cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Hubungan Askariasis Terhadap Derajat Keparahan Stunting Pada Balita di Kota Padang Firma, Widya Try
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i5.p847-857.2023

Abstract

Tujuan: Menganalisis hubungan askariasis terhadap derajat keparahan stunting pada balita di Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penilitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini merupakan balita stunting yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 116 orang. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian induk dan dianalisis dengan menggunakan uji statistic chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menemukan 5,2% balita stunting positif terinfeksi Ascaris lumbricoides yang terdiri dari 4 balita (3,4%) dengan kategori pendek dan 2 balita (1,7%) dengan kategori sangat pendek. Hasil analisis secara statistik menemukan tidak ada hubungan yang bermakna antara kejadian askariasis dan intensitas infestasinya dengan derajat keparahan stunting pada balita. (p>0,05) Kesimpulan: Tidak tidak terdapat hubungan antara status infestasi askariasis dan intensitas infestasinya terhadap derajat keparahan stunting pada balita di Kota Padang.
Derajat Ekspresi Fibroblast Activation Protein Pada Cancer-Associated Fibroblast Karsinoma Kolorektal Amalia, Vonny
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i3.p308-314.2024

Abstract

Objective: to determine the degree of expression of Fibroblast Activation Protein in Cancer Associated Fibroblasts of colorectal carcinoma. Methods: descriptive study with a cross sectional research design. Using 36 paraffin blocks of CRC cases that met the inclusion criteria. FAP expression was assessed through immunohistochemical staining with anti-FAP and histopathological data were recorded in the form of depth invasion, degree of differentiation, lymphovascular invasion and lymph node metastatic status. Results: FAP in CAFs showed a high expression in most cases (52.8%). High-grade expression of FAP more common at T3-T4 depth of invasion, low-grade differentiation, CRC without lymphovascular invasion and CRC without lymph node metastases. Conclusion: there are variations in the expression of FAP as a marker of CAFs in colorectal carcinoma histopathology features.
Perception of online learning with anxiety and stress level among medical students Dewanti, Nanda Derista Ayu; Nugroho, I Gusti Bagus Indro; Lestari, Anik; Yuliadi, Istar; Ilyas, Muhana Fawwazy; Triniputri, Winastari Yarhanim
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p600-608.2023

Abstract

Objective: This study aimed to find out the association between the perception of online learning and anxiety as well as stress levels among medical students. Methods: This is an observational analytic study with a cross-sectional approach. The sample was comprised of 213 undergraduate medical studentsept at Medical Faculty Universitas Sebelas Maret (UNS) and data were collected using total sampling. The study was conducted using the Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS), Perceived Stress Scale (PSS), and perception of online learning questionnaires. Data were analyzed using Chi-square, Cramer’s V, and Kendall tau b test. Results: This study shows a significant correlation between the perception of online learning and anxiety (p=0.049) as well as stress level (p=0.007). Sex also has an association with anxiety (p=0.010) and stress level (p=0.004). Furthermore, female has higher anxiety and stress levels compared to male. Conclusions: Perception of online learning is related to the anxiety and stress level among medical students.
Systematic Literature Review: Pengaruh puasa terhadap nafsu makan pada obesitas dan bukan obesitas Tanzila, Raden Ayu; irfannuddin, irfannuddin; Kesuma, Yudianita; Liberty, Iche Andriyani
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i2.p203-216.2024

Abstract

Background: Fasting is the voluntary act of abstaining from food, drink, or both, as well as from anything that breaks the fast for a certain time. In medicine, fasting has an important role in various diseases and health. Several studies have assessed the benefits of fasting in various physiological and pathological conditions, one of which is an appetite in obese and non-obese people. Objective: Writing an article in the form of a systematic literature review aims to analyze the effect of various fasting methods on appetite. Method: Systematic literature review method by taking 19 international journals, according to the specified keyword criteria. Results: From the results of the systematic review analysis, it was found that fasting affects subjective appetite by changing appetite scores and objective appetite by changing appetite regulation parameters such as leptin, ghrelin, PYY, adiponectin, and neuropeptide Y (NPY). Conclusion: It was concluded that fasting had positive benefits on appetite in both obese and healthy individuals. This systematic literature review is expected to be a reference for future researchers and further research can be carried out using a more varied literature search database.
Perbedaan Rerata Indeks Fibrosis-4 Antara Manifestasi Klinis Berat Dan Kritis Pada Pasien COVID-19. Syarif, Umar; Nasrul, Ellyza; Yulia, Dwi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p680-685.2023

