cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
Rumah Sehat Anti Stunting (RS - AS) Dyah Wiji Puspita Sari; Apriliani Yulianti Wuriningsih; Nopi Nur Khasanah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1573

Abstract

Ancaman permasalahan gizi di dunia, ada 165 juta anak dibawah 5 tahun dalam kondisi pendek (stunting) dan 90% lebih berada di Afrika dan Asia. Pada kota Semarang khususnya di kelurahan penggaron lor terdapat banyak anak yang beresiko stunting. Metode yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ini yaitu penyiapan (1) bahan baku, (2) produksi, (3) proses produksi, (4) manajemen, (5) SDM, (6) pemasaran, (7) fasilitas, dan (8) finansial. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada skim PPUPIK ini telah menghasilkan keuntungan yang besar dari hasil layanan RS-AS serta mampu menurunkan angka kejadian stunting yang dibuktikan dari hasil observasi di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu didapatkan data 12 dari 38 baduta (30%) memiliki hasil skor < -2 SD (stunting), sedangkan studi awal menyebutkan terdapat sekitar 34% baduta mengalami stunting. Kegiatan PPUPIK yang dilakukan melalui RS AS telah berhasil menekan peningkatan angka kejadian stunting terutama di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu. Pengembangan RS AS perlu dilakukan untuk menjawab antusiasme warga masyarakat yang berada di sekitar kampus Unissula
PKM Kelompok Pendamping Nifas (KP Nifas) di Posyandu Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Susilo Rini; Feti Kumala Dewi; Peppy Octaviani Dewi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1577

Abstract

Desa Ledug Kembaran Banyumas yang mempunyai permasalahan tingginya angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi pada masa nifas serta rendahnya cakupan ASI eksklusif. Tahun 2017 cakupan ASI eksklusif hanya 68%, dikarenakan ASI tidak keluar, putting lecet dan nyeri jahitan, 3% ibu mengalami infeksi pada luka perineum, serta rendahnya cakupan KB, 276 PUS dari 854 PUS belum menjadi akseptor KB. Periode Januari- April 2018 terdapat 3 Angka Kematian Bayi. Permasalahan tersebut dapat dikarenakan belum adanya kelompok pendukung ibu nifas, kurangnya sarana informasi perawatan bayi baru lahir, perawatan ibu nifas, dan Pemilihan Metode KB. Pada Maret 2018 ada 28 kader posyandu belum mengetahui bentuk dukungan bagi ibu nifas. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kelompok pendamping ibu nifas (KP-Nifas) di Desa Ledug yang diharapkan mampu mengoptimalkan peran kader dalam memberdayakan ibu nifas dan keluarganya, agar ibu dan bayinya melewati masa nifas dengan sehat dan menyenangkan. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan dalam pembentukan KP Nifas tersebut antara lain: 1) Perijinan, 2) Koordinasi, 3) Pembuatan Materi 4) pelatihan Kader, 5) Pembentukan KP Nifas, dan 6) Pelaksanaan posyandu dengan KP Nifas. Target Luaran dhasil kegiatan ini adalah publikasi pada jurnal ilmiah, terbentukanya KP Nifas, tersedianya buku saku KP nifas, leaflet perawatan ibu nifas, perawatan bayi baru lahir dan manajemen ASI eksklusif beserta videonya yang berfungsi membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan dan dukungan bagi ibu nifas dan menyusui eksklusif. Kehadiran Kelompok Pendamping ibu nifas ini dapat memudahkan akses informasi di posyandu yang dilaksanakan setiap bulan oleh masyarakat untuk berkonsultasi berbagi pengalaman serta informasi antara ibu nifas, kader dan tenaga kesehatan sehingga dapat meminimalisasi masalah-masalah selama masa nifas serta meningkatkan cakupan ASI ekslusif
Penguatan Gerakan Keluarga Sehat melalui Posyandu dan Posbindu Terintegrasid Asuhan Komplementer di desa Karangmangu Kecamatan Purwojati Banyumas Surtiningsih; Atun Raudatul Ma’rifah; Linda Yanti
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1579

Abstract

Posyandu dan Posbindu merupakan salah satu upaya kesehatan berbasis pada masyarakat. Desa Karangmangu merupakan salah satu Desa di Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas yang memiliki jarak cukup jauh dengan Puskesmas terlebih lagi dengan layanan Rumah Sakit. Terdapat 1 Posbindu dan 6 Posyandu di Desa Karangmangu secara umum Posyandu sudah berjalan cukup aktif namun berbeda dengan Posbindu yang masih rendah partisipasi masyarakatnya. Berdasarkan data Posyandu 2 Desa Karangmangu Kasus stunting dan gizi kurang masih cukup banyak di Posyandu 2 didapati 5 anak mengalami stunting dan 2 dengan gizi kurang. Data dari Posbindu Desa didapati tingginya kasus hipertensi dan diabetes militus. Selain permasalahan diatas juga didapatkan masalah pada ibu hamil antara lain cukup banyak kasus hamil usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun, hamil di luar nikah dan kehamilan dengan penyakit penyerta lainnya. Target luaran yang akan dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini pengaktifan Posbindu di Kampung KB dan terbentuknya kelas hamil Desa Karangmangu, pensinergian asuhan standar di kelas balita dan kelas ibu hamil antara asuhan standar dengan asuhan-asuhan komplementer, adanya Pemeriksaan kesehatan menyeluruh pada peserta posyandu dan Posbindu salah satunya pemeriksaan laboratorium asam urat, kolesterol,HB dan Gula darah, penyuluhan kesehatan baik pada kelas balita, kelas ibu hamil maupun pada peserta Posbindu Desa dan Posbindu Kampung KB. Pengabdian masyarakat dilakukan di Posbindu Desa, Posbindu kampung KB, Posyandu balita RW 2 dan kelas ibu hamil. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan bulan Mei-Juli 2019 dan monitoring evaluasi dilakukan bulan Agustus 2019. Hasil deteksi dini penyakit peserta Posbindu Desa dan Posbindu Kampung KB dari 78 peserta 39,7% memiliki risko penyakit seperti Diabetes Militus, Hipertensi, TBC, Asma dan Kusta. Dari hasil pemeriksaan Darah didapatkan 38 % risiko Diabetus Militus, 41% kadar kolesterol tinggi, 30,8% memiliki kadar asam urat tinggi dan 41% tekanan darah masuk dalam kategori Hipertensi. Hasil pemeriksaan status gizi balita didapatkan dari 49 balita 10,2% memiliki berat badan Kurus /gizi kurang dan 14,3% masuk dalam kategori pendek/stunting. Hasil pemeriksaan kelas ibu hamil di Desa Karngmangu dari 37 ibu hamil 59,5% memiliki risko kehamilan antara lain umur kurang dari 20 atau lebih dari 35 tahun, Anemia, KEK, Varises Vulva, Hepatitis dan didapati 1 ibu hamil dengan HIV positif
Penyuluhan dan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram secara Terpadu Khusnul; Lusi Nurdianti; Aris Priyanto
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1586

Abstract

Pengembangan budidaya jamur akan terus memberikan sumbangan bagi pembangunan nasional, baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya budidaya jamur di Indonesia antara lain adalah potensi sumber daya alamnya yang besar dan beragam, besarnya penduduk yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini dan budidaya jamur menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. Tasikmalaya memiliki iklim tropis, dengan curah hujan yang signifikan dan suhu rata-rata 25.2 °C. Hal ini sangat mendukung untuk budidaya jamur tiram. Masyarakat Tasikmalaya belum banyak yang melakukan budidaya jamur, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam melalukan budidaya tersebut, petani yang sudah menjalankannyapun masih diperlukan pengetahuan tambahan untuk meningkatkan produksi jamurnya.Tujuan dari penyuluhan dan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan budidaya jamur tiram secara terpadu baik untuk petani maupun selain petani. Metode yang digunakan yaitu dengan ceramah dan praktik langsung membuat bibit dan media tanam jamur di laboratorium parasitologi STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 120 peserta yang berasal dari beberapa daerah di Tasikmalaya maupun di luar Kota Tasikmalaya. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Upaya Penanggulangan Banjir dengan Menerapkan Beton Non Pasir Untuk Sumur Resapan di RT. 04/RW. 02 Kelurahan Beji Timur Depok Yelvi; Anni Susilowati; Mochammad Sholeh
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1596

Abstract

Kelurahan Beji Timur memiliki wilayah topografi dataran rendah bergelombang dengan kemiringan sampai 20 %, sehingga terdapat daerah cekungan. Jika intensitas hujan cukup tinggi, daerah cekungan ini sering kebanjiran. Penyebabnya antara lain adanya kiriman air dari daerah yang lebih tinggi. Sementara tanah sebagai peresapan air banyak yang sudah tertutupi oleh beton dan aspal akibat semakin padatnya pemukiman penduduk.  Air dalam jumlah yang banyak dan deras yang tidak bisa tertampung lagi oleh drainase menggenang dan mengakibatkan banjir dan hal ini terjadi setiap tahun. Tentu saja banjir sangat merugikan bagi masyarakat yang bermukim di daerah itu. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mencoba berpartisipasi menanggulangi banjir dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan memberikan banyak keuntungan antara lain mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya genangan air, mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air tanah. Sumur resapan ini menggunakan material beton non pasir yang merupakan inovasi teknologi beton ringan. Beton non pasir yang bersifat mudah dilalui air karena tidak menggunakan agregat halus (pasir) sangat cocok digunakan sebagai material untuk sumur resapan. Sumur resapan yang akan dibuat sebanyak 3 (tiga) buah dan mempunyai diameter 100 cm. Lokasi yang dipilih untuk penempatannya adalah daerah yang lebih tinggi dari daerah cekungan, dan merupakan daerah tangkapan hujan yaitu RT 04/RW 02 Kelurahan Beji Timur. Sehingga dengan dibuatnya sumur resapan diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir dan dapat menjaga persediaan air tanah pada waktu musim kemarau
Pengembangan Bioflok dan Kolam Budidaya Ikan sebagai Wisata Edukasi di Desa Tulungrejo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi Himma Silviana; Ika Yuniwati; Zulis Erwanto; D Triasih
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1600

Abstract

KKP merilis data tingkat konsumsi ikan diproyeksikan bisa mencapai 50 kilogram per kapita. Angka tersebut, menjelaskan bahwa suplai pangan untuk perikanan akan sangat bergantung pada perikanan budidaya. Sedangkan peran ikan sebagai benteng ketahanan pangan nasional, hingga kini dinilai masih belum maksimal. Berdasarkan profil Desa Tulungrejo dan tingkat kemajuan Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore berjalan lambat, karena rendahnya tingkat pendidikan, minimnya keterampilan serta sarana dan prasarana. Keadaan ini menyebabkan masyarakat tidak mampu menggali potensi yang ada dengan maksimal dan tidak mampu menciptakan peluang. Kondisi di Desa Tulungrejo sebenarnya memiliki banyak kekayaan alam yang lebih dan sumber airnya melimpah. Oleh karena itu melalui pengembangan dan penerapan teknologi bioflok diharapkan Desa Tulungrejo dapat menjadi salah satu sentra penghasil perikanan air tawar dan menjadi lokasi percontohan bagi kawasan lainnya. Selain itu, diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial. Tujuan dari kegiatan Program Hibah Desa Binaan disini yaitu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah dari hasil budidaya akuakultur, serta dapat mengefisiensi pakan ikan dari teknologi bioflok sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perikanan air tawar. Bahkan program ini terus berkesinambungan sampai membentuk masyarakat desa mampu secara mandiri dan produktif untuk budidaya perikanan darat dan mampu membentuk kelembagaan koperasi untuk memutar keuntungan dari hasil panen. Pengembangan teknologi bioflok yang memungkinkan peningkatan produktivitas tinggi, ramah lingkungan efisien dalam penggunaan lahan dan sumber daya air. Hasil luaran lainnya perikanan air tawar yang dikembangkan mampu menjadi wisata edukasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui proses budidaya ikan
Pemanfaatan Website sebagai Media Penunjang Penilaian Rapor Online di TK Panti Dewi Berbah Ainul Yaqin
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1601

Abstract

Berbah adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Dalam hal kemajuan pendidikan usia dini terdapat beberapa taman kanak-kanak (TK) di kecamatan berbah diantaranya TK PANTI DEWI. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu penilaian rapor hingga saat ini masih menggunakan teknik konvensional ditulis penilaian deskriptif secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup tinggi dalam prosesnya. Hal lain adalah gaya penulisan yang berbeda-beda jika ditulis manual dan beberapa masalah human error baik dari sisi orang tua ataupun guru-guru. Solusi yang ditawarkan tersedianya sebuah website rapor online yang dapat dijadikan sebagai media penunjang dalam penilaian rapor, serta pendampingan pelatihan pengoperasian menggunakan komputer untuk meningkatkan kemampuan guru-guru TK Panti Dewi. Dalam kegiatan ini dilakukan juga pendampingan terhadap orang tua anak didik dalam penerimaan rapor menggunakan website. Dengan adanya program ini pada akhir pelaksanaan kegiatan mitra mampu meningkatkan efisiensi waktu penilaian rapor penulisan rapor hasil ajar menjadi lebih efektif dan efisien bahkan memberikan invoasi baru bagi orang tua jaman milenial yang anak-anaknya sekolah TK di Panti Dewi saat ini yakni dapat menerima rapor anak dalam bentuk softcopy secara online serta dapat unduh sendiri melalui gadget yang dimiliki.
Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mushollah Darussalam Desa Lemahbangdewo Rogojampi Kabupaten Banyuwangi Berbasis Green Area (Sebagai Area Resapan) Guna Meningkatkan Kenyamanan Mirza Ghulam Rifqi; Herman Yuliandoko; M. Shofi’ul Amin; Syarifah Khairunnisa; Hendri Kuswoyo; Irawan Saputra; Farra Anindita; Barirotul Azizah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1607

Abstract

Mushollah Darussalam merupakan mushollah fasilitas sosial (Fasos) yang disediakan oleh developer guna menunjang aktivitas ibadah bagi warga muslim di Perumahan Citra Garden. Mushollah Darussalam memiliki halaman yang cukup luas namun menimbulkan kesan kurang luas, akibat dari belum tertatanya halaman Mushollah secara optimal. Kondisi yang kotor, rimbun dan tidak tertata mengurangi keindahan dan kenyamanan masyarakat desa Lemahbangdewo dalam beraktivitas dan beribadah. Metode : Kegiatan ini merupakan upayaupaya guna mengoptimalisasi RTNH Mushollah Darussalam dengan konsep green area. Halaman mushollah ditata dan dilapisi material pengerasan agar bersih, luas dan rapi namun tetap mengoptimalkan fungsinya sebagai area resapan. Pada kegiatan ini dilakukan beberapa tahapan dengan alur pelaksanaannya yang meliputi survey lokasi dan pengukuran lokasi, koordinasi hasil survey dan penyusunan draf gambar rencana, penyusunan desain RTNH, koordinasi dan penyampaian hasil penyusunan gambar rencana dan penerapan gambar rencana serta penerapan teknologi tepat guna. Hasil : Kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pentingnya penataan area terbuka. Kegiatan ini berhasil mengubah wajah halaman Mushollah Darussalam yang awalnya kotor, rimbun dan tidak tertata menjadi rapi, bersih, menimbulkan kesan luas dan asri. Penataan landscape dikombinasikan dengan taman dan material berpori sehingga area resapan masih berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan dilakukannya penataan landscape halaman mushollah, masyarakat bisa melakukan aktivitas luar ruangan di halaman mushollah Darussalam.
Pengembangan Produk Kripik Tela Aneka Rasa dan Strategi Pemasarannya Untuk Kesejahteraan Kelompok Wanita Rengganis Jember Aulia Brilliantina; Elok Kurnia Novita Sari; Irene Ratri Andia Sasmita
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i2.1621

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung karbohidrat yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan sumber karbohidrat lainnya. Salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang paling banyak membudidayakan tanaman ubi jalar adalah Kecamatan Panti, Desa Pakis, Dusun Kemundungan. Kelompok tani selama ini menjual ubi dalam bentuk umbi segar dengan harga sangat murah, mulai dari harga Rp 500, - hingga Rp 1.500, - per kilonya. Dalam rangka mendukung pembangunan pertanian menuju terwujudnya pertanian unggul yang berkelanjutan berbasis sumber daya lokal, tim pengabdian kami akan melaksanakan program "Pengembangan Produk Keripik Ubi Jalar Beragam Rasa dan Strategi Pemasarannya untuk Kesejahteraan Kelompok Wanita Tani Rengganis di Jember" untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing dan kesejahteraan petani.Metode: Jenis pelatihan yang akan diberikan meliputi pelatihan pembuatan keripik dengan metode Deep Frying, serta memberikan pelatihan strategi pemasaran agar produk dapat berkembang dan laku di pasaran. Pelaksana kegiatan terdiri dari satu orang ketua pelaksana yang berkompeten di bidang kewirausahaan, dan satu orang pelaksana yang berkompeten di bidang mekanisasi alat pengolah makanan. Hasil: Luaran yang ingin dicapai adalah peningkatan daya saing dan penerapan iptek bagi komunitas perempuan petani di Rengganis, Jember. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 8 bulan dengan total biaya yang dibutuhkan sekitar Rp. 47.500.000. Kesimpulan: Meningkatnya pengetahuan dan daya saing perempuan petani di Rengganis, Jember.
Penerapan Teknologi Kompor Pembakaran Premix Dual Tungku Multi Nosel Dalam Upaya Peningkatan Produksi Industri Kue Balok Oma Jember Azamataufiq Budiprasojo; Yuli Hananto; Ahmad Rofi'i
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1627

Abstract

Sektor industri kuliner adalah sektor bidang usaha yang menjadi tujuan masyarakat melalui rumah industri dalam mengembangkan wirausaha. Salah satu rumah industri kecil yang eksis pada bidang kuliner adalah Industri Rumah Tangga Kue Balok Oma di Jember. Industri rumah tangga tersebut bergerak dalam memproduksi kue kekinian dan sesuai dengan selera konsumen millennial berupa kue lumer coklat dengan aneka variasi topping. Letak yang sangat strategis berada di kawasan kampus dan lintas yang dilewati oleh semua lapisan masyarakat menjadikan rumah industri kecil ini menjadi tujuan costumer dalam mencari jajanan kreatif dan kuliner bercita rasa. Dengan semakin banyak pesanan costumer yang belum didukung dengan alat kompor produksi yang masih konvensional dan tradisional sehingga tidak memberikan dampak pada peningkatan omset dan tidak terealisasinya keinginan untuk membuka outlet ataupun waralaba baru. Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu alat kompor yang inovatif dengan menggunakan teknologi tepat guna dengan pembakaran premix dual tungku multi nosel melalui program pengabdian masyarakat.Metode: program pengabdian masyarakat di rumah industri Kue Balok Oma Jember dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu survey, implementasi dan evaluasi. Luaran yang ditargetkan adalah menghasilkan produk kompor inovatif, meningkatnya omset, pembukaan waralaba dan pengembangan media promosi.Hasil: setelah dilakukan kegiatan pengabdian melalui tahapan diperoleh hasil berupa produk kompor pembakaran premix dual tungku multi nosel yang dihibahkan kepada mitra, peningkatan omset dan pendapatan mitra 60% dari omset sebelumnya, dibukanya outlet baru di beberapa wilayah dan pengembangan media promosi sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan jumlah produksi.