cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
Dari Limbah Menjadi Berkah: Konversi Limbah Cair Pewarna Alam Ramah Lingkungan Yosefina Andia Dekrita; Victoria Coo Lea; Nunsio Handrian Meylano; Sofiana Jelita; Ferdinando Contante Poling
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair dari proses pewarnaan alam tenun ikat di Kelompok Mbola So, Kabupaten Sikka, selama ini dibuang tanpa pengolahan, padahal limbah cair pewarna alam memiliki potensi bahan yang masih memiliki nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengelolaan limbah cair pewarna alam melalui pelatihan pengolahan menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bermanfaat ekonomi. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan teknis secara langsung kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah cair menjadi POC yang efektif, yang telah diuji coba pada tanaman dan menunjukkan respons pertumbuhan positif. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kesadaran lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta membuka peluang pengembangan inovasi berbasis ekonomi sirkular di masyarakat khususnya kepada kaum perempuan, pencapaian Sustainable Development Goals ( SDG 1, SDG8, SDG 9 dan SDG 10) dan Program Asta Cita (2,3 dan 6).
Penerapan Teknologi dalam Pembuatan Dodol Sawit untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok PPK di Desa Sebarra Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau Sastrawan, Rahman; Beni, Yulius; Hendro, Marselus
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah untuk meningkatkan kesejahteraan Kelompok PKK Desa Sebarra, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, melalui pengembangan produk olahan berbasis kelapa sawit dan pemanfaatan limbah. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan pembuatan dodol sawit, pengolahan limbah tankos menjadi pupuk organik, pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, serta pelatihan manajemen biaya produksi dan laporan keuangan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok PKK Desa Sebarra melalui serangkaian kegiatan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan, mitra berhasil menghasilkan produk olahan dodol sawit yang siap dipasarkan dengan kapasitas produksi rutin, memanfaatkan limbah tankos sawit menjadi pupuk kompos organik sehingga tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga ramah lingkungan, meningkatkan keterampilan dalam pemasaran digital melalui Instagram, memahami dan mampu menyusun laporan keuangan sederhana sesuai standar SAK EMKM
Pelatihan Urban Farming dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dengan Maggot di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru Mardiyanti, Een; Asri Liany, Kania; Hidayati, Rahmi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lahan tidur di kawasan perkotaan merupakan upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini dilaksanakan di Perumahan Highland Park, Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, yang memiliki potensi lahan tidur cukup luas namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan utama kegiatan adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur melalui penerapan urban farming terpadu serta mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga menggunakan maggot sebagai dekomposer alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan Komunitas Petani Tanah Garapan (Petagar) KSB dan warga sekitar. Kegiatan terbagi menjadi dua tahap, yaitu pelatihan urban farming berbasis integrated farming dan raise bed, serta pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan maggot. Evaluasi dilakukan melalui uji pre-test dan post-test terhadap 28 peserta, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (rata-rata pre-test 4,25 dan post-test 8,96; p-value = 0,00000 < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan berdampak positif dan cukup efektif dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta pelatihan. Kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan komunitas lokal dapat menciptakan sistem pertanian perkotaan yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Pengembangan Aplikasi E-Commerce Disertai fitur Appointment untuk Memasarkan Produk Perikanan di Desa Rejosari Mufid, Mohammad Robihul; Surya Saputra, Ega; Muhammad David Erlangga, Aprileo; Basofi, Arif; Mawaddah, Saniyatul; Ikawati, Yunia; Teguh Setyadi, Agung; Faradisa, Rosiyah; Aditama, Darmawan; Sukaridhoto, Sritrusta; Chafid, Much; Turmudzi, Muhammad; Wibowo, Agus; Eskaluspita, Pratama; Putri Lestari, Novita; Medya Mahardhika, Yesta; Dewi Fajrianti, Evianita; Liesvarastranta Haz, Amma; Fahruddin, Agus; Sadah, Khozinatus
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Rejosari memiliki potensi budidaya perikanan yang besar, namun pemasaran hasil panen masih mengandalkan jalur tradisional sehingga jangkauan konsumen terbatas, media promosi online belum terintegrasi, dan proses transaksi seringkali tidak efisien akibat komunikasi yang tidak terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi e-commerce berbasis website dengan fitur appointment untuk mempermudah pemasaran produk perikanan, memperluas pangsa pasar, serta memfasilitasi penjadwalan pertemuan antara pemilik tambak dan pengepul di desa Rejosari. Metodologi pengabdian masyarakat di desa Rejosari ini dimulai dari perumusan masalah di mitra, penyusunan program rencana kerja, sosialisasi dan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Fitur yang tersedia diantaranya katalog produk, manajemen stok real-time, pencarian lokasi Pengepul, keranjang belanja, dan appointment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil menjembatani kesenjangan informasi antara penjual dan pembeli, meningkatkan transparansi harga dan ketersediaan produk, serta mendorong adopsi teknologi digital di kalangan pelaku usaha perikanan lokal. Aplikasi ini juga memfasilitasi koordinasi yang lebih baik melalui sistem penjadwalan terstruktur, dan mengurangi miskomunikasi dalam transaksi.
Pelatihan dan Pembuatan Biogas Skala Komunal Desa Tulusbesar – Kab. Malang Prayitno, Prayitno; Rulianah, Sri; Naryono, Eko; Ramadhana, Rucita; Ronilaya, Ferdian
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v10i3.6565

Abstract

Desa Tulusbesar – Kabupaten Malang merupakan salah satu desa binaan Politeknik Negeri Malang, dimana salah satu permasalahan yang ada di desa ini adalah adanya kotoran sapi yang melimpah yang dibuang secara langsung ke lingkungan perumahan dan sungai tanpa ada penanganan dan pemanfaatan yang maksimal sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang pengolahan kotoran sapi menjadi biogas dalam skala komunal. Metode yang digunakan adalah 1). Pemberian pengetahuan dan ketrampilan pembuatan biogas dalam bentuk pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, praktek, dan 2). Pembangunan unit biogas skala komunal, pemberian bimbingan teknis, pendampingan, dan pemberian hibah peralatan digester biogas. Hasil pelaksanaan PkM menunjukkan bahwa partisipasi, dukungan, antusias, dan keterlibatan masyarakat khususnya peserta pelatihan sangat tinggi yang dibuktikan dengan keberhasilannya dalam membangun unit produksi biogas skala komunal serta dihasilkannya biogas yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masak – memasak.
Implementasi Teknologi Smart Screen House Untuk Mendukung Produksi Benih Kentang Unggul Dengan Media Cocopit Dan Manajemen Strategis Pertanian 5.0 Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Ayu Janitra , Atikah; Inayah Pratiwi, Mona; Rosita Cendrasari, Erie; Revanico, Benaya
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akademi Tani Sukses Indonesia (ATASI) merupakan sebuah organisasi yang membawahi lebih dari 12 kelompok tani. Kelompok ini mulai terbentuk pada tahun 2018, namun baru memperoleh legalitas formalpada tahun 2024. Fokus utama Mitra adalah pada kegiatan pembenihan kentang di wilayah Kabupaten Wonosobo, khususnya di dua lokasi yaitu Dusun Madukoro dan Dusun Gedikan, Desa Tlogojati, Kecamatan Wonosobo, Jawa Tengah. Secara geografis, daerah ini berada di dataran tinggi dengan iklim yang sangat mendukunguntuk pengembangan benih kentang unggul. Meskipun memiliki potensi besar, mitra masih menghadapi tantangan dalam manajemen produksi dan bisnis yang masih bersifat konvensional, sehingga kesulitan dalam meningkatkan daya saing dan memenuhi permintaanbenih kentang secara konvensioal.Tujuan kegiatan ini yaitu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi teknologi dalam sektor pertanian, khususnya dalam pembenihan kentang, guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Implementasi sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dalam screen house mitra ATASI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya produksi, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas benih kentang. Selain itu, kegiatan ini mendukung transformasi usaha tani berbasis teknologi dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pemanfaatan teknologi tepat guna, sehingga dapat meningkatkan daya saing mitra di pasar nasional. Teknologi yang diimplementasi memiliki prinsip kerja melakukan kendali penyiraman kabut dan penyiraman tetes, yang dilengkapi sensor pada setiap rak media cocopit. Sensor kelembaban tanah, Natrium Phospor, dan Kalium, sensor suhu dan kelembaban, sensor ultrasonic. Sistem dilengkapi daya mandiri untuk mensuplai daya bok kendali dengan solar panel. Komunikasi dan sistem pemantauan dapat dilakukan dengan menggunakan website yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Metode pelaksanaan dari Pengabdian Kepada Masyarakat berupa Sosialisasi, Fabrikasi dan Penerapan Teknologi, Pelatihan, Pendampingan dan Evaluasi serta keberlanjutan program. Dampak dari program ini membantu petani melalui penerapan teknologi dan menguatkan sumber daya manusia di lingkungan mitra.
The INOVASI PENGGUNAAN LIMBAH KULIT DURIAN SEBAGAI ARANG AKTIF DI KELOMPOK TANI HUTAN SANTOSO, KLUNGKUNG, JEMBER Andi Nugroho, Setyo; Entikaria Rachmanita, Risse; Cinantya Anindita, Devina; Fatur Rohman, Hanif; Firgiyanto, Refa; Fatimah, Titien; Lia Novenda, Ika
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi durian nasional mencapai 500–700 ribu ton per tahun, dengan Kabupaten Jember menyumbang sekitar 3.402 ton. Peningkatan produksi durian di Desa Klungkung Jember, menimbulkan permasalahan lingkungan akibat penumpukan limbah kulit durian yang sulit terurai. Limbah berpotensi mencemari udara, air, dan menghasilkan gas berbahaya seperti CH₄, NH₃, dan H₂S. Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian Kelompok Tani Hutan (KTH) Santoso. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi berbasis partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari skor rata-rata pre-test 4 menjadi post-test 7. Uji aktivasi menunjukkan bahwa jeruk nipis menghasilkan arang aktif dengan kejernihan tertinggi dibandingkan KOH dan NaOH. Dampak kegiatan meliputi pengurangan limbah organik, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan kesadaran lingkungan. Program ini terbukti efektif dalam mengimplementasikan teknologi tepat guna berbasis potensi lokal yang mendukung ekonomi sirkular dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Sosialisasi Standarisasi Produk UMKM Intan Permata Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Dan Keberlanjutan Usaha Alwi, Miftahul Jannah; Islianty, Nur Risky; Niluh Putu Evvy Rossanty; Anisah; Muhammad Isra Iradat
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Product standardization socialization for UMKM Intan Permata, which is engaged in the production of batik cloth using eco-print techniques in Matansala Village, Bungku Tengah District, Morowali Regency. To date, UMKM Intan Permata has carried out production without clear SOPs and measurable quality standards. Without standard guidelines, the production process is often inconsistent, which risks producing products with varying quality. This results in the resulting products not always meeting the desired quality standards, thereby reducing customer satisfaction and potential sales. The production process without adequate supervision, the use of raw materials, labor, and time is often inefficient, which also impacts high production costs. This activity is expected to improve production efficiency and business sustainability through the implementation of standardization in their production processes. This activity includes socialization on the importance of product standardization, the creation of Standard Operating Procedures (SOPs), and training in the application of higher quality standards. Thus, it is expected to produce more consistent products, reduce waste, and increase competitiveness in the market. This activity is expected to provide benefits in the form of increased practical skills in the field of business management and production, as well as the ability to implement standardization techniques in daily business.
Model Mekanisasi dan Ekspansi Pasar Agroindustri Produk Unggulan Gula Merah sebagai Bahan Baku Alternatif Industri Pangan di Kediri Jawa Timur Mizar, Muhammad Alfian; Sholihul Hadi , Mokh.; Juwita, Ratna; Sumarno, Sumarno
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The SMEs PT. Tiga Dewi Timur Raya and UD Al Mubarok in Kediri produce sugarcane-based palm sugar and brown sugar as local superior products. The demand for palm sugar continues to increase along with consumer awareness of natural food products. The main problems faced by the partners include low production mechanization, busness management, and market access. The objective of the program is to enhance production capacity, sales turnover, and marketing management through the implementation of appropriate technology and business mentoring. This activity supports the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program and the Key Performance Indicators (IKU) related to research downstreaming, lecturer involvement, and student entrepreneurship experience. The program activities included the redesign and application of appropriate technology, such as a Cabinet Dryer Mobility Rack for SME 1 and a Kerek Unloading Machine for SME 2. Training on production layout, work safety, and student focus group discussions (FGD) were also conducted. The program further focused on machine technical specifications, business management assistance, product catalogs, marketplace utilization, commercial website development, and innovation in converting sugarcane bagasse into animal feed. As a result, there were significant improvements in production technology, business management, and marketing strategies, along with academic recognition for students through industrial internships and independent project courses.
Pemanfaatan Limbah Onggok Aren sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos Menggunakan Aktivator EM-4 dan Molase sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Daleman, Klaten Nurgirisia, Novesa; Margono, Margono; Waluyo, Joko; Agung Wibowo, Wusana; Herwi Pranolo, Sunu; Siswahjono Tatag Sembodo, Bregas; Diana Susanti, Ari
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arenga palm flour–producing regions face significant challenges in managing solid waste, particularly in Daleman Village, Klaten, Central Java. Home-scale industries generate onggok aren, a cellulose-rich residue consisting of pulp and coarse fibers produced in large quantities. However, in practice, this waste is often discharged directly into rivers, contributing to water and environmental pollution. Most areas of Daleman Village are agricultural lands that typically require fertilizers to maintain soil fertility, which encourages further exploration of the potential use of onggok aren waste. One promising utilization is as a raw material for compost fertilizer that is both efficient and affordable. The composting process is carried out using a simple method with the aid of the EM4 bioactivator and molasses to accelerate the decomposition of organic materials. The activator mixture is applied in a specific ratio of 1 part EM4, 1 part molasses, and 10 parts water. Utilizing onggok aren waste as compost fertilizer not only addresses the issue of waste accumulation but also enhances the value of natural resources and reduces dependence on chemical fertilizers.