cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
as_wad82@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : 23377666     EISSN : 25416499     DOI : 10.24256/jpmipa
Core Subject : Education,
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, p-ISSN:2337-7666 and e-ISSN: 2541-6499, is a peer-reviewed open access journal and aims to provide an international forum for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related to mathematics education and natural sciences. The journal consists of high-quality technical manuscripts on advances in the state-of-the-art of mathematics education; both theoretical approaches and practical approaches are encouraged to submit.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Analyze the Implementation of the 2013 Curriculum in the Virtual Biology Learning Process for Teachers at a Madrasah Aliyah Siti Hajar Nasution; Ika Chastanti
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 1 (2022): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accre
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.604 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v10i1.2428

Abstract

Abstract:Implementing virtual learning using technology media is changes. This is a challenge for Biology teachers, especially in implementing the 2013 curriculum. This study analyzed the implementation of the 2013 curriculum in the virtual biology learning process for teachers at a Madrasah Aliyah in Labuhan Batu Regency, North Sumatra. The method used is the descriptive qualitative with subjects in this study were biology teachers who were selected by purposive sampling. Data were collected through interviews and observations. The collected data were then analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that the implementation of the 2013 curriculum in the biology learning process during the Covid-19 pandemic has not been maximized. Teachers still experience obstacles in making and implementing RPP activities in online learning. As a result, learning activities are only centered on the teacher.   Abstrak:Penggunaan media teknologi dalam pembelajaran berkembang dengan pesat. Hal ini menjadi tantangan bagi guru Biologi khususnya dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Penelitian ini menganalisis implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran Biologi secara virtual di salah satu Madrasah Aliyah Swasta di Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah kualitatif deksriptif dengan subjek penelitian guru Biologi yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran Biologi di masa pandemi Covid-19 belum maksimal. Guru masih mengalami hambatan dalam membuat dan melaksanakan kegiatan RPP secara daring. Akibatnya, kegiatan pembelajaran hanya terpusat kepada guru.
Process Oriented Guided Inquiry Learning dalam Mereduksi Miskonsepsi Siswa SMA pada Materi Kesetimbangan Kelarutan Maria - Erna; Sri Haryati; Anggie Oktaviani S
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 1 (2021): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1536.648 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v9i1.792

Abstract

Abstract:The application of the Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) strategy was carried out to reduce students' misconceptions on solubility equilibrium material. The design of this experimental study was a randomized control group pretest-posttest. The evaluation instrument used is a three-tier multiple-choice test using the Certainty of Response Index. The population of this study was 11-grade students one of the public schools in Pekanbaru city. The study sample was determined randomly after the normality test and homogeneity test was carried out. The experimental class was treated with the application of the POGIL learning strategy while the control class was without the implementation of the POGIL strategy. Data analysis for hypothesis testing is done using the right-party t-test. The results showed that tcount <ttable (-0.59 <2.02) can be interpreted that the application of the POGIL strategy can reduce students' misconceptions in the solubility equilibrium material with a reduction in misconceptions by 47.05%.Abstrak:Penerapan strategi Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dilakukan untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi kesetimbangan kelarutan.  Rancangan penelitian eksperimen ini adalah randomized control group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda tiga tingkat dengan menggunakan Certainty of Response Index. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI salah satu sekolah negeri di kota Pekanbaru.  Sampel penelitian ditentukan secara acak setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan penerapan strategi pembelajaran POGIL sedangkan kelas kontrol tanpa penerapan strategi POGIL. Analisa data untuk pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian memperlihatkan thitung < ttabel ( -0,59 < 2,02) dapat diartikan bahwa penerapan strategi POGIL dapat mereduksi miskonsepsi siswa pada materi kesetimbangan kelarutan dengan reduksi miskonsepsi sebesar 47,05 %.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Koordinat Cartesius Menurut Teori Kastolan Ihda Mutimmatul Fitriyah; Lilin Endah Pristiwati; Rofi Qoh Sa&#039;adah; Nikmarocha Nikmarocha; Aning Wida Yanti
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2020): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.555 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v8i2.1002

Abstract

Abstract:Kastolan's theory divides 3 types of errors, namely conceptual, computational, and procedural errors. This study aims to analyze students' errors in solving Cartesian coordinate problems according to Kastolan's theory based on mathematical abilities. The subjects were 9 students of class 8E in a school in Surabaya. The method is descriptive qualitative with a test instrument and interviews. The results showed that conceptual errors were the most common mistakes with 12 answers or 54.5%. The remaining 6 answers or 27.3% procedural errors and 4 answers or 18.2% calculation errors. The conceptual errors of subjects with high, medium, and low mathematical abilities are wrong in determining formulas, theorems, or definitions to answer a problem, errors in using formulas and theorems, or inappropriate definitions. In the calculation error, the subject made an error in calculating the value of arithmetic operation and the placement of the constants-variables. Whereas for procedural errors the subject did not work on the problem in systematic steps.Abstrak:Teori Kastolan membagi 3 jenis kesalahan yaitu kesalahan konseptual, hitung dan prosedural. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita koordinat Cartesius menurut teori Kastolan berdasarkan kemampuan matematika. Subjek penelitian ini adalah 9 orang siswa kelas 8E pada salah satu Sekolah di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling banyak dilakukan yaitu sebanyak 12 jawaban atau 54,5%. Sisanya 6 jawaban atau 27,3% kesalahan prosedur dan 4 jawaban atau 18,2% kesalahan hitung. Pada kesalahan konseptual subjek dengan berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah, salah dalam menentukan rumus, teorema atau definisi. Untuk menjawab suatu masalah, kesalahan penggunaan rumus dan teorema atau definisi yang tidak sesuai. Pada kesalahan hitung subjek melakukan kesalahan dalam menghitung nilai suatu operasi hitung dan penempatan konstanta-variabel. Sedangkan untuk kesalahan prosedural subjek tidak mengerjakan soal dengan langkah-langkah yang sistematis.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Prosedur Newman Sri Hariyani; Verena Cony Aldita
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2020): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.65 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v8i1.805

Abstract

Abstract:Students often make mistakes in changing questions into mathematical models. Based on the results of the interview, the ability of students to solve story problems in the discussion of the Linear Equation System of Two Variables has not reached 50%. This study aims to analyze the types of mistakes made by students of class VIIIA SMP PGRI 06 Malang in solving mathematical story problems based on Newman's procedures. The instrument used was a written test that contained 4 questions and interview questions. The data validity technique used is source triangulation. Analysis of the data used is data reduction, data presentation, and concluding. The results showed: (1) 2 research subjects made mistakes at the reading stage; (2) 5 research subjects made mistakes at the understanding stage; (3) 5 research subjects made a transformation error; (4) 4 research subjects made mistakes at the process skills stage; (5) 5 research subjects made mistakes at the writing of the answers; and (6) 6 research subjects made mistakes at the carelessness stage.Abstrak:Siswa sering melakukan kesalahan dalam mengubah soal ke dalam bentuk model matematika. Berdasarkan hasil wawancara, kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel belum mencapai 50%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIIIA SMP PGRI 06 Malang dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis yang memuat 4 soal uraian dan wawancara. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) 2 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap membaca; (2) 5 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap memahami; (3) 5 subjek penelitian melakukan kesalahan transformasi; (4) 4 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap keterampilan proses; (5) 5 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap penulisan jawaban; dan (6) 6 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap kecerobohan.
Eksplorasi Konsep Matematika dalam Tenun Songket Pandai Sikek Isnaniah Isnaniah; Pipit Firmanti; M Imamuddin
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 1 (2022): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accre
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.705 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v10i1.1991

Abstract

Abstract:Mathematics learning is currently directed at linking mathematical concepts with culture and students' daily activities, commonly referred to as ethnomathematics. Teachers must have a broad understanding to explain the concepts contained in culture, especially in songket Pandai Sikek in learning mathematics. This study explores the mathematical concepts contained in songket Pandai Sikek, a traditional Minangkabau songket. This research is explorative by utilizing the pattern and process of making songket. Data was obtained from documentation and interviews. The results showed that the songket Pandai Sikek has the concept of a flat shape such as a rhombus and isosceles triangle. In addition, the concepts of similarity, congruence, symmetry, comparison, measuring, and counting were also found. These mathematical concepts and activities become the starting point in making the design of mathematics learning based on culture and daily activities.Abstrak:Pembelajaran matematika saat ini diarahkan kepada kegiatan mengaitkan konsep matematika dengan budaya dan aktifitas siswa sehari-hari atau biasa disebut dengan etnomatematika. Guru dituntut memiliki pemahaman yang luas untuk menjelaskan konsep-konsep yang terdapat pada budaya khususnya pada tenun songket Pandai Sikek dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor konsep matematika yang terdapat pada tenun songket Pandai Sikek yang merupakan songket tradisional Minangkabau. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan memanfaatkan pola dan proses pembuatan tenun songket Pandai Sikek. Data diperoleh dari dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pada tenun songket Pandai Sikek terdapat konsep bangun datar seperti belah ketupat dan segitiga sama kaki. Selain itu dijumpai pula konsep kesebangunan, kekongruenan, kesimetrisan, perbandingan, mengukur dan menghitung. Konsep dan aktivitas matematika ini menjadi starting point dalam membuat desain pembelajaran matematika yang berbasis budaya dan aktifitas sehari-hari.
Keefektifan Penerapan Media Pembelajaran Prezi terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Geometri Analitik Ruang Nirfayanti Nirfayanti; Syamsuriyawati Syamsuriyawati
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.355 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v7i2.748

Abstract

Abstract:Students of Mathematics Education on Universitas Muslim Maros are still less active in learning space analytic geometry. This is due to variations in the use of limited learning media and the lack of stimulus to students. This research is quantitative with an experimental method that aims to determine the effectiveness of the application of Prezi in space analytic geometry courses. The research design used was one group pretest-posttest. The subject was a Mathematics Education student who studied space analytic geometry in the academic year 2018/2019. Data collection using questionnaires and tests that have been validated by experts. Data were analyzed descriptively. The results showed that Prezi was effective against student learning outcomes in spatial analytic geometry. Student response was also very good.Abstrak:Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FTIK Universitas Muslim Maros masih kurang aktif dalam belajar geometri analitik ruang. Hal ini disebabkan variasi penggunaan media pembelajaran yang terbatas dan kurangnya stimulus terhadap mahasiswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Prezi pada mata kuliah geometri analitik ruang. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Subjeknya adalah mahasiswa Pendidikan Matematika yang belajar geometri analitik ruang pada tahun akademik 2018/2019. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes yang telah divalidasi oleh para ahli. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Prezi efektif terhadap hasil belajar mahasiswa dalam matakuilah geometri analitik ruang. Respon mahasiswa juga sangat baik.
Systematic Literature Review: Science Self-Efficacy in Science Learning Kartimi Kartimi; Indah Rizki Anugrah; Istiqomah Addiin
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2021): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accred
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.951 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v9i2.2048

Abstract

Abstract:Learning success is often represented by numbers that indicate the extent to which students can achieve educational goals. However, basically, the success is determined by how much effort and their self-efficacy in learning. Therefore, the purpose of this study is to describe students' self-efficacy in learning and teachers' self-efficacy in teaching science. To obtain more comprehensive data and explanations, the Systematic Literature Review method was used in this study. This method is used to analyze 168 articles indexed by Google Scholar. In general, the stages of this research include planning, conducting, and reporting. The research was conducted by referring to three research questions, namely (1) How is the student's self-efficacy in learning science?, (2) How is the teacher's self-efficacy in teaching science, and (3) how is the relationship between self-efficacy and other variables. The results obtained indicate that Science Self-efficacy in students can be raised by familiarizing students to obtain success in learning science while in teachers it is raised through teaching practicum training. This research is expected to provide an overview for researchers and teachers to develop self-efficacy in science learning.Abstrak:Kesuksesan belajar sering direpresentasikan dengan angka yang menunjukkan sejauh mana siswa dapat mencapai tujuan pendidikan. Namun, pada dasarnya kesuksesan terebut ditentukan oleh seberapa besar usaha dan self-efficacy mereka dalam belajar.. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah memaparkan Self-efficacy siswa dalam belajar dan Self- efficacy guru dalam mengajar IPA. Untuk memperoleh data dan penjelasan yang lebih mendalam, metode Systematic Literature Review digunakan dalam penelitian ini. Secara umum tahapan penelitian ini mencakup planning, conducting dan reporting. Penelitian dilakukan dengan mengacu pada tiga pertanyaan penelitian, yaitu (1) Bagaimana Self-efficacy siswa dalam belajar IPA?, (2) Bagaimana Self-efficacy guru dalam mengajar IPA dan (3) Bagaimana keterkaitan antara Self-efficacy dan variabel lainnya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Science Self-efficacy  pada siswa dapat dimunculkan dengan membiasakan siswa untuk memperoleh kesuksesan dalam pembelajaran IPA sedangkan pada guru dimunculkan melalui pelatihan praktikum mengajar.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Aljabar Basri Basri; Thamrin Tayeb; Andi Ika Prasasti Abrar; Fitriani Nur; Andi Dian Angriani
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2020): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.349 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v8i2.1542

Abstract

Abstract:Lembar Kerja Peserta Didik (LPKD) can help students understand the concept of material, both theoretically and in real events that often occur in everyday life. This study tries to determine the development process and quality of LKPD to improve students' understanding the concepts of algebra. The development research used refers to the Plomps model, which includes 4 phases: (a) the initial investigation, (b) the design, (c) the realization, and (d) the test, evaluation, and revision. The product assessment instrument used was the LKPD validation sheet, the LKPD observance sheet, student and teacher response questionnaires, student and teacher activity observation sheets, and tests of students' ability to understand mathematical concepts. The LKPD that was designed and tested on grade VII students at one of the schools in Soppeng had met the criteria of being valid, effective, and practical.Abstrak:Lembar Kerja Peserta Didik (LPKD) berbasis masalah dapat membantu peserta didik memahami konsep materi, baik secara teori maupun dalam peristiwa nyata yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mencoba mengetahui proses pengembangan dan kualitas LKPD matematika berbasis masalah untuk meningkatkan pemahaman konsep aljabar peserta didik. Penelitian pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan Plomp, yang meliputi 4 fase, yaitu: (a) fase investigasi awal, (b) fase desain, (c) fase realisasi, dan (d) fase tes, evaluasi, dan revisi. Instrumen penilaian produk yang digunakan adalah lembar validasi LKPD, lembar pengamatan keterlaksaan LKPD, angket respon peserta didik dan guru, lembar pengamatan aktivitas peserta didik dan guru, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. LKPD yang didesain dan diujicobakan kepada siswa kelas VII di salah satu sekolah di Soppeng telah memenuhi kriteria valid, efektif dan praktis.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika pada SMA Pedesaan dan SMA Perkotaan Yani Djawa; Satri Asma; Tamrin Taher
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.04 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v7i2.1276

Abstract

Abstract:Student errors in solving Mathematical problems are often found by writers in rural schools, and it possibly happened in schools in the city too. This article tries to analyze the mistakes of high school students in rural and urban areas in solving math problems. This research is qualitative with a research location in two schools, each as an interpretation of schools in rural and urban areas. The results found that students in a rural and urban school in principle there an error in solving problems. High school students in urban areas tend to make procedural errors while rural high school students in addition to making procedural errors also tend to make computational skills mistakes. Abstrak:Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal Matematika sering penulis temukan pada sekolah di pedasaan, namun demikian tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada sekolah di perkotaan. Artikel ini mencoba menganalisis kesalahan siswa SMA di Pedesaan dan Perkotaan dalam menyelesaikan soal matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan loaksi penelitian di dua sekolah yang masing-masing sebagai interpretasi sekolah yang berada di pedesaan dan perkotaan. Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa yang bersekolah di pedesaan maupun perkotaan pada prinsipnya ditemukan adanya kesalahan dalam menyelesaikan soal. Siswa SMA di perkotaan cenderung untuk melakukan kesalahan prosedur sedangkan siswa SMA di pedesaan selain melakukan kesalahan prosedur juga cenderung melakukan kesalahan keterampilan komputasi.
The Influence of Creative Thinking and Learning Experience on Higher Order Thinking Skills Asnita Taslim; Suaedi Suaedi; Muhammad Ilyas
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2021): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accred
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1942.103 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v9i2.2068

Abstract

Abstract:Creative thinking is closely related to higher-order thinking skills. Higher-order thinking skills require knowledge and experience by students which developed critically and creatively. Creative thinking is a demand to complete an idea or alternative solutions to everyday life problems. This study is an ex post facto that aims to examine the effect of creative thinking skills on high-order thinking skills of seventh-grade students of Datok Sulaiman Palopo Junior High School. The sample was 70 students from 210, of which 10 students were selected from each class by systematic random sampling technique. The research instrument used is a test of creative thinking skills and a test of higher-order thinking skills. The results show that creative thinking and learning experience has a positive influence and are significant to higher order thinking skills.Abstrak:Berpikir kreatif erat kaitannya dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Dalam berpikir tingkat tinggi dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman peserta didik secara kritis dan kreatif. Berpikir kreatif merupakan suatu tuntutan untuk menyelesaikan suatu ide atau alternatif solusi dalam permasalahan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Sampel penelitian sebanyak 70 siswa yang diambil secara sistematik random sampling dari total populasi 210 siswa kelas VII di salah satu kota di Palopo. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan berpikir kreatif dan tes keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kreatif dan pengalaman belajar berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.  

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 2 (2025): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 1 (2025): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 2 (2024): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2024): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 2 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 1 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 2 (2022): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accr Vol 10, No 2 (2022): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accre Vol 10, No 1 (2022): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accre Vol 9, No 2 (2021): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accred Vol 9, No 1 (2021): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi Vol 8, No 2 (2020): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi Vol 8, No 1 (2020): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi Vol 7, No 2 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi Vol 7, No 1 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2018): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2018): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2017): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2017): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2016): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2016): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2015): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2015): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2014): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2014): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2013): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2013): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam More Issue