cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 483 Documents
Perbandingan Prokrastinasi Administrasi Guru dengan Menggunakan Teknik Critical Incident di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta Mayasari, Mayasari
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2018.9(2).105-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengkaji dan menganalisis prokrastinasi administrasi guru di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, (2) Mengkaji dan menganalisis teknik critical incident yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, (3) Menjelaskan dan medeskripsikan perbedaan prokrastinasi administrasi guru di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogkyakarta dan (4) Menganalisis perbedaan tingkat prokrastinasi administrasi guru dengan menggunakan teknik critical incident di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis Penelitian yang ada dalam penelitian ini ialah penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian berjumlah 50 guru dari SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta menggunakan Simple random sampling. Teknik analisa data yang penulis gunakan adalah analisis diskriptif, Uji T independent sampel dan statistik diskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan  angket, wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik guru yang terjadi di SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta ialah terjadi penundaan penyusunan RPP. Teknik critical incident yang digunakan di kedua sekolah tersebut cukup efektif mengurangi prokrastinasi administrasi dengan menggabungkan model esai dan model checklist. Tidak adanya perbedaan prokrastinasi administrasi guru di kedua sekolah dengan signifikansi sebesar 0,248, dan perbandingan tingkat prokrastinasi administrasi guru dengan menggunakan teknik critical incident di SMP Muhammadyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 menghasilkan tingkat prokrastinasi administrasi yang rendah.Keyword: Prokrastinasi Administrasi, Guru, Teknik Critical Incident.
Implementasi Pembelajaran Tematik Berdasarkan Standar Proses Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (Studi Kasus di MIN 1 Bantul) Badriah, Laelatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2018.9(2).77-89

Abstract

Education is an important pillar in creating a dignified nation's successor. Education in Indonesia has set a national education standard (SNP) that has long been applied in the education bureaucracy in Indonesia. MIN 1 Bantul is one of the Madarsah who has applied thematic learning based on the implementation of the 2013 Curriculum both in planning, implementation and evaluation. In addition, MIN 1 Bantul also includes madrasas that have implemented management in accordance with national education standards. Some important things in this study are the madrasa which tends to be the number two education, the implementation of educational standards that have not been maximized, and the fulfillment of process standards in the learning process at madrasah educational institutions.Keywords: thematic learning, madrasah management, process standards
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV SD Negeri Dukuh 1 Sleman Pranowo, Eko; Ardiyaningrum, Martalia
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(1).1-8

Abstract

Learning mathematics in 4th grade of SD N Dukuh 1 Sleman still uses a coventional learning model and has not provided opportunities for students to develop problem solving skills. In addition, the achievement of minimum criteria in integer number operation is still not optimal. This study aims to 1) describe the application of STAD cooperative learning to integer concepts; and 2) describe the improvement of problem solving skills in 4th grade students of SD N Dukuh 1 Sleman, academic year of 2014/2015. The method used in this study is a classroom action research method by adopting the Kemmis Mc Taggart model. The subjects of this study were 17 students in 4th grade of SD N Dukuh 1 Sleman. The results of the research obtained showed that STAD cooperative learning in mathematics can improve the problem solving skills of 4th grade students of SD N Dukuh 1 Sleman. In cycle I, the percentage of students who had test scores on problem solving skills was more than 70 at 6%, while in cycle II the percentage obtained was 100%. Based on the percentage above, the problem solving skills of 4th grade students in SD N Dukuh 1 Sleman has increased. The average value test of the cycle I is 53.24 and the cycle II is 87.35. Based on the research results, it can be concluded that STAD cooperative learning can improve the problem solving skills of 4th grade students of SD N Dukuh 1 Sleman.Keywords: learning model, cooperative, STAD, problem solving skills.
Penerapan Model Project Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Prestasi Belajar Siswa pada Kompetensi Desain Produk dan Pengemasan Karya Rekayasa Elektronika Praktis Di Kelas XII IPS2 Budi, Sihono Setyo
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(1).21-33

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui mengetahui apakah  Model Project Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kreatifitas    dan prestasi belajar di kelas XII IPS2  MAN I Kulon progo. Subyek penelitian ini adalah siswa MAN Wates I  Kulon Progo kelas XII IPS2  sebanyak 30 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan lembar obsevasi, analisa data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Dari analisa ditemukan bahwa Model Project Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kreatifitas  dan prestasi belajar.  Terlihat terdapat peningkatan yang signifikan antara  siklus I, siklus II dan siklus III. Jumlah skor rata-rata  kreatifitas belajar pada siklus I  sebesar 55 dan  pada  siklus II sebesar 72 dan siklus III sebesar 76.  Presasi belajar juga mengalami  peningkatan yang signifikan antara  siklus I, siklus II dan siklus III. Jumlah skor rata-rata  prestasi belajar  pada siklus I  sebesar 68,33,  pada  siklus II sebesar 71,25 dan siklus III sebesar 74,86. Capaian proyek yang dilaksanakan siswa   juga mengalami  peningkatan,  pada siklus I sebesar 85,6 %,  siklus II sebesar 88,9 % dan siklus III sebesar 92,2%.  Kata Kunci : Model Project Based Learning, Kreatifitas  Belajar, Prestasi Belajar  
Inovasi Pembelajaran Tematik, Kendala dan Upaya Perbaikan Dalam Proses Pembelajaran Badriah, Laelatul; Abibudin, Saiful; ., Zunita; ., Juliyanto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(1).47-55

