cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
Peningkatan Daya Saing Produk Masker dengan Redesign dan Pengimplentasian Flexible Face Support di Kemuning Lor Arjasa Jember Feby Erawantini; Azamataufiq Budiprasojo; Alex Taufiqurrohman Zain
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2334

Abstract

Sejak Maret 2020, World Health Organization telah menetapkan COVID-19 sebagai Pandemi. Penyebaran COVID-19 telah dikonfirmasi terjadi di seluruh Provinsi di Indonesia. Satu pasien yang dinyatan positif COVID-19 di Kabupaten Jember berasal dari Kecamatan Arjasa. Salah satu dari protokol berkomunikasi untuk mencegah penyebaran COVID-19 yaitu dengan menggunakan APD. Pada tanggal 5 April 2020 pemerintah mengumumkan bahwa semua orang hendak keluar rumah harus menggunakan masker. Menurut Referensi dari jurnal internasional disebutkan bahwa masker kain dapat menyaring 60% dari partikel. Masker kain yang banyak diproduksi saat ini masih hanya satu atau dua lapis saja. Tidak semua masker berbahan catton. Masker kain yang ada hanya berupa masker saja dan hanya melindungi saluran masuknya virus dari organ pernafasan. Sedangkan virus juga dapat menular dari mukosa mata dan telinga. Kebanyakan masyarakat menggunakan masker tanpa disertai pelindung mata dan telinga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pemberdayaan masyarakat Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Jember untuk memproduksi Masker redesign Polije berbahan dasar catton batik khas Jember dilapisi dengan filter droplet, dapat melindungi mata dan telinga sehingga efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19. Metode yang digunakan adalah Pendampingan, pelatihan dan ceramah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksankan pada bulan Juni sampai dengan Desember 2020. Hasil dari kegiatan ini yaitu peningkatan keterampilan masyarakat dalam membuat masker redesign Polije serta pemasaran maker secara online. Diharapkan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pendapatan masyarakat di era pandemi COVID-19
Optimalisasi Potensi Wisata dan Pengurangan Resiko Bencana di Desa Pentadio Barat untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Daerah Dataran Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo Intan Noviantari Manyoe; Ronal Hutagalung
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2335

Abstract

Berbah adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Dalam hal kemajuan pendidikan usia dini terdapat beberapa taman kanak-kanak (TK) di kecamatan berbah diantaranya TK PANTI DEWI. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu penilaian rapor hingga saat ini masih menggunakan teknik konvensional ditulis penilaian deskriptif secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup tinggi dalam prosesnya. Hal lain adalah gaya penulisan yang berbeda-beda jika ditulis manual dan beberapa masalah human error baik dari sisi orang tua ataupun guru-guru. Solusi yang ditawarkan tersedianya sebuah website rapor online yang dapat dijadikan sebagai media penunjang dalam penilaian rapor, serta pendampingan pelatihan pengoperasian menggunakan komputer untuk meningkatkan kemampuan guru-guru TK Panti Dewi. Dalam kegiatan ini dilakukan juga pendampingan terhadap orang tua anak didik dalam penerimaan rapor menggunakan website. Dengan adanya program ini pada akhir pelaksanaan kegiatan mitra mampu meningkatkan efisiensi waktu penilaian rapor penulisan rapor hasil ajar menjadi lebih efektif dan efisien bahkan memberikan invoasi baru bagi orang tua jaman milenial yang anak-anaknya sekolah TK di Panti Dewi saat ini yakni dapat menerima rapor anak dalam bentuk softcopy secara online serta dapat unduh sendiri melalui gadget yang dimiliki
Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung Dwi Indrawati; Ratnaningsih Ruhiyat; Etty Indrawati; Lailatus Siami
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2336

Abstract

Hingga saat ini upaya pengelolaan sampah di beberapa daerah di Indonesia belum menunjukkan hasil yang optimal, termasuk salah satunya adalah upaya pengelolaan sampah yang ada di Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Sampah masih dianggap barang yang tidak memiliki nilai ekonomi dan belum menerapkan prinsip 3R, seperti pengurangan, penggunaan kembali serta melakukan daur ulang, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Untuk membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang ramah lingkungan di Desa Cibodas, upaya yang dijalankan meliputi: membentuk kelompok penggerak, membangkitkan minat dan kesadaran masyakarat, memetakan potensi, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, serta merencanakan Tempat Pengolahan Sampah (TPS)-3R sebagai unit percontohan. Atas inisiatif masyarakat desa, kelompok penggerak dipilih kelompok karang taruna desa. Kelompok karang taruna ini selain melakukan pengawasan pelaksanaan pemilahan sampah di tingkat warga, juga dilibatkan dalam menentukan jenis teknologi pengolahan sampah yang akan diterapkan di TPS-3R
Pendampingan Kelompok PKK Desa Mulyoagung dalam Proses Pemilu Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Konstitusional Fitria Esfandiari; Cholidah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2345

Abstract

Perwujudan demokrasi di Indonesia salah satunya melalui pelaksanaan pemilihan umum. Sebagai bagian dari hak asasi manusia, persoalan ini telah diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. PKK Desa Mulyoagung yang terletak di Kabupaten Malang adalah salah satu  desa yang turut andil dalamnya. Beragam media yang menginformasikan mengenai pemilu memiliki dampak yang signifikan, namun tetap diperlukan penyuluhan hukum terkait dengan tata cara pencoblosan surat suara dan juga sosialisasi bakal calon dalam proses pemilu serentak memilih wakil rakyat DPRD, DPD, DPR serta Presiden dan wakil Presiden tahun 2019
Peningkatan Kualitas Teknologi Produksi Dan Tata Kelola Usaha Pada Usaha Apem Selong dan Putu Dahlok Jember Sumadi; Oryza Ardhiarisca; Rahma Rina Wijayanti; Rediyanto Putra
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2351

Abstract

Program pengabdian ini akan dilakukan pada usaha Apem Selong & Putu Dahlok Jember. Usaha ini terletak di Jl. Fatahilah, Tembaan, Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perkembangan dari usaha Apem Selong dan putu Dahlok Jember dari segi tempat usaha, peralatan, pemasaran, kebersihan dan produk. Dengan demikian, usaha Apem Selong dan Putu Dahlok ini bisa lebih optimal dalam memperoleh keuntungan. Perbaikan peralatan dilakukan dengan menambah atau memperbarui peralatan yang sebelumnya dimiliki oleh mitra. Dengan demikian, perbaikan peralatan perlu dilakukan agar usaha mitra lebih efisien dan efektivitas dalam menghasilkan produk, sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi lebih optimal. Perbaikan peralatan ini akan sepenuhnya melibatkan mitra dalam hal penentuan spesifikasi alat yang akan digunakan. Hal ini dikarenakan mitra merupakan pihak yang mengetahui sepesifikasi seperti apa yang harus ada dalam alat yang akan digunakan. Adapun alat yang dibutuhkan oleh usaha apem selong dan putu Dahlok adalah kompor dengan ukuran dan tekanan api yang lebih besar dan panci putu dengan ukuran yang lebih besar dan berbahan stainless steel. Berdasarkan perhitungan biaya produksi yang telah dilakukan maka diketahui bahwa usaha Apem Selong dan Putu Dahlok mendapatkan keuntungan sebesar Rp189.100,- per hari jika seluruh produknya terjual
Pelatihan Pengkajian Nyeri sebagai Upaya Mengoptimalkan Manajemen Nyeri di Rumah Sakit Universitas Brawijaya Efris Kartika Sari; Alfrina Hany; Rustiana Tasya Ariningpraja
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2356

Abstract

Manajemen nyeri yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam lingkup layanan Rumah Sakit. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan masalah tambahan bahkan memperlambat perbaikan kondisi pasien. Perawat merupakan petugas kesehatan yang harus mampu dalam mendukung upaya tersebut. Pengkajian nyeri yang tepat akan menjadi dasar manajemen nyeri yang optimal pada pasien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan pengkajian nyeri pada pasien komunikatif maupun dengan gangguan komunikasi, sehingga sehingga perawat dapat melakukan pengkajian nyeri secara tepat, rutin, dan terstruktur. Hal ini diwujudkan dengan melatih perawat dengan berbagai teori tentang pengkajian nyeri, terutama penggunaan skala nyeri dengan berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing dan penerapan penggunaan skala nyeri tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Universitas Brawijaya, Kota Malang pada November-Desember Tahun 2019. Metode kegiatan yang dilakukan terdiri dari: focus group discussion, pre-test dan post-test, dan pemberian materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan pengkajian nyeri ini dapat meningkatkan pengetahuan perawat tentang pengkajian nyeri. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengkajian nyeri pada perawat perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk mendukung upaya manajemen nyeri yang optimal.
Integrasi Modul Energi Surya untuk Membantu Sistem Kelistrikan di Pondok Pesantren Darul Bayan Kecamatan Jatinangor Kabupaten Bandung Muhammad Hablul Barri; Bandiyah Sri Aprillia; Ahmad Sugiana; Kharisma Bani Adam
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.2368

Abstract

Pesantren Darul Bayan di bawah naungan pembinaan Yayasan Darul Bayan Pembangun Peradaban terletak daerah di Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa-Barat. Luas tanah yang dimiliki pesantren Darul Bayan sekitar 3000 (tiga ribu) meterpersegi, Di samping kegiatan kepesantrenan, Yayasan Darul Bayan Pembangun Peradaban membuat sekolah non formal (madrasah alquran) yaitu mulai dari tingkat SD sampai SMA, Jumlah santri kurang lebih ada 250 orang putra-putri, dua keluarga yang menetap, dan 20 orang guru. Pemenuhan energi listrik untuk kebutuhan sehari-hari di pesantren ini bersumber dari PLN dengan total daya sebesar 4400 VA. Biaya bulanan untuk penggunaan listrik rata-rata mencapai Rp 1.500.000 (satu setengah juta rupiah) tiap bulan. Biaya sebesar itu tentu sangat memberatkan, sebab tidak semua santri berkecukupan untuk membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) sebagai sumber biaya operasional bulanan. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk meringankan biaya yang ditanggung pesantren. Masalah lain adalah keandalan listrik atau gangguan terputusnya saluran dan drop tegangan, serta sistem penerangan gerbang depan serta penerangan bilik di pesantren belum memadai. Untuk membantu meringankan biaya bulanan dan meningkatkan keandalan kelistrikan, maka dipasang Pembangkit Lisrik Tenaga Surya (PLTS). Sistem tersebut meliputi panel sel surya (gabungan beberapa modul sel surya), baterai, inverter, monitoring-kontroler, saklar, stop kontak, sensor photocell, dan pelengkap lainnya. Panel sel surya akan mengalirkan energi menuju baterai pada siang hari, pada malam hari lampu dapat dinyalakan secara otomatis maupun manual. Power House atau Pusat Daya PLTS akan dipasang di bangunan utama pondok pesantren, sehingga pemantauan PLTS akan lebih mudah.
Kreatif Mengantisipasi Gagal Panen di Tengah Pandemi Covid-19 Dengan Pemanfaatan Limbah Organik Hasil Pertanian Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pestisida Organik Cholyubi Yusuf; Ariesia A Gemaputri; Sri Sundari; Ida Adha Anrosana Pongoh
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.2392

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat PNBP pada Kelompok tani “Adil Makmur” berawal dari permintaan bantuan solusi yang berkaitan dengan bagaimana mengolah limbah organik hasil pertanian menjadi produk yang bermanfaat bagi tanaman lagi selain untuk pakan ternak dan pupuk organik. Permasalahan utama yang dikemukakan oleh ketua kelompok tani “Adil Makmur adalah limbah organik hasil pertanian pada kelompok ini belum termanfaatkan secara maksimal, sehingga tampak seperti onggokan sampah yang tidak berguna yang pada akhirnya akan dibakar agar tidak terlihat menumpuk pada salah satu sudut lahan petani. dan bentuk produk apa yang tepat untuk dapat dimanfaatkan kembali oleh petani dalam kegiatan budidayanya. Secara rinci permasalahan yang ditemukan pada saat survey lapang antara lain; (1) belum termanfaatkannya limbah organik hasil pertanian secara maksimal; (2) bagaimana implementasi produk hasil olahan limbah organik hasil pertanian yang berupa pestisida organik; (3) Bagaimana mengkomersialkan produk olahan limbah organikhasil pertanian;(4) bagaimana cara mengurus ijin edar produk agar produk dapat di terima oleh konsumen tanpa ragu dalam penggunaannya Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, maka kegiatan pengabdian masyarakat PNBP ini bertujuan mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra dengan menawarkan suatu bentuk pelatihan mengolah limbah organik hasil pertanian yang mudah dilakukan oleh mitra serta pendampingan implementasi produk yang dihasilkan. Pelatihan pengemasan produk sebagai upaya komersialisasi produk dan pelatihan manajemen usaha untuk menunjang keberlangsungan usaha produksi pestisida organik. Pendampingan dan pelatihan cara mengurus ijin edar produk untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas wilayah pemasaran produk.
Peningkatan Ketrampilan Peternak Susu Perah dalam Proses Penanganan Pemerahan Susu di Mitra Produksi Susu Pasteurisasi Berbasis Teknologi Medan Pulsa Listrik Tegangan Tinggi Feby Erawantini; Budi Hariono; Azamataufiq Budiprasojo; Trismayanti Dwi Puspitasari
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.2394

Abstract

Susu merupakan bahan pangan sempurna karena mempunyai nilai gizi lebih baik dibandingkan dengan nilai gizi sumber pangan lainnya. Produk susu mempunyai sifat tidak tahan lama dan mudah rusak (perishable food) dan berpotensi mengandung bahaya (potentially hazardous food/PHF). Susu diperah dari ambing ternak sehat tidak bebas dari mikroba dan mengandung sampai 500 organisme/ml, jika ambing pada ternak sakit maka jumlah mikroorganisme dapat meningkat menjadi 20.000 mikroorganisme/ml. Ambing susu ternak dapat menjadi sumber pencemaran mikroorganisme, karena mikroorganisme dapat tumbuh dan berkembang sedikit agak jauh kedalam puting yang tidak tertutup dan biasanya dalam kondisi basah. Mikroorganisme terbawa sebagai sumber pencemaran, ketika susu mulai diperah, bagian pertama dari pemerahan biasanya dibuang karena dapat mengandung hingga 50.000 mikroorganisme/ml. Sumber pencemaran lain dapat berasal dari lingkungan kandang (lantai, udara, debu dan air), tubuh dan kotoran kambing, pakan, peralatan pemerahan, pekerja, pencemaran selama penyimpanan dan pemasaran. Kandungan mikroorganisme pada susu merupakan fungsi dari waktu, penanganan susu menentukan jenis mikroorganisme yang terbawa, sedangkan suhu penyimpanan menentukan kecepatan perkembangbiakan mikroorganisme. Kualitas bahan baku susu menjadi faktor utama keberhasilan penerapan teknologi pasteurisasi susu metode medan pulsa listrik tegangan tinggi. Metode yang digunakan untuk menghitung jumlah mikroba adalah Total Plate Count (TPC) sesuai SNI 2897-2008. Hasil yang diperoleh dengan menerapkan SOP pemerahan susu diperoleh jumlah mikroba pada susu segar sebesar 6,91 x 102 cfu/ml dan hasil susu yang telah dipasteurisasi dengan teknologi HPEF sebesar 1,96 x 102 cfu/ml atau menurunkan total mikroba sebesar 76%.
Pemanfaatan Ethnoscience Berorientasi Pembelajaran Teknologi Tepat Guna pada Kelompok Guru Gugus Karangrejo Guna Menyiapkan Siswa Kompeten di Era Revolusi Industri 4.0 Ahmad Rofi'i; Azamataufiq Budiprasojo; Risse Entikaria Rachmanita; Dafid Ari Prasetyo
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.2395

Abstract

Salah satu upaya yang tengah dilakukan oleh pemerintah adalah dengan meningkatkan kompetensi guru dalam bidang pengajaran dan mengembangkan iklim keunggulan kompetitif serta terciptanya sumber daya manusia yang menguasai IPTEK adalah dengan memacu pendidikan yang berbasis teknologi dengan lingkungan sebagai sumber belajar. Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Karangrejo Kecamatan Sumbersari yang merupakan kelompok diskusi guru pendidikan dasar se wilayah kerja unit Karangrejo Kecamatan Sumbersari. Berbasarkan analisis situasi dari wawancara dan observasi diperoleh permasalahan yang dialami mitra antara lain guru kurang memiliki pengetahuan dalam merencanakan dan mengekplorasi ide/ gagasan inovasinya dalam pembelajaran melalui kegiatan aktif serta dituangkan melalui alat pembelajaran berorientasi teknologi tepat guna, tenaga guru kurang menguasai keluasan materi dan perkembangan teknologi masa kini, terutama materi yang dapat dieksplorasi dalam alat pembelajaran , tidak adanya pelatihan khusus untuk melatih keterampilan dan kompetensi berbasis teknologi tepat guna melalui alat pembelajaran. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan, pendampingan dan fasilitas pada mitra melalui tahapan survei, implementasi kegiatan hingga pelaksanaan evaluasi yang langsung berdampak pada mitra. Hasil diperoleh dari kegiatan pengabdian yaitu diperoleh banyak perubahan, mulai dari perubahan pemahaman dan pengetahuan tentang penerapan ethnoscience yang dapat diterapkan melalui penggunaan alat teknologi tepat guna. Alat ini dihasilkan oleh guru melalui pelatihan dan pendampingan oleh tim sebagai pemateri, pendamping dan penilai serta memberikan konfermasi mengenai metode dan proses kerja yang tepat sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran secara efektif dan bermanfaat. Dari hasil wawancara dan observasi diperoleh bahwa penerapan ethnoscience dalam proses pembelajaran sangat bermanfaat dalam mengantarkan pemahaman siswa pada teknologi yang dilakukan secara langsung melalui alat teknologi tepat guna bahkan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mitra sehingga memberikan keyakinan untuk menerapkan lebih lanjut