cover
Contact Name
Moh Aziz Arifin
Contact Email
cendekiafillia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fp.uniska@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
ISSN : 25025597     EISSN : 25986325     DOI : -
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia is a scientific journal that was published in 2016, this journal contains scientific writings, summaries of research results, discussion of literature and articles on community service information related to the field of animal husbandry.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
POTENSI REBUSAN DAUN SIRIH (Piper betle L.) SECARA INTRA UTERI TERHADAP SUHU DAN ANGKA KEBUNTINGAN (S/C) SAPI PERANAKAN LIMOUSIN DI KECAMATAN TIRIS KABUPATEN PROBOLINGGO Nurul - Hidayah
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.398 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v5i1.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian rebusan daun sirih (Piper betle L.) terhadap suhu dan angka kebuntingan (S/C) di kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 28 ekor peranakan sapi limousin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 7 ulangan. Adapun perlakuan yang digunakan adalah P0 (kontrol), P1 (15 lembar), P2 (20 lembar), dan P3 (25 lembar). Parameter yang digunakan yaitu suhu dan angka kebuntingan (S/C). Penelitian ini menghasilkan rerata suhu P0 38.7oC, P1 38.714oC, P2 39.043oC, dan P3 39.014oC. Rerata angka kebuntingan (S/C) berturut-turut yaitu P0 3.5, P1 2.3, P2 1, dan P3 1. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu rebusan daun sirih berpengaruh terhadap suhu dan angka kebuntingan (S/C) pada sapi peranakan limousin di kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo. Kata Kunci : Angka Kebuntingan, Daun Sirih, Limousin, Suhu, Tiris
GEN RESISTEN ANTIBIOTIK PADA SALMONELLA YANG DIISOLASI DARI IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI KABUPATEN SIDOARJO Sheila Marty Yanestria
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.639 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v5i1.950

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gen Tet(A), gen StrA dan gen Bla(tem) pada Salmonella yang diisolasi dari ikan bandeng (Chanos chanos) di Kabupaten Sidoarjo. Ada 20 sampel yang diambil dan diinokulasikan pada media pengayaan dan diisolasi pada permukaan Salmonella Shigella Agar. Salmonella memiliki bentuk koloni transparan dengan warna kehitaman di tengah karena pembentukan gas H2S. Sampel diidentifikasi sebagai Salmonella berdasarkan bentuk makroskopis dan morfologi koloni, pemeriksaan mikroskopis dengan pewarnaan gram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 9 dari 20 sampel adalah bakteri dari genus Salmonella dan 2 sampel memiliki gen invA. Selanjutnya,deteksi gen resisten menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction. Elektroforesis hasil dari 2 sampel positif Salmonella patogen menunjukkan bahwa ada satu sampel positif gen tet(A), yang menghasilkan produk PCR dalam bentuk band dengan panjang 210 bp. Adanya gen resistensi antibiotik pada bakteri mengakibatkan pentingnya memantau kerentanan antimikroba dan mekanisme resistensi Salmonella yang diisolasi dari makanan, karena mekanisme baru dari resistensi yang terjadi pada hewan dapat memasuki rantai makanan dan ditransfer ke manusia. Kerjasama antar sektor sangat penting untuk memantau resistensi antimikroba di Indonesia.
PEMINATA PEMINATAN PETERNAK LOKAL DENGAN INSEMINASI BUATAN SEMEN LIMOUSIN Moh Zali
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.775 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v5i1.895

Abstract

Penelitian dilakukan untuk memperbaiki kelemahan sapi Madura yaitu dengan cara melakukan perkawinan silang dengan sapi exotik salah satunya adalah sapi Limousin. Minat peternak sapi Madura terhadap Inseminasi Buatan menggunakan semen sapi Limousin di Kecamatan Pakong berjumlah 408 peternak. Hasil penelitian ini adalah ; (1) alasan peternak sapi Madura mengawinkan ternaknya dengan IB menggunakan semen sapi Limousin di pengaruhi 2 faktor : a) faktor intrinsik, pertumbuhannya cepat, 21 peternak sangat setuju, 24 peternak setuju, pertambahan bobot badannya lebih cepat, 25 peternak sangat setuju, 16 peternak setuju, 4 peternak cukup setuju, membaca buku, 1 peternak cukup setuju, 41 peternak tidak setuju, 3 peternak sangat tidak setuju, lebih menguntungkan, 21 peternak sangat setuju, 24 peternak setuju, b) faktor ekstrinsik, di sarankan teman, 5 peternak sangat setuju, 25 peternak setuju, 15 peternak cukup setuju, tetangga banyak yang menggunakan, 6 peternak sangat setuju, 25 peternak setuju, 14 peternak cukup setuju, program pemerintah, 4 peternak setuju, 15 peternak cukup setuju, 26 peternak tidak setuju (2) Minat peternak sapi Madura terhadap Inseminasi Buatan menggunakan semen sapi Limousin di Kecamatan Pakong terdapat jumlah paling tinggi berada pada kategori sedang sebanyak 18 peternak atau 40,0% dari 45 peternak yang dijadikan responden. Hal ini di pengaruhi oleh faktor intrinsik yang lebih besar dari pada faktor ekstrinsik dengan jumlah paling tinggi berada pada kategori sedang sebanyak 26 peternak atau 57,8% dengan alasan pertumbuhannya cepat, pertambahan bobot badan lebih cepat dan lebih menguntungkan.
PENGARUH PEMBERIAN AIR MINUM DAN HERBAL BERBASIS MAGNETIC WATER TREATMENT TERHADAP PERFORMA AYAM PEDAGING Miarsono Sigit; Ainun Nikmah
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.992 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v5i1.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air minum dan herbal berbasis magnetic water treatment terhadap performa ayam pedaging. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas : Perlakuan Kontrol (P0); Air magnetisasi selama 30 menit tanpa pemberian herbal (P1); Air + herbal sebanyak 1,5 ml/l air minum kemudian di magnetisasi selama 30 menit (P2); Air + herbal sebanyak 2,5 ml/l air minum kemudian di magnetisasi selama 30 menit (P3); Air + herbal sebanyak 3,5 ml/l air minum kemudian di magnetisasi selama 30 menit (P4). Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa P0, P1, P2, dan P3 tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan mortalitas. Pemberian air minum dan herbal dosis 3,5 ml/liter air minum (P4) memberikan pengaruh terhadap pertambahan bobot badan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa herbal magnetisasi dapat diberikan dengan dosis 3,5 ml/liter air minum
POTENSI SILASE DAUN GAMAL (Gliricia sepium) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KAMBING POTONG lestariningsih Lestariningsih
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.339 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v5i1.906

Abstract

ABSTRAK Kambing potong merupakan salah satu komoditas peternakan di Indonesia. Kambing potong adalah salah satu penyumbang kebutuhan daging di Indonesia. Dalam membangun usaha peternakan kambing potong juga perlu menguasai ilmu peternakan agar dalam menjalankan usaha peternakan kambing potong bisa meningkatkan produktivitas kambing potong sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal. Potensi pemanfaatan daun gamal sebagai pakan kambing potong sangat menguntungkan karena kandungan protein kasarnya cukup tinggi yaitu 20-30%. Disamping kandungan protein kasarnya cukup tinggi, daun gamal juga memiliki serat kasar yang cukup tinggi sebesar 15% serta mengandung zat antinutrisi. Sehingga perlu dilakukan silase untuk mengurangi kandungan serat kasar dan mengurangi zat antinutrisi agar aman dikonsumsi dan nilai kecernaannya bertambah. Kata Kunci : daging, kecernaan, protein kasar, zat antinutrisi ABSTRACT Goat to constitute one of ranch trade goods at Indonesian. Goat is one of flesh requirement contributor at Indonesian. In build goat ranch effort also need to gain control that veterinary is deep going goat ranch effort can increase goat productivity so get maximal gain. Leafs harnessed potency gamal as weft of goat really advantage since crude protein content its high enough which is 20 30%. Over and above obstetric its crude protein high enough, gamal's leaf also have crude fiber that high enough as big as 15% and contains antinutrisi's substances. So needs to be done by silase to reduce crude fiber content and reduces that antinutrisi's substance safe consumed and appreciative digestibility increases. Key Words : meat, digestibility, Crude protein, crude fiber, antinutrient agent.
Pencegahan Helminthiasis Pada Ternak Sapi Di Kelompok Ternak Sido Makmur Jember Niswatin Hasanah; Aan Awaludin; Nurkholis Nurkholis; Suluh Nusantoro; Erfan Kustiawan; Nanang Dwi Wahyono
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v6i1.844

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat ditujukan untuk kelompok ternak Sido Makmur Jember. Berbagai kendala banyak dijumpai dalam peternakan sapi yang masih dikelola secara tradisional, salah satunya adalah permasalahan kesehatan khususnya kejadian helminthiasis atau cacingan. Tentunya hal tersebut akan berdampak pada penurunan produktivitas ternak sapi. Permasalahan helminthiasis tersebut akan semakin diperparah dengan kekurang pemahaman peternak dalam melihat gejala klinis serta program pemberian obat cacing. Hal ini yang mendasari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk menularkan pengetahuan tentang pemahaman helminthiasis dan program pemberian obat cacing di kelompok Sido Makmur. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menyelenggarakan diskusi helminthiasis yang melibatkan anggota kelompok ternak Sido Makmur dan praktek pemberian obat cacing pada ternak sapi. Pemahaman dan penularan pengetahuan tentang helminthiasis mudah diterima dan pelaksanaan praktek pemberian obat cacing pada sapi mampu dilakukan dengan baik oleh anggota kelompok ternak Sido Makmur.
Analisis Pemasaran Sapi Bali Pada Kelompok Ternak Tinombala di Desa Danda Jaya Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Batola Sugiarti Sugiarti; Fitriani Fitriani
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v5i2.1100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran dan margin pemasaran Sapi Bali di Kelompok Ternak Tinombala Desa Danda Jaya Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelompok Ternak Tinombala Desa Danda Jaya Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala dengan jumlah responden sebanyak 14 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan survei dan pengamatan yang dilakukan, serta dengan menghitung share margin untuk setiap saluran pemasaran. Saluran pemasaran ternak sapi bali kelompok ternak Tinombala ada 2 yaitu: Saluran I yaitu Peternak ke Konsumen dan Saluran II yaitu Peternak ke Pengumpul dan ke Konsumen, Margin pemasaran ternak Sapi Bali pada pedagang pengumpul sebesar Rp. 3.000.000 sedangkan pada konsumen tidak terdapat margin pemasaran sedangkan Farmer’s share pada pedagang pengumpul sebesar 78,57% dan konsumen sebesar 100%.
Potensi Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) Sebagai Anthelmitik Ascaridia Galli Pada Ayam Kampung (Gallus domesticus) Nurul Hidayah; Miarsono Sigit; Maria Gabrielis Dua Bura
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v6i1.1448

Abstract

This study aimed to determine the anthelmintic potency of sambiloto leaf extract (Andrographis paniculata nees) against Ascaridia galli worms in vitro. The research sample was 125 Ascaridia galli worms obtained from the small intestine of native chickens. The research design used a completely randomized design with 5 treatments and 5 replications, namely the treatment group that was given physiological 0.9% NaCl (P1), the group that was given piperazine citrate (P2), the group that was given 20% concentration of sambiloto extract (P3). were given an extract concentration of 40% (P4) and the group given an extract concentration of 60% (P5). Observation of worm mortality was carried out every hour for 24 hours. The data obtained were analyzed using the One-way ANOVA test and followed by the 5% Duncan test. The results showed the sig. that is p 0.00 <0.05 means that there were significant differences between treatment groups. The 60% concentration of sambiloto leaf extract had high anthelmintic power and was comparable to the positive control (piperazine citrate). The conclusion of the study showed that the extract of sambiloto leaves (Andrographis paniculata nees) had anthelmintic power against Ascaridia galli worms in vitro. Keywords: Ascaridia galli worm, sambiloto leaf extract, anthelmintic
Implikasi Pembinaan Anggota Peternak Sapi Perah Terhadap Kuantitas Dan Kuliatas Usaha Di KUD Karangploso Kabupaten Malang Anung Prasetyo Nugroho; Ninin Khoirunnisa; Rizki Aprilia Dwi Susanti
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v5i2.1173

Abstract

Keberhasilan suatu usaha ternak sapi tidak terlepas dari peranan sumber daya manusia sebagai tenaga kerja karena tanpa dukungan tenaga kerja semua akan menjadi sia-sia. Menurut Wisadirana (2004), dinamika pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan merupakan bagian yang menyatu dengan cara berproduksi tertentu. Menurut teori sosiologi pembagian kerja secara seksual adalah hal yang wajar, bersumber pola perbedaan struktur genetik dari laki-laki dan perempuan. Permasalahan hipotesis diatas berdasarkan landasan teori dan permasalahan yang ada maka dirumuskan hipotesis sebagai berikut : 1) Diduga terdapat pengaruh Pembinaan Anggota Sapi Perah Terhadap Kuantitas Usaha Sapi Perah Pada Kud Karangploso Kabupaten Malang, 2) Diduga terdapat pengaruh Pembinaan Anggota Sapi Perah Terhadap Kualitas Usaha Sapi Perah Pada Kud Karangploso Kabupaten Malang Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Regresi Linier Berganda yaitu digunakan untuk mendeskripsikan variabel X1 sampai X9 terhadap Y1 dan Y2 dimana data yang diperoleh melalui hasil perhitungan hasil jawaban kuesiner terhadap 80 respponden melalui tabulasi,distribusi frekuensi dan visualisasi data berbentuk tabel-tabel, dengan cara memberikan penjelasan dan penjabaran dalam bentuk nilai atau jumlah mulai dari yang terkecil hingga terbesar dalam bentuk persentase (%) yang berdasarkan hasil perhitungan distribusi frekuensi data yang dilakukan. Selanjutnya dilakukan penjabaran untuk mesing-masing nilai yang, dan mendeskripsikan data menjadi suatu pernyataan yang logis dan ilmiah, sehingga akan didapatkan informasi yang dinilai cukup mendukung dalam melanjutnya, menganalisis dan menguji data untuk tahap-tahap berikutnya.
Pengaruh Perbedaan Komposisi Silase Berbahan Pelepah dan Bungkil Inti Sawit (Elaeis Guineensis) Terhadap Kualitas Fraksi Serat Anwar Efendi Harahap; Rahmi Febriyanti; Iman Zainuddin Daulay; Bakhendri Solfan
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v6i1.1183

Abstract

Silage is a feed technology that aims to ensure the availability of ruminant animal feed, especially during the dry season, silage products can be obtained from oil palm plantation waste in the form of leaves and palm kernel cake. This study aims to the content of the silage fiber fraction of palm leaves and palm kernel cake which are used as silage feed so that they have the potential as animal feed. The parameters of this research are the content of neutral detergent fiber (NDF), acid detergent fiber (ADF), acid detergent ligni (ADL), sesulose and hemicellulose The study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 replication, A0: 100% palm leaves + 0 % palm kernel cake; A1: 60% palm leaves + 40% palm kernel cake; A2: 50% palm leaves + 50% palm kernel cake; A3: 40% palm leaves + 60% palm kernel cake. The result showed the higher the gived of palm kernel cake has a very significant effect (P <0.01) reducing the content of neutral detergent fiber (NDF) 69.96% - 57.10%, acid detergent fiber (ADF) 54.99%. - 47.43, acid detergent ligni (ADL) 17.82% -15.09%, Hemicellulose 14.96% - 9.67%, and increase cellulose 25.87% - 28.10%. The concluded the best silage treatment was at 40% palm limb + 60% palm kernel cake because it can reduce the content of NDF, ADF, ADL and increase the content of cellulose

Page 7 of 18 | Total Record : 180