Abstract

Proses pembelajaran merupakan serangkaian kegaiatan interaksi antara pendidik, peserta didik dan materi ajara yang diorganisasikan sedemikian rupa untuk mencapai tujuan pembelajaran secara maksimal. Dalam kajian ini merupakan potret pembelajaran tematik yang terjadi di salah satu madrasah ibtidaiyah yang berada di wilayah kabupaten Bantul yaitu MIN 1 Bantul, proses pembelajaran tematik terpotret dengan baik dan sangat inovatif, serta  sesuai dengan acuan pembelajaran tematik, dalam hal ini tentunya tidak lepas dengan kendala-kendala yang dihadapi oleh setiap guru kelas, akan tetapi kendala tersebut dapat diatasi dengan berbagai upaya diantaranya menggunakan keterampilan dasar mengajar yang inovatif dan fleksibel, metode dan media yang bervariasi dan inoivatif,dan menyusun perencanaan pembelajaran yang lebih flesibel, serta instrumen evaluasi yang sesuai dengan karakteristik materi dan karakteristik peserta didik.Kata Kunci: pembelajaran tematik, inovatif
Pengaruh Dukungan Sosial dan Psychological Well Being Terhadap Prestasi Belajar Santri Kelas X (Studi Kasus di MBS Sleman dan Ibnul Qoyyim Putri) Fitriyani, Nadzifah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(1).34-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis pengaruh dukungan sosial terhadap prestasi belajar santri kelas X di MBS Sleman dan Ibnul Qoyyim Puteri ;2) mengkaji pengaruh PWB terhadap prestasi belajar santri kelas X di MBS Sleman dan Ibnul Qoyyim Puteri ;3) menemukan variabel yang lebih dominan mempengaruhi prestasi belajar antara dukungan sosial dan PWB.Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian adalah MBS Sleman dan Ibnul Qoyyim Puteri. Sampel di MBS Sleman sebanyak 29% dari populasi 175,sampel 50 santri dan Ibnul Qoyyim Puteri sebanyak 67% dari populasi 75,sampel juga 50 santri. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Datanya dianalisis menggunakan teknik ana lisis regresi.Berdasarkan hasil penelitian bahwa: 1) dukungan sosial dan PWB berpengaruh terhadap prestasi belajar santri kelas X di MBS Sleman dan Ibnul Qoyyim Puteri. Dukungan sosial bersama-sama PWB memiliki persentase sumbangan pengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 20,3% di MBS Sleman dan 35,2% di Ibnul Qoyyim Puteri. 2) Dukungan sosial berpengaruh terhadap prestasi belajar santri kelas X,baik di MBS Sleman (p=0,002) dan Ibnul Qoyyim Puteri (p=0,034). 3) PWB tidak mempengaruhi prestasi belajar santri kelas X di MBS Sleman (p=0,200) dan Ibnul Qoyyim Puteri (p=0,226). 4) Dukungan sosial lebih dominan dalam mempengaruhi prestasi belajar,baik di MBS Sleman dan Ibnul Qoyyim Puteri.Kata Kunci: Dukungan Sosial, Psychological Well Being, Prestasi Belajar 
Kesiapan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menerapkan Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan SMP Di SMP N 3 Kalasan dan SMP N 1 Prambanan, UIN Sunan Kalijaga Susilaningsih, Arina Dewi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(1).66-75

Abstract

Kesiapan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menerapkan Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan SMP Di SMP N 3 Kalasan dan SMP N 1 Prambanan. Skripsi. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2015.Pendidikan berintikan interaksi antara pendidik dan peserta didik. Sedangkan kurikulum seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Memperhatikan kondisi pendidikan Indonesia yang belum optimal dalam mengimplementasikan pendidikan maka perubahan Kurikulum 2013 yang secara tiba-tiba memerlukan perencanaan yang matang dalam implementasinya. Dengan demikain kesiapan guru PAI itu sanga penting.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SMP N 3 Kalasan dan SMP N 1 Prambanan dengan subjek guru PAI dan siswa. Metode pengumpulan datanya diperoleh dari observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menyeleksi dan menyusun data yang diperoleh, kemudian diolah dan dianalisis sehingga dapat ditarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: langkah- langkah yang di ambil oleh kedua sekolah terhadap pemberlakuan Kurikulum 2013 yaitu mengadakan sosialisasi, mendelegasikan guru untuk mengikuti diklat, pengadaan sumber belajar, dan mengadakan MGMP, untuk proses pembelajaran dilihat dari silabus dan RPP kedua sekolah tersebut sudah siap untuk melaksanakan Kurikulum 2013.  Kata kunci: Kesiapan, guru Pendidikan Agama Islam, Kurikulum 2013.
Implementasi ASCO (Analyzing, Solving Problems, ans Comparing) terhadap Pembelajaran Membaca Kritis Hariyati, Nuria Reny
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(2).92-98

Abstract

AbstractResearch on overcoming exposure to radical issues with critical thinking on critical reading learning is still rarely done. This research is important to be carried out in the reading of the story to avoid radical issues that have been entered in university by using the Asco method (Analyzing, Solving Problems, Comparing). This research approach uses the Quasi-Times Design Series with Control Group experiment. The research data collection, namely the initial test scores and final tests. The experimental group was B2-18 and the control group was B3-18. Data analysis of this study used the One Way Anova SPSS test for Windows with a significance level of <0.05. The results of this study, namely (1) A homogeneous group test of 0.049 which was declared valid because> 0.05 to test this relationship; (2) Anova test of the two groups of 0,000 was declared significant because <0.05. The results showed that there was a significant influence of Asco (Analyzing, Solving Problems, Comparing) on critical reading learning.  Keywords: Asco (Analyzing, Solving Problems, Comparing), Implementation, Critical   ReadingLearning
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Penjumlahan Pecahan Penyebut Berbeda Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions ) Pada Kelas Vb MIN 3 Bantul Atmi, Suwi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(2).106-115

Abstract

Learning using the STAD model is motivated by the low activity and student learning outcomes in mathematics with the subject of the addition of the fraction of the denominator of Bebeda in class VB MIN 3 Bantul. This is the cause because teachers do not use methods that activate students so students can participate in the learning process. Therefore learning is carried out using the STAD model. The class action using the STAD type cooperative learning model is carried out in 2 cycles.               Learning using the STAD model aims to obtain data to determine the effectiveness of the type of STAD cooperative learning model in improving learning achievement and student learning activeness in learning mathematics. Learning using the STAD model is carried out in 2 cycles. Each cycle consists of 2 meetings. The subject of learning using the STAD model is students in class VB MIN 3 Bantul consisting of 10 male students and 7 female students. Learning using the STAD model was carried out in the first semester of the 2018/2019 school year between August and September 2018. The data collection technique used observation sheets and test sheets during action and implementation.               The learning outcomes using the STAD model in the first cycle show that the activity and learning achievement increase is still small in scale. Out of 17 students, 11 students completed their studies and 6 students did not complete their studies. In the second cycle learning achievement increased significantly, from 17 students 17 students completed study. Based on the findings, data analysis and data processing obtained from the evaluation evaluation of each cycle in learning using this STAD model, it can be used as a reference regarding the use of STAD type cooperative learning models in the learning process can improve student learning outcomes in learning Addition of Denominators to Verbal Classes in class VB MIN 3 Bantul. Keywords: activeness, learning achievement, STAD type cooperative learning
Analisis Peran Kepala Sekolah dalam Menerapkan Kedisiplinan Guru di MI Ma’arif Garongan Kulonprogo Sukati, Sukati
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2019.10(2).99-105

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kedisiplinan guru datang kantor tidak sesuai jam kantor, masih maraknya kelas kosong disaat jam pelajaran, kedisiplinan menjadi titik permasalahannya. Kedisiplinan seorang  guru sangat mempengaruhi kedisiplinan siswa, jika kedisiplinan guru baik akan berdampak positif pada siswa begitupun sebaliknya. Disamping itu ada sosok figur yang menjadi panutan atau pemimpin yang berperan penting dalam dunia sekolah yaitu kepala sekolah. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepala sekolah dalam menerapkan kedisiplinan guru di sekolah MI Ma’arif Garongan, Kulonprogo Yogyakarta. Dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam menerapkan kedisiplinan guru di MI Ma’arif Garongan  Kulonprogo Yogyakarta.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Anaisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran Kepala sekolah dalam menerapkan kedisiplinan guru di MI Ma’arif Garongan  Kulonprogo Yogyakarta. adalah: Kepala sekolah berperan sebagai pelaksana, perencana, seorang ahli, pelindung, Pemegang tanggung jawab, sebagai pencipta, dan sebagai wasit. 2) faktor penghambat serta solusi kepala sekolah dalam menerapkan kedisiplinan guru di MI Ma’arif Garongan  Kulonprogo Yogyakarta adalah  faktor keadaan keluarga, keadaan sekolah, keadaan masyarakat. sedangkan solusi kepala sekolah dalam menerapkan kedisiplinan guru di MI Ma’arif Garongan adalah melakukan musyawarah bersama untuk mencari jalan keluar.