cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi InovasiDan Kapabilitas Peternak Pada Kelompok Ternak Kambing Anang Febri Prasetyo; Nurkolis Nurkolis; Ujang Suryadi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i2.544

Abstract

The development of livestock sub-sector is one of the strategic choices in supporting the national economy. Technological innovation plays a very big role in efforts to increase productivity and food production, especially livestock. Livestock groups are a good way to apply innovation to breeders. Institutional livestock is expected to be a means to increase technology adoption. This study aims to analyze the factors that affect the adoption of technology in dairy goat breeders. This research was conducted in Lembah Meru, Jember in August-September 2016, using descriptive method of case study. The results showed that internal factors such as age, educational level, farming experience, number of family members, livelihood, income level, motivation, and number of livestock ownership have no significant effect on technology adoption rate. Factors of age, education level, number of family members, and type of livelihood have a positive value on the rate of technology adoption. The capability of breeders in managing innovation shows high yields such as: (1) adaptability with innovation; (2) the ability to refine innovation; (3) the ability of commitment to innovation; (4) the ability to implement innovation; And (5) the ability to manage the available resources.
DECISION TREE DENGAN ALGORITMA C-45 UNTUK IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT BUNGA KRISAN (CHRYSANTHEMUM MORIFILIUM) Ika Widiastuti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 2 (2013): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i2.103

Abstract

Bunga Krisan (Chrysanthemum Morifilium) merupakan jenis tanaman hias yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia dan cukup mendapat perhatian dari pengusaha bunga karena memiliki daya tarik tersendiri selain sebagai penghias, juga sebagai tanaman pengusir nyamuk dan penyerap polutan. Saat ini permintaan bunga krisan cenderung meningkat pada hari-hari besar kagamaan, atau pada hari khusus seperti perayaan ulang tahun, pesta perkawinan dan acara penambutan tamu. Peluang untuk mengembangkan budidaya tanaman bunga krisan, guna memenuhi kebutuhan baik dalam maupun luar negeri masih cukup luas.Permasalahan yang sering muncul pada bududaya bunga krisan diantaranya adalah penurunan produksi bunga Krisan karena kesalahan dalam penanganan panen bunga krisan yang mencapai rata-rata 21 % dari produk yang dihasilkan. Selain itu, budidaya krisan di Indonesia sangat tergantung iklim dan intensitas matahari sehingga mempengaruhi musim panen dan juga rentan penyakit.Disamping itu, pengetahuan petani bunga Krisan akan pengendalian hama dan penyakit bunga krisan masih kurang. Sedangkan ahli dibidang pengendalian hama dan penyakit bunga Krisan juga relatif jarang.Oleh karena itu penelitian ini menerapkan Decision Tree dengan algoritma C4.5 pada pengambilan keputusan untuk mengidentifikasi hama dan penyakit bunga Krisan yang mengakuisisi pengetahuan seorang ahli (pakar) dibidang pengendaliah hama dan penyakit bunga krisan. 
ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN MENGGUNAKAN MODEL SCOR (Studi Kasus pada Roti "SIP" Politeknik Negeri Jember) M. Rizal Umami; Ridwan Iskandar; Ujang Suryadi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.18

Abstract

ABSTRAK Unit Pelaksana Teknis Aneka Pangan Roti "SIP" selanjutnya disingkat SIP adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pangan, dalam proses pemasaran Roti "SIP" mengalami perkembangan dan penurunan omset penjualan roti.Unit Usaha Aneka Pangan Roti "SIP"ini memiliki aktivitas supply chain yang digunakan dalam mengatur aliran barang mulai dari toko bahan-bahan roti sebagai supplier sampai kepada konsumen akhirnya. Dengan adanya penerapan konsep supply chain management diharapkan aktivitas supply chain perusahaan dapat berjalan dengan baik mulai dari produksi hingga sampai pada penjualan. Namun, pada kenyataannya ada saja permasalahan yang terjadi dalam aktivitas supply chain. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode SCOR, Model Supply Chain Operations Reference (SCOR) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur performansi supply chain. Model SCOR membagi prosesnya menjadi 5 proses inti yaitu Plan (perencanaan), Source (pengadaan), Make (pembuatan), Deliver (penyampaian), dan Return (pengembalian). Kelima proses inti ini saling terintegrasi mulai dari supplier sampai ke konsumen akhir. Dengan menggunakan SCOR, maka akan diketahui kinerja keseluruhan fase dalam supply chain perusahaan secara terintegrasi. Hasiil penelitian ini  diperoleh nilai total indeks performansi supply chain perusahaan sebesar 5.08. dalamtraffic light system nilai tersebut termasuk dalam kategori kuning yang menunjukkan bahwa perusahaan belum mencapai performa yang diharapkan.
Masa Depan Perusahaan Rokok di Indonesia Menggunakan Metode Altman Z-Score Dessy Putri Andini
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i2.549

