cover
Contact Name
Prama Wahyudi
Contact Email
pramawahyudi@lptik.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltpa@fateta.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 14101920     EISSN : 25794019     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas (JTPA) adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). JTPA diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Cakupan artikel Jurnal Teknologi Pertanian Andalas adalah: Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Pertanian Agro-Industri, Teknologi Pangan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBERI PAKAN AYAM CERDAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Renny Eka Putri; Madani Putra; Khandra Fahmy
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.27-37.2022

Abstract

Pakan merupakan faktor paling utama dalam peternakan ayam yaitu untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Maka dari itu pemberian pakan yang rutin sesuai waktu dan jumlah yang ideal akan bisa membuat peternakan ayam bisa berkembang maksimal dan menguntungkan. Pemberian pakan yang dilakukan rutin akan lebih memudahkan jika ada alat otomatis yang bisa dikembangkan dalam bentuk alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis internet of thing (IoT). Tujuan penelitian adalah rancang bangun alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis IoT, merancang sistem kontrol alat, melakukan kalibrasi alat pemberi pakan ayam cerdas, dan manganalisis hasil kinerja alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis IoT. Penelitian ini melakukan perancangan alat pakan ayam dikhususkan untuk ayam kampung dan jenis pakan jagung giling. Alat ini memiliki kerangka yang bahannya dari kayu dan triplek, serta sistem kontrol. Sistem kontrol terdiri dari NodeMCU ESP8266, sensor ultrasonik HCSR04, motor Servo, modul RTC, modul adaptor MB102 power supply, dan aplikasi blynk sebagai user interface dan platform IoT. Hasil kalibrasi menunjukkan kebutuhan daya alat 5,278 Watt. Kalibrasi menunjukkan secara keseluruhan sistem bekerja sempurna dengan nilai R2 sensor ultrasonik  0,9999. Hasil uji kinerja alat didapatkan persentase hasil keluaran pakan rata-rata 95,710 % dan persentase kehilangan pakan rata-rata 4,290 %.  Rata-rata error hasil keluaran pakan 1,351% dan delay pemberian selama 3 detik. Persentase pakan sisa yang didapatkan selama pengujian yaitu interval 1,370%-2,283%. Pemberian pakan pada alat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan ayam kampung
PERTUMBUHAN BIOMASSA DAN PENYISIHAN COD MENGGUNAKAN SEQUENCING BATCH BIOFILM REACTOR (SBBR) PADA LIMBAH GREY WATER Kiki Ramadanti; Shinta Elystia; David Andrio
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.8-16.2022

Abstract

Grey water berasal dari kegiatan mencuci, mandi dan memasak yang umumnya langsung dibuang ke saluran drainase maupun badan air penerima. Karakteristik greywater pada umumnya mengandung senyawa organik yang tinggi, sehingga diperlukan pengolahan agar tidak mencemari badan air, salah satu nya menggunakan sequencing batch biofilm reactor (SBBR) dengan tambahan biomassa mikroalga Chlorella sp. Senyawa organik yang terdapat dalam grey water akan dimanfaatkan oleh mikroalga sebagai sumber nutrisi. Tujuan penelitian adalah (1) Mengetahui jumlah maksimum sel mikroalga Chlorella sp. yang terlekat dan tersuspensi, (2) Memperoleh jumlah media biocarrier Kaldness 1 (K1) dan waktu reaksi terbaik dalam penyisihan COD pada grey water. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan jumlah media biocarrier Kaldness 1 (K1) (0, 20, 40, dan 60%) serta waktu reaksi (60, 90 dan 120 menit) dengan variable tetap waktu pengisian 90 menit, pengendapan 45 menit, pemisahan 45 menit, waktu diam 120 menit dan dilakukan dengan empat siklus, suspensi alga 25% serta kecepatan pengadukan 60 rpm. Hasil penelitian menunjukkan jumlah sel mikroalga Chlorella sp. berbasis suspensi dan terlekat berturut-turut adalah 1,73 × 106 sel/ml  dan  1,32 × 106 sel/ml. Penyisihan COD terbaik terjadi pada jumlah media biocarrier Kaldness 1 (K1) 20% dan waktu reaksi selama 120 menit. Konsentrasi akhir COD diperoleh 64 mg/L dan efisiensi sebesar 78%.
PENGARUH KONSENTRASI GLISEROL TERHADAP KARATER FISIK DAN KEMAMPUAN ANTIMIKROBA EDIBLE FILM BERBASIS PATI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN YOGURT Risa Meutia Fiana; Alfi Asben
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.102-107.2022

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan adalah pembuatan edible film dengan penambahan yoghurt yang bersifat antimikroba berbahan dasar pati jagung. Edible film mampu menghambat pertumbuhan bakteri yaitu Escherichia coli dan Candida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya konsentrasi gliserol sebagai plasticizer yang sesuai dengan karakteristik sifat fisik dan aktivitas antibakteri dalam pembuatan edible film berbahan dasar pati jagung dengan penambahan yoghurt sebagai antibakteri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Konsentrasi gliserol dapat mempengaruhi sifat fisik dari edible film yang ditambahkan dengan yoghurt. Konsentrasi penambahan gliserol yang sesuai dalam pembuatan edible film dengan penambahan yoghurt yaitu 12% yang berpengaruh nyata terhadap sifat fisik yaitu ketebalan dan kekuatan tarik, dan elongasi.
FERMENTASI Aspergilus sp UNTUK PENINGKATAN RENDEMEN DAN MUTU MINYAK ATSIRI LIMBAH INDUSTRI SIRUP KALAMANSI Tuti Tutuarima; Dewi Handayani; Budiyanto Budiyanto; Ade Tri Hartawi
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.84-91.2022

Abstract

Orange peel is one of byproduct from the kalamansi syrup industry. Orange peel oil is stored in the oil gland of the skin (flavedo). Orange peel contains cellulose, hemicellulose, pectin and other components. Degradation carried out by biological agents such as bacteria and fungi can increase oil yield. This study aimed to determine the effect of fermentation time and the amount of inoculum on the yield of orange oil. This study consisted of two factors, namely the length of fermentation (2 days, 4 days, 6 days) and the number of inoculums (2.5%, 5%, 7.5%). The data obtained were analyzed using ANOVA and DMRT methods. The results showed that the length of fermentation time and the number of inoculums had a significant effect on the increase in yield and had no significant effect on the quality characteristics of the essential oil of kalamansi orange peel. The highest yield was obtained at 4 days fermentation with an inoculum of 7.5%.
ANALISIS MONITORING DAN KONTROL NILAI KELEMBABAN TANAH DENGAN SISTEM SMART FARMING DAN SOIL METER I Made Dimas Heriyawan; Kadek Dwitya Widnyana; Kadek Dwi Satya Adi Darma; I Made Budiada; Ida Bagus Irawan Purnama
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.92-101.2022

Abstract

Kelembaban tanah merupakan air yang tersimpan di antara pori-pori tanah. Tingkat kelembaban tanah dapat mempengaruhi tanaman maupun hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis monitoring dan kontrol kelembaban tanah dengan sistem smart farming dan soil meter. Prototipe smart farming yang diusulkan adalah untuk monitoring dan kontrol melalui aplikasi mobile berbasis Blynk. Dalam hal ini, pada saat kelembaban tanah berada di bawah 40% maka alat akan mengirimkan sebuah notifikasi yang menginformasikan bahwa tanah dalam keadaan kering lalu pompa akan hidup untuk menyiram tanah tersebut. Hasil yang didapat adalah nilai selisih dari smart farming dengan soil meter dan nilai presentase kesalahan smart farming dengan soil meter untuk tiga jenis tanah berbeda yaitu mediteran, aluvial, dan humus. Penelitan ini menghasikan nilai rata-rata selisih smart farming dengan soil meter sebesar 3% dan nilai rata-rata presentase kesalahan sebesar 13% yang berarti nilai smart farming cukup mendekati nilai soil meter. Dengan prototipe sistem monitoring dan kontrol ini maka diketahui kapan sebaiknya tanaman disiram sehingga kualitas tumbuh kembang tanaman diharapkan menjadi optimal. 
FORMULASI PEMBUATAN BODYSCRUB BERBAHAN DASAR BERAS KETAN PUTIH (Oryza sativa var glutinous) DAN MADU Nina Hairiyah; Nuryati Nuryati; Fitri Nordiyah
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.53-60.2022

Abstract

Bodyscrub merupakan bentuk sediaan cair maupun setengah padat yang berupa sediaan emulsi, bodyscrub bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati, kotoran dan membuka pori-pori sehingga dapat bernapas serta kulit menjadi cerah. Bahan tambahan alami yang dapat membantu kualitas bodyscrub adalah beras ketan putih dan madu, dimana beras ketan putih memiliki kandungan antioksidan yang mampu mempercepat produksi kolagen dan berperan dalam elastisitas kulit. Tambahan madu pada produk bodyscrub berperan sebagai vitamin yang dapat memberikan kelembapan kulit dan memperbaiki kulit yang kusam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi bahan terbaik dan karakterisasi produk bodyscrub dengan bahan dasar utama beras ketan putih dan madu. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan sampel beras ketan putih dan madu sebesar 1,53%, 3,07%, dan 4,6%. Produk yang dihasilkan dilakukan pengujian sifat fisik organoleptik (warna, aroma, dan tekstur), uji kelembapan kulit, iritasi kulit, pH, skrining fitokimia dan kestabilan emulsi. Formulasi terbaik produk bodyscrub berbahan dasar beras ketan putih dan madu adalah formulasi 4,6% memiliki warna egg shell, aroma sangat berbau beras ketan putih dan madu, tekstur sangat banyak butiran scrub, pH 7, sebanyak 93% dari 15 panelis tidak terjadi iritasi, nilai rata-rata kelembapan kulit sebesar 13,46%, serta memiliki nilai kestabilan emulsi sebesar 61,14%.
PERANCANGAN ALAT PENYIRAM LAHAN BAWANG MERAH BERBASIS TEKNOLOGI SOLAR FOTOVOLTAIK Nurwidiana Nurwidiana; Wiwiek Fatmawati; Affan Rifa’i
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.61-70.2022

Abstract

Menipisnya energi fosil dan isu lingkungan mendorong untuk beralih ke teknologi berbasis renewable energy. Pengembangan teknologi di berbagai sektor harus mengarah pada upaya penggunaan energi berkelanjutan. Sektor pertanian memerlukan banyak teknologi untuk membantu meningkatkan efisiensi produksi, salah satunya alat penyiram bawang. Penelitian ini mendesain alat penyemprot tanaman bawang berbasis energi surya dengan teknologi solar photovoltaic (PV).  Pengembangan desain dilakukan berdasar metode perancangan dan pengembangan  desain generik. Desain alat penyiram bertenaga surya mengunakan pompa DC 12 volt dengan sumber energi dari dari solar PV 50wp  dan baterai 12V 20Ah sebagai penyimpan daya untuk cadangan. Dari pengujian fungsional alat yang dirancang dapat diproduksi dan bekerja sesuai fungsinya. Dari analisa ekonomi alat mampu menghasilkan penghematan biaya penyiraman 89%. Biaya pembuatan alat akan mencapai break event point setelah penggunaan selama 19 hari. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menggukur energi listrik yang dihasilkan sistem PV dan mengopimalkan desain alat.
SUBSTITUSI BUBUK AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) DENGAN TEPUNG BERAS DALAM PEMBUATAN KUE CHIFFON Michael Ricky Sondak; Evita Mei Kusumaningrum
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.108-114.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kue chiffon dengan bahan dasar bubuk ampas kelapa, yang dicampur dengan tepung maizena dan bahan lainnya untuk menggantikan tepung beras. Uji organoleptik dilakukan dengan tiga kali pengulangan dan masing-masing memiliki konsentrasi yang berbeda juga. Uji organoleptik dilakukan dengan 30 panelis tidak terlatih yang sama dengan membagikan kuesioner dengan penilaian menggunakan Skala Likert. Uji organoleptik dilakukan untuk menilai warna, aroma, rasa dan tekstur dari kue chiffon. Ada 4 jenis konsentrasi bubuk ampas kelapa dengan konsentrasi 0%, 40%, 50%, dan 60%. Dari hasil uji organoleptik panelis paling menyukai kue chiffon dengan konsentrasi 50% yang memiliki warna sedikit gelap, aroma wangi kelapa, rasa manis dan gurih dari kelapa, dan tekstur lembut sedikit lebih  kasar
SIFAT KIMIA DAN KINETIKA DEGRADASI TERMAL ANTIOKSIDAN JUS MELON (Cucumis melo L.) KULTIVAR GAMA MELON PARFUM Supriyadi Supriyadi; Fadilah Husnun; Budi Setiadi Daryono
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.71-83.2022

Abstract

Sebagai salah satu kultivar melon lokal unggul, melon kultivar Gama Melon Parfum (GMP) sangat potensial karena mengandung antioksidan alami. Melon GMP dapat dikonsumsi dalam bentuk jus dan dinikmati oleh masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari sifat-sifat jus melon GMP serta mengevaluasi nilai D dan Z sifat antioksidannya yang meliputi kandungan total fenolik, vitamin C, dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan dua faktor yaitu variasi suhu (65, 77, 88, 92 oC) serta waktu (0, 10, 20, dan 30 menit) pasteurisasi dengan pengulangan sampel sebanyak tiga kali. Hasil menunjukkan bahwa proses pasteurisasi dapat mempengaruhi sifat-sifat jus melon GMP yaitu dapat mendegradasi aktivitas antioksidan, kandungan total fenolik, vitamin C, serta total asam berturut-turut sebesar 51%; 16,8%; 84%; dan 296%. Akan tetapi nilai pH jus melon meningkat setelah dipasteurisasi dengan persentase 1,6%. Kinetika degradasi aktivitas antioksidan dapat didekati dengan menggunakan kinetika reaksi orde pertama dapat didekati dengan menggunakan kinetika reaksi orde pertama. Rentang nilai D aktivitas antioksidan, total fenolik, dan  vitamin C berturut-turut adalah 97,09-714,29 menit, 400-1666,67 menit, dan 38,76-222,22 menit. Nilai Z berturut-turut sebesar 32,15; 46,95; dan 37,04 °C. Ketiga parameter yang dievaluasi memiliki sifat sensitif terhadap perlakuan termal.Kata kunci— Aktivitas antioksidan, Kinetika degradasi termal, Jus melon, Gama Melon Parfum, Pasteurisasi
KAJIAN KOMBINASI KONSENTRASI KARAGENAN DAN JERUK NIPIS PADA PEMBUATAN JELLY DRINK LABU SIAM (Sechium edule Sw) Dina Uliana Rosyda; Bambang Sudarmanto; Ainu Rahmi
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.1-7.2022

Abstract

Produksi labu siam di jawa timur pada tahun 2018 mencapai 24.015 ton . Pada umumnya masyarakat mengkonsumsi labu siam hanya sebagai sayur atau lalapan. Tidak banyak masyarakat yang menyukai labu siam ini karena masyarakat belum mengetahui manfaat dari sayur tersebut. Selain itu, labu siam memiliki harga jual yang relatif murah sehingga perlu dilakukan pengolahan produk untuk meningkatkan harga jual labu siam dan meningkatkan minat konsumen yaitu dengan menggunakan sari labu siam untuk pembuatan jelly drink. Jelly drink merupakan minuman gel dengan konsentrasi rendah sehingga mudah di sedot. Pembuatan jelly drink biasanya di buat dengan buah buahan dengan penambahan karagenan, agar atau gelatin. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan jelly drink labu siam dengan kualitas fisik dan organoleptik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi karagenan 0,4, 0,5, dan 0,6%, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi jeruk nipis 1, 3 dan 5%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Friedman  yang di lanjutkan dengan Uji Efektifitas De Garmo dan Analysis of Variant (ANOVA) dengan selang kepercayaan 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Kombinasi perlakuan konsentrasi karagenan dan jeruk nipis yang tepat dengan menghasilkan jelly drink lau siam (Sechium edule Sw) dengan kualitas fisik, dan organoleptik terbaik adalah perlakuan kombinasi karagenan 0,5% dan jeruk nipis 3%.