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular baru yang disebabkan SARS-CoV-2. Indeks Fibrosis-4 (FIB-4) saat ini digunakan sebagai prediktor awal menilai derajat berat dan perburukan COVID-19. Tujuan: Mengetahui perbedaan rerata indeks FIB-4 antara manifestasi klinis berat dan kritis pada pasien COVID-19. Metode: Penelitian analitik dengan rancangan potong lintang dilakukan terhadap 100 pasien COVID-19 dengan manifestasi klinis berat dan kritis di   RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Juli 2022 hingga Februari 2023. Indeks FIB-4  dihitung dengan rumus umur × SGOT dibagi jumlah trombosit × √SGPT. Data dianalisis dengan uji T tidak berpasangan, bermakna jika p <0,05. Hasil: Subjek penelitian sebagian besar laki-laki (62%). Rerata umur subjek penelitian 57 tahun, rentang 38-80 tahun. Rerata indeks FIB-4  seluruh subjek penelitian 4,24 (1,72-8,66). Rerata indeks FIB-4 dengan manifestasi klinis berat 2,83 dan manifestasi klinis kritis 5,65 bermakna (p=0,001). Pembahasan: Terdapat peningkatan indeks FIB-4 yang lebih tinggi pada pasien manifestasi klinis kritis dibandingkan dengan manifestasi klinis  berat, sehingga pasien dengan manifestasi klinis kritis sudah terjadi fibrosis hati. Keterbatasan pada penelitian ini adalah tidak dilakukannya fibroscan sebagai konfirmasi fibrosis hati. Simpulan:Terdapat peningkatan indeks FIB-4 yang lebih tinggi pada manifestasi klinis kritis dibandingkan dengan manifestasi klinis berat pada pasien COVID-19. 
Pemeriksaan 1,5-Anhydroglucitol, Suatu Hal Baru dalam Pemeriksaan Prediabetes Febryan, Reza
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p724-729.2023

Abstract

Prediabetes merupakan keadaan dimana kadar gula darah diatas normal namun tidak dapat dikatakan sebagai diabetes. Disamping pemeriksaan diagnostik HbA1c, GDP, TTGO dalam mendiagnosis prediates dan diabetes melitus, sekarang banyak penelitian melibatkan biomarker lain. Pemeriksaan biomarker seperti fructosamin, glycated albumin (GA), 1,5 Anhydroglucitol (AG), Adiponectin, Fetuin A (Fet A) dan banyak biomarker lain diteliti untuk skrining dan diagnosis prediabetes. Pemeriksaan 1,5 AG dapat dijadikan sebagai alternatif pemeriksaan mendiagnosis prediabetes.Tujuan: Untuk membahas lebih lanjut mengenai pemeriksaan 1,5-AG untuk diagnosis prediabetes. Metode: Artikel ini ditulis berdasarkan studi kepustakaan yang berhubungan dengan pemeriksaan 1,5-AG. Hasil: Pemeriksaan 1,5-AG telah digunakan sebagai alternatif pemeriksaan penunjang untuk diagnosis diabetes melitus. Pemeriksaan 1,5 AG juga dapat dijadikan sebagai alternatif pemeriksaan untuk prediabetes. Simpulan: Pemeriksaan biomarker 1,5 Anhydriglucitol (AG) dapat digunakan sebagai alternatif pemeriksaan untuk mendiagnosis prediabetes
Nilai ASTO Pasien Tonsilitis Kronis Pre dan Pasca Tonsiloadenoidektomi Dengan Riwayat Endokarditis Infeksi Gunawan, Syahri; Novialdi, Novialdi; Yaswir, Rismawati; Hariyanto, Didik; Rahman, Aulia
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1118-1127.2023

Abstract

Tonsilitis merupakan salah satu manifestasi paling sering dari infeksi saluran nafas atas. Pada pasien dengan tonsilitis kronis terdapat kecenderungan peningkatan titer Anti Streptolisin O, sebuah antibodi terhadap antigen Streptolisin O yang dihasilkan oleh bakteri Streptokokus β Hemolitikus grup A. Bakteri yang juga diketahui menjadi agen penyebab pada penyakit jantung infeksi. Tujuan: Mengetahui dan menginterpretasikan nilai ASTO pasien tonsilitis pre dan paska tonsiloadenoidektomi dengan riwayat endokarditis infeksi Laporan Kasus: Seorang anak perempuan 15 tahun dilaporkan dengan tonsilitis kronis dan post infective endocarditis definite. Pada pasien dilakukan pengukuran titer ASTO sebelum dan sesudah tindakan tonsiloadenoidektomi. Setelah dilakukan tonsiloadenoidektomi didapatkan bahwa titer ASTO menjadi negatif. Kesimpulan: Tonsiloadenoidektomi pada pasien dengan tonsilitis kronis dapat menurunkan kadar ASTO dan reaktivasinya sehingga dapat menghindari resiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan Streptokokus β Hemolitikus grup A
Osteoporosis yang Disebabkan oleh Hipertiroid Christianto, Daniel
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p713-723.2023