Abstract

Smoking limitation implemented by government by issuing government regulation causes dilemma for cigarette companiesthemselves. Cigarette companiesare labor intensive companies which can reduce unemployment in Indonesia. However, this thing raises negative impact for the smokers themselves than passive smokers. This research aims to find out bankruptcy potential of cigarette companies listed in Bursa Efek Indonesia by using Altman Z-Score analysis because of regulation made by government. Research design used in this research is explanatory. In this research, the processed data is secondary data in form of published financial report. Research result shows that financial performance of PT. BENTOEL INTERNASIONAL INVESTAMA Tbk. in year period of 2013 was in the area of bankruptcy threatened because it suffers loss. While in 2014 – 2015, it was in the area of prone to bankruptcy. It shows that regulation issued by government did not have any influence in cigarette companies’ performance generally. It was proven that only PT. BENTOEL INTERNASIONAL INVESTAMA Tbk. that was in the prone to bankruptcy area, while PT. HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk., PT. GUDANG GARAM Tbk and PT. WISMILAK INTI MAKMUR Tbk were in the healthy position. Keywords : Z-Score Altman, Financial Performance
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN TINGKAT KEHADIRAN BALITA DI POSYANDU KELURAHAN TEGALGEDE KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Adhiningsih Yulianti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 2 (2013): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i2.109

Abstract

Usaha Perbaikan Gizi Keluarga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keadaan gizi masyarakat, yang sebagian kegiatannya dilaksanakan di posyandu.Hal ini secara tidak langsung dipengaruhi oleh pendidikan dan pengetahuan. Pengetahuan ibu tentang gizi sangat penting, karena yang menentukan menu makanan  sehari-hari  adalah seorang ibu. Dengan pendidikan dan pengetahuan yang dimilikinya diharapkan seorang ibu balita akan dapat meningkatkan dan berperan aktif dalam kegiatan posyandu. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu tentang gizi dengan tingkat kehadiran balita di posyandu kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.Penelitian ini merupakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh  ibu yang datang ke posyandu di kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember yang sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode purposive sampling yaitu 30 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat kehadiran balita dan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan tingkat kehadiran balita di Posyandu Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.
ANALISIS RANTAI NILAI HASIL TANGKAPAN LEMURU SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN Gatot Silo Sakti; Hari Rujito; Rahmat Ali Syaban
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 3 (2015): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i3.21

Abstract

Lemuru merupakan ikan ekonomis penting yang menjadi hasil tangkapan andalan masyarakat nelayan muncar untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan sebagai bahan baku utama industri pengolahan ikan, yang umumnya adalah industri pengalengan dan penepungan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pemetaan rantai nilai, (2) menganalisis tata kelola dan regulasi yang selama ini berlaku dalam menjaga kelestarian jumlah lemuru, (3) Menganalisis elemen-elemen yang menjadi kekuatan pendorong dalam rantai nilai dan merumuskan strategi rantai nilai yang efektif guna mencapai kesejahteraan pelaku-pelaku di dalam rantai nilai.   Berdasarkan pemetaan rantai nilai, diketahui Pengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tidak berkontribusi dalam alur penjualan ikan, sehingga nelayan tidak memiliki perlindungan harga dalam menjual hasil tangkapannya. Dari pendapatan pakar melalui teknik analisis ISM (Interpretative Structural Modelling) terdapat empat elemen yang di identifikasi dalam kegiatan lemuru, yaitu : Elemen kendala dalam kegiatan perikanan lemuru dengan sub elemen lembaga terkait kurang optimal dalam mewujudkan solusi yang telah dirumuskan sebagai sub elemen kunci, Elemen kebutuhan pelaku usaha dalam kegiatan perikanan lemuru dengan sub elemen tata kelola, regulasi dan pengawasan, penyuluhan dan pembinaan, solusi dari peraturan yang ada, dan kelembagaan yang aktif merupakan sub elemen kunci.    Berdasarkan analisis strategi kebijakan melalui AHP (Analytic Hierarchy Process), kriteria kebijakan yang menjadi prioritas adalah kelesetarian lemuru dengan alternatif kebijakan yaitu law enforcement. Penerapan law enforcement dapat efektif apabila ditunjang kebijakan lain untuk memperkecil gap antara peraturan dengan pelanggaran. Kebijakan alternatif tersebut dapat dikelola secara bertahap dan sinergis, dimulai dari koordinasi stakeholder dalam rangka penguatan modal dengan mendirikan Lembaga Keuangan Mikro, penerapan open season dan close season, pengalihan wilayah tangkap untuk nelayan dan diversifikasi bahan baku untuk industri,  mengembangkan potensi wisata pelabuhan untuk menyerap angkatan kerja selama kebijakan tersebut direncanakan, dan didukung dengan pembaharuan data pengukuran bioeconomic. 
Pemanfaatan Tumpi Jagung Fermentasi pada Penggemukan Domba Jantan Ekor Gemuk Suci Wulandari; Hariadi Subagja; Siti Mutmainnah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 17 No 3 (2017): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v17i3.556

Abstract

This study aims to examine the use of fermented corn tumpi on the fat tail sheep fattening and sheep production performance which includes the consumption of feed dry matter (DM), daily weight gain, and feed conversion. The study consisted of three treatments, namely, control diet without tumpi corn fermentation (P0), feed containing 30% tumpi fermentation (P1), and feed containing 60% tumpi corn fermentation(P2). Replicates at each treatment consists of three sheep. The method used in this study is completely randomized design (CRD) using analysis of variance (ANOVA) and significantly different results in a further test using the least significant difference test (LSD). The results showed that the use of fermented corn tumpi are not significantly different (P> 0.05) on dry matter intake. But the use of fermented corn tumpi significantly different (P <0.05) on daily weight gain and feed conversion. Average daily weight gain was  the highest in P1 of 140.47 grams / head / day. Keyword : Sheep, fattening, tumpi corn fermentation
KARATERISTIK YOGURT EDAMAME HASIL FERMENTASI KULTUR CAMPURAN BAKTERI ASAM LAKTAT KOMERSIAL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS BIJI-BIJIAN Nita Maria Rosiana; Dahlia Indah Amareta
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 2 (2016): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yogurt edamame hasil fermentasi kultur campuran dengan kajian jumlah kultur campuran dan waktu fermentasi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu jumlah kultur campuran dan waktu fermentasi. Jumlah kultur campuran yang digunakan adalah 3%, 5% dan 7% sedangkan waktu fermentasi adalah 6 jam, 12 jam dan 24 jam dengan tiga kali ulangan. Analisa yang dilakukan pada produk yogurt edamame adalah pH, konsistensi dan organoleptik. Perlakuan terbaik selanjutnya dianalisa aktivitas antioksidan. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test dengan bantuan software SPSS. Penentuan perlakuan terbaik dengan metode De Garmo. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah yogurt dengan jumlah kultur 7% dengan waktu fermentasi 24 jam. Yogurt ini memiliki karakteristik pH 4,39, konsistensi 3,56 cm, kesukaan warna, aroma, rasa dan tekstur netral. Sedangkan pada mutu hedonic warna agak hijau, aroma dan rasa asam, tekstur kental. Aktivitas antioksidan yogurt edamame adalah 19,18%
Analisis Diskors Kurikulum dan Pedagogi pada Mata Kuliah Bahasa Inggris dalam Konteks Interdisipliner di Politeknik Negeri Jember Adriadi Novawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 2 (2015): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i2.46

Abstract

Artikel ini melaporkan hasil studi kasus yang meneliti realita kurikulum Bahasa Inggris dalam konteks kurikulum induk yang menaunginya dan implementasinya ditingkat pedagogi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi pedagogi telah sesuai dengan kebijakan pada kurikulum induknya. Framework yang dipergunakan khususnya menganalisa hubungan antara curriculum as written, curriculum as taught, dan curriculum as experienced. Penelitian ini dilandasi prinsip naturalistic inquiry yang mengutamakan eksplorasi terhadap realita alami tanpa modifikasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan dokumentasi, wawancara dan focus group discussion dan dianalisa dengan menggunakan metode Immersion/Crystallisation (I/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa realita curriculum as written bersifat implisit dan terbuka, curriculum as taught mewakili konsep weak framing, dan curriculum as experienced cenderung mengutamakan terbentuknya self-confidence dan intrinsic motivation ketimbang pencapaian materi. Implikasi penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum dan pedagogi kedepan adalah bahwa realita kuatnya weak classification pada curriculum as written dan weak framing pada curriculum as taught akan menyebabkan sulitnya standarisasi kompetensi bahasa dalam kerangka konvergen dengan mengikuti standar yang direkomendasikan. 
Pemberian Sludge Palm Oil (SPO) dan Penggunaan Metode Tanam Hazton, Sri dan Konvensional terhadap Produksi dan Hasil Padi Emilia Farida Handayani
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 1 (2018): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i1.494

Abstract

Alokasi kegiatan pengembangan tanaman pangan tahun 2016  Provinsi Kalimantan  Barat  selain mengembangkan padi Hazton sebanyak 44.500 hektar juga kegiatan padi organik seluas 160 hektar. Metode tanam  Hazton merupakan metode yang baru diterapkan dan belum semua petani mengaplikasi  metode tanam tersebut. Pertanian organik sulit dilaksanakan karena petani mengalami kesulitan dalam pengadaan bahan organik.  Sludge palm oil yang merupakan limbah pabrik minyak kelapa sawit banyak terdapat di Kalimantan Barat dapat dijadikan pupuk organik. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui pemberian sludge palm oil dan beberapa metode tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman  padi. Penelitian ini menggunakan rancangan kelompok  faktorial terdiri dari dua faktor yaitu pemberian sludge palm oil terdiri atas 5 taraf yaitu 0,10,20,30 dan 40 ton.ha-1 dan dan metode tanam yang terdiri atas 3 taraf yaitu Hazton, SRI dan konvensional. Jumlah total perlakuan adalah 15 kombinasi pelakuan, tiap perlakuan diulang lima kali sehingga diperoleh 75 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sludge palm oil dan metode tanam memberikan interaksi yang nyata  untuk variabel pengamatan tinggi tanaman, berat kering gabah kering dan berat 1000 biji. Sedangkan jumlah anakan, jumlah malai dan berat basah berangkasan batang berpengaruh nyata tetapi tidak terdapat interaksi.