cover
Contact Name
Puji Purwaningsih
Contact Email
pujipurwaningsih@unw.ac.id
Phone
+628164222138
Journal Mail Official
ijnr.fkep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro186 Ungaran Kab Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR)
ISSN : 26569590     EISSN : 26156407     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal is aimed at promoting a principled approach on health and nursing research by encouraging enquiry into relationship between theorycal and practical study.
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia Penderita Hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo Wahyuningsih Safitri; Risma Eka Pristasari
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4318

Abstract

Increased blood pressure in the elderly can affect the body's ability to distribute blood containing oxygen to various parts of the body, including the brain which acts as a center of balance regulation resulting in falls. Therefore, the elderly need self-care management as a step to control hypertension, one of which is through physical activity. Tandem walking exercise is an exercise that can help improve lateral balance, which contributes to reducing the risk of falls in the elderly. The purpose of this study was to determine the effect of tandem walking training on the level of risk of falls in elderly people with hypertension at UPT Puskesmas Gondangrejo. This study used a quantitative research design. The type of design used is pre-experiment design with pre test and post test. The population in this study amounted to 93 elderly people. The sampling technique used nonprobability sampling using purposive sampling method with the inclusion criteria of elderly people who experienced grade 1, 2, and 3 hypertension, as well as elderly people who experienced the risk of falling, obtained a sample size of 48 respondents. The duration of tandem walking training is carried out for 5-7 minutes with 3 exercises and the fall risk research tools used are MFS, SOP, and tape. The results of univariate analysis of pre test and post test using frequency distribution obtained pre test results amounted to 37 elderly low risk and post test amounted to 45 elderly low risk. While the results of the Wilcoxon test obtained a p value of 0.001 <0.05, which means that there is an effect of tandem walking training on the level of risk of falling in the elderly with hypertension at UPT Puskesmas Gondangrejo. Abstrak Peningkatan tekanan darah pada lansia dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam mendistribusikan darah yang mengandung oksigen ke berbagai bagian tubuh, termasuk otak yang berperan sebagai pusat pengaturan keseimbangan yang mengakibatkan terjadinya jatuh. Oleh karena itu, lansia memerlukan pengelolaan perawatan diri sebagai langkah untuk mengendalikan hipertensi, salah satunya melalui aktivitas fisik. Latihan jalan tandem merupakan latihan yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan lateral, yang berkontribusi dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan jalan tandem terhadap tingkat risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Jenis desain yang digunakan pra eksperiment desain dengan one-grub pre test dan post test. Populasi pada penelitian ini berjumlah 93 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling menggunakan metode purpossive sampling dengan kriteria insklusi lansia yang mengalami hipertensi tingkat 1, 2, dan 3, serta lansia yang mengalami risiko jatuh, didapatkan jumlah sampel 48 responden. Durasi latihan jalan tandem dilakukan selama 5-7 menit dengan 3 kali latihan dan alat penelitian risiko jatuh yang digunakan yaitu MFS, SOP, dan pita. Hasil analisa univariat pre test dan post test menggunakan distribusi frekuensi didapatkan hasil pre test berjumlah 37 lansia risiko rendah dan post test berjumlah 45 lansia risiko rendah. Sedangkan hasil wilcoxon test didapatkan hasil p value 0.001<0.05, yang berarti adanya pengaruh latihan jalan tandem terhadap tingkat risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Peer Group terhadap Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Tentang Pertolongan Pertama Luka Bakar Derajat II Riska Indah Damastuti; Atiek Murharyati; Galih Priambodo; Wahyuningsih Safitri
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4356

Abstract

Burns are damage to the skin caused by external factors, such as heat, cold, radiation, electricity, chemicals, and friction. Health education is an effort to provide health information regarding first aid for burns. The peer group method allows group interaction and generates social interaction. The aim of this study is to find out whether there is an influence of health education using the peer group method on the knowledge of first aid for second-degree burns in housewives. The method used in this study was Pre-Experiment using Pre-Post Test Design Without Control. The sampling technique used was Purposive Sampling with 40 respondents. The results of the study showed that most respondents were 36-45 years old, with 19 respondents (45.5%), and had senior high school as their last level of education, with 16 respondents (40.0%). Pre-test score for knowledge was in the low category with 40 respondents (100%). Meanwhile, 35 respondents (87.5%) had good post-test scores, while 5 respondents (12.5%) had moderate post-test scores. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05). Based on this value, it can be concluded that there is an influence of health education using the peer group method and knowledge of first aid for second-degree burns in housewives   Abstrak Luka bakar adalah kerusakan pada kulit tubuh yang disebabkan oleh faktor luar seperti panas, dingin, radiasi, listrik, bahan kimia, dan gesekan. Pendidikan kesehatan merupakan upaya memberikan informasi kesehatan tentang pertolongan pertama luka bakar. Metode peer group memungkinkan interaksi kelompok dan menghasilkan rasa sosial. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode peer group terhadap pengetahuan pertolongan pertama luka bakar derajat II pada ibu rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian yaitu Pre-Post Test Design Whitout Control. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling sebanyak 40 responden. Hasil penelitian ini karakteristik responden adalah sebagian besar berusia 36-45 tahun sejumlah 19 (45,5%), berpendidikan terakhir SMA dengan jumlah 16 (40,0%) responden. Nilai pre-test pengetahuan kategori kurang sebanyak 40 responden (100%). Sedangkan untuk nilai post-test dengan kategori baik sebanyak 35 responden (87,5%), kategori  cukup 5 responden (12,5%). Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p˂0,05), berdasarkan nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode peer group terhadap pengetahuan pertolongan pertama luka bakar derajat II pada ibu rumah tangga.
Pemanfaatan “Buku Kia 2025” sebagai Media Edukasi Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil di Puskesmas Wania Jeni Oktavia Karundeng; Jeanne Rosalia Kutanggas; Rosmitha Tanan; Ferdi Bunga Pakarang; Renny Endang Kafiar; Yeli Mardona; Diliani; Apriliani Agustina Naroba
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4449

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects child growth. Education for pregnant women using the Maternal and Child Health (MCH) Book can be a preventive measure. Objective: To determine the effectiveness of stunting prevention education among pregnant women using the MCH Book at Wania Health Center. This study employed a descriptive case study with pre-post design involving two primigravida mothers in their first trimester who had not previously received information about stunting. Prior to education, the first respondent had poor knowledge, and the second had fair knowledge. After education, knowledge improved to fair (first respondent) and good (second respondent). Education using the MCH Book increasing pregnant women’s knowledge of stunting prevention.   Abstrak Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan anak. Edukasi kepada ibu hamil dengan memanfaatkan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dapat menjadi langkah preventif. Tujuan: Mengetahui efektivitas edukasi pencegahan stunting pada ibu hamil dengan media Buku KIA di Puskesmas Wania. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif, dengan pendekatan pre-post test pada dua ibu hamil primigravida trimester pertama yang belum pernah mendapatkan informasi tentang stunting. Hasil: Sebelum edukasi, responden pertama memiliki pengetahuan kategori kurang, responden kedua kategori cukup. Setelah edukasi, pengetahuan meningkat menjadi cukup (responden pertama) dan baik (responden kedua). Kesimpulan: Edukasi menggunakan Buku KIA dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan stunting.
Hubungan Lingkar Lengan Atas (Lila) dengan Tekanan Darah pada Pra Lansia Sasmita Sari, Nala; Widodo, Gipta Galih
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4579

Abstract

Blood pressure is one of the vital parameters that reflect the function of the heart and blood vessels. Pre-elderly individuals are at risk of developing high blood pressure as they age. One contributing factor to increased blood pressure is nutritional status. This study aims to determine the relationship between MUAC and blood pressure in pre-elderly individuals in Kesongo Village, Tuntang District, Semarang Regency. This study used a descriptive correlational design with a sample of 94 respondents selected through cluster random sampling. MUAC was measured using an anthropometric measuring tape, and blood pressure was assessed using a digital sphygmomanometer. The results showed that most respondents had normal MUAC, while 10,6% were categorized as obese. The average systolic blood pressure was 150.7 mmHg. Statistical analysis indicated a significant positive relationship between MUAC and systolic blood pressure (p = 0.000; r = 0.464). There is a significant positive correlation between MUAC and systolic blood pressure in pre – elderly individuals. MUAC measurement can be used as an indicator of hypertension risk in pre-elderly individuals. Health education on a healthy lifestyle is essential to prevent obesity and control blood pressure.   Abstrak Tekanan darah merupakan salah satu parameter vital yang mencerminkan fungsi jantung dan pembuluh darah. pra lansia berisiko mengalami tekanan darah tinggi seiring bertambahnya usia. Salah satu faktor yang berkontribusi dalam peningkatan tekanan darah adalah status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara LiLA dengan tekanan darah pada pra lansia di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan jumlah sampel 94 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. pengukuran LiLA menggunakan pita pengukur antropometri dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki LiLA dalam kategori normal, sedangkan 10,6% mengalami obesitas. Rata – rata tekanan darah sistolik adalah 150,7 mmHg. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara LiLA dan tekanan darah sistolik (p = 0,000; r = 0,464). Terdapat hubungan positif yang signifikan antara Lingkar Lengan Atas (LiLA) dan tekanan darah sistolik pada pra lansia. Pengukuran LiLA dapat digunakan sebagai indikator risiko hipertensi pada pra lansia. Diperlukan edukasi tentang pola hidup sehat untuk mencegah obesitas dan mengontrol tekanan darah.
Behaviors to Prevent Needle Stick Injury Among Nursing Students : A Systematic Literature Review Saparwati, Mona; Trimawati; Achmad Syaifudin
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4582

Abstract

The highest incidence of accidents and safety issues among nursing students during clinical practice is needle stick injury (NSI). Various efforts have been made to develop behaviors that prevent such incidents. This study is a literature review adapted from the Arskey and O'Malley framework. The Prisma-Scr flowchart was used to display the literature search flow. Articles for this study were searched using  five search engines: PubMed, Sage, Wiley, Scopus, and ScienceDirect. The keywords used for literature search were occupational injury OR accidental AND needlestick injury AND nursing student AND program. The inclusion criteria used were publication between 2013 and 2023, articles in English, and a focus on preventing needle stick injuries among nursing students. The review results showed that there were 25 potentially relevant articles, and 10 articles met the selection criteria. The articles were from several different countries, and 10 articles that met the criteria used quantitative and qualitative designs. This review revealed three themes, namely the incidence of needle stick injuries among nursing students, nursing students' understanding of preventing NSI, and efforts to prevent NSI. NSI incidents still occur among nursing students who conduct clinical practice in hospitals. Nursing students' understanding of preventing NSI is obtained through education from academic institutions and hospitals. Efforts to improve knowledge, attitudes, and behaviors to prevent NSI are carried out through education, training, the use of safe needles, and communication.
Efektivitas Pemberian Air Rebusan Kayu Manis Terhadap Perubahan Nyeri pada Remaja Putri yang Mengalami Dismenorea Maulidiya Rizkiyah; Purnama, Yugi Hari Chandra
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v8i2.4589

Abstract

Dysmenorrhea results from elevated prostaglandin levels during menstruation and is frequently associated with symptoms such as back pain, nausea, fatigue, and headaches. Non-pharmacological approaches, including cinnamon consumption, may help alleviate these symptoms. This study was conducted to determine the effect of cinnamon tea on pain severity in adolescents with dysmenorrhea. This study used a pre-experimental design with a pretest-posttest design. The study involved 34 female students from SMAN 1 Mumbulsari who experienced dysmenorrhea, selected using accidental sampling over a one-month period. The intervention consisted of administering cinnamon decoction. Pain intensity was measured using the NRS. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test to compare pre- and post-intervention numeric pain scales. The findings demonstrated a significant reduction in pain intensity following the administration of cinnamon decoction, with a mean pain scale decreased from 6.29 to 1.50. (p < 0.05). This result indicates that cinnamon decoction effectively alleviates menstrual pain in adolescents with dysmenorrhea. Consumption of cinnamon decoction has been demonstrated to alleviate menstrual pain among female students at SMAN 1 Mumbulsari. This outcome is associated with the bioactive constituents of cinnamon, which possess anti-inflammatory and analgesic effects.   Abstrak Dismenorea muncul akibat peningkatan produksi hormon prostaglandin selama menstruasi. Sebagian besar perempuan melaporkan bahwa nyeri haid sering disertai gejala lain, seperti nyeri punggung, mual, kelelahan, dan sakit kepala. Penatalaksanaan dismenorea dapat dilakukan melalui metode nonfarmakologis, salah satunya dengan pemberian air rebusan kayu manis. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas air rebusan kayu manis terhadap perubahan tingkat nyeri pada remaja putri dengan dismenorea. Studi ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest. Populasi pada penelitian ini yaitu siswi SMAN 1 Mumbulsari yang mengalami disminorea dan teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling yang mana didapatkan 34 responden selama satu bulan. Penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu pemberian air rebusan kayu manis dan perubahan intensitas nyeri. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi nyeri dengan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi, dengan penurunan rata-rata skala nyeri dari 6,29 menjadi 1,50 (p < 0,05). Pemberian air rebusan kayu manis terbukti dapat mengurangi keluhan nyeri menstruasi pada siswi SMA 1 Mumbulsari. Efek tersebut terkait dengan kandungan senyawa aktif dalam kayu manis yang memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik.