cover
Contact Name
Wening Cahyawulan
Contact Email
wening@unj.ac.id
Phone
+6287780818966
Journal Mail Official
jurnal-insight@unj.ac.id
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22529055     EISSN : 25978039     DOI : https://doi.org/10.21009/INSIGHT
Core Subject : Education,
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
PROFIL KEMANDIRIAN REMAJA (Survey di SMA Negeri 39 Jakarta Siswa Kelas XI Tahun Ajaran 2012/2013) Annisa Sukma Hapsari; Atiek Sismiati S; Herdi Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.835 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.01

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tingkat kemandirian remaja di SMA Negeri 39 Jakarta pada siswa kelas XI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis survei. Populasi penelitian berjumlah 400 siswa. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kemandirian berdasarkan teori Steinberg. Uji instrumen penelitian menggunakan Product Moment. Hasil uji validitas 60 butir pernyataan menghasilkan 40 butir valid dan 20 butir tidak valid (drop). Uji reliabilitas dengan rumus Alpha Cronbach single trial dengan korelasi item total didapat hasil 0,898 yang berarti bahwa instrumen memiliki tingkat reliabilitas tinggi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian kemandirian remaja berada pada kategorisasi sedang (48,1%), sisanya kategorisasi tinggi (24,1%), dan kate-gorisasi rendah (27,8%). Artinya 48,1% remaja berada dalam tahap mengembangkan kemandirian, berusaha menjadi mandiri agar tidak bergantung pada orang tua, 24% remaja telah menemukan identitas pada dirinya, menunjukkan diri mereka sebagai individu mandiri yang telah mampu mengatur hidupnya sendiri, dan 27,7% remaja belum mampu melepaskan diri dari orang tua dan masih memerlukan bantuan orang lain.
ASERTIFITAS SISWA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL (Survei di Kelas XI SMA Negeri 31 Jakarta) Ariesanti Juwita Sari; Atiek Sismiati S; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.73 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asertifitas siswa terhadap perilaku seksual. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMA Negeri 31 Jakarta yang populasinya berjumlah 378 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random samplingdengan sampel berjumlah 95 orang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang bersifat deskriptif. Selanjutnya alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner dengan bentuk skala penilaian yang memiliki empat pilihan jawaban.Uji validitas instrumen dalam penelitian ini dilakukan dengan adanya pemeriksaan kisi-kisi instrumen melalui penilaian ahli, dan uji statistik butir instrumen menggunakan teknik korelasi skor total item dengan rumus Pearson Product Moment, dari 62 butir item yang diujicobakan pada 36 siswa, diperoleh 44 item yang valid dengan korelasi rhitung ≥ rtabel. Uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh r11 sebesar 0,92. Dengan demikian instrumen penelitian ini dinyatakan reliabel dan layak untuk digunakan sebagai alat pengumpul data dalam penelitian ini.Data hasil penelitan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh gambaran asertifitas siswa terhadap perilaku seksual berupa 54,7% siswa berada pada kategori asertif, artinya sebagian besar siswa memiliki asertifitas terhadap perilaku seksual, dan 45,3% siswa berada pada kategori tidak asertif, artinya sebagian siswa masih ada yang bersikap tidak asertif terhadap perilaku seksual. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah siswa yang asertif dan tidak asertif, oleh karena itu, usaha peningkatan asertifitas siswa terhadap perilaku seksual masih perlu dilakukan.Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlu adanya usaha peningkatan asertifitas siswa terhadap perilaku seksual lebih lanjut oleh Guru Bimbingan dan Konseling di sekolah dengan cara membuat dan melaksanakan program dan layanan bimbingan dan konseling, juga mengadakan pelatihan-pelatihan yang mengarah kepada peningkatan asertifitas siswa, khususnya asertifitas terhadap perilaku seksual.
GAMBARAN PERENCANAAN KARIR PADA SISWA KELAS XI DI SMA ISLAM DARUSSALAM BEKASI SELATAN Arina Khoirun Nisa; Michiko Mamesah; Meithy Intan Rukia Luawo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.181 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perencanaan karir pada siswa kelas XI di SMA Islam Darussalam Bekasi Selatan. Metode penelitian menggunakan studi deskriptif dengan jenis survey. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Islam Darussalam Bekasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen perencanaan karir berbentuk angket yang dibuat berdasarkan teori dari beberapa ahli, antara lain Super, Savickas, dan Shertzer yang telah diuji sebelumnya. Perhitungan validitas menggunakan Point Biserial dan perhitungan reliabilitas menggunakan KR 20 yang menghasilkan nilai sebesar 0.84. Analisa hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif persentase. Berdasarkan analisa, sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dan diketahui bahwa perencanaan karir siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Kemudian, sebagian besar siswa dari jurusan IPA maupun IPS berada pada kategori sedang atau cukup dalam merencanakan karirnya di masa depan. Sebagian besar siswa berada pada kategori sedang atau cukup dalam merencanakan karirnya di masa depan namun ada indikator yang belum tercapai dengan baik sehingga perencanaan karirnya belum dapat dikatakan maksimal, yaitu menetapkan pilihan karir. Saran kepada guru BK, evaluasi dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling karir untuk memperbaiki dan memaksimalkan pelayanan dalam mengembangkan karir siswa dengan optimal.
PENGARUH TEKNIK PENGELOLAAN DIRI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN WAKTU (Studi Eksperimen dalam Layanan Konseling Kelompok pada Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Reguler Angkatan 2012) Asri Widyaningtyas; Eka Wahyuni; Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.869 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan teknik pengelolaan diri (self-management) dengan layanan konseling kelompok terhadap peningkatan pengelolaan waktu. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Reguler 2012, Universitas Negeri Jakarta pada bulan Juni-November 2012. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Weak Eksperimental Designs (desain tanpa kelompok kontrol) dengan kelompok One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah tujuh mahasiswa berdasarkan hasil pre-test pengelolaan waktu yang tergolong terendah. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa Ho ditolak dengan nilai asymp. Sig sebesar 0,018 < taraf signifikansi 0.05 (2-tailed), yang berarti terdapat pengaruh pendekatan behavioral dengan teknik pengelolaan diri (self-management) pada layanan konseling kelompok terhadap peningkatan pengelolaan waktu mahasiswa Bimbingan dan Konseling reguler angkatan 2012. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan skor post-test pada mahasiswa yang memiliki keterampilan pengelolaan waktu positif.
PENGARUH PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP KETERAMPILAN BELAJAR SISWA DALAM MEMBACA DENGAN TEKNIK SQ3R (Studi Pre-Eksperimen Pada Siswa Kelas X-F di SMAN 8 Bogor) Eka Yuliarni; Meithy Intan Rukia Luawo; Karsih Karsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.584 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model cooperative learning tipe STAD dalam layanan bimbingan klasikal terhadap keterampilan belajar dalam membaca dengan teknik SQ3R pada siswa kelas X-F di SMAN 8 Bogor Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2012–Januari 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen jenis Pre-Eksperimen, dengan one group pre testpost test design. Sampel siambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan satu kelas, yaitu kelas X-F dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang. Peng-ukuran uji coba instrumen menggunakan interrater reliability terhadap 5 orang responden dan dinilai oleh 3 orang rater. Hasil perhitungan interrater reliability tinggi yang ar-tinya pemberian rating yang telah dilakukan oleh masing-masing rater adalah konsisten satu sama lain. Berdasarkan hasil uji hipotesis menyatakan, bahwa Ho ditolak dengan nilai asymp. Sig = 0.000 < nilai Sig a = 0.05, yang berarti terdapat pengaruh penerapan model cooperative learning tipe STAD dalam layanan bimbingan klasikal terhadap keterampilan belajar siswa dalam membaca dengan teknik SQ3R. Implikasi dari penelitian ini adalah model cooperative learning tipe STAD dalam layanan bimbingan klasikal dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif metode yang dapat digunakan oleh guru bimbing-an dan konseling untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa khususnya, keterampil-an belajar dalam membaca dengan teknik SQ3R.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK STORYTELLING DALAM BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI ANAK (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS I A DI SDN RAMBUTAN 06 PAGI JAKARTA TIMUR) Elsa Widiyanti; Michiko Mamesah; Meithy Intan Rukia Luawo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.151 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.06

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknik storytelling dalam bimbingan kelompok terhadap kemampuan berkomunikasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok siswa kelas I A di SDN Rambutan 06 Pagi Jakarta Timur sebanyak 10 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi sistematis (systematic observation) yang penilaiannya dalam model skala Guttman. Uji kelayakan instrumen yang berjumlah 22 item menggunakan analisis skalogram. Hasil perhitungan didapatkan bahwa koefisien reprodusibilitas (Kr) sebesar 0,927. Secara arbiter ditentukan bahwa skala yang memiliki Kr 0,90 ke atas, dianggap cukup baik digunakan untuk mengumpulkan data. Setelah itu dilakukan pengujian skalabilitas dan didapatkan koefisien skalabilitas (Ks) sebesar 0,855, di mana skala yang memiliki Ks = 0,60 keatas dianggap cukup baik digunakan dalam penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan, ditemukan bahwa perolehan skor rata-rata sebelum perlakuan sebesar 53,2 sedangkan skor rata-rata setelah perlakuan sebesar 68,2 dengan demikian terdapat peningkatan skor rata-rata sebesar 15 poin. Penerapan teknik storytelling dalam bimbingan kelompok berpengaruh secara positif signifikan terhadap peningkatan kemampuan berkomunikasi siswa. Hal tersebut dibuktikan oleh hasil pengujian hipotesis, dimana thitung > ttabel yaitu 3,87 > 2,101 pada taraf signifikan α=0,05. Jika diakumulasikan sekitar 70% siswa mengalami peningkatan dalam hal berkomunikasi setelah adanya perlakuan melalui penerapan teknik storytelling dalam bimbingan kelompok yang juga dikolaborasikan dengan praktek secara langsung sehingga kemampuan anak dapat terlihat secara nyata. Implikasi hasil penelitian ini adalah teknik storytelling dapat dijadikan salah satu alternatif dalam memberikan layanan bimbingan kelompok di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa. Peneliti juga menyimpulkan bahwa guru berperan maksimal sebagai pembimbing siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran agar setiap tahap perkembangan siswa dapat terpantau secara optimal.
GAMBARAN SIKAP SOSIAL DALAM PERGAULAN SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN ETNIS KELAS VIII DI SMP SANTA MARIA FATIMA JAKARTA TIMUR Fanny Septiany Rahayu; Endang Setiyowati; Louise Siwabessy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.674 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.07

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang bersifat deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang gambaran sikap sosial siswa ditinjau dari perbedaan etnis di sekolah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori bentuk-bentuk sikap sosial dari David Krech (1962) yang terdiri dari tiga kecenderungan yaitu kecenderungan peranan, kecenderungan sosiometrik (sosial), dan kecenderungan ekspresi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang menggunakan skala penilaian model Likert yang berisi 48 pernyataan. Uji validitas instrumen menggunakan rumus korelasi Product Momment dari Pearson. Uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh hasil 0,915 yang artinya reliabel dan layak digunakan untuk mengadakan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi keseimbangan antara siswa yang berkecenderungan memiliki sikap sosial yang positif dalam pergaulan di sekolah terhadap etnis lain dengan siswa yang berkecenderungan memiliki sikap sosial negatif. Implikasi hasil penelitian adalah pada siswa yang memiliki sikap sosial positif terhadap perbedaan etnis akan membantu dan mempermudah cara berinteraksi dan mengembangkan diri tanpa melihat perbedaan etnis. Guru Bimbingan Konseling diharapkan dapat membuat layanan yang bersifat kooperatif agar membina sikap sosial siswa antar individu maupun antar etnis, Hasil penelitian ini dapat pula dijadikan sebagai salah satu data awal untuk melakukan survei yang lebih mendalam mengenai sikap sosial dalam pergaulan siswa ditinjau dari perbedaan etnis.
GAMBARAN KEBUTUHAN ONLINE SELF-HELP PADA SISWA DI SMA NEGERI KECAMATAN TANGERANG KOTA TANGERANG Fiika Amriiani; Eka Wahyuni; Gantina Komalasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.209 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan mendeskripsikan data mengenai kebutuhan online self-help pada siswa di SMA Negeri Kecamatan Tangerang Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif jenis survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di tiga SMA Negeri di Kecamatan Tangerang yang berjumlah 2680 siswa dengan sampel penelitian sebesar 10% dari jumlah keseluruhan populasi siswa, yaitu berjumlah 279 siswa. Hasil perhitungan uji validitas butir dibandingkan dengan r tabel product moment dengan taraf signifikan 5%, yaitu 0,361, diperoleh butir pernyataan yang valid berjumlah 87 dan butir pernyataan yang drop berjumlah 41. Uji reliabilitas terhadap butir pernyataan yang valid memperoleh hasil sebesar 0,97 sehingga instrumen tersebut bersifat reliabel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kebutuhan online self-help dengan kategori tinggi sebesar 89%, siswa yang memiliki kebutuhan online self-help dengan kategori sedang sebesar 11%, dan 0% siswa yang memiliki kebutuhan online self-help dengan kategori rendah. Implikasi penelitian ini adalah guru BK di tiga SMA Negeri Kecamatan Tangerang dapat membuat dan mengembangkan layanan online self-help yang sesuai dengan kebutuhan siswa, yaitu terkait dengan tugas perkembangan siswa mencakup aspek pribadi-sosial, aspek belajar, dan aspek karir, serta perlu meningkatkan keterampilan mengembangkan dan mengelola program dan layanan Bimbingan dan Konseling berbasis IT.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP PENGETAHUAN SISWA KELAS VIII MENGENAI BAHAYA MEROKOK DI SMP NEGERI 1 JAKARTA Fraditya Fraditya; Dewi Justitia; Djunaedi Djunaedi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.692 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.09

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media audio visual dalam layanan bimbingan klasikal terhadap pengetahuan siswa kelas VIII mengenai bahaya merokok. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang berjenis true eksperimen dengan menggunakan model pre-test post-test control group design yaitu eksperimen yang dilaksanakan dengan menggunakan satu kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dan satu kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Uji coba instrumen dilakukan kepada 25 orang siswa untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas. Hasil pengujian validitas diperoleh 28 butir item yang valid dari 35 butir item sedangkan hasil reliabilitas diperoleh sebesar 0,86 dengan rumus KR-20, dengan demikian instrumen dalam penelitian ini reliabel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan signifikan sebesar 5 %. Sebelum dilakukan uji-t, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas data dengan rumus chi kuadrat. Hasil uji normalitas diperoleh data pre-test pada kelompok eksperimen didapat X2hitung = 2, 42 lebih kecil dari X2tabel = 11,1 sedangkan data post-test didapat X2hitung = 1,04 lebih kecil dari X2tabel = 11,1. Uji normalitas data pre-test kelompok kontrol didapat X2hitung = 3,34 lebih kecil dari X2tabel = 11,1 sedangkan data post-test kelompok kontrol didapat X2hitung = 7,11 lebih kecil dari X2tabel = 11,1 pada taraf signifikan α = 5%, berarti sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh bahwa data pre-test kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh hasil Fh (1,27) < Ft (1,95). Sedangkan uji homogenitas data post-test kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh hasil Fh (1,90) < Ft (1,95) maka data diperoleh dari sampel yang berasal dari populasi berdistribusi homogen. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media audio visual dalam layanan bimbingan klasikal terhadap pengetahuan siswa kelas VIII mengenai bahaya merokok di SMP Negeri 1 Jakarta.
GAMBARAN SELF REGULATED LEARNING PADA SISWA HOMESCHOOLING (Studi Kasus Pada Siswa SMA Kelas X Homeschooling Berkemas) Gemala Ranty; Wirda Hanim; Louise Siwabessy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.021.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai self regulated learning pada siswa homeschooling setara SMA di komunitas Homeschooling. Penelitian ini melibatkan dua subjek penelitian siswa SMA kelas X yang mengikuti komunitas Homeschooling Berkemas, yang terdiri dari subjek pertama seorang laki-laki (AV) dan subjek kedua seorang perempuan (FZ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam serta observasi dengan menyusun pedoman wawancara dan observasi terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan subjek pertama (AV) sudah dapat mengelola dirinya dengan baik, subjek sudah memiliki self regulated learning yang baik, subjek memiliki organizing & transforming, goal setting & planning, rehearsing & memorizing, self evaluating, self consequenting, seeking information, keeping records & self monitoring, environmental structuring, reviewing records. namun subjek belum dapat memaksimalkan pencarian bantuan sosial (seeking social assistance). Hasil penelitian terhadap subjek pertama bertentangan dengan subjek kedua (FZ). FZ belum dapat memaksimalkan self regulated learning dalam dirinya, strategi yang belum dimiliki oleh subjek, diantaranya pengorganisasian & transformasi, mengulang dan mengingat, pencarian informasi, membuat catatan dan memonitor diri, mengatur lingkungan, dan peninjauan kembali catatan, akan tetapi subjek memiliki strategi tujuan dan perencanaan, evaluasi diri, konsekuensi diri, dan pencarian bantuan sosial.

Page 8 of 38 | Total Record : 376


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2018): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue