cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
ISSN : 25021982     EISSN : 25409123     DOI : -
Jurnal TELKA merupakan jurnal yang sepenuhnya diperiksa oleh Redaksi Ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Redaksi menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan konsepsi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini terbit 2 kali secara online dan cetak (terbatas) dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal meliputi bidang ilmu Teknik Elektro, maupun studi-studi interdisipliner yang terkait. Bidang-bidang tersebut meliputi, antara lain: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi, Kontrol, dan Sistem Tenaga.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
Rancang Bangun Robot Bawah Air Menggunakan Sistem Ballast Berbasis Rov (Remotely Operated Vehicle) Dengan Frekuensi 433 Mhz Edi Mulyana; Neni Utami Adiningsih; Cecep Ahmad Fauzi
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 2, No 2 (2016): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v2n2.126-137

Abstract

ROV (Remotely Operated Vehicle) adalah salah satu jenis robot bawah air yang dikendalikan menggunakan remote control. Komunikasi antara remote control dengan robot dapat melalui media kabel atau tanpa kabel (wireless). Dalam melakukan misi penyelaman sebuah robot bawah air harus dapat bergerak dengan bebas tanpa terbatasi oleh kabel sehingga pemilihan remote control tanpa kabel lebih efisien dari pada menggunakan kabel. Selain itu juga robot bawah air harus dapat mengapung, melayang dan tenggelam sehingga dibutuhkan sebuah sistem ballast pada robot ROV. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah ROV tanpa kabel dengan frekuensi 433 Mhz yang dilengkapi sistem ballast. Penggunaan frekuensi 433 Mhz diharapkan mampu membuat jangkauan robot lebih jauh saat bergerak dibandimgkan dengan frekuensi 2,4 Ghz. Sistem Ballast pada penelitian ini memanfaatkan prinsip kerja dari ompa air untuk mengisi dan membuang air dari dalam tangki. Volume tangki ballast sebesar 2340,96 cm3 dan volume ROV sebesar 3447,2 cm3. Waktu yang diperlukan untuk mengisi menngeluarkan air adalah 60 detik. Jarak jangkauan robot saat bergerak di permukaan yaitu 15 meter dan saat menyelam yaitu 30 cm. Dengan rata – rata kecepatan robot ketika bergerak dipermukaan dan didalam air adalah 0,0299 m/s dan 0,0293 m/s.
Zeroth Order Resonator Antenna Dual Frekuensi Menggunakan Metode Composite Right Left Handed-Tranmission Line Andik Atmaja
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 2 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n2.114-120

Abstract

Pada penelitian ini  telah didesain antena dual frequency sebagai perangkat untuk menangkap gelombang radio (RF) pada frekuensi 541 MHz dan 2,4 GHz menggunakan metode Composite Right Left Handed- Tranmission Line (CRLH-TL). Metode ysng digunakan merupakan pengembangan dari struktur metamaterial dengan menghilangkan atau tidak menggunakan ground stub pada antenna, hal ini dilakukan untuk mendapatkan dimensi antenna yang relative kecil. Parameter pengujian antenadual frekuensi  ini meliputi return loss, VSWR, dan bandwidth. Nilai parameter return loss antenna pada  frekuensi 541.730MHz sebesar -31.92 dB sedangkan pada frekuensi 2.4207 GHz sebesar -27.86 VSWR hasil pengukuran antenna frekuensi 541.730 MHz memiliki VSWR 1.038 sedangkan pada frekuensi 2.420 GHz. pada frekuensi 541.730 MHz memiliki bandwidth sebesar 39.980 MHz, sedangkan pada frekuensi 2.420 GHz memiliki bandwidth sebesar 219.890 MHz.
Perancangan Jaringan Voice Over IP (VoIP) Berbasis Raspberry Pi Untuk Sistem Komunikasi Area Remote Hernan Malik Abdullah
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 2, No 1 (2016): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v2n1.36-43