Abstract

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan densitas mineral tulang yang rendah, mikroarsitektur jaringan tulang yang rusak sehingga berdampak pada kejadian patah tulang. Sekitar 200 juta wanita di dunia menderita osteoporosis dengan prevalensi osteoporosis tertinggi berturut-turut terjadi di benua Afrika (39,5%), Eropa (18,6%), Asia (16,7%), Australia (13,5%), dan Amerika (12,4%). Menurut Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) sekitar 41,8% pria dan 90% wanita menderita osteoporosis. Sedangkan menurut WHO, 28,8% pria dan 32,3% wanita mengalami osteoporosis. Salah satu penyakit yang menyebabkan osteoporosis adalah hipertiroid, di mana sekitar 300 juta orang di dunia dilaporkan menderita kelainan tiroid, bahkan lebih dari setengahnya tidak menyadari hal tersebut. Tujuan: Penulisan artikel ini bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang risiko terjadinya osteoporosis yang disebabkan oleh hipertiroid sehingga dapat memberi perhatian khusus pada individu yang mengalami hipertiroid guna mengurangi risiko terjadinya patah tulang dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode: tinjauan pustaka. Hasil: osteoporosis dapat disebabkan oleh hipertiroid karena adanya pemendekan siklus remodeling tulang dan pergantian tulang yang semakin cepat. Kesimpulan: seseorang yang mengalami hipertiroid disarankan untuk melakukan deteksi dini terkait osteoporosis.
Persepsi dan Kepekaan Keluarga Balita Stunting di Kabupaten Solok Tahun 2023 Rina, Rina; Serudji, Joserizal; Yusrawati, Yusrawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1005-1013.2023

Abstract

Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (menggali dan mengungkapkan) makna, arti dan nilai stunting bagi keluarga di Kabupaten Solok. Metode: desain penelitian kualitatif dengan pendekatan penomenologis. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Solok, pada bulan September – November 2022. Informan yaitu keluarga balita stunting (Ibu dan ayah), Bidan, Kader, Bagian Gizi dan Wali Nagari dengan tehnik penentuan informan menggunakan  metode Snowball. Hasil: Hasil penelitian ditemukan  tentang persepsi keluarga memaknai stunting sebagai anak pendek dan kurang gizi. keluarga menyadari kondisi anaknya yang pendek, tapi menganggap anaknya yang pendek ini bukan karena stunting melainkan karena faktor keturunan.  Keluarga belum mengetahui penyebab dan dampak stunting dan masih ada perilaku negatif keluarga dalam memutuskan pilihan berobat. Hasil penelitian megenai kepekaan keluarga, terdapat orang tua yang menyadari bahwa anak nya pendek namun tidak mengetahui bahwa anaknya stunting. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu persepsi keluarga yang kurang tepat tentang stunting dan kepekaan  keluarga mengenai Stunting di Kabupaten Solok Tahun 2023
Korelasi Hemoglobin A1c dengan Red Blood Cell Distribution Width pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 satriany, putri; Husni, Husni; Desiekawati, Desiekawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p627-632.2023

Abstract

Latar Belakang: Hemoglobin A1c (HbA1c) digunakan untuk menilai kontrol glikemik pasien diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Kondisi hiperglikemia kronik akan mengubah sifat struktural dan fungsional eritrosit sehingga menimbulkan gangguan mikrosirkulasi. Red blood cell distribution width (RDW) menggambarkan variasi ukuran eritrosit, dianggap berperan untuk menilai komplikasi vaskular pasien DMT2. Tujuan: Menganalisis korelasi HbA1c dengan RDW pada pasien DMT2. Metode: Penelitian analitik potong lintang pada 60 pasien DMT2 di RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Maret 2022 hingga Maret 2023. Subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan pemeriksaan HbA1c menggunakan metode boronate affinity dan nilai RDW didapatkan secara kalkulasi dari alat hematologi otomatis. Korelasi HbA1c dengan RDW dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson (p<0,05). Hasil: Subjek penelitian terbanyak adalah laki-laki (51,7%) dengan rerata usia 58,13 (10,45)tahun. Rerata kadar HbA1c adalah 8,5 (1,72) % dan rerata RDW adalah 13,5 (1,2)%. Hemoglobin A1c berkorelasi sedang dengan RDW (r=0,562; p<0,001). Diskusi: Terdapat korelasi positif sedang antara HbA1c dengan RDW pada pasien DMT2. Peningkatan HbA1c, peningkatan osmolaritas eritrosit, stres oksidatif, dan inflamasi akan menyebabkan penurunan deformabilitas, peningkatan agregasi dan penurunan fluiditas membran eritrosit. Perubahan tersebut menimbulkan gangguan mikrosirkulasi dan mengakibatkan komplikasi diabetes. Simpulan: Terdapat korelasi positif sedang antara HbA1c dengan RDW pada pasien DMT2.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue