cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan
ISSN : 19782365     EISSN : 25281917     DOI : -
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan merupakan jurnal ilmiah yang berisi hasil penelitian/kajian dibidang ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan, dan konservasi energi. Diterbitkan melalui proses review oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi dalam 2 (dua) edisi Juni dan Desember setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
Kata Pengantar - Daftar isi ketjurnal, redaksi
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 9, No 2 (2010): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN EFISIENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU DENGAN METODA MAXIMUM POWER POINT TRACKING MEMAKAI DC-DC CONVERTER BERBASIS FUZZY LOGIC; EFFICIENCY IMPROVEMENT OF WIND POWER PLANT BY MAXIMUM POWER POINT TRACKING METHOD USING FUZZY LOGIC BASED DC-DC CONVERTER Effendy, Machmud
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 13, No 2 (2014): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa cara untuk meningkatkan kapasitas daya listrik Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) misalnya dengan menambah jumlah pembangkit, namun cara ini cukup mahal, karena harus membangun pembangkit baru. Cara lain yaitu dengan meningkatkan efisiensi daya keluaran listrik pembangkit listrik tenaga bayu yang sudah ada. Salah satu cara  adalah menggunakan teknologi Maximum Power Point Tracking (MPPT). Dimana teknologi ini mampu menaikkan keluaran daya listrik generator pada saat terjadi perubahan kecepatan angin. Dalam Penelitian ini, teknologi MPPT bertugas mengatur tegangan keluaran generator melalui  rangkaian DC- DC Converter jenis Cuk Converter, dimana teknik  pensaklarannya menggunakan PWM (Pulse Width Modulation) dengan mengatur besarnya duty cycle. Perubahan nilai duty cycle tergantung dari besar kecilnya kecepatan angin, sehingga untuk mengatur nilai duty cycle dan mempercepat respon pensaklaran control PWM digunakan sebuah algoritma modern yaitu Fuzzy  Logic Controller (FLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan teknologi MPPT berbasis FLC mampu meningkatkan prosentasi efisiensi daya keluaran PLTB dari 45.5% menjadi 87%.  There are several ways to increase electric power capacity of Wind Power Plant, for example by increasing number of wind power plants, however, this option is quite expensive because it has to build new wind power plants. Another possibility is by increasing the efficiency of electric power output of existing wind power plant. One method to increase the efficiency is to use Maximum Power Point Tracking (MPPT) technology. The technology able to increase electrical power output of the generator at wind speed changes occurred. In this research, MPPT technology is designed to set generator output voltage by using Cuk Converter typed DC-DC Converter, with PWM (Pulse Width Modulation) switching technique to set duty cycle. Changes of duty cycle values are depended on wind speed; therefore, a fuzzy logic controller (FLC), a modern algorithm, is used to set duty cycle value and to accelerate switching system response. Research result shows that the FLC based MPPT is able to increase efficiency of wind power plant power output from 45.5% into 87%.
Appendix Vol.10 No.1 ketjurnal, redaksi
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 10, No 1 (2011): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS PENGUJIAN KINERJA NILAI EFIKASI DAN FAKTOR DAYA INISIAL LAMPU LED BULB SWABALAST MENGGUNAKAN STANDAR IEC/PAS 62612:2009; ANALYSIS OF PERFORMANCE TESTING OF INITIAL EFFICACY VALUE AND POWER FACTOR OF BULB SELF-BALLASTED LAMP BY USING STANDARD IEC/PAS 62612:2009 Anggono, Tri; Pasaribu, M Irsan; Sasnofia, Weltis; Ahadi, Khalif
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 13, No 2 (2014): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sistem penerangan buatan memungkinkan adanya peningkatan penghematan pemakaian energi listrik serta umur pakai yang lebih lama. Namun demikian, tingkat efisiensi serta kualitas dari suatu produk tentunya harus melewati pengujian menggunakan metoda standar yang telah disepakati. Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan gambaran kualitas awal lampu LED bulb yang beredar di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metoda standar uji IEC/PAS 62612 : 2009. Sampel uji didapat melalui survei pasar di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan daya pengenal antara 2 sampai 13 watt. Pengujian dilakukan menggunakan Integrating Sphere Photometer (ISP) dan Goniophotometer. Analisis terhadap efikasi dan faktor daya lampu LED bulb tersebut dilakukan dengan pendekatan grafik distribusi normal. Sebanyak 30% dari sampel yang diuji menunjukkan adanya ketidaksesuaian daya nyata sebesar ±15% dari daya pengenal pada kemasan. Sebanyak 90% dari populasi sampel menunjukkan nilai efikasi inisial lebih dari 58 lm/w, setara dengan kriteria tanda hemat energi bintang empat lampu fluorescent swabalast dan dapat meningkatkan efisiensi pencahayaan sekitar 29%. Namun demikian, hanya sebesar 3,41% dari sampel yang diuji menunjukkan nilai faktor daya di atas 0,76 sehingga berpotensi dapat mengganggu kinerja jaringan distribusi listrik. The development of artificial lighting system technology enables improvement of electrical energy efficiency and also service life. Nevertheless, efficiency level and product quality surely have to pass the test of agreed standard method. This study aims to provide an overview of initial quality of LED light bulbs which have been marketed in Indonesia. The study is conducted by using a standard test method, IEC / PAS 62612: 2009. Test samples are obtained through a market survey in Jakarta and its surrounding areas with rated power between 2 into 13 watts. Integrating Sphere Photometer (ISP) and Goniophotometer are used for the testing. Analysis of efficacy and power factor of LED light bulb is done with a normal distribution graph approach. 30 % of total samples tested have ± 15 % deviation between real powers measured and rated power stated on their packaging. 90 % of the sample population is concluded to have initial efficacy value higher than 58 lm / w; equivalent to the four stars of energy-saving criteria for fluorescent self-ballasted lamp, and these lamps can improve the lighting efficiency approximately 29 %. However, only 3.41 % of the tested samples have power factor values above 0.76 that it may potentially affect electrical distribution line.
DINAMIKA INTENSITAS CO2 SUBSEKTOR KELISTRIKAN INDONESIA Susila, I Made Agus Dharma
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 9, No 2 (2010): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi untuk mengevaluasi dan menganalisis intensitas CO2 dari subsektor kelistrikan Indonesia dengan menggunakan formula IPCC. Simulasi intensitas CO2 masa depan juga dilakukan dengan menggunakan model ImPACT yang sudah dimodifikasi. Dalam simulasi intensitas CO2 ini, ada tiga skenario yang digunakan yaitu skenario referensi, kebijakan saat ini dan kebijakan baru (mitigasi) dan perbedaan ketiganya hanya pada aspek teknologi pembangkitan. Penerapan skenario mitigasi menghasilkan penurunan nilai intensitas CO2 di semua wilayah Indonesia di tahun 2030; intensitas terrendah terjadi di wilayah Papua dan Nusa Tenggara yaitu sekitar 0,41 kg/kWh, sedangkan intensitas CO2 tertinggi terjadi di wilayah Jawa-Bali yaitu sekitar0,7 kg/kWh.
Cover Belakang Vol.10 No.2 ketjurnal, redaksi
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 10, No 2 (2011): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAMPAK BIOLOGIS LIMBAH BAHANG TERHADAP BIOTA PERAIRAN DI SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP SURALAYA Susila, I Made Agus Dharma; Faridha, Faridha; Lestari, Endang; Adilla, Ikrar; Magdalena, Medhina; Sihombing, Adolf Leopold S.M.
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 10, No 1 (2011): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui dampak biologis limbah bahang PLTU Suralaya terhadap biota perairan di sekitarnya. Penelitian ini meliputi pengukuran sebaran temperatur perairan di sekitar pembangkit dan juga pengumpulan data serta identifikasi biota perairan berupa plankton dan benthos. Selanjutnya, hasil identifikasi dianalisis untuk menentukan indeks keanekaragaman Shannon-Weiner, indeks keseragaman dan indeks dominansi Simpson dari masing-masing biota di setiap lokasi sampling. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa perbedaan temperatur limbah bahang di zona pencampuranl dengan badan air  berkisar antara 5 sampai dengan 2,3 derajat. Dan hasil analisis biota menunjukkan bahwa limbah bahang cukup berdampak terhadap struktur komunitas plankton dan benthos di zona pencampuran.Walaupun demikian, kondisi struktur komunitas plankton di zona pencampuran tidak berbeda dengan kondisi di titik kontrol.
KAJIAN TINGKAT EFIKASI LAMPU LED SWABALAST UNTUK PENCAHAYAAN UMUM, THE STUDY OF THE EFFICACY LEVEL OF SWABALAST LED LIGHT FOR GENERAL LIGHTING Palaloi, Sudirman; Nafis, Subhan; Emo, Sarimin
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 14, No 1 (2015): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini lampu LED menjadi salah satu pilihan sebagai sumber pencahayaan. Penggunaan LED sebagai sumber pencahayaan umum berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Lampu LED semakin populer dan sudah banyak ditemukan dipasaran. Hal ini disebabkan karena lampu LED lebih efisien dan memberikan kualitas yang lebih tinggi daripada lampu penerangan lainnya. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat efikasi lampu LED untuk pencahayaan umum yang beredar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pengujian tingkat efikasi lampu LED pada saat awal dinyalakan, dan setelah nyala 1000 jam. Hasil pengukuran menyatakan bahwa terdapat korelasi yang erat antara daya lampu dengan nilai flux. Ditemukan pula bahwa tingkat efikasi yang dihasilkan oleh lampu LED dapat dipertahankan rata-rata 98,7% dari nilai awalnya setelah mengalami aging selama 1000 jam. Pengukuran menunjukkan bahwa tingkat efikasi lampu awal pengujian berada pada rentang 56,3 – 119,5 [Lm/W] dengan rata-rata 86,9 [Lm/W]. Sedangkan efikasi setelah lampu di aging 1000 jam berada pada rentang 54,9 – 115,4 [Lm/W] dengan rata-rata 86,1 [Lm/W] yang sesuai dengan klaim LED secara umum Currently LED light has become a choice of source of light. The use of LED light as a general source of light is growing rapidly in recent years. LED light has become increasingly popular and could easily be found in the market. It is because LED light is more efficient and provides higher quality than other lighting. The aim of the study is to determine the level of efficacy in LED light for general lighting available in Indonesia. The use of the method is by doing a test on the efficacy rate of the LEDlights when it was first turned on and after 1000 hours flame. The result of the measurement suggests that there is a close correlation between the power of the light and the value of the flux. It was also found that the level of efficacy produced by LED light can be maintained in the average of 98.7% of its Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan initial value after 1000 hours aging. Measurements showed that the level of efficacy of the light in the initial testing was in the range of 56.3 to 119.5 [Lm / W] with the average of 86.9 [Lm / W]. While the efficacy after 1000 hours was in the range of 54.9 to 115.4 [Lm / W] with the average of 86.1 [Lm / W] which suitable with the claim of LED in general.
Front Cover Vol 17, No 1 (2018) Wargadalam, M.T., Verina J.
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 17, No 1 (2018): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI ION BIKARBONAT LARUTAN PENJERAB TERHADAP EFISIENSI PENJERAB SISTEM BIO-FGD PLTU BATUBARA Susila, I Made Agus Dharma; Magdalena, Medhina; Adilla, Ikrar; Sihombing, Adolf Lepold S.M.; Lestari, Endang
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Vol 10, No 2 (2011): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN
Publisher : P3TKEBTKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian efisiensi penjerab telah dilakukan pada sistem Bio-FGD skala pilot plant yang terpasang di PLTU Bukit Asam, Muara Enim, Sumatera Selatan. Dalam penelitian ini digunakan larutan bikarbonat artifisial untuk mengetahui efisiensi penjerab sistem tersebut dalam konsentrasi ion bikarbonat yang bervariasi pada larutan penjerab. Juga dilakukan pengukuran konsentrasi gas SO2, baik yang masuk maupun yang keluar dari penjerab. Laju alir gas cerobong diatur pada 1,34 m3/jam sedangkan laju alir larutan penjerab sekitar 0,9 l/menit pada tekanan 1 MPa. Konsentrasi bikarbonat pada saat pengujian adalah 36,4 mg/l, 145,6 mg/l, 200,2 mg/L dan 263,8 mg/L. Hasilpengujian menunjukkan efisiensi penjerab sistem Bio-FGD untuk mengurangi emisi gas SO2 ini bervariasi dari 88,7% sampai dengan 94,4%.

Page 3 of 15 | Total Record : 147