Abstract

Telekomunikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar manusia. Infrastruktur telekomunikasi dibangun di seluruh negeri untuk melayani kebutuhan tersebut. Namun area layanan yang ada masih belum bisa menjangkau seluruh wilayah terutama daerah-daerah terpencil (remote). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem komunikasi berbasis VoIP yang bisa dimanfaatkan untuk komunikasi antar warga terutama di area yang minim infrastruktur telekomunikasi. Server VoIP dibuat menggunakan Raspberry Pi. Sedangkan fungsi router dan pemancar menggunakan Mikrotik  Routerbord 433 dengan antena eksternal. Sedangkan perangkat yang digunakan oleh pengguna (client) bisa berupa handphone android, laptop maupun personal komputer. Hasil pengujian menunjukkan bahwah panggilan dan percakapan bisa dilayani oleh server Voip. Analisa QOS dengan metode MOS menunjukkan bahwa server VoIP hanya bisa melayani 10 percakapan pada saat bersamaan. Adapun jarak jangkau layanan untuk daerah LOS bisa mencapaijarak 500 meter.
Rancang Bangun Mikrostrip Bandpass filter Pada Frekuensi 2,9 – 3,1 GHz Menggunakan Metode Open Stub Muhammad Iqbal; Nanang Ismail; Yuyu Wahyu
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.54-62

Abstract

Pada jurnal ini akan dibahas mengenai perancangan mikrostrip bandpass filter dengan metode open stub dengan melihat pada parameter yang sudah ditetapkan diantarnya adalah return loss, insertion loss dan VSWR. Penggunaan mikrostrip sendiri dipilih karena dapat menyiasati dimensi filter yang besar dan bandpass digunakan untuk meloloskan sinyal yang diinginkan. Hasil dari penggunaan metode open stub memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan menggunakan metode open stub yang dikombinasikan dengan metode lain. Hasil simulasi menunjukan nilai return loss -14,7126 dB, nilai insertion loss menunjukan -2,2722 dB dan nilai VSWR 1,4504 pada frekuensi 3 GHz. Pada hasil pengukuran menunjukan nilai return loss -10,649 dB, nilai insertion loss menunjukan -3,76 dB dan nilai VSWR 1,83 pada frekuensi 3 GHz. Hasil simulasi dan pengukuran terjadi perbedaan karena beberapa faktor yang tidak diperhitungkan saat simulasi sehingga terjadi perubahan nilai dari parameter filter. Dengan menggunakan jenis substrat yang berbeda dan ordo berbeda dapat menghasilkan nilai simulasi yang lebih baik dari substrat yang digunakan pada saat pabrikasi.
Rancang Bangun Alat Bantu Physiotherapy Penggerak Lengan Manusia Untuk Penderita Lumpuh Parsial Sementara Berbasis Voice Command Android Asih Setiarini; Hanifah Nur Kumala Ningrum; Mohammad Luqman; Rikky Yana Okananda
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 3, No 2 (2017): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v3n2.112-124

Abstract

Lumpuh adalah kondisi dimana gerak suatu bagian badan terganggu hingga tidak mampu bergerak sama sekali. Penyakit atau kondisi ini biasanya terjadi pada bagian ekstremitas  seperti pada tangan dan kaki. Kelumpuhan yang  sering terjadi adalah masalah perlukaan pada pembuluh dalam otak yang akan mengganggu syaraf motorik di sebagian tubuh maupun seluruh tubuh. Penelitian ini membahas tentang lengan bantu berbasis voice command android yang digunakan sebagai media terapi untuk penderita lumpuh. Voice command pada smartphone android yang diucapkan oleh pengguna akan diolah menjadi pergerakan dari lengan bantu yang kemudian dikirim menggunakan serial communication ke mikrokontroller Arduino sebagai pusat pengaturan. Pergerakan dari lengan bantu menggunakan PWM (Pulse Wide Modulation). Penggunaan PWM bertujuan untuk mengatur kecepatan pergerakan dari lengan bantu sesuai berdasarkan keluran sensor MPX5050DP yang terbaca sebagai kekuatan otot. Alat ini telah berhasil diujikan dengan menghasilkan parameter pergerakan lengan bantu yaitu  sudut 130 derajat pada posisi angkat dan 30 derajat saat posisi turun.
Analisis Perencanaan Secara Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid Terbarukan (Studi Kasus: Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta) Lia Kamelia; Khusnul Kharisma; Afaf Fadhil
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 3, No 1 (2017): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v3n1.13-27

Abstract

Pembangunan PLTH di Indonesia membutuhkan perencanaan dan perhitungan yang tepat sehingga diharapkan dapat membangun pembangkit listrik hibrid menggunakan energi terbarukan yang sesuai seperti yang diharapkan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan pembangkit listrik adalah keadaan topografi suatu wilayah, misalnya kecepatan angin dan intensitas penyinaran matahari. Lokasi yang dipilih pada penelitian ini adalah Gunung Kidul, Yogyakarta. Salah satu alasannya karena kondisi alam di daerah tersebut sangat berpotensi menghasilkan energi, terutama energi panas matahari dan energi tenaga angin. Setelah ditemukan lokasi yang tepat untuk penerapan PLTH, dilakukan analisis beban dan energi yang dihasilkan oleh sistem pembangkit. Analisis tersebut disimulasikan menggunakan software HOMER yang outputnya berupa analisis kelistrikan, arus keuangan (cash flow), emisi serta kelayakan investasi. Energi yang dihasilkan pembangkit digunakan untuk distribusi air, kelistrikan rumah tangga serta penerangan jalan. Total beban yang harus dipenuhi yaitu sebesar 157,36 kWh dalam sehari pemakaian atau 4.720,86 kWH dalam sebulan. Dari hasil simulasi HOMER, pembangkit listrik yang direkomendasikan yaitu 40 kW PV, 5 kincir angin 50 kW, 240 buah baterai 12 VDC serta inverter 400 kW. Dari kedua pembangkit listrik tersebut dihasilkan energi sebesar 77.494 kWh/tahun yang didapat dari PV yang menghasilkan energi sebesar 56.570 kWh/tahun dan tenaga angin yang menghasilkan 20.924 kWh/tahun. Dari output sebesar itu, diperoleh harga per-kWh energi  sebesar $0,152/kWh. Sistem pembangkit akan mencapai BEP pada tahun ke-14 setelah sistem berjalan dan setelah tahun ke-15, keuntungan pertahunnya sebesar Rp. 73.645.416.  .
Perancangan Simulator Pemodelan Prediksi Redaman Propagasi Outdoor pada Sistem Komunikasi Seluler Daniel Adi Nugroho; Dwi Aryanta
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 2 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n2.150-161

Abstract

Pathloss yang terjadi pada hubungan pemancar dan penerima akan mempengaruhi kualitas jaringan komunikasi. Banyak pemodelan yang digunakan sebagai cara untuk memprediksi besaran pathloss tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat simulator perhitungan prediksi redaman propagasi outdoor menggunakan model Lee, Okumura-Hatta, dan SUI. Simulator digunakan untuk membandingkan nilai pathloss pada frekuensi 900 MHz, 1800 MHz, dan 2300 MHz. Simulator dapat memasukkan variasi nilai dari parameter ketinggian antena BTS, ketinggian antena MS, dan frekuensi. Hasil simulasi menunjukkan nilai pathloss dari model SUI pada daerah urban menggunakan frekuensi 2300 MHz sebesar 190,89 dB dan merupakan yang terbesar, sedangkan yang terkecil didapat dari model Lee pada daerah rural menggunakan frekuensi 900 MHz dengan nilai pathloss sebesar 51,12 dB.
Penentuan Lokasi Sumber Suara Menggunakan Directional Microphone Array Annisa Firasanti; Putra Wisnu Agung Sucipto
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 5, No 1 (2019): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v5n1.65-73

Abstract

Penentuan lokasi sumber akustik adalah teknik yang sangat penting yang dibutuhkan di banyak bidang aplikasi praktis seperti telekonferensi, keamanan, navigasi, dan lainnya. Microphone array adalah tiruan dan pengembangan dari proses pendengaran manusia dengan dua telinga. Dalam penelitian ini akan dilakukan proses penentuan lokasi sumber suara dengan salah satu metode yang umum digunakan dalam bidang ini yaitu mengukur Time Difference of Arrival (TDOA), dimana akan dilakukan cross-correlation dari informasi yang diterima oleh sepasang atau beberapa mikrofon. Setelah itu akan dilakukan estimasi untuk mencari nilai delay yang dapat memaksimalkan cross-correlationtersebut. Nilai tersebut kemudian akan diproses dari persamaan geometri yang dapat menghasilkan sudut sumber suara yang dihitung dari mikrofon acuan. Hasil penelitian sementara didapatkan bahwa suara yang mempunyai rentang frekuensi yang tinggi lebih mudah dideteksi daripada yang mempunyai frekuensi tunggal. Sudut yang terdeteksi mempunyai error rata-rata 2,78o dan MSE 2,776o. Kemudian jarak yang terdeteksi mempunyai selisih rata-rata 5,859 cm dan nilai MSE 5,71.
Rancang Bangun Voice Over Internet Protocol dan GSM Gateway Berbasis Raspberry Pi Ardi Windiarto; Kholilatul Wardani
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 5, No 1 (2019): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v5n1.55-64

Abstract

Makalah ini membahas desain layanan jaringan komunikasi VoIP Server menggunakan Raspberry Pi sebagai alat komunikasi wireless. VoIP server berbasis Raspberry Pi menggunakan sistem operasi RasPBX. Di dalam sistem operasi RasPBX sudah ada software asterisk yang berfungsi sebagai softswicth. Client VoIP menggunakan zoiper sebagai softphone. Alat ini dilengkapi dengan fitur GSM gateway yaitu fitur yang dapat menghubungkan jaringan VoIP ke jaringan GSM. Fitur GSM gateway ini menggunakan modem GSM sebagai jembatan yang menghubungkan jaringan VoIP dengan jaringan GSM. Persentase keberhasilan panggilan VoIP ke VoIP, VoIP ke GSM, dan GSM ke VoIP mencapai 100%. Berdasarkan hasil pengujian Quality of services (QoS) pada panggilan VoIP ke GSM, dihasilkan rata-rata delay sebesar 12,11 ms yang termasuk dalam kategori kualitas baik, Troughput sebesar 0,151, jitter sebesar 0,052 ms yang termasuk dalam kategori kualitas baik, dan packet loss sebesar 0% yang termasuk dalam kategori kualitas sangat baik. Jangkauan maksimal antara client VoIP ke server agar komunikasi berjalan dengan baik adalah 100 meter dalam kondisi Line Of Sight (LOS). Pengujian dengan jarak 25 m dalam kondisi Non Line Of Sight (NLOS), masih menghasilkan komunikasi yang baik. Berdasarkan hasil pengujian kuisioner dari 30 pengguna, dihasilkan nilai MOS 3,88 yang termasuk dalam kategori kualitas cukup baik.
Pendeteksi Posisi Keberadaan Manusia dalam Ruangan Menggunakan Metode Perbedaan Citra dengan Sensor Webcam Yockie Andika Mulyono; Daniel Setiadikarunia
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 5, No 1 (2019): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v5n1.1-14

Abstract

Dalam artikel ini disajikan perancangan dan realisasi sistem pendeteksi posisi keberadaan manusia dalam ruangan menggunakan sensor webcam. Sistem ini dapat diterapkan pada robot, sehingga robot mempunyai kemampuan untuk mendeteksi posisi manusia. Untuk mengetahui ada atau tidak ada manusia digunakan deteksi gerak. Metode deteksi gerak yang digunakan adalah metode perbedaan citra terhadap dua citra berurutan dari video yang ditangkap oleh webcam. Bila terdapat perbedaan citra yang melebihi nilai tertentu, maka terdeteksi adanya gerakan dan dianggap ada manusia dalam ruangan. Posisi keberadaan manusia diperoleh dengan menggabungkan hasil deteksi gerak dengan informasi sudut/arah webcam saat terdeteksi adanya gerakan. Dari hasil pengujian diperoleh pendeteksi yang direalisasikan memiliki tingkat keberhasilan sebesar 100% dalam mendeteksi posisi keberadaan manusia untuk kondisi yang telah ditentukan, yaitu nilai Delta_piksel (banyaknya piksel yang berbeda) 500 dan delay 0,05 detik. Sistem ini dapat melakukan pendeteksian posisi objek dengan rata-rata kecepatan gerak objek sampai 0,5 m/s.

Page 5 of 19 | Total Record : 187