cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 6 (2023)" : 77 Documents clear
Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Kooperatif pada Materi Ekosistem di Madrasah Ibtidaiyah Siti Nurkhayati; Siti Fatonah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5653

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya hasil belajar IPA, sehingga diperlukan pemanfaatan media pembelajaran yang tepat, lebih spesifik lagi LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan mengungkap proses pengembangan LKPD berbasis pembelajaran kooperatif yang layak dan efektif serta kualitasnya. Teknik yang digunakan dalam eksplorasi ini adalah strategi penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu: Define (pendefinisian), Design (perencanaan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Kajian ini melibatkan 28 siswa kelas 5 MI Muhammadiyah Ngadirejo sebagai responden. Instrumen eksplorasi yang digunakan meliputi angket persetujuan substansi, persetujuan unjuk kerja, persetujuan permintaan terarah, dan angket reaksi peserta didik. Berdasarkan penilaian validator substansi, sifat LKPD dianggap sahih dengan tingkat kemungkinan lebih dari 80%, yang menunjukkan bahwa bagian substansi sangat substansial dengan tingkat 84%. Bagian strategi unjuk kerja juga dianggap sangat substansial dengan tingkat kepraktisan 93%. Sedangkan bagian tahap proses permintaan yang terarah dianggap substansial dengan tingkat 79%. Reaksi siswa setelah uji coba soal menunjukkan ketercapaian sebesar 89%. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa hasil belajar meningkat: 4,52 > t tabel: 2,07. Hal ini mengimplikasikan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak pada derajat kritis 5%. Oleh karena itu, sangat beralasan bahwa LKPD yang telah dibuat dapat dilakukan dan berhasil dalam mengembangkan hasil belajar peserta didik.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa melalui Pembelajaran dengan Model Project Based Learning Sumarsih Sumarsih
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5559

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa berpikir kritis, literasi, representasi matematis, dan memecahkan masalah. Sementara itu peran guru belum optimal, serta rendahnya penguasaan materi prasyarat dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis (KKM) siswa melalui pembelajaran dengan model Project Based learning (PjBL). Desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Taggart dalam dua siklus. Setiap siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, serta refleksi. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII E di SMP Negeri 1 Masaran. Data dianalisis dengan Teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model PjBL dapat meningkatkan Mathematical Connection Ability. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Peningkatan diukur pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Keterampilan berpikir kritis siswa dapat dikembangkan melalui kegiatan kontekstual yang mudah dipraktikkan. Literasi numerasi dapat dikembangkan melalui membaca data hasil praktik. Siswa lebih mudah mengenali ide-ide dan merepresentasikannya dalam tabel atau dengan korespondensi satu-satu, serta dapat menghubungkannya. Siswa menunjukkan sikap lebih aktif dan mau bertanya. Hasil tindakan menunjukkan bahwa, siswa mampu menyelesaikan masalah perbandingan dikaitkan dengan topik matematika lain, mata pelajaran lain, maupun masalah sehari-hari atau pada dunia nyata
Penggunaan Augmented Reality dalam Pembelajaran Matematika: Sebuah Analisis Berdasarkan Studi Literatur Meria Ultra Gusteti; Widdya Rahmalina; Khairul Azmi; Asrina Mulyati; Suci Wulandari; Rahmatul Hayati; Syariffan Syariffan; Nurazizah Nurazizah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5963

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi aplikasi Augmented Reality (AR) dalam pendidikan matematika dan dampaknya. Dengan metode studi literatur, peneliti menyelidiki penerapan AR dalam pembelajaran matematika. Hasil menunjukkan AR memperkaya pengalaman belajar dengan meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman, terutama dalam visualisasi konsep kompleks seperti geometri ruang dan grafik fungsi. AR juga meningkatkan motivasi siswa dan hasil belajar. Kemampuan AR mengonversi konsep abstrak menjadi visualisasi 3D memudahkan siswa memahami materi dari perspektif berbeda. AR juga mendukung siswa dengan kesulitan belajar, dengan menyajikan visualisasi yang memudahkan pemahaman konsep. Namun, terdapat tantangan dalam menerapkan AR, seperti kebutuhan sumber daya, pelatihan guru, dan integrasi ke kurikulum yang ada. Solusinya melibatkan pelatihan intensif bagi guru, peningkatan infrastruktur teknologi, dan riset lebih lanjut untuk materi AR khusus matematika. Sebagai kesimpulan, AR menawarkan potensi besar dalam pendidikan matematika, tetapi diperlukan kolaborasi antara peneliti, pendidik, dan praktisi untuk integrasi yang optimal.
Lingkungan Keluarga dan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Sekolah Dasar Ary Kiswanto Kenedi; Puji Yanti Fauziah; Lutfi Wibawa
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5702

