cover
Contact Name
Maria Frani Ayu Andari Dias
Contact Email
mariafrani10@gmail.com
Phone
+6281230038196
Journal Mail Official
lppmstikessuakainsan@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Suaka Insan Banjarmasin Jln. H. Zafri Zam-zam no. 08 Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Suaka Insan
ISSN : 25275798     EISSN : 25807633     DOI : https://doi.org/10.51143/jksi
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) is a scientific publication journal that is published every six months (June and December) using peer review method for article selection. It is intended for practitioners, academics, professionals, students or the general public who are involved and interested in the development of Health Sciences and Nursing Sciences include training, education and practice. JKSI received relevant articles in the health and nursing fields, which included research articles, literature reviews and case studies.
Articles 261 Documents
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNTUNG PAYUNG Rusdiana Rusdiana; Insana Maria; Hafiz Al Azhar
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v4i2.182

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang bersifat membunuh secara diam-diam perlu adanya pemahaman penderita dalam menjaga Stabilitas Tekanan darah salah satunya menjaga Kualitas Tidur. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui hubungan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Payung Tahun 2018. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah penderita hipertensi tahun 2018 di Wilayah Puskesmas Guntung Payung sebanyak 378 orang, sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sebanyak 20 pertanyaan. Hasil : Penelitian ini menyatakan kualitas tidur responden mayoritas adalah berkategori kualitas tidur baik sebanyak 50,6%, Peningkatan tekanan darah responden mayoritas adalah berkategori ringan sebanyak 53,2%. Kesimpulan : Ada hubungan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Payung Tahun 2019 dengan nilai p-value=0,000 (α < 0,005). Hasil penelitian ini merekomendasikan agar penderita hipertensi meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi dengan cara mengoptimalisasikan kualitas tidur untuk menjaga tekanan darah tetap dalam keadaan normal.
Studi Fenomenologi STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MEMANDIRIKAN ANAK USIA (0-18 TAHUN) DENGAN RETARDASI MENTAL SEDANG DI SLB NEGERI BATULICIN KABUPATEN TANAH BUMBU 2019 Nadia Solehah Rahmadayanti; Bayu Purnama Atmaja; Ritna Udiyani
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.185

Abstract

Latar Belakang: Retardasi mental adalah sebuah keadaan intelegensi yang kurang (subnormal) sejak awal masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak). Masalah yang sering terjadi pada anak seperti kelemahan dan keterbatasan dalam kemampuan kemandirian misalnya dalam hal mengurus diri (oral hygiene, mandi, berpakaian), serta kemandirian toileting membutuhkan peran penting dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman orang tua dalam memandirikan anak retardasi mental di SLB N Batulicin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian berjumlah 5 orang partisipan. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan alat perekam berupa handphone. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan pengalaman dari orang tua dalam memandirikan anak retaradasi mental memiliki tiga tema antara lain : reaksi psikologis orang tua, melatih kemandirian anak retardasi mental, dan berbagai dukungan yang di harapkan orang tua. Kesimpulan dari ketiga tema penelitian tersebut adalah dukungan keluarga memiliki peran paling penting bagi orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak dengan retardasi mental, sehingga dapat memberikan efek positif bagi orang tua untuk menerima dan melatih segala kekurangan pada anak retardasi mental. Disarankan kepada orang tua yang memiliki anak retardasi mental agar dapat meningkatkan kemandirian anak dengan membimbing, memberi contoh dan mengarahkan anak dengan benar dalam melakukan kegiatan aktivitas setiap harinya. Kata kunci : Memandirikan, Pengalaman orang tua, Retardasi mental
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI DI PUSKESMAS ASTAMBUL Nur Sukmawaty Martini; Insana Maria; Norlatifah Sarifatul Mawaddah
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v4i2.189

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang berada di atas batas normal atau optimal yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Tingkat pengetahuan seseorang disinyalir memiliki hubungan yang cukup kuat untuk menginisiasi aksi kepatuhan seseorang untuk menjalankan diet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi pada penderita hipertensi di Puskesmas Astambul. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain penelitian korelasi dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah populasi 5.823 orang dan jumlah sampel sebanyak 98 orang. Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil uji statistik 0,000 < 0,05 yang berarti H0 gagal diterima, artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi di Puskesmas Astambul pada tahun 2019. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet hipertensi pada pasien dengan masalah hipertensi di Puskesmas Astambul, Kalimantan Selatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa petugas kesehatan perlu memberikan intervensi seperti memberikan saran kepada keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang menderita penyakit hipertensi untuk memeriksa anggota keluarganya bila sudah ada tanda dan gejala hipertensi.
FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP MOTIVASI MENJALANI PEMERIKSAAN PAP SMEAR PASIEN KANKER SERVIKS DI POLI KANDUNGAN Latifah Latifah; Elly Nurachmah; Hiryadi Hiryadi
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.192

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks adalah penyakit keganasan leher rahim dimana setiap harinya ada 40 orang terdiagnosa kanker serviks di Indonesia dan 20 orang diantaranya meninggal dunia. Kalimantan Selatan tahun 2018 tercatat ada 53 orang penderita baru dan 1.877 orang penderita lama. Sekitar 70% penderita baru datang berobat dalam stadium > IIB. Pemeriksaan pap smear adalah cara deteksi dini yang dapat mengurangi angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pada pasien kanker serviks. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, Sampel yang digunakan sebanyak 43 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Faktor pengetahuan, sikap, dukungan suami dan dukungan petugas kesehatan berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pada pasien kanker serviks. Faktor yang paling berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pada pasien kanker serviks. Lebih meningkatkan motivasi pasien kanker serviks dalam menjalani pemeriksaan pap smear. Kesimpulan: Promosi kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat khususnya tentang pemeriksaan dini untuk meningkatkan motivasi pasien kanker serviks perlu ditingkatkan kembali. Pelayanan kesehatan juga diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan seperti memberikan penyuluhan tentang pemeriksaan dini terhadap wanita usia subur, memberikan informasi tentang penyebab dan pencegahan kanker serviks, serta meningkatkan motivasi pasien kanker serviks dalam melakukan pemeriksaan pap smear. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan Suami, Dukungan Petugas Kesehatan, Motivasi Pemeriksaan Pap Smear
PENGARUH TERAPI FOOT MESSAGE TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD ULIN BANJARMASIN Mimi Mimi Amaludin; Hamzah Hamzah; Muhsinin Muhsinin
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.194

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan masalah psikososial yang dapat berdampak buruk terhadap prognosis penyakit pasien Tujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh terapi foot massage terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan metode pre-posttest with control group design. Sampel dipilih secara puposive sampling yang berpedoman kepada kriteria penelitian, Hasil: Sebanyak 40 responden telah dipilih dalam penelitian ini untuk mengikuti terapi foot message dengan karakteristik usia 46-55 tahun (72,5%), jenis kelamin laki-laki (60%), tingkat pendidikan SMA 67,5%), mayoritas responden sudah bekerja (80%) dengan lama menjalani hemodialisis < 1 tahun (67,5%). Responden yang telah diberikan terapi foot massage menunjukan penurunan skor kecemasan secara signifikan dengan nilai p 0,000. Perbedaan yang bermakna juga ditemukan antara kelompok yang diberikan terapi foot message dengan kelompok kontrol dengan nilai p 0,014. Kesimpulan: Kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa merupakan masalah yang harus segera diatasi. Pemberian terapi foot massage merupakan langkah awal dalam upaya mengurangi kecemasan pada pasien yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: Foot Massage, Gagal Ginjal Kronis, Hemodialis, Kecemasan
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PERAWATANWATER SEAL DRAINAGE SESUAI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Murjani Murjani Murjani; Hamzah Hamzah; Muhsinin Muhsinin
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.195

Abstract

Latar Belakang: Perawat yang bertanggung jawab dalam perawatan pasien post pemasangan WSD harus memiliki pengetahuan yang baik dalam mengelola sistem drainase dengan benar. Pendidikan dan pelatihan yang tepat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan staf perawat dalam pelaksanan perawatan WSD sesuai SPO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kepatuhan pelaksanaan perawatan water seal drainage (WSD) sesuai standar prosedur operasional di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre-post test without control group design, sampel yang digunakan adalah perawat Ruang Rawat Inap RSUD Ulin sebanyak 20 orang yang dipilih dengan teknik porposive sampling. Hasil: Kepatuhan perawat sebelum mendapatkan pelatihan perawatan WSD mean 32,00. Kepatuhan perawat sesudah mendapatkan pelatihan perawatan WSD mean 39,40. Perubahan kepatuhan perawat sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan perawatan WSD dengan Mean Paired Differences yaitu sebesar -7,400 dengan signifikansi 0,000 dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan terhadap kepatuhan pelaksanaan perawatan WSD. Kesimpulan: Pihak manajemen SDM dan bidang DIKLIT agar dapat meningkatkan kemampuan perawat dengan cara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara adil dan merata kepada perawat klinik II
STUDY FENOMENOLOGI: PSIKOLOGIS PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI Agustina Lestari; Yuliani Budiyarti; Bahrul Ilmi
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.196

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak terutama di negara berkembang. Penatalaksanaan untuk kanker ada beberapa macam yaitu melalui pembedahan, radioterapi dan kemoterapi. Kemoterapi memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan antara lain dampak terhadap fisik dan psikologis. Seringkali perawatan pada pasien kanker hanya terfokus pada kondisi fisik saja sedangkan kondisi psikologis terabaikan. Terganggunya kondisi psikologis akan berpengaruh terhadap semakin memburuknya kondisi kesehatan pasien kanker. Tujuan: Untuk mengekplorasi aspek psikologis pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Metode: Desain penelitian di rancang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dimana pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam (indept interview). Partisipan yang digunakan sebanyak 8 orang yaitu pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Hasil:Penelitian menemukan 9 tema yaitu (1) respon psikologis pasien saat terdiagnosa kanker, (2) proses pengambilan keputusan pengobatan pada pasien kanker, (3) faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pengobatan, (4) respon psikologis pasien kanker selama menjalani kemoterapi, (5) dampak yang dialami pasien kanker selama menjalani kemoterapi, (6) upaya dalam menghadapi dampak yang dialami selama menjalani kemoterapi, (7) keyakinan terhadap keberhasilan pengobatan, (8) perubahan yang dirasakan selama menjalani kemoterapi, (9) harapan selama menjalani pengobatan kemoterapi.
SUPPORT SISTEM KELUARGA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD ULIN BANJARMASIN 2020 Helda Iriani; Hamzah Hamzah; Yuliani Budiyarti
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.200

Abstract

Latar Belakang: Proses hemodialisa yang lama pada pasien GGK akan menimbulkan stress fisik dan juga psikologis, gangguan proses berfikir dan konsentrasi serta gangguan dalam hubungan sosial yang berdampak pada segi fisik, mental, dan sosial. Terapi hemodialisa juga cukup berdampak pada kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik, sehingga diperlukanya dukungan keluarga. Menarik untuk mengetahui pengalaman keluarga memberikan dukungan pada pasien gagal ginjal kronis untuk menjalani hemodialisa. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam (indept interview). Partisipan yang digunakan sebanyak 6 orang yaitu keluarga pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di RSUD Ulin Banjarmasin. Hasil: Penelitian ini menemukan 9 tema yaitu Sumber Informasi tentang Hemodialisa/cuci darah, Cara Keluarga Memberikan Dukungan, Dukungan yang diberikan, Pentingnya Dukungan Keluarga, Sumber Informasi Dukungan yang diberikan, Harapan Keluarga setelah Memberikan Dukungan, Hambatan Saat Memberikan Dukungan, Cara Keluarga mengatasi Hambatan saat Memberikan Dukungan, Keyakinan akan Dukungan yang Diberikan bisa Meningkatkan Kesehatan. Kesimpulan: Tenaga kesehatan diharapkan mampu menguasai dan memahami edukasi dan cara pemberian motivasi yang baik pada keluarga pasien gagal ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa selama dirawat dirumah sakit. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisa, Support Sistem Keluarga
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS PENGELOLAAN PEMBELAJARAN KLINIK ERWAN AHMAD; Achir Yani; Yustan Azidin
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.202

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran klinik merupakan pembelajaran berbasis pengalaman, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan teori yang diperoleh dari akademik pada kasus-kasus nyata di klinik. Manfaat pembelajaran klinik mendapatkan pengalaman nyata untuk mencapai kemampuan profesional (intelektual, teknikal, dan interpersonal). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas pembelajaran klinik (kompetensi pembimbing, pengaturan bimbingan, metode pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan lahan praktik) Metode: Sampel penelitian ini adalah 84 mahasiswa ners angkatan 2018 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Populasi Hasil: Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat empat hubungan dengan kualitas pembelajaran klinik yaitu komptensi pembimbing, pengaturan bimbingan, metode pembelajaran dan lingkungan pembelajaran dengan p value <0,05 dan faktor yang paling dominan adalah kompetensi pembimbing dengan nilai probability sebesar 2,820. Bidang manajemen pendidikan perlu memperhatikan kompetensi dosen pada saat rekrutmen dosen dilakukan berdasarkan pemenuhan persyaratan kualifikasi.
PENGARUH PELATIHAN PENGKAJIAN KOMPREHENSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWAT MENGKAJI KEBUTUHAN KLIEN DI PUSKESMAS Fitriana Kartikasari; Achir Yani; Yustan Azidin
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v5i1.204

Abstract

Latar belakang : Pengkajian merupakan dasar pemikiran dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai kebutuhan klien. Pengkajian yang lengkap dan sistematis sesuai dengan fakta dan kondisi yang ada pada klien sangat penting. Perawat harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk mengkaji kebutuhan klien. Pengkajian yang tidak akurat akan mengarah pada identifikasi kebutuhan klien tidak lengkap dan akurat akan mengarah kepada identifikasi diagnosa keperawatan yang tidak tepat mengakibatkan kesalahan tindakan dan mengancan keselamatan klien. Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengkajian komprehensif terhadap pengetahuan dan ketrampilan perawat mengkaji kebutuhan klien. Metode : penelitian ini Quasi Experiment pre-test and post-test with control group design.Populasi penelitian adalah 55 perawat. Pengambilan sampel dengan convenience sampling dengan sampel penelitian 20 perawat di 2 puskesmas (kelompok eksperimen) dan 20 perawat di 2 puskesmas (kelompok kontrol). Hasil : Pelatihan pengkajian kommprehensif mempengaruhi pengetahuan dan keterampilan perawat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan pengetahuan perawat pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah pelatihan p value 0,000 dan perbedaan keterampilan perwat pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah pelatihan p value 0,001 artinya ada pengaruh pelatihan pengkajian komprehensif terhadap pengetahuan dan ketrampilan perawat mengkaji kebutuhan klien sehingga Dinas Kesehatan atau Puskesmas perlu untuk melakukan program pelatihan pengkajian komprehensif secara berkelanjutan.

Page 10 of 27 | Total Record : 261