cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN SMAW PLAT BAJA ST 37 DENGAN PENDINGIN LIQUID Dicky Adi Tyagita; Andik Irawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 3 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i3.308

Abstract

Teknik pengelasan telah banyak diaplikasikan pada penyambungan logam dengan maksud untuk mendapatkan hasil sambungan yang lebih ringan dan lebih sederhana tetapi memiliki kekuatan yang tidak kalah dengan jenis pemyambungan logam lainnya.Pengelasan adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam paduan yang terjadi dalam keadaan lumer atau cair, dengan kata lain pengelasan adalah penyambungan setempat dari dua logam dengan mengguanakan energi panas. Energi panas ini dapat rekayasa atau dikondisikan sedemikianrupa untuk membentuk materialproperties. Materialproperties merupakan salah satu acuan dalam bidang teknik material dan manufaktur dalam penentuan kelayakan material hasil pengelasan. Perlakuan pendinginan hasil pengelasan memegang peranan penting dalam terbentuknya struktur dasar material yang akan menentukan material properties. Salah satu material properties adalah kekuatan tarik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kekuatan tarik hasil pengelasanSMAWplat baja ST 37 dengan pendinginan cairan radiator coolant (RC) dan oli SAE 10W - 40. Melalui penelitian ini dapat diketahui cairan pendingin mana yang mampu memberikan nilai kekuatan tarik tertinggi. Setelah melakukan pengujian dan pembahasan diketahui bahwa mengunakan cairan oli sebagai pendigin dengan cara mencelupkan hasil lasan hingga dingin memiliki nilai kekuatan tarik tertinggi yaitu sebesar 144,27kgf/mm².
EFEK TURBULATOR LOUVERED STRIP TWISTED TERHADAP KINERJA DOUBLE TUBE HEAT EXCHANGER Ahmad Robiul Awal Udin; Azamataufiq Budiprasojo
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 15 No 1 (2015): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v15i1.65

Abstract

Pengaruh turbulator terhadap kinerja aliran turbulen pada double tube heat exchanger dapat memecah (partitioning) dan mengganggu (blockage) pola streamline dari fluida yang mengalir ke saluran pipa dalam (inner tube) sehingga mengakumulasi aliran turbulensi dan meningkatkan laju perpindahan kalor dalam pipa. Penelitian Louvered strip twisted ini memiliki variasi sudut serang (q = 15°, 25°, 30°) yang terpasang ditengah pipa bagian dalam dan searah aliran fluida masuk. Laju aliran fluida (air) panas di bagian pipa dalam diteliti dengan interval 400 lt/jam sampai 900 lt/jam dan laju aliran air dingin di bagian pipa luar konstan 900 lt/jam. Kinerja dari double tube heat exchanger meliputi laju perpindahan kalor (QΔLMTD), faktor gesekan (f), NTU (Number of Transfe Unit). Data hasil pengujian dari masing – masing sudut serang turbulator ini dibandingkan data tanpa turbulator (plain tube),  secara keseluruhan terjadi peningkatan laju perpindahan kalor sebesar 40 % sampai 72 % dari pada tanpa turbulator serta menghasilkan faktor gesekan dari 51 % sampai 61 %. Dengan performance ratio rata –rata tertinggi pada turbulator dengan sudut 30O sebesar 0,995. 
Peningkatan Manfaat Buah Rotan Manau (Calamus Manan Miq.) Berdasarkan Potensi Bioaktivitas Daud Salusu, Heriad; Aryani, Farida; Budiarso, Edy; Wijaya Kusuma, Irawan; Tangke Arung, Enos
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 3
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i3.1240

Abstract

Rattan manau (Calamus manan Miq.) is one of the many commercial rattan species grown in the forests of East Kalimantan. The fruit can be eaten as well as the fruits of some other types of rattan, but it is also traditionally used by locals as stomach ache or toothache. Until now there has been no research that investigates the benefits of fruit for medicinal purposes or other benefits. This study aims to determine the bioactivity potential contained in the fruit of Calamus manan Miq. including phytochemical content, antioxidant properties, toxicity properties, and antibacterial activity. Parts of fruit, pericarp, flesh and seed are tested using ethanol as a solvent. The results of study showed that the pericarp and seed have higher antioxidant activity than fruit flesh where the seed have IC50 value 25,04 ppm, pericarp 41,17 ppm and fruit flesh 170,19 ppm; based on toxicity properties using BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) test of rattan manau fruit is not toxic; while antibacterial activity against two types of bacteria showed pericarp and seeds are antibacterial activity against to Escherichia coli with strong category, while antibacterial activity against Streptococcus mutans is weak category. Keywords: antioxidant, toxicity, antibacterial, rattan, calamus.
PURWARUPA APLIKASI BERGERAK UNTUK MENDUKUNG EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Moh. Munih Dian Widianta; Hendra Yufit Riskiawan; Tutut Hidayati Munawaroh
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i1.10

Abstract

Perkembangan teknologi telepon selular semakin pesat, ini dapat dibuktikan dengan banyaknya teknologi telepon seluler yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknologi yang sangat dominan dalam pertumbuhan telepon seluler adalah sistem operasi Android. Sistem ini memungkinkan pengembang aplikasi untuk mengembangkan aplikasi yang dibuat. Android merupakan platform mobile pertama yang memiliki fitur relatif lengkap, terbuka dan bebas. Lengkap dalam penyediaan peralatan dalam membangun software, terbuka dalam kebebasan mengembangkan aplikasi, bebas yang berarti dapat didistribusikan dan diperdagangkan dalam bentuk apapun.Pesatnya perkembangan teknologi tersebut dan banyaknya pengguna telepon seluler utamanya dikalangan pelajar, sangat potensial untuk dimanfaatkan berbagai kebutuhan yang mendukung pembelajaran. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, melalui penelitian ini dibangun purwarupa aplikasi pembelajaran matematika untuk siswa SMP berbasis android yang didalamnya terdapat materi beserta soal latihan yang ditampilkan secara menarik dan interaktif agar dapat  membantu guru untuk memantapkan pembelajaran yang telah diperoleh di kelas. Selain itu aplikasi bergerak ini diharapkan dapat membantu siswa agar  lebih  mengerti  dan  memahami serta dapat menumbuhkan  rasa  ketertarikan  siswa  terhadap  mata  pelajaran  matematika.  Selain tentunya ikut membantu perkembangan pendidikan di Indonesia.
Optimalisasi Jumlah Anakan Produktif Padi dengan Pengairan Macak-macak serta Penambahan Pupuk P dan K Rudi Wardana; Irma Hariyati
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 16 No 3 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v16i3.313

Abstract

Peningkatan hasil produksi padi masih perlu dioptimalkan dengan cara intensifikasi seperti penggunaan bibit unggul, pemupukan serta perbaikan teknologi pascapanen. Pengairan juga merupakan suatu komponen yang penting untuk meningkatkan hasil produksi padi. Pemupukan yang dilakukan harus mempertimbangkan kebutuhan tanaman terhadap unsur hara, pada fase vegetatif sampai fase generatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan sistem pengairan macak-macak dengan penambahan unsur hara P dan K terhadap optimalisasi peningkatan jumlah anakan produktif padi. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pengairan macak-macak dengan penambahan pupuk P dan K dengan dosis 50 kg/ha, 100 kg/ha, 150 kg/ha, dan 200 kg/ha. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan tersebut menghasilkan data yang tidak berbeda nyata untuk semua paramater pengaman, dengan signifikansi 0,634 pada tinggi tanaman 4 MST, 0,848 untuk signifikansi jumlah anakan produktif dan 0,403 untuk signifikansi bobot 100 bulir padi. Jumlah anakan produktif terbanyak terdapat pada perlakuan MP4 yaitu 15 anakan.
UJI INBREEEDING DEPRESSION TERHADAP KARAKTER FENOTIPE TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays var. Saccharata Sturt) HASIL SELFING DAN OPEN POLLINATED 1) Dwi Rahmawati; Tommy Yudistira; Saiful Mukhlis
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 2 (2014): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i2.71

Abstract

Jagung Manis (Zea mays var. Saccharata Sturt.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang populer di Indonesia. Inbreeding depression adalah fenomena penurunan vigor dan produktivitas tanaman yang disebabkan perkawinan dalam. Inbreeding depression sering diamati pada tanaman jagung yang memiliki karakteristik responsif. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui perbedaan karakter fenotip antara tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt var) hasil selfing dan hasil open pollinated,  2) untuk mengetahui nilai penurunan vigor tanaman jagung manis (Zea mays var. Saccharata Sturt.) hasil selfing dan open pllinated yang ditandai dengan besaran dan persentase inbreeding depression. Penelitian ini dilakukan pada Agustus-November 2013 di CV. Jogja Horti Lestari Sleman Yogyakarta dengan menggunakan metode percobaan T-test Two Sample Asuming Equals dengan 2 perlakuan. Pada perlakuan open pollinated (P1) tanaman diberi perlakuan penyerbukan terbuka hingga mencapai generasi F6 dan pada perlakuan selfing (P2) tanaman diberi perlakuan penyerbukan sendiri hingga mencapai generasi S5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan open pollinated (P1) berbeda nyata dengan perlakuan selfing (P2) terhadap semua karakter tanaman kecuali karakter jumlah baris biji per tongkol. Besaran penurunan vigor pada perlakuan selfing (P2) lebih besar dibandingkan dengan perlakuan open pollinated (P1) pada seluruh karakter tanaman yang diamati. Penurunan vigor ditandai dengan besarnya nilai dan persentase Inbreeding depression.
KAJIAN PRODUKSI DAN PASAR KOMODITAS ROTAN di JAWA TIMUR Nanang Dwi Wahyono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 3 (2013): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i3.26

Abstract

Rotan merupakan hasil hutan non kayu yang mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi dan dapat digunakan hampir disemua segi kehidupan manusia, tetapi lebih dikenal secara umum digunakan untuk mebeler. Rotan sebagai sumber devisa yang sangat besar bagi negara, karena Indonesia satu satunya negara terbesar penghasil rotan didunia, rotan sebagai bahan baku pabrik atau industri baik industri besar maupun industri kecil (home industri), sebagai sumber mata pencaharian dan atau lapangan pekerjaan serta meningkatkan tarap hidup dan perekonomian masyarakat sekitar hutan. Kegiatan Studi Pengembangan Industri Berbasis Rotan di Jawa Timur diarahkan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya industri yang berbahan baku rotan dalam melakukan kegiatan produksi, sehingga permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat industri rotan dapat diidentifikasi secara rinci. Metodologi penelitian dimulai dari inventarisasi data baik data primer maupun data sekunder, dimana data primer berasal dari data survey di lapangan dan hasil pengolahan di studio sedangkan data sekunder berupa hasil studi laporan penelitian dan dari lembaga instansi terkait. Selanjutnya dianalisis baik secara diskritif maupun analitik.Perlu adanya tindakan yang nyata secara menyeluruh dari kita semua dalam penanganan kerusakan rotan yang ada dihutan alam, sebelum mengalami kerusakan yang lebih parah, mari kita bersama-sama pemerintah, masyarakat, praktisi, peneliti, pemerhati berusaha melakukan perbaikan, mempertahankan yang ada dan mengevaluasi mengenai segala sesuatu yang ada kaitannya dengan rotan agar rotan yang ada di Indonesia dapat dikelola dengan baik dan lestari. Seretnya pasokan rotan untuk industri furnitur di tanah air, khususnya Jawa Timur (Jatim) berimbas pada banyaknya perusahaan furnitur berbahan baku rotan yang memilih untuk menutup usaha mereka atau beralih ke produksi furnitur lainnya. Pada tahun 1990-an, jumlah industri furniture dari rotan skala besar di Jatim mencapai 80 hingga 90 perusahaan, sekarang hanya tinggal 10% saja.
DAMPAK KRISIS PANGAN DAN KRISIS FINANCIAL GLOBAL TERHADAP PERMINTAAN EKSPOR EDAMAME DI KABUPATEN JEMBER Luluk Cahyo Wiyono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 12 No 1 (2012): JII - FEBRUARI
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v12i1.327

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui dampak krisis pangan dan krisis finansial global terhadap permintaan ekspor edamame di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Model persamaan regresi untuk mengestimasi fungsi permintaan ekspor edamame digunakan model analisis dinamis dengan analisis regresi berganda dalam logaritma. Model analisis dinamis digunakan untuk mengestimasi fungsi permintaan jangka panjang (long run demand function) diestimasi dari fungsi permintaan jangka pendek (short run demand function) dengan menggunakan model penyesuaian parsial Nerlove. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtut waktu dalam bentuk bulanan yang dimulai dari Januari 2005 sampai Desember 2009.  Hasil dari penelitian ini adalah Permintaan ekspor kedelai edamame dipengaruhi secara signifikan oleh variabel harga okra, Variabel dummy musim panas yang terjadi di jepang, variabel harga edamame ekspor. Sedangkan dengan fungsi dinamis, Permintaan ekspor kedelai edamame di Jepang dipengaruhi secara signifikan oleh variabel dummy musim panas, variabel harga kedelai edamame ekspor. Jadi krisis pangan dan krisis finansial global tidak berdampak yang signifikan terhadap permintaan ekspor edamame di Kabupaten Jember. Respon permintaan kedelai edamame ekspor terhadap perubahan harga bersifat elastis. Sedangkan untuk jangka pendek dan jangka panjang juga bersifat elastis.
PENERAPAN TEKNOLOGI PELLET PADA PAKAN AYAM DI UD. KHARISMA TUNGGAL JEMBER Ujang Suryadi; Rosa Tri Hertamawati; Amal Bahariawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 2 (2014): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i2.76

Abstract

Pakan berbentuk pellet merupakan hasil aplikasi teknologi terapan yang digunakan dalam pembuatan pakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pakan.  UD. Kharisma Tunggal sebagai pabrik pakan lokal yang berada di Jember, selama ini belum mampu menyediakan pakan berbentuk pellet karena alat dan penguasaan teknologi pembuatan pakan bentuk pellet belum dimiliki, tentunya hal ini memerlukan dukungan iptek.Kegiatan penerapan teknologi Pelleter  dapat mempercepat difusi dan manfaat Ipteks dalam meningkatkan kapasitas produksi dari segi kualitas dan kuantitas produk, mendorong berkembangnya budaya menerapkan inovasi teknologi  pada pelaku usaha dalam memperbaiki kualitas produksi, dan akan menggerakan aspek manufaktur   untuk selalu berinovasi dalam menciptakan teknologi terapan yang diperlukan oleh pengguna. Teraplikasikannya teknologi di dalam dunia  usaha yang mendorong pengembangan berbagai inovasi teknologi untuk menjawab permasalahan yang ada pada industri pakan dalam meningkatkan efisiensi dan mengendalikan kualitas pakan.
EFEK PEMBERIAN BUAH PEPINO (Solanum maricatum) TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA Puguh Arif Priambudi; - Rindiani; Dahlia Indah Amareta
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 14 No 3 (2014): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v14i3.24

Abstract

Latar belakang Hiperkolesterolemia merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskuler yang menjadi penyebab kematian utama di dunia. Salah satu alternatif yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah makanan yang memiliki serat tinggi. Serat dapat menurunkan kolesterol dalam darah salah satunya dengan meningkatkan ekskresi empedu dan fermentasi dari serat akan menghasilkan asam lemak rantai pendek. Buah pepino adalah buah yang memiliki serat tinggi sebesar 5 gr per 100 gr.Tujuan Mengetahui pengaruh pemberian buah pepino terhadap kadar kolesterol total tikus hiperkolesterolemia.. Metode Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental (True Experimental). Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan Pretest-Posttest dengan kelompok kontrol (Pretest-Posttest with Control Group). Sampel adalah tikus wistar jantan berusia 2 bulan dan diinduksi diet tinggi lemak dan diberi buah pepino.Hasil sampel diinduksi diet tinggi lemak dan diberi buah pepino dengan dosis 9 gr, 10 gr, dan 11 gr/200 gr BB selama 14 hari. Kadar kolesterol total diperiksa dan dilakukan pengolahan data dengan uji t-berpasangan dan Annova, dilanjutkan uji LSD. Dari hasil pengolahan tersebut terdapat perbedaan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah diberi perlakuan pada masing-masing kelompok.Kesimpulan pemberian buah pepino dengan dosis 9 gr/200 gr BB tikus/hari mampu menurunkan 6,5% kadar kolesterol total, dosis 10 gr/200 gr BB tikus/hari mampu menurunkan 8,5% kadar kolesterol total dan dosis 11 gr/200 gr BB tikus/hari mampu menurunkan 12,4% kadar kolesterol total.

Page 10 of 41 | Total Record : 410