive sampling dengan informan penelitian sebanyak 25 orang informan yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru agama, guru PPKn, wali kelas, orang tua siswa dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukankan bahwa komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua siswa mampu merubah sikap siswa-siswi di sekolah maupun di rumah. Adapun faktor penghambat dalam pelaksanaan program di SMA Negeri 1 Junjung Sirih seperti sulitnya transportasi pergi dan pulang ketika pelaksanaan program dan beberapa orang tua siswa yang tidak memiliki handphone android dan tidak masuk grup whatsapp dengan wali kelas. Sedangkan upaya yang dilakukan sekolah dalam mengatasi factor penghambatnya seperti kegiatan program di dilaksanakan di mesjid terdekat dengan pemukiman masyarakat dan melibatkan anggota keluarga keluarga yang lain dalam kegiatan grup whatsapp seperti, ayah, ibu ,kakak dan adik supaya tidak ketinggalan informasi dari wali kelas. Dapat disimpulkan bahwa peranan program dapat dilaksanakan dengan menfasilitasi dan mencarikan akses yang mudah dijangkau oleh masyarakat untuk ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan program yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 1 Junjung Sirih.
Tradisi Uang Jaminan dalam Adat Perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci Debi Lizarman; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.242 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.282

Abstract

Tradisi uang jaminan berlaku bagi pengantin laki-laki yang berasal dari luar kecamatan, kota/kabupaten dan provinsi di Jambi kepada pihak perempuan. Namun tidak semua pengantin laki-laki memiliki ekonomi yang mapan serta ditambah biaya pesta yang cukup besar. Hal tersebut menjadi penghambat bagi kedua pengantin untuk melangsungkan perkawinan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tradisi uang jaminan dalam adat perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik Pengumpulan Data penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian uang jaminann dalam adat perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci dilakukan secara bajenjing naek batakaoh turang melalui beberapa tahapan. Adapun makna dalam tradisi uang jaminan dalam adat perkawinan di Desa Paling Serumpun Kota Sungai Penuh Kerinci yaitu sebagai bentuk dari laki-laki menyakinkan taganai dalam menikahi anak keponakan perempuannya, penghargaan terhadap perempuan didalam adat setempat, pegangan atau biaya dalam menyelesaikan masalah dan tanggung jawab laki-laki terhadap taganai.
Strategi Pemerintah Nagari Ulakan dalam Mencegah Meluasnya Penyakit Masyarakat Fajri Ferdiansyah; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.321 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.283

Abstract

Penyakit masyarakat merupakan sebuah fenomena sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Di Nagari Ulakan, perilaku penyakit masyarakat yang terjadi sudah sangat meresahkan. Oleh karena itu pemerintah nagari Ulakan mengeluarkan suatu strategi untuk mencegah meluasnya penyakit masyarakat yang didasari oleh Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Pencegahan, Penindakan dan Pemberantasan Maksiat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai strategi yang dilakukan pemerintah Nagari Ulakan dalam mencegah meluasnya penyakit masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripikan fenomena penyakit masyarakat di Nagari Ulakan dan strategi Pemerintah setempat dalam mencegahnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dan data skunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa fenomena penyakit masyarakat di Nagari Ulakan yang marak terjadi sudah sangat meresahkan masyarakat, umumnya prilaku tersebut dilakukan oleh generasi-generasi muda Nagari Ulakan. Adapun bentuk penyakit masyarakat yang terjadi diantaranya perjudian, narkotika dan miras. Strategi Pemerintah Nagari Ulakan dalam mencegah meluasnya penyakit masyarakat. Dalam mencegah meluasnya penyakit masyarakat ini, strategi yang dilakukan masyarakat Nagari Ulakan dilakukan secara Preventif yaitu dengan melakukan sosialisasi hukum, melakukan pendekatan secara keagamaan, mengaktifkan kegiatan olahraga serta karang taruna.
Pengembangan Objek Wisata Berwawasan Lingkungan Hidup Herman Gusrial Putra; Ideal Putra
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.09 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.284

Abstract

Rendahnya kepedulian masyarakat dan pengelola terhadap pengembangan objek wisata berwawasan pembangunan berkelanjutan di Nagari Sundata Kabupaten Pasaman membuat terjadinya beberapa dampak terhadap lingkungan seperti dampak terhadap ekologi, sosial budaya, dan dampak terhadap ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak yang ditimbulkan dalam pengembangan objek wisata dan upaya pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan pengembangan objek wisata Puncak Tonang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan dilakukan di Kanagarian Sundata Kabupaten Pasaman. Informan penelitian dipilih dengan metode purposive sampling sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder, yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari pengembangan objek wisata Puncak Tonang di Nagari Sundata seperti dampak sosial budaya, dampak sosial ekonomi dan dampak lingkungan fisik. Upaya masyarakat dan pemerintah dalam pengembangan objek wisata dilakukan penambahan atraksi, perbaikan jalan serta penyuluhan tentang kepedulian lingkungan.
Tradisi Malakok dan Implikasinya terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Tambun Ijuak Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota Zahratul Atikah; Nurman Nurman; Isnarmi Isnarmi
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.611 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.287

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Tambun Ijuak yang merupakan salah satu daerah yang beda di Kecamatan Payakumbuh karena banyak para pendatang atau kaum yang akan Malakok baik itu secara perorangan ataupun kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Lokasi penelitian adalah di Tambun Ijuak Kecamatan Payakumbuh. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung dan studi documenter. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, pra prosedur Malakok menjelaskan bahwa adanya beberapa prosedur yang harus dilaksanakan oleh kaum pendatang sebelum melaksanakan prosedur Malakok. Kedua, prosedur tradisi Malakok yaitu adanya syarat yg harus dipenuhi diantaranya ~carano diisi siriah langkok ,beberapa bisa diuangkan ataupun emas,persembahan kerbau atau kambing yang sudah layak dikorbankan untuk upacara pemberian suku, setelah itu adanya syarat lain yang harus dilaksanakan seperti pihak-pihak yang menerima Malakok tersebut persetujuan dari wali nagari setempat,adanya kaum penerima dan kaum pendatang dan panghulu disetiap suku dan setelah melaksanakan prosedur Malakok dapat melaksanakan penandatanganan berkas dan serah terima kepada masyarakat dan keluarga yang di lakok-kan. Ketiga, implikasi terhadap masyarakat lokal Tambun Ijuak yaitu adanya struktur sosial yang baru didalam kehidupan sosial masyarakat, bertambahnya jumlah penduduk, terjalinnya komunikasi dan ikatan silaturrahmi yang baru. Sedangkan implikasi Malakok terhadap masyarakat pendatang di Tambun Ijuak yaitu masyarakat pendatang lebih bisa berinteraksi dengan baik dengan masyarakat local. Masyarakat pendatang dapat membangun relasi yang baik dengan masyarakat lokal baik itu dalam bidang pekerjaan dan hal penting lainnya, serta adanya sikap integritas yang baik antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal.
Persepsi Pemilih Pemula tentang Hak Memilih dalam Mengikuti Pemilu di Nagari Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Ridhatul Setyawan; Alia Azmi
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.276 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya anggapan tentang krisis kepercayaan kepada pemimpin karena Indonesia belum mampu untuk maju ke arah yang lebih baik lagi. Hal ini tentunya berdampak kepada generasi muda yang baru pertama kali ingin memilih dalam Pemilu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan persepsi pemilih pemula tentang hak memilih dalam mengikuti Pemilu di Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung. Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melakukan penelusuran dan memperoleh gambaran terhadap hal yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemilih pemula tentang hak memilih dalam mengikuti Pemilu ditinjau dari sisi pengetahuan yang dimiliki pemilih masih dikategorikan rendah. Hal ini ditunjukkan dari pendidikan yang didapatkan dalam keluarga tentang hak memilih cenderung masih berupa paksaan, ditambah dengan pemahaman yang kurang dari pemilih pemula. Hal ini meliputi: tidak mengetahui syarat Pemilu, undang-undang yang mengatur serta proses dan sistem Pemilu yang berlaku. Pemilih pemula ini memiliki ketertarikan memilih karena pengaruh media massa namun mereka tidak paham dengan teori, konsep serta tujuan Pemilu sebagai upaya pemerintah untuk memwadahi aspirasi warga negara. Potensi yang dimiliki oleh pemilih pemula adalah semangat yang cukup tinggi, oleh karena itu pemerintah maupun pihak keluarga dapat lebih memberikan pemahaman kepada pemilih pemula untuk mengunakan hak memilih mereka. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran untuk memilih dalam Pemilu.
Rekrutmen Calon Anggota Legislatif PSI Sumatera Barat pada Pemilu Legislatif 2019 Mayoga Pratama; Suryanef Suryanef
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.143 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.290

Abstract

Rekrutmen politik salah satu dari fungsi dari partai politik yang bertujuan untuk menyeleksi orang-orang untuk dapat mengisi jabatan-jabatan politik. Adanya pendekatan asal comot, tidak sesuai aturan formal yang dibuat serta melahirkan kandidat yang bermasalah merupakan alasan utama penelitian ini. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola rekrutmen yang dilakukan oleh PSI serta faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam rekrutmen politik PSI Sumatera Barat. Sebagai partai politik baru yang mengikuti Pemilu 2019 PSI tentunya memiliki cara khusus dalam merekrut calon anggota legislatifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah PSI Sumbar, Calon Anggota Legislatif Partai Solidaritas Iindonesia DPRD Provinsi Sumbar, Caleg PSI DPRD Kabupaten/Kota yang dipilih secara purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan wawancara dan studi dokumentasi dengan menggunakan langkah – langkah pengolahan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pertama, pola rekrutmen yang dilakukan PSI Sumatera Barat terbuka secara formal namun dalam pelaksanaannya masih bersifat semi tertutup, seperti tidak konsistennya pelaksanaan prosedur rekrutmen yang telah ditetapkan. Kedua, faktor Faktor-faktor yang dipertimbangkan terhadap Caleg PSI adalah faktor latar belakang tidak cacat moral, motivasi, pengurus partai, serta anak-anak muda yang memiliki semangat anti korupsi dan anti intoleransi.
Orgen Tunggal di Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman Laras Konija Putri; Suryanef Suryanef; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.741 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i1.291

