EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,458 Documents
Model Pembelajaran Guided Discovery Learning, Apakah Efektif dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa?
Amanda Pasca Rini;
I'in Khalimatus Sa'diyah;
Abdul Muhid
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.641
Kemampuan berfikir kritis sebagai salah satu keterampilan yang harus dimiliki siswa di abad-21. Dengan memiliki kemampuan berfikir kritis diharapkan siswa mampu meraih sukses dalam kehidupannya. Kemampuan ini bisa diperoleh atau ditingkatkan melalui model pembelajaran tertentu, seperti guided discovery learning. Model pembelajaran kontruktivisme ini akan melatih siswa terlibat aktif serta mengakomodasi kemampuan berpikir kritis mereka. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran guided discovery learning dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review atau studi kepustakaan dengan menggunakan penelusuran pustaka seperti buku-buku dan artikel secara online maupun cetak, melalui database seperti Researchgate, Spencer Journal dan google scholar. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan diperoleh bahwa model pembelajaran guided discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Melalui topik utama yang disampaikan guru, siswa akan menyusun hipotesis berdasarkan pengetahuan awal yang mereka dapatkan, kemudian siswa bisa mulai bereksperimen, hingga dapat disimpulkan sebuah konsep atas pengetahuan tertentu
Pendekatan Ekokultural pada Model Rancangan Pangkalan Perahu Tanggap Bencana di Kawasan Pesisir Kota Manado
Valeria Theresia Woy;
Reny Syafrini;
Sangkertadi Sangkertadi;
Rachmat Prijadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1850
Kawasan pesisir Kota Manado berkali-kali mengalami dampak dari gelombang pasang dan angin kencang yang sering menyebabkan kerusakan kapal dan peralatan kerja bagi masyarakat nelayan yang bermukim dan bernelayan di daerah pesisir Kota Manado. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar dapat mengidentifikasi dampak-dampak yang ditimbulkan serta mendapatkan alternatif solusi untuk meminimalisir dampak bencana bagi para nelayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ekokultural Observasi langsung dilakukan untuk mengidentifikasi dampak bencana yang ditimbulkan dan pendekatan ekokultural dipakai untuk mengidentifikasi budaya bermukim dan bernelayan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa upaya masyarakat dalam mengantisipasi gelombang pasang dan angin kencang dengan membuat pemecah ombak dan tiang deteksi gelombang air laut, namun belum maksimal untuk meminimalisir kerusakan. Selain itu, pendekatan ekokultural menunjukkan adanya perbedaan budaya bermukim dan bernelayan pada setiap titik pangkalan perahu. Penelitian ini kemudian dilanjutkan dengan mendesain membuat simulasi pangkalan perahu yang memiliki jalur dan tempat evakuasi untuk meminimalisir dampak kerusakan. Desain pangkalan perahu disesuaikan dengan pola aktivitas masyarakat nelayan di kawasan pesisir Kota Manado. Kesimpulannya, penataan ruang pangkalan perahu yang ideal, modifikasi fasilitas sosial dan penambahan jalur evakuasi dapat meminimalisir dampak bencana yang sering terjadi. Desain ini menjadi inovasi tanggap bencana dari model rancangan pangkalan perahu dengan pendekatan ekokultural.
Penerapan Metode Problem Solving secara Online dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa
Dersy R Taneo;
Orni Nomleni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2412
Yang menjadi tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa melalui metode problem solving dan minat belajar siswa kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Negeri Satu Atap Oebelo. Yang menjadi subyek pada penelitian ini berjumlah 5 siswa dari 30 siswa. Maka hasil yang diperoleh saat melakukan penelitian tentang menerapkan metode problem solving dan minat belajar siswa meningkatkan pada kategori cukup yakni sebanyak 5 siswa dari 30 siswa pada minat belajar siswa kembali mengalami peningkatan minat belajar cukup menjadi baik dan sangat baik yakni pada kategori sangat baik sebanyak 10 siswa dan pada kategori baik sebanyak 13 siswa dari 30 siswa.
Studi Analisis Pemanfaatan Whatsapp dalam Pembelajaran Daring Akidah Akhlak pada Siswa Madrasah Aliyah
Fikri Firmansyah;
Muhamad Taufik Bintang Kejora;
Akil Akil
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.1018
Whatsapp menjadi salah satu media komunikasi yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran daring selama berlangsung kebijakaan belajar dari rumah di masa pandemic. Penelitian ini bertujuan menganalisa keterampilan mengajar guru, keterlaksanaan pembelajaran berbasis Whatsapp oleh guru dan siswa, kendala-kendala yang dihadapi, kepuasan siswa dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian merupakan penelitian survey kuantitatif melibatkan 35 siswa kelas X MAS Ghoyatul Jihad Karawang. Pengumpulan data melalui survey melalui googleform, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Whatsapp sebagai media pembelajaran mampu secara efektif memfasilitasi kebutuhan belajar siswa madrasah Aliyah pada mata pelajaran Akidah Akhlak di masa pandemic. Keterampilan mengajar dan kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan berbantuan Whatsapp menjadi faktor kunci dalam kesuksesan pembelajaran. Penilaian siswa mengenai pembelajaran menggambarkan bahwa guru sudah mampu mengaplikasikan Whatsapp dan mengkolaborasikannya dengan media pendukung lainnya dalam pembelajaran. Kendati siswa mengalami kesulitan akses internet dan kuota serta merasakan menumpuknya tugas, namun pada kenyataannya siswa mampu mengumpulkan tugas dengan baik, merasa puas dengan pembelajaran yang dilaksanakan dan berhasil memperoleh hasil belajar yang memuaskan/baik secara kumulatif/klasikal
Analisis Fenomena Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi (Harapan Menuju Blended Learning)
Kutsiyyah Kutsiyyah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.580
Artikel ini membahas tentang pembelajaran daring yang menjadi fenomena di Indonesia sejak pandemi covid-19. Penelitian ini betujuan menganalisis pembelajaran daring yang terjadi selama masa pandemi, meliputi media yang banyak digunakan dalam proses pembelajaran, ciri pembelajaran daring berikut kelebihan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Kajian ini berupa studi literatur yang dikenal juga dengan library research. Untuk menemukan kesimpulan dalam kajian ini, penulis menggunakan model Miles and Huberman dalam mengalisis data yaitu melalui empat tahapan analisis meliputi data collecting (pengumpulan data), data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing/verification (penarikan kesimpulan dan verifikasi). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua jenjang pendidikan menerapkan pembelajaran daring selama pandemi. Mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, media yang banyak digunakan yaitu aplikasi whatsapp (WA). Kemudahan, kepraktisan serta pilihan fitur yang cukup membantu adalah alasan utama aplikasi WA menjadi pilihan favorit sebagai media dalam pembelajaran daring. Pembelajaran daring memiliki empat ciri umum, yaitu Personal, Structured, Active dan Connective. Masing-masing ciri ini memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri sehingga juga membutuhkan kretivitas guru.
Dinamika Gerakan Perempuan Berkemajuan di Tingkat Lokal (Sejarah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan Tahun 1927-1965)
Hadisaputra Hadisaputra;
Eka Damayanti;
Hidayah Quraisy;
Lukman Lukman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2274
Gerakan Aisyiyah di Sulawesi Selatan patut dikaji dalam bentuk artikel ilmiah. Meski telah berdiri sejak tahun 1927, namun gerakannya tidak lekang zaman bahkan semakin dinamis bahkan mengikuti perkembangan zaman dengan jargon “Gerakan Perempuan Berkemajuan”. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan dinamika Gerakan perempuan berkemajuan yang diusung Aisyiyah di Sulawesi Selatan Tahun 1927-1965 dengan fokus kajian pada sejarah awal kehadiran ‘Aisyiyah di Sulawesi Selatan (1927-1945), hingga kiprahnya pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya pada era kepemimpinan Presiden Soekarno (1945-1965). Artikel ini merupakan penelitian sejarah yang melalui lima tahap yakni tahap penentuan topik, heuristik, tahap verifikasi tahap interpretasi atau penafsiran, dan tahap historiografi atau tahap penulisan sejarah. Hasilnya menunjukkan bukti ‘Aisyiyah telah berkiprah di Sulawesi Selatan sejak tahun 1926. Sejak awal pendiriannya, organisasi ini lebih banyak bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial. Wujudnya dalam bentuk pengajian, pendirian sekolah khususnya Taman Kanak-kanak, serta mendirikan panti asuhan. Spirit pergerakan Aisyiyah di bidang sosial-keagamaan sejak tahun 1914 hingga saat ini didasarkan pada QS. An-Nahl ayat 97 dimana amar ma’ruf nahi munkar bisa ditegakkan tanpa memandang jenis kelamin.
The Project-Based Learning Approach to Learning Correlational Research for EFL Pre-Service Teachers
Kusrin Kusrin;
Elih Sutisna Yanto;
Dyah Anungrat Herzamzam
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.824
Penelitian ini menggali perspektif mahasiswa perguruan tinggi Indonesia terhadap penelitian korelasi pembelajaran melalui pendekatan Project Based Learning (PBL). Melibatkan 30 mahasiswa semester lima Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang mengikuti mata kuliah penelitian korelasi selama satu semester, Hal ini dilaksanakan sebelum mahasiswa menulis proposal penelitian. Metode penelitian menggunakan studi kasus. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari angket siswa setelah mereka terlibat dalam proyek selama menyelesaikan tugas penelitian korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL adalah pendekatan yang baik dan efektif untuk memberdayakan siswa menyelesaikan proyek untuk memberi energi kepada mereka, membangun kerja tim yang kohesif, menyusun prosedur kerja, berdiskusi dan bertukar pendapat, dan menyusun data yang dikumpulkan menjadi proyek yang siap pakai melaporkan penelitian korelasional untuk presentasi di depan audiens sesudahnya. Semoga hasil penelitian ini dapat menginspirasi guru untuk mengembangkan PBL sebagai pendekatan alternatif dalam pembelajaran dengan mata pelajaran yang berbeda untuk membawa siswanya menjadi pembelajar yang mandiri
Persepsi Mahasiswa Pascasarjana terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19
Gunawan Setiadi;
Bramastia Bramastia
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1676
Hampir sebegian besar lembaga pendidikan mengganti pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring agar pembelajaran tetap berlanjut. Tetapi pertanyaan muncul tentang design pembelajaran dan keefektfan masih banyak belum dieksplorasi khususnya kendala teknis yaitu bandwidth dan kelancaran internet. Tujuan utama penelitian ini untuk (1) mengevaluasi platform e-learning, (2) kelancaran akses internet dan (3)proses pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis survei dan fokus pada persepsi 89 mahasiswa pascasarjana dalam pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89,2 % mahasiswa sangat setuju platform e-learning sangat efektif. Sebagian besar mahasiswa (86, 29%) tidak menghadapi masalah ketika akses internet. Penelitian ini juga menunjukkan 87,19% persen mahasiswa sangat setuju bahwa pembelajaran daring memuaskan. Kesimpulannya faktor penting dalam pembelajaran daring di antaranya adalah design platform e-learning,kelancaran akses internet dan proses pembelajaran.
Keefektifan Media Audio-Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Sekolah Dasar
Yanti Arasi Sidabutar;
Leonita Maria Efipanias Manihuruk
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2385
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan keterampilan berbicara anak dengan menggunakan media audiovisual. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 091496 Tanah Jawa. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen dengan menggunakan tes awal dan teks akhir. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan test lisan untuk menguji kemampuan berbicara siswa. Prosedur penelitian ini yaitu melakukan pretes, pelaksanaan tindakan, dan melakukan postes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan media audiovisual (Kelas Eksperimen) lebih tinggi dibanding siswa dengan menggunakan media audio (Kelas Kontrol). Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen yaitu 49.43 dan rata-rata nilai posttest adalah 79.49. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat sebesar 30.06. Nilai rata-rata siswa dengan menggunakan media audiovisual yaitu 79.49 dan rerata Nilai siswa dengan menggunakan media audio yaitu 76.14.
Pengembangan Kemampuan Representasi Matematis untuk Meningkatkan Number Sense Siswa melalui Soal Berbasis Open Ended
Riyanti Nurdiana;
Siti Nur Asmah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.426
Kemampuan representasi matematis siswa masih rendah ditunjukkan dari kesulitan mengerjakan soal TIMSS dengan indikator number relationships (number sense) sehingga perlu dilakukan penelitian yang dapat mengembangkan kemampuan tersebut. Tujuan penelitian adalah mengembangkan kemampuan representasi matematis melalui soal berbasis open ended untuk meningkatkan number sense siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) model Plomp. Desain pengembangan model Plomp mempunyai 5 fase yaitu: 1) investigasi awal, 2) desain, 3) realisasi/konstruksi, 4) tes, evaluasi dan revisi dan 5) implementasi. Hasil penelitian diperoleh dari setiap tahapan pelaksanaan kegiatan pengembangan soal yang menggunakan model pengembangan Plomp dengan instrumen berupa soal dan wawancara. Hasil penelitian pada 20 siswa di SMA Al Ishlah Pontianak menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan representasi matematis melalui dua soal yang layak digunakan berbasis open ended dapat meningkatkan number sense. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengerjaan soal yang memperoleh rata-rata 82,5. Siswa menggunakan kemampuan representasi pada saat mengerjakan soal berbasis open ended sehingga indikator number sense muncul daripada mengerjakan soal yang bukan berbasis open ended.