cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
(Peran Guru TPA Siti Aisyah dalam Mengatasi Buta Aksara Al-Qur’an Terhadap WanitaLanjut Usia Dusun Mangir Sendangsari Pajangan Bantul) Kamelia, Septiani Khoirunnisa; Hairiyah, Hairiyah; Susilowati, Ika Tri
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(3).173-180

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman bagi kehidupan umat islam dan setiap umat islam memiliki  tanggung  jawab untuk mempelajari  Al-Qur’an. Dalam pelaksanaan  pembelajaran  tentunya  tidak lepas  dari peran  seorang  guru. Guru berperan sangat penting yaitu sebagai pelaku utama dalam mencapai tujuan pendidikan. Didalam pendidikan islam guru disebut sebagai ustadz, mu’alim, murabbiy yang artinya adalah orang yang memberikan ilmu pengetahun bertujuan untuk mencerdaskan peserta didik.   Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   bagaimana   peran   guru   Taman Pendidikan  Al-Qur’an  Siti  Aisyah  dalam  mengatasi  buta  aksara  Al-Qur’an  terhadap wanita  lanjut  usia.  Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Taman  Pendidikan  Al-Qur’an  Siti Aisyah  Dusun  Mangir  dengan  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif  deskriptif, subjek dalam penelitian ini adalah pengelola TPA, ustadzah TPA, dan lima jama’ah ibu- ibu TPA. Pengumpulan  data dilakukan dengan tiga teknik yaitu observasi, wawancara, dan juga dokumentasi  untuk melengkapi  data yang diperoleh  melalui  wawancara  dan observasi.   Teknik   keabsahan   data   peneliti   menggunakan   triangulasi   sumber   dan triangulasi Teknik. Kemudian  untuk analisis data dilakukan  dengan  cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui analisi data maka di dapatkan hasil penelitian mengenai Peran taman pendidikan Al-Qur’an Siti Aisyah dalam mengatasi buta aksara Al-Qur’an terhadap wanita lansia adalah: 1) Guru berperan sebagai pendidik. 2) berperan sebagai pengajar. 3) berperan sebagai pelatih. 4) berperan sebagai inovator. 5) berperan sebagai motivator.6) berperan sebagai fasilitator. 7) berperan sebagai evaluator. Penelitian serupa pernah dilakukan oleh Fikri Azra’I, Khaerul Yahya, Lia, Novi Hapsari, dkk yang membedakan adalah judul penelitian, objek penelitian dan fokus penelitian. Kata Kunci: Peran Guru, Buta Aksara Al-Qur’an, Wanita Lansia
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 37 Konawe Selatan Sufiani, Sufiani; Putra, Aris Try Andreas
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).39-52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw  dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan  Islam pada kelas VIII di SMP Negeri 37 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan prosedur penelitian dalam dua siklus dan beberapa tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumupalan data yang digunakan  yaitu observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran. Tes hasil belajar dilaksanakan untuk menentukan ketuntasan hasil belajar siswa. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang keadaan dan jumlah siswa yang akan diteliti pada kelas VIII SMP Negeri 37 Konawe Selatan yakni 33 siswa.  Dari hasil penelitian menunjukkan, siswa yang memperoleh nilai 70 ke atas pada tes awal prasiklus sebanyak 14 siswa (42,42%) . Setelah pelaksanaan siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan hasil  belajar di atas nilai 70 sejumlah 23 siswa (69,70%). Selanjutnya setelah pelaksanaan siklus II, siswa yang memperoleh nilai di atas 70 berjumlah 29 siswa (87,88%) dan mencapai ketuntasan belajar secara kalsikal yakni di atas 80%.Kata Kunci : Jigsaw, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam.
Korelasi Pendidikan Islam Dalam Akulturasi Arsitektur Masjid Jami’ Sulthan Ayyub Sanggau Kalimantan Barat Darmadi, Didi; Bagus, Bagus; Prasojo, Zaenuddin Hudi; Suprianto, Bibi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).116-127

Abstract

Sebuah keniscayaan, ketika terbatasnya informasi dan karya ilmiah yang mengkaji tentang akulturasi arsitektur masjid dipedalaman Kalimantan Barat. Mengingat pentingnya penggalian khazanah arsitektur masjid, maka peneliti tertarik menulis tentang bagaimana perkembangan akulturasi dan nilai pendidikan Islam pada arsitektur Masjid Jami’ Sulthan Ayyub Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Metodologi penelitian artikel ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan penelitian secara deskriptif. Data penelitian berupa hasil dari wawancara, buku, artikel jurnal ilmiah, dan foto. Arsitektur Masjid Jami’ Sulthan Ayyub mengandung perpaduan budaya, baik yang terdapat pada makna, sejarah, dan bentuknya. Fokus penelitian ini yaitu (1) Sejarah berdirinya Masjid Jami’ Sulthan Ayyub (2) Arsitektur Masjid Jami’ Sulthan Ayyub (3) Akulturasi arsitektur Masjid Jami’ Sulthan Ayyub dengan nilai pendidikan Islam.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Microsites.Id Pada Materi Hak Dan Kewajiban Untuk Kelas IV Sekolah Dasar Astuti, Dwi Widi; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(2).162-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan multimedia interaktif berbasis microsite s.id untuk pembelajaran dikelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran (R&D), dalam penelitian pengembangan ini  menghasilkan produk dan menguji tingkat keefektifan produk. Langkah yang digunakan yaitu Analysis, Design, Development, dan Evaluation.  Penelitian terbatas hanya pada tahapan rancangan pengembangan produk dan validasi secara internal kepada validator ahli dan belum sampai pada tahap uji coba. Data yang dihimpun dan digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif deskriptif berdasarkan hasil validasi ahli melalui kuisioner yang diberikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket atau kuisioner penilaian validator ahli untuk mengetahui kelayakan dari produk pengembangan multimedia interaktif berbasis microsite s.id ini. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil prosentase validasi dari ahli materi  95% dan ahli media sebesar 89%. Hal tersebut menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis microsites s.id layak digunakan dalam pembelajaran. Multimedia interaktif berbasismicrostes s.id dengan materi Hak dan Kewajiban disajikan dengan sangat menarik melalui fitur yang komplit sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD.Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Microsite s.id. Hak dan Kewajiban
Strategi Kepala Sekolah Dalam Mempertahankan Mutu Pendidikan Di MI MIftahul Ulum Kota Batu Wiratama, Rivaldi; Akbar, Ahmad Faidhullah; Nur, Muhammad Amin; Hambali, Muh
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(2).204-213

Abstract

Kualitas sebuah lembaga pendidikan merupakan hal pertama yang dipertimbangkan oleh para orang tua untuk memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Tidak dipungkiri bahwa kita semua meyakini bahwa semakin tinggi kualitas sekolah maka semakin baik pula mutu pendidikannya. Suatu lembaga pendidikan dalam hal ini adalah sekolah, tidak dapat memperoleh kualitas secara instan, perlu waktu yang lama dan usaha yang keras serta kerjasama yang baik seluruh stakeholder pendidikan. Orang yang bertanggung jawab atas mutu pendidikan sebuah sekolah adalah kepala sekolah. Penelitian ini mencoba mengulas bagaimana strategi dan taktik khusus kepala sekolah MI Miftahul Ulum Kota Batu dalam mempertahankan mutu pendidikannya. Dengan metode kualitatif penelitian ini ditulis berdasarkan data-data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumen-dokumen yang berkaitan. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan teknik Miles dan Hubberman yaitu dengan mereduksi data, menyajikan, dan menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah MI Miftahul Ulum Kota Batu memiliki strategi dalam mempertahankan mutu sekolah, diantaranya; 1) Mengadopsi tipe kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, 2) Tujuan berorientasi pada visi dan misi sekolah, 3) Brenchmarking sekolah unggulan, 4) Optimalisasi sistem penjaminan mutu internal sekolah, dan 5) Membangun brand image melalui media sosial. Peneliti berharap hasil dari penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kepala sekolah lain dalam meningkatkan atau mempertahankan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
Urgensi Penggunaan Internet Of Things (IOT) Dalam Pembelajaran Abad Ke-21 Berbasis Ketahanan Pangan di Smk Pertanian Astuti, Widya Puji; Wahyudin, Dinn
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).264-276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya krisis pangan di Indonesia. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang pertanian menjadi salah satu target pemerintah dalam rangka membatu meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia. Salah satu cara dalam meningkatkan ketahanan pangan yaitu melalui penggunaan teknologi dalam sistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji urgensi penggunaan IoT dalam pembelajaran di bidang pertanian yang dapat mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah saturated sampling. Adapun sampel yang di ambil adalah guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mengajar di bidang pertanian sebanyak 30 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukan bahwa pentingnya penggunaan IoT dalam pembelajaran bidang pertanian dapat meningkatkan pembelajaran (baik secara kualitas maupun kuantitas) yang dapat menghasilkan lulusan dengan keterampilan teknologi sesuai dengan kebutuhan industri abad ke -21, yang nantinya juga berdampak pada hasil panen pertanian yang unggul. Implikasi penelitian menunjukkan kepada pemerintah sebagai pemangku kebijakan agar memfasilitasi prasarana dalam penyediaan IoT untuk media pembelajaran di SMK khususnya dalam bidang pertanian guna mendukung peningkatan ketahanan pangan di Indonesia.
Introduction Of Indonesian Traditional Clothes in The Multicultural-Based Pancasila Student Profile Strengthening Project In SMKN 2 Tangerang City Rahayu, Bening Mujianti; Muhyidin, Asep; Leksono, Suroso Mukti; Jamaludin, Ujang
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).294-301

Abstract

Multicultural education in Indonesia should be a means to promote the values of tolerance and respect for ethnic, cultural, racial, religious and linguistic differences. The application of the introduction of traditional clothing by means of contests or parades between classes makes not only students gain insight between cultural diversity and traditional clothing, but teachers and other staff will also gain insight and also increase interest in cultural diversity in Indonesia. This research aims to introduce diversity and diversity about traditional clothing in Indonesia as a wealth of Indonesian culture which is implemented in the subject of Pancasila and Citizenship Education. This research was conducted using descriptive qualitative methods, with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results showed that a positive impact occurred after the introduction of traditional clothing contest, namely an increased sense of tolerance, increased insight, the learning and teaching process was more interactive and not boring for students and teachers. The quality of multiculturalism education indirectly increases with the existence of learning media to strengthen the profile of Pancasila students by introducing traditional clothing to SMKN 2 Tangerang for multiculturalism education in accordance with the vision of Pancasila education in Indonesia.Keywords: Multiculturalism, Bhinneka Tunggal Ika, P5 Project, Indonesian Traditional Clothes.  
Degradasi Moral Pendidikan di Era Modernisasi dan Globalisasi Hairiyah, Hairiyah; Hayani, Aida; Sulsilowati, Ika Tri
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2022.13(2).162-176

Abstract

Globalisasi dan moderniasi membawa dampak pada penurunan moral. Globalisasi dan modernisasi erat kaitannya dengan perkembangan teknologi dan informasi, secara khusus internet memberi peluang dan mempermudah masyarakat dalam mengerjakan berbagai aktivitas. Akan tetapi di balik kelebihan internet, nyatanya ada dampak negatif dari internet itu sendiri, yang berakibatkan pada degradasi  moral yang di sebabkan oleh hadirnya game online, video-video yang tidak mendidik, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan dalam menghadapi degradasi moral pendidikan adalah keluarga. Peranan keluarga dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pendidikan. Karena baik dan burukanya anak akan dilihat dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakatnya. Dampak dari kurangnya keteladanan dari keluarga dan masyarakat adalah terjadinya berbagai macam problem degradasi moral, antara lain: penyalahgunaan narkoba, terjadinya sex bebas, kecanduan terhadap game online, diantara problem di atas yang paling akut adalah pornografi yang mana akan berdampak pada rusaknya mental anak. Untuk mengawal moralitas anak, orang tua perlu memahami metode pendidikan Islam dengan baik dan benar. Orang tua yang memahami metode Abdullah Nashih Ulwan secara menyeluruh dan dengan pemahaman yang mendalam. Akan berdampak baik pada pendidikan karakter anak yang menjadi benteng dalam menghadapi degradasi moral yang terjadi di era globalisasi saat ini  Kata Kunci: Moral, Modernisasi, Globalisasi
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya Kurniawan, Andree Tiono; Milatina, Nala
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).37-45

Abstract

Berdasarkan pra survey yang telah dilakukan di MI Miftahul Huda Subang Jaya, hasil belajar peserta didik masih rendah, Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Dalam proses pembelajaran peserta didik sering kali mendengarkan dan mencatat materi yang di sampaikan guru dan metode yang digunakan guru kurang bervariatif, Sehingga mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Mind Mapping di dalam proses pembelajaran IPA. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah One Grup Preetest – Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di MI Miftahul Huda Subang Jaya yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang menggunakan uji normalitas dengan uji liliefors, uji homogenitas dengan uji fisher, uji N-Gain, dan uji hipotesis dengan uji t. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan data hasil pretest menunjukan bahwa 7 siswa tuntas sementara 13 siswa belum tuntas, kemudian setelah penggunaan model pembelajaran Mind Mapping terhadap pembelajaran IPA hasil posttes ketuntasan siswa naik menjadi 20 siswa dan berdasarkan hasil data penelitian menunjukan hasil uji hipotesis menunjukan thitung = 7,2684 > ttabel = 2,0243, sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya.
Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA) di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung Khotimah, Mia Nurul; Maulia, Ulfia Nanda; Suryadi, Suryadi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).46-55

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan SIMPATIKA dengan model Nielsen di tingkat MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Dalam evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai sejauh mana SIMPATIKA mendukung pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi atau mengukur persepsi guru terhadap SIMPATIKA berdasarkan lima indikator utama dengan model Nielsen: Kemampuan Belajar (Learnability), Efisiensi (Efficiency), Kepuasan (Satisfaction), Kesalahan (Errors), Daya Ingat (Memorability) serta didukung dengan hasil wawancara untuk melengkapi data terkait kendala penerapan aplikasi simpatika yang diterapkan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah dan operator sekolah sedangkan penyebaran angket diberikan kepada sejumlah guru yang relevan. Hasil temuan yang didapatkan adalah Kemampuan Belajar memiliki skor tertinggi (3,23), diikuti oleh Daya Ingat (3,13), Efisiensi (2,93), Kepuasan (2,90), dan Kesalahan (2,70), yang semuanya berada pada kategori Baik. SIMPATIKA dinilai efektif memfasilitasi pengguna, meski terdapat kendala pada fitur lanjutan dan deteksi kesalahan input data.Kendala utama terkait kurangnya pemahaman operator, meskipun infrastruktur memadai. Sekolah mengatasi hal ini melalui sosialisasi, pelatihan berkala, dan kolaborasi antaroperator, yang terbukti mendukung implementasi sistem. Penelitian menyimpulkan bahwa SIMPATIKA mendukung efisiensi operasional dan pengelolaan tenaga kependidikan, sekaligus menjadi dasar inovasi digital di masa depan.