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya upaya untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal yang menjadi bagian penting dalam perkembangan anak usia sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu pengaruh lingkungan keluarga terhadap kecerdasan interpersonal anak usia sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang melibatkan 40 anak usia sekolah dasar sebagai responden. Data dikumpulkan melalui penggunaan angket, dengan angket digunakan untuk menggali informasi terkait variabel lingkungan keluarga dan kecerdasan interpersonal. Analisis data dilakukan dengan menerapkan metode uji korelasi, uji hipotesis (uji t), dan uji determinasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa lingkungan keluarga mempengaruhi perkembangan kecerdasan interpersonal anak usia sekolah dasar. Pengaruh ini muncul karena di dalam keluarga terdapat berbagai peluang pengembangan, seperti memiliki model perilaku yang menjadi contoh, kesempatan untuk berkomunikasi, interaksi dengan anggota keluarga, dukungan emosional, pembentukan nilai-nilai, pengembangan empati, dan pembinaan hubungan antaranggota keluarga. Implikasi penelitian ini juga dapat menjadi panduan bagi orang tua maupun guru dalam menciptakan suasana yang mendukung kecerdasan interpersonal anak usia sekolah dasar.
The Effect of Using Elsa Speak App for First-Semester Students’ English Speaking Proficiency Emilia Elsani; Runi Salsabila; Muhammad Fikri Indika Putra; Naba Khilma Nabila; Desi Nahartini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5976

Abstract

In English language learning, achieving adequate and accurate spoken proficiency is crucial.  As one of the applications responding to this speaking needs, the ELSA Speak App has become a central tool for language learners. Despite the broader studies on the effectiveness of the ELSA Speak App for secondary school in the literature, less attention has been given to the higher education level study. Considering this condition, the principal objective of this research was to investigate the efficacy of the ELSA Speak App in enhancing English speaking proficiency for students in the Department of English Education UIN Jakarta. Employing a quantitative method, the study selected the pre-experimental design with a nonequivalent pretest-posttest configuration where the performance of one group of 31 students was measured. The study’s findings show that the ELSA Speak App effectively fosters fluency and accuracy enhancements in acquiring EFL students' Speaking skills. Notably, the app stimulates autonomous learning through its key feature, AI instant feedback
Manajemen Komunikasi untuk Membentuk Iklim Kerja Efektif OSIM Madrasah Aliyah Nurul Jadid Paiton Probolinggo Abdurrahman Abdurrahman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5823

Abstract

Manajamen Komunikasi merupakan proses yang mewadahi semua anggota organisasi untuk menjalin hubungan dengan baik serta menciptakan iklim kerja yang kondusif dan efektif. Ketika sebuah organisasi memiliki iklim kerja yang efektif untuk seluruh anggotanya, berarti setiap anggota memiliki kepuasan kerja, sehingga dengan proses ini dapat memotivasi semua anggota untuk bekerja keras dan bekerja cerdas demi mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh OSIM Madrasah Aliyah Nurul Jadid melalui manajemen komunikasi untuk menciptakan iklim kerja kondusif-efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif untuk mengungkap fakta dan fenomena yang terjadi dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Manajemen Komunikasi OSIM dalam menjalankan semua komponen pelaksanaan tugas organisasi sangat menunjang keberlangsungan organisasi. Penerapan Manajemen Komunikasi sangat membantu mensukseskan semua program kerja dan berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Manajemen Komunikasi juga membentuk alur komunikasi di mana sesama anggota organisasi saling berkoordinasi dan mencari solusi bersama bila terjadi perbedaan pendapat
Optimasi Literasi Akademis Mata Kuliah Critical Reading: Kearifan Lokal, Audio Visual, American Sign Language (ASL) Miranti Eka Putri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5872

Abstract

Mata kuliah Critical Reading di perguruan tinggi memainkan peran sentral dalam mengembangkan keterampilan membaca kritis mahasiswa. Dalam konteks global yang terus berkembang, kebutuhan akan pendekatan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap keberagaman mahasiswa semakin mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak optimalisasi literasi akademis dalam mata kuliah Critical Reading dengan mengintegrasikan kearifan lokal, elemen audio visual, dan American Sign Language (ASL). Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods), menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa mengakui manfaat mata kuliah Critical Reading, terdapat kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan tutorial dan kontekstualisasi materi dengan disiplin studi masing-masing. Implikasi hasil penelitian ini sejalan dengan teori literasi akademis, yang menekankan pentingnya pengembangan keterampilan membaca kritis melalui pendekatan holistik. Rekomendasi yang diajukan mencakup pengembangan modul tutorial tambahan, penyesuaian kurikulum untuk mencakup konteks disiplin studi, dan penerapan strategi pengajaran yang lebih adaptif. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya optimalisasi mata kuliah Critical Reading sebagai bagian integral dari upaya meningkatkan literasi akademis mahasiswa.
Analisis Keterampilan Proses dalam Pemecahan Masalah Matematika Berbasis Etnomatematika pada Siswa Diskalkulia Kamid Kamid; Hasna Hasiibunnisa; Ade Kumala Sari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5744

Abstract

Penelitian berjudul analisis keterampilan proses dalam pemecahan masalah matematika berbasis etnomatematika pada siswa diskalkulia. Latar belakang banyak sekali ditemukan gangguan belajar pada siswa di sekolah untuk memahami dan mencapai keberhasilan dalam pelajaran matematika, salah satunya adalah diskalkulia. Tujuan penelitian menganalisis bagaimana keterampilan proses siswa diskalkulia dalam memecahkan masalah matematika berbasis etnomatematika. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu salah satu siswa yang bersekolah di slbn prof. Dr. Sri soedewi masjchun sofwan, s.h. Dimana memiliki kriteria yaitu mangalami ganguan belajar diskalkulia. Hasil penelitian telah diperoleh terhadap kedua subjek penelitian (s1 dan s2), dapat diketahui bahwa kedua subjek telah melakukan langkah-langkah pemecahan masalah polya yaitu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Kesimpulan penelitian yang telah dilakukan terhadap 2 orang siswa diskalkulia sdlb kelas 6 di slbn prof. Dr. Sri soedewi masjchun sofwan, s.h. Terdapat siswa yang memiliki gangguan belajar diskalkulia yang rendah dan gangguan belajar diskalkulia yang tinggi dimana dari hasil analisis terhadap keterampilan proses pemecahan masalah berbasis etnomatematika pada kedua subjek penelitian ini memenuhi kesepuluh indikator keterampilan proses yaitu proses mengamati, menghitung, mengukur, mengklasifikasi, menemukan hubungan, membuat prediksi, melaksanakan percobaan, menganalisis data, menginterpretasikan data, dan mengomuniksan hasil.
Peran Guru dalam Proses Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Azkia Amalina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5827

Abstract

Proses pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam melibatkan identifikasi perubahan yang diinginkan siswa, menciptakan peluang belajar untuk membantu mereka mencapai perubahan dan kemudian mengukur seberapa banyak kemajuan yang telah dicapai. Setiap guru harus menguasai kurikulum dan mampu menggunakannya secara efektif sebagai peta jalan pendidikan siswanya. Oleh karena itu, guru harus dilibatkan dalam proses pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji  proses pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam dan bagaimana peran guru dalam proses pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Library Research yang mana proses pengumpulan data dilakukan dengan diperoleh melalui kajian kepustakaan yang dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan menelaah beberapa sumber tertulis yang berkaitan dengan peran guru dalam proses pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Hasil penelitian ini adalah proses pengembangan kurikulum secara umum terdiri atas perencanaan yang merupakan langkah pertama dalam mengembangkan kurikulum adalah memunculkan ide-ide untuk program, langkah kedua ialah implementasi, dan ketiga ialah evaluasi. Peran guru setidaknya terdapat empat peran yang harus dilaksanakan dalam proses pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam oleh guru yaitu sebagai Peran Guru sebagai Implementer atau Pelaksana Kurikulum, Peran Guru sebagai Developer atau Pengembang Kurikulum, Peran Guru sebagai Adapter atau Penyelaras Kurikulum, Peran Guru sebagai Researcher atau Peneliti Kurikulum
Analisis Pendidikan Karakter Untuk Gen-Z di Era Digital Astri Sulastri; Fany Octaviany; Cucu Atikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5662

Abstract

Pendidikan adalah salah satu kebutuhan penting yang perlu dimiliki oleh semua manusia tanpa terkecuali. Pendidikan merupakan bentuk pembelajaran kepada manusia berupa ilmu, keterampilan, pengetahuan, dengan tujuan memberi pemahaman dan perubahan pada sikap dan pola hidup manusia. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter pada anak generasi-Z di era digital yang semakin berkembang. Maraknya perkembangan teknologi saat ini memberikan pengaruh kepada seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satunya bidang pendidikan yang juga mengalami kondisi perkembangan kemajuan kehidupan ke arah serba digital. Di era digital manusia menjadi semakin mudah melakukan aktivitas kehidupannya. Sehingga hal ini juga berdampak pada pembentukan karakteristik anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan (Library Research) yang dihasilkan dari sumber-sumber literature seperti jurnal, buku, dan karya ilmiah lainnya. Maka hasil dari penelitian ini yaitu karakter anak akan disesuaikan pada kondisi dan perkembangan digital khususnya pada ranah pendidikan.

Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2026): In Press Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue