cover
Contact Name
Imron Amrullah
Contact Email
imron.amrullah@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fonema@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26213257     EISSN : 26212900     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2023)" : 7 Documents clear
Eksistensi Tokoh Pambayun dalam Novel “Sihir Pambayun” Karya Jaka Santosa: Kajian Hermeneutika Habermas Akbar, Syekhfani Alif; Lutfitasari, Wevi; Sulthon Adhi Syahputra
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.989 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.5241

Abstract

Eksistensi manusia sangatlah penting dan menarik untuk dipahami lebih mendalam terutama apabila menyangkut eksistensi manusia pada masyarakat. Eksistensi manusia dapat dilihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Untuk melihat bagaimana eksistensi dan ekspresi manusia dalam pada kontestasi kehidupan bermasyarakat, oleh karenanya penelitian ini berfokus pada bagaimana eksistensi manusia dapat dipahami melalui ekspresi-ekspresi yang muncul dalam dialog dalam novel Sihir Pambayun karya Jaka Santosa menggunakan pendekatan hermeneutika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Adapun objek yang dijadikan sumber utama adalah novel. Hasilnya ada tiga aspek penting yang memengaruhi eksistensi diri manusia melalui ekspresi. Pertama, aspek linguistik yang berhubungan dengan penggambaran atas pemahaman simbol-simbol bahasa sebagai bahasa murni. Kedua, aspek tindakan yang berkaitan dengan kegiatan penjabaran aktivitas tubuh Ketiga, aspek pengalaman yang berhubungan dengan kecenderungan yang diungkapkan melalui tindakan nonverbal.
Hubungan Jarak Jauh dalam Novel Geez & Ann Karya Rintik Sedu: Kajian Psikologi Sastra Amala, Ayyukum; Indarti, Titik; Raharjo, Resdianto Permata
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.257 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.5320

Abstract

Dalam Artikel ini dijelaskan mengenai perilaku hubungan jarak jauh atau yang disebut dengan long distance relationship yang digambarkan dalam novel Geez & Ann yang ditulis oleh Rintik Sedu menggunakan perspektif dalam kajian psikologi eksistensialisme yang dikembangkan oleh Sartre. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan penelitian interdisiplin antara sastra dan psikologi. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan kualitatif-kuantitatif dengan menggunakan teori psikologi eksistensialisme yang berkiblat dari filsafat eksistensialisme. Sumber data yang digunakan adalah novel Geez & Ann karya Rintik Sedu dan responden berjumlah 130 orang berusia antara 18 – 25 tahun. Peneliti juga berusaha menggali realitas antara konflik fiksi dengan nyata dengan cara menyebar kuesioner ke 130 responden yang melakukan hubungan jarak jauh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan jarak jauh dapat terjadi karena suatu alasan tertentu, seperti harus menempuh pendidikan di tempat yang jauh maupun karena alasan bekerja. Dalam menjalani hubungan semacam ini terdapat rasa kesepian, kesalahpahaman, dan kurangnya komunikasi serta godaan untuk berselingkuh yang bisa mengakibatkan berakhirnya hubungan jarak jauh.
Heuristik dan Hermeneutik Puisi Joko Pinurbo Riskayanti; Juanda; Mahmudah
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.374 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.5877

Abstract

Puisi bermakna jika pembaca memberi makna pada puisi tersebut. Pemberian makna tersebut harus melalui kerangka semiotik agar dapat memaknai puisi dengan baik, penulis menggunakan semiotika Riffaterre untuk memahami dan memaknai sebuah puisi. Riffaterre mengemukakan empat hal penting dalam menganalisis sebuah puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan heuristik dan hermeneutik dalam kumpulan puisi “Selamat Menunaikan Ibadah Puisi” karya Joko Pinurbo. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata dan kalimat yang terdapat pada 3 judul puisi dari buku kumpulan puisi Selamat Menunaikan Ibadah Puisi, masing-masing puisi yang dijadikan sebagai objek penelitian ini adalah Pulang Malam 21, Naik Bus di Jakarta 42, dan Di Pojok Iklan satu Halaman 63. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kumpulan puisi pilihan Selamat Menunaikan Ibadah Puisi karya Joko Pinurbo memiliki kandungan makna yang terindikasi dalam bentuk pemaknaan heuristik dan hermeneutik pada puisi, yaitu kehidupan suami istri yang mengaruhi bahtera kehidupan rumah tangga hingga akhir hayatnya. Temuan ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran siswa sekolah dasar maupun menengah terkait dengan proses kreatif puisi dan pemaknaannya.
Ekspresi Sufistik dalam Pemanfaatan Bentuk Puisi-Puisi Abdul Hadi W.M. Sujarwoko; Anwar, M. Shoim; Sasongko, Sempu Dwi; Kasanah, Uswatun
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.913 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.5968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam ekspresi sufistik dalam pemanfaatan bentuk dalam puisi-puisi Abdul Hadi W.M. Pemanfaatan.Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan analisis deskriftif. Sumber data penelitian ini adalah puisi-puisi Abdul Hadi W.M dan data penelitian ini baris-baris sajak yang berkaitan dengan fokus penelitian. hasil analisis menunjukkan dalam puisi-puisi Abdul Hadi W.M. ditemukan ekspresi sufistik bentuk-bentuk puisi sebagai berikut: pantun, syair, puisi epik, puisi haiku, dan puisi bebas. Bentuk-bentuk yang beragam tersebut menggambarkan “sosok pribadi dalam sajak” penyairnya. Seperti diketahui Abdul Hadi W.M. adalah sosok pribadi yang multi disiplin. Di samping itu, keberagaman puisi menggambarkan perkembangan tradisi perpuisian mulai dari puisi lama, puisi modern, dan puisi-puisi tradisi Jepang yaitu puisi haiku. Dengan begitu, ekspresi sufistik dalam pemanfaatan bentuk puisi-puisi Abdul Hadi W.M. merupakan wujud tradisi yang hiterogen yang menggambarkan keberagaman tradisi di bumi nusantara.
Relevansi Hipotesis Pemantau dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Model Project Based Learning di SMP Berbasis Luring Agustin, Desty Ayu; Mujianto, Gigit
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.269 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.6107

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang karakteristik hipotesis pemantau pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan model project based learning di SMP/MTs berbasis luring. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui atau mendeskripsikan dengan menganalisis pemerolehan Bahasa kedua tentang aspek hipotesis pemantau dan aspek pelaksanaan project based learning sesuai dengan proses belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis video PPG Universitas Muhammadiyah Malang 2022dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikolinguistik untuk mendekati permasalahan pemerolehan Bahasa kedua terkait hipotesis pemantau. Karakteristik hipotesis pemantau mencakup beberapa aspek yang dapat membantu optimalisasi belajar yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik. Diantaranya yaitu pengoreksi dan penyunting Bahasa, kefasihan berbicara, pemerolehan bahasa kedua, dan juga pengucapan atau gaya bahasa. Pelaksanaan project based learning memiliki beberapa komponen sebagai struktur proses belajar mengajar. Komponen tersebut terdiri dari penentuan pertanyaan dasar atau proyek, perencanaan desain proyek, penyusunan jadwal proyek, penyelesaian proyek dengan monitoring, pengujian hasil proyek, dan juga evaluasi. Relevansi karakteristik hipotesis pemantau pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah untuk meningkatkan keterampilan berbicara dengan pemerolehan Bahasa kedua memerlukan adaptasi komunikasi, latihan terus- menerus, dan stimulus dari guru.
Analisis Pelanggaran dan Pematuhan Prinsip Kerja Sama pada Novel Perfect Couple Karangan Asri Aci Wibisono, Galih; Kusmiyati; Faizin, Afan
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.851 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.6131

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pelanggaran dan pematuhan prinsip kerja sama Grice dalam dialog novel Perfect Couple karya Asri Aci. Tujuan dalam penelitian ini untuk Mendeskripsikan pelanggaran dan pematuhan prinsip kerjasama pada novel perfect couple hasil karya asri aci. Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Perfect Couple karya Asri Aci. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan merekam dan teknik sadap. Hasil penelitian terdapat sebanyak 39 kalimat yang melanggar prinsip kerjasama Grice, dengan rincian sebanyak 8 pelanggaran maksim kuantitas, sebanyak 10 pada pelanggaran maksim kualitas, sebanyak 13 pada pelanggaran maksim relevansi, dan sebanyak 8 pada pelanggaran maksim cara yang terjadi pada dialog tokoh novel Perfect Couple Karya Asri Aci. Sedangkan untuk pematuhan prinsip kerjasama dengan rincian sebanyak 3 pada pematuhan maksim kuantitas, sebanyak 2 pada pematuhan maksim kualitas, sebanyak 2 pada pematuhan maksim relevansi dan sebanyak 4 pada pematuhan maksim cara.
Analisis Nilai-nilai Pendidikan dalam Novel Dunia Kecil yang Riuh Karya Arafat Nur Syifauddin, Achmad; Kusmiyati; Utami, Sri; Martono, Boedi; Heni Tahira, Ketin Ayu
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.152 KB) | DOI: 10.25139/fn.v6i1.6138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur. Adapun nilai-nilai tersebut meliputi; (1) nilai-nilai pendidikan ketuhanan, (2) nilai-nilai pendidikan moral, (3) nilai-nilai pendidikan sosial, (4) nilai-nilai pendidikan budaya, dan (5) nilai-nilai pendidikan estetika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, deskriptif interpretatif dan analisis konten atau analisis isi. Subjek penelitian ini adalah novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan analisis nilai-nilai pendidikan dengan pendekatan pragmatik. Data dianalisis dengan teknik deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai: (1) bentuk nilai-nilai pendidikan ketuhanan terdapat 9 karakter (2) bentuk nilai-nilai pendidikan moral terdapat 16 karakter. (3) bentuk nilai-nilai pendidikan sosial terdapat 10 karakter. (4) bentuk nilai-nilai pendidikan budaya terdapat 14 karakter. (5) bentuk nilai-nilai pendidikan estetika terdapat 2 karakter

Page 1 of 1 | Total Record : 7