cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
RANCANG BANGUN ALAT CUTTING BOTOL KACA I Gusti Ngurah Ardana
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 2 (2016): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.637 KB)

Abstract

Minuman keras sampai saat ini masih banyak dikonsumsi baik wanita maupun pria, yang berdampak semakin banyak limbah dari botol kaca yang dibuang percuma, maka kebutuhan akan gelas wadah minuman keras akan semakin meningkat. Untuk memfungsikan kembali botol yang dibuang maka dirancang alat untuk memotong botol kaca dimana alat tersebut digerakkan secara manual. Spesifikasi alat cutting botol kaca ini adalah dengan dimensi ukuran panjang rangka 880 mm, lebar 200 mm, dan tinggi 240 mm. Rancang bangun alat cutting botol kaca ini menggunakan penggerak berupa spindle yang terbuat dari bahan besi pejal dengan diameter 15 mm, yang digerakkan secara manual dan pisau pemotong menggunakan pisau kaca merk Toyo Japan TC-30 dengan panjang 174 mm kapasitas potongnya 1,6 mm, juga menggunakan chuck rahang tiga dengan panjang rahang penjepit 115 mm sebagai pencekam botol kaca. Waktu yang dibutuhkan dalam proses pemotongan dengan menggunakan alat ini adalah rata-rata 3,35 menit untuk botol bir bintang besar dan 4,2 menit untuk botol absolut vodka.
ANALISIS POLA RETAK DAN MEKANISME KEGAGALAN BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN LENTUR LEMBAR CFRP I Made Suardana Kader; I Made Jaya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 3 (2013): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.476 KB)

Abstract

Carbon Fibre Reinforced Polymer (CFRP) sebagai material perkuatan pada balok, kolom, joint balokkolom dan struktur lainnya seperti pasangan bata telah terbukti cukup mudah dan efektif untuk diterapkan. Penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis perilaku balok beton bertulang dengan perkuatan CFRP dengan mutu beton (f’c) dan jumlah lapis lembar CFRP yang berbeda terhadap kapasitas beban, deformasi, pola retak, tegangan pada baja, epoxy, beton dan CFRP serta mekanisme kegagalan. Mengingat pengujian laboratorium untuk mengetahui pengaruh beberapa parameter membutuhkan biaya yang relatif mahal, maka pemodelan dan analisis finite element dipilih dalam penelitian ini. Balok-T standar Bina Marga dengan skala 1:4 dengan 4 titik beban yang sebelumnnya ditest di Laboratorium Struktur, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Udayana, dipilih sebagai balok acuan dalam pemodelan dan analisis dengan program FEA LUSAS yang berbasis finite element. Model ini kemudian dikembangkan dengan memvariasikan jumlah lapis CFRP dan mutu beton sehingga menjadi 12 buah model. Semua model ini dibagi dalam tiga kelompok mutu beton yaitu f’c=14,5 MPa, 21,7 MPa dan 31,2MPa. Pada setiap kelompok mutu beton terdiri atas 4 buah model balok-T yaitu satu buah balok-T tanpa perkuatan dan tiga buah balok-T dengan perkuatan 1, 2 dan 3 lapis lembar CFRP. Balok-T dengan f’c = 14,5 MPa yang diperkuat dengan 1 lapis dan 2 lapis CFRP mengalami kegagalan pengelupasan pada ujung CFRP yang didahului oleh pengelupasan CFRP pada tengah bentang, sedangkan pada mutu beton dengan f’c = 21,7 dan f’c = 31,2 MPa menunjukkan mekanisme kegagalan yang sama yaitu terjadi pengelupasan pada ujung CFRP yang didahului oleh kegagalan perekat (epoxy). Untuk balok-T tanpa perkuatan, seluruh mutu beton menunjukkan mekanisme kegagalan “under reinforced” yaitu kegagalan beton yang didahului dengan lelehnya baja tulangan.
Bearing Capacity Analysis of Bridge Foundation Based on Cone Penetration Test Data and Soil Parameters Data Muhammad Yunus; Zahrin F. Syahdinar
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 19 No 3 (2019): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2712.631 KB) | DOI: 10.31940/logic.v19i3.1471

Abstract

One that deserves the attention of planners in designing a bridge structure is the design of the substructure. This is due to the fact that the structure below determines the quality and service life of a bridge and at present many cases of bridge structure failures are caused by failures of the substructure in holding the load acting on the bridge The aim of this research to test the characteristics of the soil and calculate bearing capacity of the foundation based cone penetration testing data and soil parameters at the Aifa bridge construction field in Fafurwar District, Teluk Bintuni Regency, West Papua Province. From the results of testing the soil characteristics in the laboratory, the type of soil at point 1 is the type of good to bad graded sand soil (SW-SP) with a water content of 17.72%, specific gravity 2.98, liquid limit (LL) = 16,746% included in the non-plastic category. While the location of point 2 is obtained from good to bad graded sand soil type (SW-SP) with a water content of 28.52%, specific gravity 2.73, liquid limit (LL) = 16.746% including the non-plastic category. To analysis of the calculation of the bearing capacity of the foundation Aifa bridge using data from the sondir test results for point 1 was obtained allowable bearing capacity (Qall) is 4.610,44 kN and for point 2 was obtained allowable bearing capacity (Qall) is 3.598,43 kN. For calculating bearing capacity of the foundation using soil parameter data for point 1 was obtained bearing capacity allowable (Qall) is 2.209,93 kN and for point 2 was obtained allowable bearing capacity (Qall) is 655,41 kN
PENENTUAN PENJURUSAN SISWA SMA DENGAN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC METODE MAMDANI Ni Made Karmiathi
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 3 (2015): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.622 KB)

Abstract

Logika fuzzy memiliki beberapa kelebihan yakni mudah dimengerti, memiliki toleransi terhadap data-data yang kurang tepat, mampu memodelkan fungsi-fungsi non linier yang sangat kompleks, dapat membangun dan mengaplikasikan pengalaman-pengalaman para pakar secara langsung tanpa melalui proses pelatihan, dapat bekerja sama dengan teknik-teknik kendali konvensional dan didasarkan pada bahasa alami. Dengan kelebihan-kelebihan tersebut logika fuzzy telah diaplikasikan untuk penyelesaian masalah di berbagai bidang. Salah satunya di antaranya adalah penentuan penjurusan siswa SMA, menggunakan metode Mamdani, dengan 4 variabel input dan 2 variabel output. Variabel input terdiri dari nilai IPA (NIPA), nilai IPS (NIPS), IQ dan minat. Sedangkan variabel output meliputi IPA dan IPS. Keputusan didapat dari perbandingan nilai variabel output IPA dan IPS. Jika output IPA yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan output IPS maka siswa tersebut masuk pada jurusan IPA, jika sebaliknya masuk jurusan IPS, sedangkan jika output IPA dan IPS bernilai sama maka penentuan penjurusan dilakukan sepenuhnnya oleh pihak guru/sekolah.
STUDI POLA PENGELOLAAN ENERGI BIOGAS SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF PADA KELOMPOK TERNAK DI DESA TUNJUK TABANAN I Wayan Raka Ardana; I.A.D Giriantari; Rukmi Sari Hartati
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 1 (2013): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.482 KB)

Abstract

Teknologi biogas merupakan teknologi yang digunakan untuk mengolah limbah organik menjadi sumber energi terbarukan dalam bentuk gas bio. Gas bio dihasilkan dengan proses perombakan dan fermentasi bahan-bahan organik seperti kotoran ternak oleh mikroorganisme di dalam ruang kedap udara (digester). Biogas layak digunakan sebagai energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi dalam kehidupan sehari-hari seperti energi panas untuk memasak, dan energi listrik. Kajian terhadap pengelolaan potensi biogas di Desa Tunjuk Tabanan dihasilkan biogas sebesar 40.644 m3/tahun dan Program Simantri 10 m3 per hari, dan pupuk organik padat 40 kg/hari, cair 20 lt/hari. Secara ekonomis berdampak pada pendapatan kelompok ternak per hari Rp. 97.600,- . Dari hasil analisis SWOT kelompok ternak program Simantri diperoleh alternatif strategi dan rancangan mekanisme untuk mengembangkan pengelolaan sistem biogas adalah : membenahi struktur organisasi dan pengelola, meningkatkan kualifikasi dan kinerja pengelola, meningkatkan sosialisasi dan permodalan, kerjasama dengan pihak lain.
TOPOGRAPHY & CROSS SECTION MEASUREMENT FOR CALCULATING THE COASTAL BORDER Gede Yasada; Ida Bagus Putu Bintana
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 18 No 2 (2018): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.009 KB) | DOI: 10.31940/logic.v18i2.976

Abstract

The coastal border is a land along of the shoreline, in which its wide is proportional to the shape and physical condition of the beach, at least 100 meters from the high water level towards the land. This research is based on the results of topography and cross section measurement work at Berawa Canggu Beach, Badung Bali, followed by calculation, drawing and reporting. The required data is the existing base data in the planned area in full to find the position of High Water Level in the field which will be used for the reference of the boundary limit for the coastal planning. The results obtained from this research are: the coastal border position is measured from BM W.3 along 55.1712 meters into the land of ownership and the coastal border position is measured from BM W.4 along 50.6926 meters into the land of ownership.
KLUSTERING BERBASIS PROTOTIPE DENGAN METODE FUZZY C-MEANS Putu Manik Prihatini
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 1 (2015): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.66 KB)

Abstract

Pengenalan pola mengklasifikasikan objek ke beberapa kelas atau kategori dan mengenalikecenderungan data. Pada pengenalan pola tidak terbimbing seperti klustering, vektor fitur pelatihan dan kelaskelastujuan belum diketahui. Fuzzy C-Means (FCM) adalah suatu teknik pengklusteran data, keberadaan tiaptiaptitik data dalam suatu kluster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Metode FCM diterapkan pada penelitianini untuk melakukan pengelompokkan industri kecil. Proses klustering membutuhkan inisialisasi berupa sepuluhindustri kecil dengan dua kriteria yaitu modal awal dan rata-rata penjualan, serta parameter yang diperlukan.Proses diawali dengan melakukan pembangkitan matriks partisi U, kemudian menghitung pusat kluster,menghitung fungsi objektif dan melakukan perubahan matriks partisi U yang digunakan untuk iterasi berikutnya.Berdasarkan fungsi objektif yang diperoleh, dilakukan pengecekan apakah fungsi objektif sudah di bawahparameter error rate. Dengan parameter error rate yang ditentukan sebesar 0,000016 proses klusteringdihentikan pada iterasi tiga puluh tiga. Hasil akhir klustering mengelompokkan data industri ke dalam tigakelompok kluster yaitu kluster 1 (Industri 5 dan 7), kluster 2 (Industri 8, 9 dan 10), dan kluster 3 (Industri 1, 2, 3,4 dan 6).
PENGARUH BAHAN BAKAR SOLAR KOTOR TERHADAP PIRINGAN SEPARATOR DAN PERAWATAN SEPARATOR MESIN WARTSILA TYPE 8R32D Hairian Rahmadi; Sudirman Sudirman
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 2 (2016): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1871.515 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel ( PLTD ) Sukaharja merupakan unit pembangkit listrik milik negara yang bertempat di kota Ketapang Kalimantan Barat. Dibangun dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik di masyarakat kabupaten Ketapang dan sekitarnya. Pemadaman yang sering terjadi di Kabupaten Ketapang karena sering terkendalanya mesin PLTD, hal tersebut menimbulkan keluhan di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan bakar solar kotor terhadap piringan saparator dan untuk mengetahui cara perawatan separator. Adapun salah satu hasil Indikator masalah yang terjadi pada Separator BBM adalah partikel kotoran yang mana kotaran tersebut menempel pada piringan separator dan menyumbat aliran minyak yang akan disuplay ke daily tank dan mengakibatkan Separator / Bowl Hood yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Adapun perawatan membersihkan piringan Separator secara berkala yaitu beroperasi selama 125 jam / satu semiggu sekali, jika tidak piringan Separator tersebut kotor dan akan terjadi penyumbatan
The Implementation of Rectifier Technology For Small Scale Industries Producing Exhaust Pipe in Purbalingga Eddy Triyono; S Setyowati Rahayu; Vonny SA Budiarti; Bambang Sumiyarso
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 19 No 2 (2019): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.681 KB) | DOI: 10.31940/logic.v19i2.1417

Abstract

Purbalingga Regency Government policy to include exhaust pipe as one of the region's leading commodities is considered as one finest step. Various types of motor vehicle are produced and as a result small industry engaged in motor vehicle spare parts are emerging, including exhaust parts. The choice of technology with the metal industry, especially the exhaust in Purbalingga aims to improve the competitiveness of regional superior competency-based industries, namely revitalizing the industrial sector in order to exist and be able to develop, and be able to transfer technology about improving exhaust quality which has an impact on increasing the exhaust industry's income. The exhaust products from SMEs have exclusivity in the tip of exhaust pipe that is coated with metal, thus improve the appearance and quality of the exhaust. But the exhaust product with a variety of metal coated parts turned out to be incompatible with industry standards, which consequently the quality of the results of the dull metal coating process, easy to peel and rusty. For this reason, Semarang State Polytechnic implements rectifier equipment for metal coating. The methods used were the founding of an Institution Forum for the Purbalingga Exhaust Cluster Association, metal coating technique training for workers, operating tests, operational procedures and operational assistance. The results obtained are rectifiers for metal coating with current outputs of 10 A, 20 A, 30 A, 40 A, 50 A.
UJI KARAKTERISTIK SEMPROTAN BIODIESEL MINYAK BIJI PINANG DAN UNJUK KERJA PADA MESIN DIESEL SILINDER TUNGGAL PUTARAN STATIONER I Ketut Kariada; I Gusti Bagus Wijaya Kusuma; I Wayan Widiyarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 3 (2015): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.761 KB)

Abstract

: Bahan bakar nabati semakin populer ketika bahan bakar fosil mulai mengalami fluktuasi harga seiring menipisnya persediaan minyak dunia. Telah banyak penelitian yang dilakukan untuk menemukan bahan-bahan sebagai pengganti minyak bumi terutama solar, salah satunya adalah biji pinang. Biji pinang diolah menjadi minyak, dimana di pasaran dikenal dengan sebutan minyak atsiri, telah dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pengganti solar. Penelitian ini menitikberatkan tentang proses pengolahan biji pinang untuk menjadi bahan baku biodiesel dan meneliti karakteristik fisika dan karakteristik semprotan biodiesel, yang meliputi sudut semprotan, panjang tip penetrasi dan ukuran butir. Karakteristik biodiesel dari minyak biji pinang dibandingkan dengan minyak solar, serta pengujian unjuk kerja pada mesin diesel silinder tunggal dengan presentasi campuran biodiesel 5% dan minyak solar 95%, biodiesel 10% dan minyak solar 90%, biodiesel 15% minyak solar 85%, biodiesel 20% minyak solar 80%, biodiesel 100% dan minyak solar 100%. Data penelitian menunjukkan bahwa karaktertistik fisika biodiesel minyak biji pinang lebih rendah 15% jika dibandingkan dengan minyak solar. Pengujian karakteristik semprotan menunjukkan bahwa prosentase 100%BD memiliki panjang tip penetrasi mencapai 197 mm dan sudut yang terbentuk 130, lebih baik bil dibandingkan dengan minyak solar. Pada pengujian unjuk kerja, nilai sfc terendah terjadi pada campuran 20%BD.