cover
Contact Name
Juliarni Siregar
Contact Email
juliarni.siregar@psy.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.annafs@uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
AN-NAFS : Jurnal Fakultas Psikologi
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 19073305     EISSN : 26222337     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal An-Nafs adalah jurnal Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau yang diterbitkan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Artikel yang diterima dalam jurnal ini hanya artikel hasil penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif, kualitatif ataupun kombinasi. Adapun scope jurnal An-Nafs adalah hasil penelitian dalam bidang psikologi islam yang terkait dengan bidang-bidang keilmuan lainnya seperti psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi industri dan organisasi, psikologi sosial, psikologi perkembangan, psikologi kesehatan, psikologi positif, psikologi politik, psikologi forensik, sosiologi, ekonomi, hukum, teologi dan sebagainya.
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
PARENTING ISLAMI PADA ERA DIGITAL DALAM MASA KRITIS PERKEMBANGAN ANAK: KAJIAN LITERATUR Kamilla, Fathya Putri; Lestari, Yuliana Intan
AN-NAFS Vol. 20 No. 1 (2026): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2026.vol20(1).27782

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola pengasuhan anak, termasuk pada masa kritis perkembangan anak usia dini. Pada fase ini, anak sangat peka terhadap berbagai stimulasi yang memengaruhi perkembangan bahasa, kognitif, sosial, emosional, dan moral. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan media digital pada anak dalam kaitannya dengan periode kritis perkembangan serta peran parenting Islami di era digital. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan naratif terhadap artikel empiris dan artikel tinjauan yang relevan dengan perkembangan anak, screen time, digital parenting, dan parenting Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media digital berkaitan dengan perkembangan bahasa, kognitif, sosial-emosional, perilaku, dan kualitas interaksi anak dengan orang tua. Pengaruh tersebut berkaitan dengan durasi, jenis konten, konteks penggunaan, keterlibatan pengasuh, serta perilaku digital orang tua.
HUBUNGAN ANTARA ORIENTASI MASA DEPAN DENGAN KESIAPAN KERJA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS ISLAM RIAU Tsarwah, Safinatunnajah; Safitri, Rachmayati Eka; Siregar, Juliarni
AN-NAFS Vol. 20 No. 1 (2026): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2026.vol20(1).28426

Abstract

Persaingan dalam dunia kerja yang semakin sengit dan rumit yang nantinya dihadapi oleh mahasiswa setelah menyelesaikan studi dari perguruan tinggi membuat mereka perlu dibekali dengan orientasi masa depan yang jelas. Orientasi individu terhadap masa depan berhubungan dengan sejauh mana mereka siap untuk bekerja, sebab dengan adanya motivasi, perencanaan, dan evaluasi, mahasiswa bisa mengerti kemampuan diri mereka, termasuk kelebihan dan kekurangan, sehingga lebih siap memasuki dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara orientasi masa depan dan kesiapan kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau. Partisipan pada penelitian ini melibatkan 411 orang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara hybrid, yaitu melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden dan secara daring melalui tautan Google Form. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas skala orientasi masa depan yang terdiri dari 26 item, serta skala kesiapan kerja yang terdiri dari 22 item. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan Pearson Product-Moment menunjukkan nilai r = 0,337 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian mengungkapkan adanya hubungan positif yang signifikan antara orientasi masa depan dengan kesiapan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan orientasi masa depan pada mahasiswa cenderung diikuti oleh meningkatnya kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. Dengan demikian, hipotesis penelitian dapat diterima.
PERAN SABAR DALAM PSIKOTERAPI ISLAM UNTUK MENGATASI HOMESICKNESS PADA SANTRI BARU Rizqia, Aghnia Sukma; Nufus, Norzahratun; Putri, Anissaa Regita; Winata, Irwandi; Safitri, Arini
AN-NAFS Vol. 20 No. 1 (2026): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2026.vol20(1).28474

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) manifestasi homesickness pada santri baru, (2) cara santri memaknai dan mempraktikkan sabar sebagai regulasi emosi yang aktif, serta (3) peran yang dirasakan dari wudhu dan olah napas sebagai dua praktik pendukung yang saling melengkapi dalam mengelola homesickness. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus eksploratif terhadap lima santri tahun pertama di Pondok Tahfizd Putri Bani Ibrahim yang dipilih secara purposive. Penelitian ini tidak dirancang sebagai eksperimen dan tidak menguji efektivitas secara kausal. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, lembar refleksi tertulis, psikoedukasi singkat mengenai sabar, wudhu, dan olah napas, praktik mandiri selama satu minggu, serta kuesioner tindak lanjut yang memuat pertanyaan terbuka dan skala respons 1–5. Narasi tertulis dianalisis secara tematik melalui pembacaan berulang, pemberian kode awal, pengelompokan kategori, penyusunan tema, dan perbandingan antar sumber data; skor digunakan sebagai data deskriptif pendukung. Hasil analisis menghasilkan tiga tema, yaitu instabilitas emosi sebagai manifestasi homesickness, sabar sebagai jeda aktif untuk mengendalikan respons emosional, serta fungsi wudhu dan olah napas yang berbeda namun saling melengkapi. Wudhu memberi ruang jeda ritual-spiritual, sedangkan olah napas diarahkan untuk menurunkan ketegangan fisiologis. Subjek merasakan emosi lebih terkendali setelah satu minggu, tetapi kontribusi masing-masing praktik belum dapat dipisahkan karena keduanya diberikan dalam satu rangkaian. Temuan ini menunjukkan potensi praktis pendampingan psiko-spiritual berbasis sabar dan memerlukan pengujian lanjutan dengan data kualitatif yang lebih mendalam serta waktu pengamatan yang lebih panjang.
HUBUNGAN ANTARA FAMILY SUPPORT DENGAN SELF-DIRECTED LEARNING PADA MAHASISWA YANG MERANTAU Anjeli, Resti; Armayati, Leni
AN-NAFS Vol. 20 No. 1 (2026): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2026.vol20(1).28562

Abstract

Mahasiswa perantau kerap menghadapi kesulitan mengelola proses belajar secara mandiri karena minimnya pengawasan langsung dari keluarga selama tinggal jauh dari rumah. Kemampuan self-directed learning dipengaruhi oleh faktor lingkungan terdekat, terutama dukungan keluarga, yang berperan membentuk motivasi, kepercayaan diri, serta kemandirian akademik mahasiswa selama masa perantauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan self-directed learning pada mahasiswa perantau di Universitas Islam Riau. Sampel penelitian berjumlah 384 mahasiswa aktif Universitas Islam Riau yang berstatus perantau dan tinggal terpisah dari keluarga, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan instrumen berupa skala dukungan keluarga (aspek emosional, informasi, instrumental, dan penghargaan) dan skala self-directed learning (aspek self-management, self-monitoring, dan motivasi belajar). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson product-moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan keluarga dan self-directed learning (r = 0,457; sig = 0,000; p < 0,05). Semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, semakin tinggi pula kemampuan belajar mandiri mahasiswa perantau. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pihak kampus dan keluarga perlu berperan aktif dalam menjaga komunikasi serta dukungan emosional terhadap mahasiswa perantau guna mendukung pengembangan kemampuan belajar mandiri mereka.
HUBUNGAN REGULASI EMOSI DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA SMA N 3 BANTUL Nirmalasari, Putri Sayekti; Sukmarani; Budiarto, Sulistyo
AN-NAFS Vol. 20 No. 1 (2026): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2026.vol20(1).28574

Abstract

Kecemasan sosial menjadi satu di antara masalah psikologis yang sering ditemukan pada kelompok remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), karena dapat memengaruhi interaksi sosial, kepercayaan diri, dan proses pembelajaran. Salah satu yang memengaruhi kecemasan sosial adalah regulasi emosi. Penelitian ini berfokus pada analisis keterkaitan antara kemampuan regulasi emosi dan tingkat kecemasan sosial pada siswa SMA Negeri 3 Bantul. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 69 responden yang ditentukan melalui metode purposive sampling sesuai karakteristik yang dibutuhkan dalam studi ini. Instrumen penelitian ini meliputi dua skala, yakni regulasi emosi berisikan 18 butir serta skala kecemasan sosial berisikan 19 butir. Hasil pengolahan data dengan uji korelasi Pearson menegaskan bahwa koefisien korelasi (r) sebesar -0,538 di mana nilai signifikansi < 0,001. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan di antara regulasi emosi dan kecemasan sosial. Dengan demikian, peningkatan kemampuan regulasi emosi cenderung diikuti oleh turunnya kecemasan sosial pada siswa SMA N 3 Bantul. Sebaliknya, ketika regulasi emosi siswa berada pada tingkat rendah, semakin baik tingkat kecemasan sosial pada siswa SMA N 3 Bantul. Hasil penelitian ini berimplikasi pentingnya pengembangan regulasi emosi yang positif sebagai upaya untuk mengurangi kecemasan sosial.
HUBUNGAN PERBANDINGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI BEROLAHRAGA PADA ERA RUNNING CULTURE Rahmadini, Khofifah Aulia; Arezah, Ersaliya
AN-NAFS Vol. 20 No. 1 (2026): AN-NAFS: Jurnal Fakultas Psikologi
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/annafs.2026.vol20(1).28903

Abstract

Perbandingan running culture di era digital telah mengubah aktivitas lari dari sekedar olahraga menjadi bagian dari gaya hidup dan interaksi sosial. Paparan pencapaian orang lain melalui media sosial dan komunitas lari mendorong individu untuk melakukan perbandingan sosial yang berpotensi memengaruhi motivasi berolahraga. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan perbandingan sosial dengan motivasi berolahraga pada individu di tengah berkembangnya running culture. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian melibatkan 209 individu yang aktif berlari serta menggunakan media sosial dengan pemilihan partisipan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Perbandingan Sosial (INCOM) dan Skala Motivasi Berolahraga yang disusun berdasarkan Self-Determination Theory. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment setelah memenuhi persyaratan uji normalitas dan linearitas. Hasil analisis memperlihatkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara perbandingan sosial dengan motivasi berolahraga (r = 0,548; p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kecenderungan individu untuk melakukan perbandingan sosial berkaitan dengan semakin tingginya motivasi dalam berolahraga.