Abstract

Pertunjukan orgen tunggal merupakan hiburan yang digemari sekaligus ditakuti akan merusak nilai-nilai mapan dalam masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi dan kendala-kendala penegakan Peraturan Bupati Padang Pariaman Nomor 13 Tahun 2016 tentang penertiban orgen tunggal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif, dengan lokasi penelitian di Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman. Informan penelitian ini terdiri dari Kabag Hukum Kesekretariatan Daerah Padang Pariaman, walinagari, Badan Musyawarah Nagari Kasang, walikorong, pemuka adat dan alim ulama, masyarakat, penyelenggara dan pengelola orgen tunggal serta petugas Satuan Polisi Pamong Praja Padang Pariaman, yang dipilih dengan teknik purpossive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran pada pertunjukan orgen di Nagari Kasang berupa pelanggaran terhadap norma-norma agama, adat dan kesopanan, batasan waktu pertunjukan, dan izin penyelenggaraan. Pelanggaran tersebut terjadi karena adanya kendala-kendala komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi dalam implementasi Perbup Nomor 13 Tahun 2016.
Upaya POLANTAS dalam Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas Siswa SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan Nadia Afrita; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.894 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.294

Abstract

Upaya polisi lalu lintas untuk meningkatkan tertib lalu lintas bagi pengguna kendaraan bermotor sangatlah penting. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan ketertiban, kelancaran dan keselamatan dalam berlalu lintas salah satunya pada siswa SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan yang sangat jarang menggunakan kelengkapan berkendaraan bermotor seperti penggunaan helm, kaca spion, dan selain itu juga siswa banyak yang menggunakan knalpot racing dan berboncengan tiga. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik yang digunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa polisi lalu lintas telah melakukan upaya untuk meningkatkan tertib lalu lintas pada siswa SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan dengan Pola preemtif berupa sosialisasi dan penyuluhan, pola represif dengan melakukan razia di sekolah, dan pola Preventif dengan melakukan patroli pada malam hari untuk meningkatkan tertib lalu lintas pada remaja tingkat siswa SMK/SMA, dan SMP. Dari tiga upaya yang telah dilakukan polisi lalu lintas pada siswa SMK N 1 Ranah Ampek Hulu Tapan dalam meningkatkan tertib lalu lintas masih belum maksimal karena ada beberapa kendala baik dari polisi itu sendiri, kurangnya personil polisi lalu lintas dan dari siswa SMK kurang merespon dari upaya yang dilakukan oleh polisi lalu lintas. Dimana respon siswa hanya berlangsung dalam beberapa hari kemudian kembali tidak mematuhi tertib dalam berlalu lintas.
Peran Pokmaswas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir Pantai di Ampiang Parak Pesisir Selatan Rani Saputri; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.388 KB) | DOI: 10.24036/jce.v2i5.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kelompok masyarakat pengawas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL), kendala-kendala dalam pelaksanaan perannya, dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dan kelompok masyarakat LPPL untuk mengatasi kendala-kendala dalam pelaksanaan perannya mengelola wilayah pesisir pantai di Ampiang Parak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data dan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok masyarakat pengawas LPPL dalam pengelolaan wilayah pesisir pantai di Ampiang Parak sudah cukup berperan baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Namun, dalam pelaksanaan peran mengelola wilayah pesisir pantai kelompok masyarakat pengawas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan mempunyai kendala diantaranya adalah dana yang dimiliki masih minim, kualitas sumber daya manusia masih rendah, partisipasi masyarakat dalam kegiatan penyelamatan lingkungan pantai Ampiang Parak masih kurang, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung yang tersedia untuk kegiatan pengelolaan pantai. Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dan kelompok masyarakat pengawas LPPL untuk mengatasi kendala-kendala dalam pelaksanaan peran mengelola wilayah pesisir pantai di Ampiang Parak adalah pembinaan, sosialisasi, pelatihan, memberikan bantuan dana maupun sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Page 10 of 38 | Total Record : 378


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Journal of Civic Education (IN PRESS) Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 3 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 1 (2025): Journal of Civic Education Vol 7 No 4 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 3 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 2 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 1 (2024): Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): Journal of Civic Education More Issue