EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,458 Documents
Analisis Dialek pada Youtuber Korea Pengguna Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Kedua
Kartika Aulia;
Sinta Rosalina
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2511
Penelitian ini dilakukan berdasarkan ketertarikan peneliti terhadap dialek yang dimiliki oleh seorang penutur yang sedang berbicara bahasa kedua. Ketika penutur dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua, memiliki kemungkinan untuk berbicara dengan dialek bahasa pertama. Misalnya orang suku Jawa yang bahasa pertamanya bahasa Jawa, ketika berbicara bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua akan terdengar dialek bahasa Jawa yang sering disebut sebagai ‘medhok’. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah agar pembaca dapat mengetahui apa itu dialek, juga mendeskripsikan apa itu dialek, bagaimana dialek pada seorang penutur bahasa kedua, dan hasil analisis dialek pada youtuber Korea pengguna bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua yang merupakan objek penelitian ini. Penelitian ini membuktikan peran fonologi bahasa pertama terhadap dialek yang dihasilkan saat berbicara bahasa kedua. Penelitian dilakukan dengan menganalisis ujaran, kata, dan bagaimana pelafalan tiga orang youtuber asal Korea Selatan yang dapat berbicara bahasa Indonesia. Setelah peneliti melakukan penelitian ini, peneliti menemukan bahwa fonologi adalah salah satu faktor pemengaruh dalam menghasilkan dialek saat berbicara bahasa kedua. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pembaca, agar pembaca memeroleh pengetahuan lebih mengenai dialek. Penelitian ini juga diharapkan agar guru bahasa Indonesia, sebagai referensi dalam mengenali dialek pada penutur asing. Peneliti berharap kepada para pembaca untuk mempelajari dialek, mengetahui bahwa di Indonesia sendiri pun bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua. Penutur dengan bahasa pertama yaitu bahasa daerah pun mungkin akan memiliki dialek saat mereka berbicara bahasa Indonesia
Analisis Metode Blended Learning terhadap Pemahaman Materi Pelajaran Siswa di Madrasah Aliyah
M. Dahlan R;
Adista Arini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2625
Penelitian ini bertujuan dalam rangka mengetahui metode blended learning terhadap pemahaman materi pelajaran siswa di MAN 2 Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan hasilnya menggunakan penarikan kesimpulan berdasarkan suatu keadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode blended learning merupakan sebuah solusi yang tepat digunakan pada pembelajaran saat ini. Metode blended learning telah membantu siswa dari rasa jenuh akibat pembelajaran jarak jauh sepenuhnya. Diantara pembelajaran yang dilakukan lebih banyak kendala yang terjadi pada saat pembelajaran jarak jauh dibanding pembelajaran tatap muka. Cara yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan kendala memahami materi yaitu dengan mengatur waktu untuk melakukan belajar mandiri dan mencari materi tambahan diinternet. Maka dari itu, adanya blended learning menjadikan siswa lebih aktif dan mudah memahami materi karena adanya pertemuan dan komunikasi langsung dangan guru. Dari hasil penelitian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa metode blended learning membantu siswa untuk mengatasi pemahaman materi pelajaran yang dilakukan secara jarak jauh.
Peran Aplikasi Tiktok Terhadap Minat Belajar Siswa SMA
Charlis Sangap Martahan Hutajulu;
Sherly Sherly;
Herman Herman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2546
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh TikTok terhadap minat belajar siswa kelas 12 SMA Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, termasuk data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Penelitian ini memiliki dua variabel, yaitu variabel bebas X yaitu siswa kelas 12 yang menggunakan aplikasi “TikTok” dan variabel terikat Y yaitu Siswa SMA Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar Pematangsiantar. Pendekatan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi regresi linier sederhana dengan aplikasi komputer SPSS versi 17.0. Berdasarkan hasil analisis korelasi dan regresi sederhana linier sederhana, variabel siswa kelas 12 yang menggunakan aplikasi “TikTok” memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,635 terhadap variabel Tumbuh Minat Belajar karena nilai korelasi dalam penelitian ini adalah dalam interval koefisien antara 0,660 dan 0,799. Berdasarkan temuan penelitian ini, aplikasi “TikTok” memberikan pengaruh sebesar 40,4 persen terhadap minat belajar siswa SMA Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar
Peran Kepala Sekolah dalam menerapkan Peraturan-Peraturan di Sekolah Dasar
Rita Rapang;
Muh Yunus;
Eka Apriyanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2596
Penelitian ini bertujuan mengatahui peran kepala sekolah dalam menerapkan peraturan-peraturan di sekolah dasar Frater Bakti Luhur Makassar. Penelitian ini dilakukan secara bertahap meliputi persiapan, pelaksanaan, penyelesaian. Subjek penelitian kepala sekolah. Pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa: 1) Peran kepala sekolah dalam menerapakan peraturan-peraturan, yaitu dengan sosialisasi perumusan kebijakan yang di buat dalam organisasi, melakukan evaluasi terhadap program visi dan misi, serta membuat strategi pencapaian sebagai pedoman untuk perbaikan sekolah di masa yang akan datang. 2) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, yakni dengan meningkatkan kinerja para guru di lingkungan sekolah dan juga kordinasi dengan pengawas sekolah terkait mempertahankan mutu sekolah sehingga tetap menjadi sekolah pilihan dan kepercayaan masyarakat.
The Effect of Principal's Leadership and School Culture on Teachers' Performance
Totok Sasongko;
Suyitno Suyitno
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2591
The purpose of this study was to calculate and analyze the effect of the principal's leadership variables and school culture on the teachers' motivation at Tulungagung Regency. Research methods used in this study included an explanatory quantitative design and data collection techniques made use of a questionnaire that had previously been tested for its validity and reliability with 120 respondents as the sample. A multiple linear regression test is then conducted with the help of SPSS version 17.0 to analyze the collected data. The results show that (1) Descriptively, teacher work motivation was in the good category, principal leadership and school culture were both in the good category. (2) 37.1% of teachers cited the principal's leadership as a significant influence on their motivation to work, (3) School culture has a significant positive impact on teacher work motivation by 56.8%, (4) The principal leadership and school culture together have a significant and positive influence on teacher work motivation of 52.4%. (5) Principal leadership dominates the two independent variables determining teachers' motivation to work.
Pengembangan Multimedia Interaktif pada Materi Hubungan Antar Komponen Ekosistem dan Jaring-Jaring Makanan di Lingkungan Sekitar Pada Siswa Sekolah Dasar
Artika Dewi Agustin;
Farida Nurlaila Z;
Wahyudi Wahyudi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2248
Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SDN Betet 1 Kota Kediri. Pada pembelajaran IPA, guru hanya menggunakan LKS dan buku guru saja, jadi proses pembelajaran kurang menarik sehingga kurang mencukupi kebutuhan siswa, untuk itu kita membuat media yang berupa multimedia interaktif. Nilai siswa pada saat menggunakan LKS saja nilainya masih di bawak KKM dan sedangkan setelah menggunakan media pembelajaran yang berupa multimedia interaktif siswa banyak yang mendapat nilai di atas KKM dengan materi Hubungan Antar Komponen Ekosisten Dan Jaring-jaring Makanan di Lingkungan Sekitar. Adapun tujuan dalam penelitian Untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, keefektifan produk pengembangan multimedia interkatif pada materi hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar kelas V. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D oleh S. Thiagarajan yang memiliki 4 tahapan yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Tetapi penelitian ini berhenti sampai tahap Develop (pengembangan) saja, dikarenakan keterbatasan biaya, waktu dan adanya pandemi Covid-19. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif sebagai berikut: 1) multimedia interaktif dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran berdasarkan hasil validasi media mendapat nilai 92 dengan presentase skor 100%. 2) multimedia interaktif dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajran berdasarkan hasil validasi materi mendapat nilai 90 dengan presentasi skor 100%. 3) untuk angket kepraktisan guru dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran mendapat nilai 93 dengan presentasi skor 100%. 4) untuk angket uji coba respon siswa mendapat nilai 79,4% .Kesimpulannya pada pembelajaran yang menggunakan multimedia interaktif pada materi hubungan antar komponen ekosistem dan jarring-jaring makanan di lingkungan sekitar dapat dinyatakan layak digunakan untuk media pembelajaran. Untuk itu produk yang telah dikembangkan dapat memenuhi kriteria yang di sampaikan atau di kembangankan oleh peneliti
Eksistensi Perempuan Hindu dalam Kumpulan Puisi Kembang Sepasang Karya Gunawan Maryanto: Kajian Feminisme
Yuliani Yuliani;
Ferina Meliasanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2539
Era kontemporer secara signifikan telah mengubah cara pandang penyair. Banyak penyair yang mengangkat konflik tentang kejadian masa kini berlatar belakang cerita masa lalu. Tujuan penelitian ini untuk melihat eksistensi perempuan Hindu dalam buku kumpulan puisi Kembang Sepasang karya Gunawan Maryanto. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan deskriptif analisis dan pendekatan Feminisme eksistensialis Simone de Beaviour. Subjek penelitian dilakukan pada tujuh puisi yang menggambarkan tokoh perempuan Hindu pada zaman Weda. Ketujuh puisi, di antaranya “Kunti”, “Alli”, “Satyawati”, “Amba”, “Renuka”, “Anjani”, dan “Supraba”. Hasil penelitian memperlihatkan penyair banyak mengangkat puisi tentang cinta penuh keikhlasan. Para perempuan mampu bersuara dan tidak menjadi perempuan lemah yang terkungkung oleh adat. Melainkan para perempuan mampu mengambil keputusannya sendiri tanpa adanya intervensi dari orang lain. Hal ini dapat menjadi pedoman untuk para perempuan modern untuk dapat memegang teguh emansipasi dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Sebab, dengan terciptanya pemahaman feminisme, maka mampu meminimalisir ketimpangan terhadap diri perempuan.
Persepsi Mahasiswa dalam program International Credit Transfer
Aiman Faiz;
Vini Agustiani Hadian;
Imas Kurniawaty
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2630
Kebijakan Nadiem Makarim dalam mengatasi jumlah pengangguran secara nasional dengan mencari solusi dan menyelaraskan antara dunia kerja dengan dunia industri. Tujuan penelian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon terkait kurikulum MB-KM pada program International Credit Transfer di Lovely Professional University India. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan 10 informan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan pada program tersebut mahasiswa lebih disiplin dan bertanggung jawab dengan culture pendidikan yang diterapkan kampus Mitra. Mahasiswa juga bertukar informasi terkait dengan kurikulum dan kultur pendidikan yang mereka temui. Hal lain, program ICT ini memberikan kemampuan dalam memecahkan masalah (problem solving), komunikasi dan kolaborasi hingga Invention. Output-nya agar para mahasiswa bisa mengembangkan kemampuannya dan pengalaman belajarnya di perguruan tinggi luar sehingga memenuhi apa yang diinginkan oleh dunia kerja, karena fokus kurikulum MB-KM mengarahkan lulusan sesuai kebutuhan pengguna dengan keahlian yang terintegrasi. Dengan demikian, program ICT menjadi program yang sangat tepat diterapkan dalam pendidikan yang mengedepankan kolaborasi dan komunikasi. Besar harapan mahasiswa agar program serupa bisa ditemui kembali agar memperkuat jejaring dan kemampuan lainnya.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Prestasi Siswa Bidang Matematika Kelas 5 di Sekolah Dasar
Muhamad Ragil Ramadhan;
Patricia H. M. Lubis;
Adrianus Dedy
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2450
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa bidang matematika kelas 5 SD Negeri 117 Palembang. Pola asuh yang diteliti adalah pola asuh tipe permisif yang diterapkan oleh orang tua, yaitu pola asuh yang diterapkan oleh ibu selama belajar daring. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan data penelitian didapat menggunakan metode ex-post facto. Populasi yang terdapat pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SD Negeri 117 Palembang tahun ajaran 2021/2022 berjumlah 130 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 65 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket yang bertujuan untuk mengukur pola asuh orang tua. Analisis data menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian memperoleh rxy sebesar -0,062 dan rtabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 63 sebesar 0,2441 dengan koefisien determinasi sebesar 0%. Data menunjukkan rxy < rtabel yang berarti H1 ditolak dan H0 diterima. Jadi, tidak adanya hubungan pola asuh orang tua terhadap prestasi siswa bidang matematika kelas 5 SD Negeri 117 Palembang
Studi Literatur: Integrasi Peran Agama dan Karakter bagi Sains
Silmi Kapatan Inda Robby;
Saepul Milah;
Aiman Faiz
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2663
Secara ontologi Islam tidak membatasi antara ilmu Agama dan ilmu yang bersifat umum. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengulas hal penting yang perlu dibahas terkait dengan pentingnya landasan Agama dan karakter dalam pengembangan sains. Untuk menjawab tujuan penelitian yang telah dibahas pada pendahuluan, peneliti menggunakan penelitian studi pustaka dengan metode deskriptif. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa hubungan antara Agama dan Sains merupakan satu keutuhan yang tak terpisahkan jangan sampai dipahami sebagai suatu hal yang bertolak belakang, namun hakikatnya adalah suatu sistem yang saling melengkapi antara keduanya karena perkembangan sains perlu dasar Agama agar terbentuk para ilmuan-ilmuan yang handal, pandai dan nilai religiusitas tinggi. Agama dan sains memiliki keterkaitan dan harus selalu terintegrasi, sains yang dipahami dan dimaknai berdasarkan norma-norma Agama dan Agama yang dipahami dan dimaknai berdasarkan temuan-temuan ilmiah atau fakta-fakta empiris. Sains dan agama merupakan gabungan antara pendekatan konsep, keterampilan proses, inkuiri dan discovery serta pendekatan dengan nilai-nilai agama sebagai landasan karakter. Dengan demikian, sains dan Agama tidak dapat dipisahkan bagi seseorang ilmuwan.